Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Efficient: Indonesian Journal of Development Economics

AQUACULTURE PRODUCTION OPTIMIZATION MODEL OF BREBES REGENCY Safitri, Diah; Prajanti, Sucihatiningsih Dian Wisika
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 2 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.939 KB) | DOI: 10.15294/efficient.v2i3.35904

Abstract

The purpose of this study was to determine the combination of aquaculture production in Brebes District and to know the intervals that might occur in variables so that the optimization model can still be used. The research variable consists of decision variables, namely the amount of aquaculture commodities that must be produced to achieve maximum profit. The commodities in question are shrimp, tilapia, catfish, milkfish, and seaweed. The constraint variable is the production factor used in aquaculture activities, including land, seeds, feed and fertilizer, and operational costs. The method of data analysis in this study uses Linear Programming analysis and sensitivity analysis. The type of data used is primary data from interviews with aquaculture households in Brebes District. The results showed the maximum profit from aquaculture production in Brebes District can be obtained when the number of vaname shrimp produced was 975,383.5 kg, catfish as much as 1,985,898 kg, milkfish as much as 885,986.6 kg, and seaweed as much as 2,532,448 kg. From the combination of aquaculture production, it can be seen that the maximum amount of profit obtained is Rp. 111,590,500,000 for one cultivation cycle. Suggestions: 1) strengthen the institutional household of aquaculture. 2) The government is expected to provide direction and incentives to cultivation FHs related to achieving production combination targets that produce maximum profits. 3) In the future, it is hoped that the related offices can have a more complete database on the fisheries sector, so that the analysis carried out has accurate results. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kombinasi produksi perikanan budidaya di Kecamatan Brebes serta mengetahui intervalperubahan yang mungkin terjadi pada variabel sehingga model optimasi masih dapat digubakan. Variabel penelitian terdiri dari variabel keputusan yaitu jumlah komoditas perikanan budidaya yang harus diproduksi untuk mencapai keuntungan maksimal. Adapun komoditas yang dimaksud adalah udang, nila, lele, bandeng, dan rumput laut. Variabel kendala adalah faktor produksi yang digunakan dalam kegiatan budidaya, diantaranya adalah lahan, bibit, pakan danpupuk, dan biaya operasional. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis program linear dan analisis sensitivitas. Jenis data yang digunakan adalah data primer dari hasil wawancara dengan rumah tangga perikanan budidaya di Kecamatan Brebes. Hasil penelitian menunjukkan euntungan maksimal dari produksi perikanan budidaya di Kecamatan Brebes dapat diperoleh ketika jumlah udang vaname yang diproduksi sebanyak 975.383,5 kg, lele sebanyak 1.985.898 kg, bandeng sebanyak 885.986,6 kg, dan rumput laut sebanyak 2.532.448 kg. Dari kombinasi produksi perikanan budidaya tersebut, dapat diketahui jumlah keuntungan maksimum yang diperoleh sebesar Rp. 111.590.500.000 untuk satu siklus budidaya. Saran: 1) memperkuat kelembagaan rumah tangga perikanan budidaya. 2) Pemerintah diharapkan memberikan arahan dan insentif kepada RTP budidaya terkait pencapaian target kombinasi produksi yang menghasilkan keuntungan maksimum. 3)Kedepannya diharapkan dinas terkait dapat memiliki database mengenai sektor perikanan yang lebih lengkap, sehingga analisis yang dilakukan memiliki hasil yang akurat.
Aquaculture Production Optimization Model of Brebes Regency Safitri, Diah; Prajanti, Sucihatiningsih Dian Wisika
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol 2 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v2i3.35904

