Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR ANAK PEKERJA MIGRAN DI SANGGAR BIMBINGAN SENTUL, MALAYSIA Kholifah, Nur; Iwan Kuswandi; Yeni Puji Astuti
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v5i2.1411

Abstract

This research was motivated by the condition of migrant workers' children in phase C at the Sentul Guidance Center, Malaysia. In Learning, children tend to be passive and only listen to the educator's explanations. Meanwhile, the learning models, methods and media used are still centered on educators. This is a factor causing the low learning outcomes of migrant workers' children in Malaysia. The purpose of this study is to find out how much the influence of the example non examples learning model on the learning outcomes of migrant worker children at the Sentul Guidance Center, Malaysia. This research is a pre-experimental one group pretest posttest research. The data collection technique in this study is the Saturated Sample Technique. The data analysis techniques used in this study are analysis requirements tests and hypothesis tests with t-tests. The average value of the pretest was 40.00 and the average score of the posttest was 82.00, an increase of 42.00. The alternative hypothesis test criteria (H1) was accepted while the null hypothesis (H0) was rejected based on the t-test findings, which showed a Sig (2-tailed) value of 0.000 < 0.05. Keywords: Model example non example ; Learning Outcomes; Children of migrant workers
Implementasi Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SDIT Astutik, Choli; Astuti, Yeni Puji; Zainuddin, Zainuddin
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v7i2.7451

Abstract

Pelayanan bimbingan dan konseling perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa Sekola Dasar (SD) yaitu disesuaikan dengan tugas-tugas perkembangannya. Dalam menjalankan tugas-tugas perkembangannya, anak sering menemui hambatan dan permasalahan sehingga mereka banyak tergantung dengan orang-orang yang disekitarnya seperti orang tua dan guru, karena itu anak usia SD saat memerlukan perhatian khusus dari para guru di sekolah untuk menjalankan tugas perkembangannya secara optimal. layanan bimbingan dan konseling di SDIT Al- Hidayah Sumenep yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan Bimbingan Knseling di SDIT Al- Hdayah terdiri dari prgram tahunan, program bulanan, program mingguan dan program harian. Layanan yang diberikan meliputi yaitu layanan orientasi, layanan informasi, layanan konsultasi dan layanan konseling kelompok. Upaya yang dilakukan yaitu untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu konselor bekerja sama dengan wali kelas untuk memberikan penjelasan di saat ada paguyuban kelas.
Science Learning in Primary Schools: A Comprehensive Analysis of Curriculum Merdeka Implementation Jamilah; Astuti, Yeni Puji
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v9i2.91470

Abstract

Implementation in science learning faces challenges related to school readiness, teacher competence, and the effectiveness of competency-based evaluation methods. This study aims to evaluate science learning based on the Merdeka Curriculum in primary schools using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation approach. This research employs a mixed-method research approach, which is applied when researchers have questions that need to be examined in terms of outcomes and processes, combining both quantitative and qualitative methods in a single study. The research population is located in Sumenep Regency, with 207 primary school students comprising 105 female students and 102 male students. Data collection techniques in this study include both tests and non-test methods. Test instruments consist of skill tests, written tests, and oral tests, while non-test instruments include questionnaires. The results of the study indicate that policy support and school resources play a significant role in creating a conducive learning environment (Context). Teacher competency, particularly in designing competency-based evaluations, is a key factor in the successful implementation of the curriculum (Input). Project-based and participatory learning processes have been proven to increase student engagement (Process). In the Product dimension, learning outcomes show improvement among students in schools with strong implementation support. However, limited resources in some schools remain a challenge to optimizing science learning.
Penerapan Model Cooperative Learning dengan Teknik Two Stay Two Stray dalam Pembelajaran Ipas di Sekolah Dasar Astuti, Yeni Puji; wahdian, Agus; Jamilah, Jamilah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v1i3.246

