Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

COMBINING ENGLISH VIDEO DUBBING WITH CONTEXTUAL INSTRUCTION IN ENHANCING ENGLISH-SPEAKING SKILL OF SECOND GRADE AT SMA NEGERI 8 MAROS Krisna Rifky Perdana; Badruddin Kaddas; Jusmaniar N
ADHILINGUA: Journal of Language Education, Lilnguistics and Literature Vol 3 No 1 (2025): VERBA: Journal of English Language Issues, Trends and Studies
Publisher : English Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to find out how the combining English video dubbing with contextual instruction to improving students' English-Speaking Skills in second grade of SMAN 8 Maros. The research employed Quasi Experimental model with a Nonequivalent Control Group Design, Comprising Two Groups: The Control Group and the Experimental Group. The instrument of this research is recording and test (pretest and posttest). The data analysis is descriptive analysis and descriptive inferential analysis. The data of pretest revealed a standard deviation is 1.309 from the experimental group and 1.264 from the control group. The posttest experimental group demonstrated a standard deviation is 1.591, while the posttest control group exhibited a standard deviation is 1.161. Substantiated results of the normality test indicate the control class pretest was 0.010 and the control class posttest was 0.018. Given the significance value is greater than 0.05, It therefore follows the data is normally distributed. The result found at the t count obtained is 7.217, followed by finding the t table obtained according to the df value of 67 while the sig level value is 0.05/2 = 0.025 and t table of 1.995. These results show the score of t test 7.127 > t table 1.996. At 5% significance, it means that there is a difference between the speaking skills of students who use the technique of combining English video dubbing with contextual instruction and those who do not use the technique, and sig value (2-tailed) of 0.001 <0.05 means the combining English video dubbing with contextual instruction has effect on the improving students’ English speaking skill in second grade of SMA Negeri 8 Maros.
Penerapan Pembelajaran Multimedia Interaktif Berbantuan Powtoon dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar: Application of Interactive Multimedia Learning Assisted by Powtoon in Improving Elementary School Students' Science Learning Outcomes Nur Afriani Amalia; Badruddin Kaddas; Ira Irviana
Al-Musannif Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Madrasah Tsanawiyah DDI Cilellang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65046/msn.v5i2.46

Abstract

The use of technology in elementary school education in Indonesia remains relatively low. However, students' interest in technology is increasing. This research aims to analyze efforts to improve students' science learning outcomes through the implementation of video-based interactive multimedia learning media using the Powtoon application. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The research subjects were 25 fifth-grade elementary school students. Data collection techniques in this research are interviews, observations, tests, and documentation. The data in this research were analyzed using descriptive statistical analysis techniques. Based on the research conducted, the results obtained are: (1) The use of the Powtoon application can help teachers create multimedia in the form of interesting, unique, and interactive learning videos to support the success of the learning process in the classroom. (2) The data from the test results of Cycles I and II show an increase in students' science learning outcomes after participating in lessons that implemented video-based interactive multimedia created using the Powtoon application. This research has implications for the need for teachers to improve their professional competence in the use of technology as a learning media and tool. This must be done not only to make learning interesting and interactive, but also to make students accustomed to the use of technology in learning.
PELATIHAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BARU DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN MELALUI APLIKASI LMS MAHASISWA PPG UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR Abdul Wahid; Nur Afni; Faisal Saransi; Sri Hastati; Badruddin Kaddas; Abrina Maulidnawati Jumrah; Rahmawati Rahmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.44288

Abstract

Pengabdian ini bertujuan  untuk fokus pada Pelatihan Pengembangan Teknologi Baru dalam Pengajaran dan Pembelajaran melalui Aplikasi Learning Management System (LMS) bagi Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Islam Makassar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Dalam konteks pendidikan yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, penggunaan LMS menjadi sangat penting untuk mengelola materi, interaksi, serta evaluasi pembelajaran. Meskipun LMS telah diterapkan di berbagai institusi pendidikan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah pemahaman dan penguasaan teknologi ini oleh mahasiswa. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa PPG Universitas Islam Makassar pada teknologi-teknologi baru yang relevan dalam konteks pengajaran dan pembelajaran berbasis digital. Pelatihan ini melibatkan berbagai sesi yang mengajarkan penggunaan LMS secara optimal, serta integrasi berbagai aplikasi dan teknologi terbaru yang dapat memperkaya pengalaman belajar dan mempermudah proses pengajaran. Metode pelatihan yang digunakan bersifat interaktif, dengan pendekatan langsung kepada mahasiswa melalui praktik penggunaan LMS dan teknologi pendukung lainnya. Dengan pelatihan ini, mahasiswa PPG diharapkan mampu meningkatkan keterampilan digital mereka, serta dapat memanfaatkan LMS untuk memperkaya dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan sekolah.Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan LMS, tetapi juga memperkuat pemahaman mahasiswa tentang peran teknologi dalam inovasi pengajaran yang lebih menarik dan efektif. Secara keseluruhan, pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan profesional mahasiswa PPG Universitas Islam Makassar dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDAMPINGAN GURU PGSD Abdul Wahid; Nur Afni; Sri Hastati; Abrina Maulidnawati Jumrah; Erwin Nurdiansyah; Supriadi Supriadi; Badruddin Kaddas; Rahmawati Rahmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57315

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis metakognitif pada siswa sekolah dasar melalui pendampingan guru Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di SD Inpres Antang 1 Kota Makassar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kemampuan metakognitif siswa yang berdampak pada kurangnya kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan implementasi model pembelajaran metakognitif secara langsung di kelas. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, perancangan model, pelatihan guru, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis metakognitif serta peningkatan kemampuan siswa dalam merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi proses belajarnya. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran metakognitif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.