Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kecemasan Matematika Siswa Ditinjau Dari Hasil Belajar Danu Nugroho; Zainuddin Untu; Auliaul Fitrah Samsuddin
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Derivat (April 2023)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jderivat.v10i1.4540

Abstract

Abstract Mathematics is a subject that is quite difficult for students. Many students feel anxious when faced with math problems. The purpose of this study was to determine the level of math anxiety possessed by students based on their learning outcomes. This research is a descriptive qualitative research with 62 junior high school students representing each category of anxiety as subjects. Data collection techniques in this study include observation, questionnaires, interviews, and tests. The results of the study show that the math anxiety experienced by students in solving flat-sided geometrical problems consists of 4 levels of anxiety, namely the category of no anxiety as many as 8 students or 13%, the category of mild anxiety as many as 34 students or 55%, the category of moderate anxiety as many as 18 students or 29%, severe anxiety category as many as 2 students or 3%. Overall, students’ mathematical anxiety in solving problems on solid shapes topi was in low category with the average score of test result is 38,18 which is in opor category.   Keywords: Learning Outcome, Mathematics Anxiety
Penerapan Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tenggarong Seberang Sulis Setiawati; Zainuddin Untu; Auliaul Fitrah Samsuddin
Jurnal Axioma : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/axi.v8i2.1992

Abstract

This study aims to determine the increase in mathematics learning outcomes through the application of reward and punishment. Typeiofiresearch is classroom action research with students in VIII E class at SMPiNegeri 2 Tenggarong Seberang as research subjects. The research was conducted for 2icycles. Data collection techniques include observation, assignments, end-of-cycle tests, and documentation. The data analysis technique uses narrative statistics, namely the presentation of data in tabular form, the average increase, and the percentage increase in the average learning outcomes. the results of the study show that the application of reward and punishment can increase students' mathematics learning outcomes. The average score of students' mathematics learning outcomes in cycle I was 68.9 with fewer criteria and a completeness percentage of 24%. In cycle II the average student mathematics learning achievement was 82.6 with good criteria and the percentage of completeness was 88%. the results of observations of teacher activities in cycle I and cycle II were classified as very good. the resultsiofiobservationsionistudent activities in cycle I were classified as lacking and in cycle II student activity was classified as very good. The conclusion of this study is that the application of reward and punishment can improve the student’s mathematics learning outcomes.
Proses Menyelesaikan Soal Matematika Materi Penjumlahan pada Siswa Tunagrahita Ringan di SLB Negeri Samarinda Sarla Sarla; Fatmawati Fatmawati; Dewi Murni; Syavira Azhaar; Muhammad Takbir; Marhamah Marhamah; Zainuddin Untu
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting bagi kehidupan manusia, tak terkecuali pada anak berkebutuhan khusus, yaitu anak tunagrahita. Anak tunagrahita adalah anak dengan hambatan perkembangan mental dan intelektual yang berdampak pada perkembangan kognitif dan perilakunya. Adanya pendidikan diharapkan dapat mengeksplorasi kemampuan dan merasakan pembelajaran sebagaimana yang dirasakan anak pada umumnya, khususnya matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Samarinda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui pendekatan ini peneliti menggali informasi secara ilmiah. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas VI dan tiga siswa tunagrahita ringan kelas VI. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi literatur merupakan data awal sebagai dasar peneliti melakukan penelitian. Dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi didapatkan data kemudian disesuaikan dengan studi literatur untuk menemukan hasil penelitian mengenai proses menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Samarinda adalah sebagai berikut: 1) Guru memberikan soal; 2) Siswa mengerjakan soal; 3) Guru mengoreksi hasil pekerjaan siswa; 4) Siswa kembali mengerjakan soal; 5) Guru mengoreksi kembali hasil pekerjaan siswa. Adapun soal yang diberikan berupa soal uraian dalam bentuk cerita berjumlah lima soal. Dalam hal ini ditemukan adanya hambatan yang dialami oleh siswa tunagrahita ringan dalam menyelesaikan soal, seperti kurang teliti dan mudah lupa, sehingga diperlukan strategi khusus dan umpan balik dari guru dalam proses menyelesaikan soal matematika.
Analisis Berpikir Kritis Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Segiempat Diah Permani Putri Bakti Tulus; Zainuddin Untu; Sugeng Sugeng
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika di kelas VII D SMP N 24 Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu menemukan dan menggambarkan secara naratif kegiatan yang dilakukan dan dampak dari tindakan yang dilakukan subjek. Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pada siswa yang memiliki hasil tes tertinggi sehingga diperoleh subjek penelitian ini adalah 3 orang siswa di kelas VII D SMPN 24 Samarinda. Objek penelitian ini adalah berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan 4 tahapan dari Jacob dan Sam yaitu klarifikasi (merumuskan pertanyaan permasalahan), asesmen (mengumpulkan dan menilai informasi), inferensi (menentukan urutan langkah-langkah penyelesaian dengan runtut), dan strategi (menentukan tindakan alternatif). Teknik pengumpulan data diawali dari observasi pada saat kegiatan pembelajaran matematika materi segiempat karena pada materi ini subjek mengenal jenis-jenis bangun datar segiempat secara keseluruhan, kemudian melakukan tes materi segiempat terakhir wawancara mengenai hasil tes yang telah diperoleh subjek. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dari Miles dan Huberman yang dilakukan secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap klarifikasi subjek dapat merumuskan pertanyaan pada permasalahan baik dalam segi gambar maupun tulisan. Tahap asesmen subjek hanya menuliskan atau mengumpulkan beberapa informasi secara benar. Tahap inferensi subjek belum mampu menentukan langkah-langkah penyelesaian secara runtut dan sistematis. Dan tahap terakhir adalah tahap strategi di mana subjek belum memperoleh langkah alternatif penyelesaian yang mengarah pada solusi
Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) di SDN 004 Sambutan Zainuddin Untu; Nanda Arista Rizki; Azainil Azainil; Petrus Fendiyanto
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.800