Abstract

Sejak diberlakukan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) digabung dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan nama mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial).  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan yang signifikan hasil belajar menggunakan model cooperative learning dengan teknik TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian ini menggunakan pola control group pre-test-post-test design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Tekhnik analisa data menggunakan rumus uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa  kelas IV materi wujud zat dan perubahannya antara pembelajaran menggunakan model Cooperative Learning dengan teknik TSTS dengan menggunakan model konvensional. Adanya perbedaan beda hasil pre-test dan post-test pada kedua kelas yaitu kelas eksperimen sebesar 20,18 dan kelas kontrol sebesar 10,28 menunjukkan  bahwa hasil belajar IPAS materi wujud zat dan perubahannya yang diajar menggunakan model Cooperative Learning dengan teknik TSTS lebih baik dari pada yang diajar menggunakan model konvensional. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS yang menggunakan Model cooperative learning dengan Teknik TSTS (Two Stay Two Stray) dan pembelajaran konvensional pada siswa Kelas IV SDN Bumianyar II Tahun Ajaran 2023/2024.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis STEM terhadap Kemampuan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Shidqi, Ach. Royatus; Hardiansyah, Framz; Astuti, Yeni Puji
Journal of Education Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i3.2459

Abstract

Keterampilan numerasi murid yang tidak memadai berasal dari ketergantungan pada gaya mengajar guru menggunkan ceramah, yang mengakibatkan siswa cepat putus asa dan kesulitan memahami materi yang disampaikan. Penelitian ini berusaha untuk menentukan efek substansial dari pembelajaran PBL berbasis STEM pada keterampilan numerasi murid Kelas V di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang menampilkan kelompok kontrol nonequivalent. Populasi penelitian terdiri dari 50 siswa kelas lima. Penelitian ini menggunakan strategi purposive sampling, yang terdiri dari 25 siswa dalam kelompok kontrol dan 25 siswa dalam kelompok eksperimen. Penelitian ini menggunakan teknik tes untuk pengumpulan data, dengan memanfaatkan tes esai sebagai instrumen penelitian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dievaluasi menggunakan uji prasyarat, yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis melalui uji-T, dan penilaian ukuran efek. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan STEM dalam PBL secara signifikan meningkatkan keterampilan numerasi siswa. Penerapan pendekatan PBL berbasis STEM secara substansial memengaruhi keterampilan numerasi anak-anak sekolah dasar kelas lima.
Inovasi Abad 21: Penguatan Komeptensi Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran Adaptif Berbasis Augmented Reality Dengan Bantuan Aplikasi Asemblr Edu Di Era Industri 5.0 AR, Muhammad Misbahudholam; Armadi, Ali; Sama', Sama'; Astuti, Yeni Puji; Astutik, Choli
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x1njce91

Abstract

Transformasi pendidikan di era Industri 5.0 menuntut guru untuk adaptif terhadap teknologi dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran digital berbasis Augmented Reality (AR) melalui aplikasi Assemblr Edu. Pelatihan dilaksanakan di SDN Baban I, Kabupaten Sumenep sebagai Mitra pengabdian, dengan melibatkan 18 orang guru sebagai peserta aktif. Metode pelatihan menggunakan pendekatan participatory educational yang menggabungkan praktik langsung (hands-on training), pendampingan, dan refleksi kolaboratif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru, dengan rata-rata skor meningkat dari 50,1 (pre-test) menjadi 83,98 (post-test). Aspek yang mengalami peningkatan meliputi penguasaan teknis aplikasi Assemblr Edu, integrasi media Augmented Reality (AR) ke dalam modul ajar, kemampuan merancang media interaktif, serta kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital. Pelatihan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik efektif dalam memperkuat literasi digital guru, kompetensi guru dan menjawab tantangan pendidikan pada abad ke-21.
The Impact of Using the TGT Model Assisted by Wordwall Media to Improve Indonesian Language Learning Outcomes for Fifth Grade Students at SDN Pandian I Oktaviyana, Amiliya; Bahri, Syaiful; Astuti, Yeni Puji
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.478

Abstract

This study investigates the impact of the Teams Games Tournament (TGT) model assisted by Wordwall media on improving the learning outcomes of fifth-grade students in Bahasa Indonesia at SDN Pandian I. The research employs a quantitative experimental method with a one-group pretest-posttest design involving 29 students. The results indicate a significant improvement in student learning outcomes, with pretest scores averaging 55% and posttest scores averaging 75%. Statistical analysis, including validity, reliability, normality, homogeneity, and hypothesis testing, confirms the effectiveness of the TGT model in enhancing student engagement and academic performance. The findings suggest integrating interactive media like Wordwall in cooperative learning models can foster a more engaging and effective educational environment.
Gambaran Obesitas pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Gondangrejo Yeni Puji Astuti; Ika Silvitasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.8388

Abstract

Background: Obesity can exacerbate blood pressure and increase the risk of cardiovascular complications, including hypertension. Hypertension is a disease with an increasing prevalence each year, particularly among individuals from the productive age group to the elderly. Objective: This study aimed to describe the prevalence of obesity among hypertensive patients at the Gondangrejo Public Health Center. Methods: This study employed a descriptive quantitative method with a cross-sectional design. The sampling technique used was incidental sampling, which involved 62 respondents. Data were collected through direct observation, observation sheets and documentation. Results: The findings showed that the majority of respondents were in late adulthood (45–59 years old), totaling 35 individuals, with 41 of the respondents being female. Most of the participants were housewives (22 respondents). Blood pressure levels were categorized as Stage I Hypertension, while obesity levels were predominantly classified as Obesity Class I. Conclusion: The study concluded that middle-aged adult females, particularly housewives with Stage I Hypertension and Obesity Class I, constitute the dominant profile of hypertensive patients at the Gondangrejo Public Health Center.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Desa Aenganyar Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep Yetti Hidayatillah; Muhammad Misbahudholam AR; Yeni Puji Astuti; Rate Seftinindias Dwi Kumala
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Stunting dapat memiliki dampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan risiko terjadinya penyakit kronis di masa dewasa. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, gizi, dan sanitasi yang berkualitas di desa Aenganyar. Tenaga kesehatan juga memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Mereka dapat memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, pengenalan MP-ASI, dan pentingnya pola makan yang sehat. Selain itu, mereka juga dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap status gizi anak-anak di desa Aenganyar. Keluarga perlu menyadari pentingnya pencegahan stunting dan menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi bagi anak-anak mereka. Selain itu, mereka perlu mengakses dan layanan kesehatan yang berkaitan dengan pencegahan stunting, seperti imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan pemberian makanan pendamping ASI, sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di desa Aenganyar dapat meningkat.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Naratif Agus Wahdian; Framz Hardiansyah; Yeni Aulia Puji Astuti
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3510

Abstract

Pada dasarnya guru harus memiliki strategi agar anak didik dapat belajar efektif dan efisien, mengena pada tujuan yang diharapkan. Salah satunya dengan menerapkan metode pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation yaitu model pembelajaran yang melibatkan siswa sejak tahap perencanaan baik dalam 1) Memilih topik, 2) Perencanaan kooperatif, 3) Investigasi kelompok, 4) Menyiapkan laporan akhir,5) Presentasi hasil final, dan 6) Evaluasi. Permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana aktifitas belajar siswa dalam menulis karangan naratif dengan menggunakan Group Ivestigation pada Kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy. 2) Bagaimanakah respon siswa pasca pembelajaran menulis karangan naratif dengan menggunakan metode Group Investigation pada kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy. 3) Bagaimanakah hasil peningkatan belajar siswa dalam membuat karangan naratif dengan menggunakan metode Group Investigation pada kelas X. Berdasarkan hasil analisis data, jumlah rata-rata presentase aktivitas siswa termasuk dalam katagori baik berjumlah 3,24 maka dapat dikategorikan aktif. Analisis data melalui angket tentang respon siswa rata-rata presentase siswa yang menyatakan ya sebesar 65,38%, sedangkan rata-rata persentase yang menyatakan tidak sebesar 20,42%. Dan yang rata-rata persentase yang menyatakan kadang-kadang sebesar 21,04%. Hasil persentase ketercapaian secara klasikal sebesar 74,80% lebih besar dari pada jumlah tidak tuntas sebesar 10,52%, maka penerapan metode Group Investigation sebagai upaya peningkatan keterampilan menulis karangan naratif siswa kelas X MA. Mauidzul Amin Al-Islamy dapat dikatakan tuntas. Hasil belajar siswa sebelum diberi metode group Investigation sebesar 6,14% setelah diberi metode peningkatan hasil belajar pada siklus I sebesar 3,38% dan peningkatan belajar siswa pada siklus II sebesar 68,28%