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu unsur dari perangkat ajar yang sangat menentukan keberhasilan dari suatu pembelajaran, terutama pembelajaran di SD. Namun di SDN 004 sambutan yang terletak di kota Samarinda, beberapa gurunya masih bingung dan mengalami kesulitan dalam menyusun bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 004 Sambutan, dengan tujuan untuk memberikan pendampingan terhadap guru dalam penyusunan bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pelaksanaan kegiatan pendampingan ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu identifiaksi masalah, perencanaan, pengembangan materi, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini adalah metode ceramah, demonstrasi, dan praktik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pendampingan penyusunan bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah 1) guru SDN 004 Sambutan dapat memahami bahan ajar Higher Order Thinking Skills (HOTS); 2) guru SDN 004 Sambutan dapat menyusun bahan ajar berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan baik dan benar. Adapun hasil evaluasi dari peserta terkait kegiatan pendampingan ini adalah sangat positif, begitu juga dari segi kebermanfaatan materi yang diberikan.
Analisis Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21 pada Siswa Sekolah Dasar di Kurikulum Merdeka Siti Nur Maulidah; Muhammad Aqil Madani; Najwa Nabilah; Muhammad Ridho Ramadhan Ali; Ikmawati Ikmawati; Zainuddin Untu
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v3i2.2116

Abstract

This research aims to describe the role of teachers in 21st century learning for elementary school students in the independent curriculum.  In this research, the method used is qualitative descriptive analysis with a library research approach, namely an approach that focuses on literature analysis.  Researchers collect data from various written sources such as books, journals and other references.  Based on the research results, it shows that in 21st century learning teachers have a very important and crucial role in the learning process and development of students' skills based on 4C skills (communication, critical thinking, collaboration and creativity).  It is hoped that 21st century learning for elementary school students through the independent curriculum can develop students' potential and skills to compete with developments that are increasingly developing day by day.  The implementation of the independent curriculum in elementary schools also plays a role in creating empowered students, able to adapt to current developments through a project to strengthen the profile of Pancasila students.  Therefore, it is hoped that there will be collaboration and support from parents, school principals and the government so as to produce a young generation who are intelligent, have character and are ready to face the future. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam pembelajaran abad-21 pada siswa sekolah dasar di kurikulum merdeka. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan library research, yaitu pendekatan yang berfokus pada analisis literatur. Peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal, dan referensi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran abad-21 guru memiliki peran yang sangat penting dan krusial dalam proses pembelajaran dan pengembangan keterampilan siswa berdasarkan keterampilan 4C (communication, critical thinking, collaboration, dan creativity). Pembelajaran abad-21 pada siswa sekolah dasar melalui kurikulum merdeka diharapkan dapat mengembangkan potensi dan keterampilan siswa untuk bersaing dengan perkembangan zaman yang kian hari makin berkembang. Implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar juga berperan untuk menciptakan siswa yang berdaya, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Oleh karena itu diharapkan adanya kolaborasi dan dukungan  dari orang tua, kepala sekolah dan pemerintah sehingga menghasilkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA Ferina Swesty Wulandari; Shinta Lathifatul Humayra; Ikmawati, Ikmawati; Zainuddin Untu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic achievement is the first aspect observed in students, as it reflects the results of the learning process they have undergone while acquiring knowledge at school or college. One of the factors that can affect students academic achievement in school is the environment. The environment provides influence and input to children in the form of support and challenges, while the brain’s nervous system plays a role in processing these influences effectively, enabling students to investigate, assess, analyze, and find solutions to the problems they face. This article employs a literature study research method, where thedata used does not come from direct field research but rather from various academic sources such as reference books, scientific journals, research articles, and previously published study reports.
TANTANGAN DAN PELUANG PROFESI GURU DI ERA GLOBALISASI Nurul Hasanah; Dhiyaa Aulia Muttaqin; Ikmawati Ikmawati; Zainuddin Untu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the challenges and opportunities faced by teachers in the era of globalization. Major challenges include integrating technology into teaching, enhancing professional competencies, and adapting to globally influenced curricula that are becoming increasingly complex. Teachers are required not only to educate but also to act as facilitators who guide students in critical thinking, communication, and cultural awareness. This research employs a library research method by analyzing various sources, such as books, journals, and relevant scientific articles. The results indicate that although teachers struggle with adopting technology and implementing digital-based learning, globalization also offers significant opportunities, such as access to global educational resources, the development of innovative teaching methods, and collaboration with educators worldwide. By effectively utilizing technology, teachers can create a more effective, inclusive, and adaptable learning environment. Therefore, improving competencies through training and professional development is crucial in addressing globalization challenges and enhancing the quality of education.
PROFESIONALISME GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH Titis Dyah Dewi Narendradhuhita; Annisa Wulandari; Ikmawati Ikmawati; Zainuddin Untu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Educator professionalism is a crucial factor in enhancing the quality of education, particularly in mathematics instruction within educational institutions. Teachers are considered professionals when they possess not only a strong conceptual grasp of the content but also demonstrate the ability to implement innovative teaching techniques, adapt their methods to suit student needs, and effectively utilize technology and educational resources. This research aims to examine the impact of teacher professionalism on the enhancement of mathematics instruction in schools. The approach employed in this research is a literature review. The findings of the research indicate that educators with a strong sense of professionalism can enhance the quality of mathematics instruction in schools by fostering an engaging learning atmosphere and boosting students' motivation and comprehension of mathematical principles. Therefore, improving teacher professionalism through continuous training and competency development is a strategic step in efforts to improve the quality of mathematics learning in schools.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DUNIA PENDIDIKAN Nabila Putri Abdhiyani; An’Nisa Nur Zahra; Ikmawati, Ikmawati; Zainuddin Untu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forming children's character is very necessary not only in the school environment but also includes the home environment and social environment. This is no longer targeting children who attend early childhood education, but also targeting adults. Competition provides an overview of what will be revealed in the following years. Of course it will be a burden for us and parents today. Children must be ready to compete with their peers from various parts of the world. Even those of us who are still working in the future will feel the same way. In order to demand the quality of human resources in the next millennium era, good character is certainly very necessary. Therefore, character is the main goal of an individual.