Abstract

The purpose of this study was to determine the combination of aquaculture production in Brebes District and to know the intervals that might occur in variables so that the optimization model can still be used. The research variable consists of decision variables, namely the amount of aquaculture commodities that must be produced to achieve maximum profit. The commodities in question are shrimp, tilapia, catfish, milkfish, and seaweed. The constraint variable is the production factor used in aquaculture activities, including land, seeds, feed and fertilizer, and operational costs. The method of data analysis in this study uses Linear Programming analysis and sensitivity analysis. The type of data used is primary data from interviews with aquaculture households in Brebes District. The results showed the maximum profit from aquaculture production in Brebes District can be obtained when the number of vaname shrimp produced was 975,383.5 kg, catfish as much as 1,985,898 kg, milkfish as much as 885,986.6 kg, and seaweed as much as 2,532,448 kg. From the combination of aquaculture production, it can be seen that the maximum amount of profit obtained is Rp. 111,590,500,000 for one cultivation cycle. Suggestions: 1) strengthen the institutional household of aquaculture. 2) The government is expected to provide direction and incentives to cultivation FHs related to achieving production combination targets that produce maximum profits. 3) In the future, it is hoped that the related offices can have a more complete database on the fisheries sector, so that the analysis carried out has accurate results. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kombinasi produksi perikanan budidaya di Kecamatan Brebes serta mengetahui intervalperubahan yang mungkin terjadi pada variabel sehingga model optimasi masih dapat digubakan. Variabel penelitian terdiri dari variabel keputusan yaitu jumlah komoditas perikanan budidaya yang harus diproduksi untuk mencapai keuntungan maksimal. Adapun komoditas yang dimaksud adalah udang, nila, lele, bandeng, dan rumput laut. Variabel kendala adalah faktor produksi yang digunakan dalam kegiatan budidaya, diantaranya adalah lahan, bibit, pakan danpupuk, dan biaya operasional. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis program linear dan analisis sensitivitas. Jenis data yang digunakan adalah data primer dari hasil wawancara dengan rumah tangga perikanan budidaya di Kecamatan Brebes. Hasil penelitian menunjukkan euntungan maksimal dari produksi perikanan budidaya di Kecamatan Brebes dapat diperoleh ketika jumlah udang vaname yang diproduksi sebanyak 975.383,5 kg, lele sebanyak 1.985.898 kg, bandeng sebanyak 885.986,6 kg, dan rumput laut sebanyak 2.532.448 kg. Dari kombinasi produksi perikanan budidaya tersebut, dapat diketahui jumlah keuntungan maksimum yang diperoleh sebesar Rp. 111.590.500.000 untuk satu siklus budidaya. Saran: 1) memperkuat kelembagaan rumah tangga perikanan budidaya. 2) Pemerintah diharapkan memberikan arahan dan insentif kepada RTP budidaya terkait pencapaian target kombinasi produksi yang menghasilkan keuntungan maksimum. 3)Kedepannya diharapkan dinas terkait dapat memiliki database mengenai sektor perikanan yang lebih lengkap, sehingga analisis yang dilakukan memiliki hasil yang akurat.
Co-Authors Aan Rosiatun Abdul Hoyyi Agus Rusgiyono Agustifa Zea Tazliqoh Al Qarani, Muhammad Aqajahs Altarans, Indra Amin, Ahmad Syaifuddin Amir Fauzi Andika Andika Anik Nurul Aini Apriyanto, Dadan Ramadhan Arsyil Hendra Saputra Aulia, Riskiya Azdina Nur, Faradillah Aziza, Siti Bimbi Ardhana Rizky Brajawikalpa , Rama Samara Damayanti, Almiffa Dani, Sekar Arum Dayanti, Umi Desy Tresnowati Hardi Dewi Masitoh Di Asih I Marudani Di Asih I Maruddani Dwi Ispriyanti Ekananda, Rizki Esti Pratiwi Evi Yulia Handaningrum Fajeriyati, Nurul Fitriah Fitriah Fitriyanti Faruk hartawaty, dheny arina Hasbi Yasin Imam Nur Sholihin Imran, Siskawati Al Juria Ayu Handini Kishatini Kishartini Lambeja, Sulistiawati Liena Sofiana Lilik Ariyanto Manggi, Wildianty M Marna, Syamsul Mawardi Maruddani, Di Asih Maryam Jamilah An Hasibuan Meita Puspa Dewi Mohamad Muklis Muhamad Faliqul Asbah Muhammad Prayito Mulki, Moh Malikul Mustafid Mustafid Nariswari Diwangkari, Nariswari Nashihah, Siti Nunik Nurhasanah Nurina Happy Nurissalma Alivia Putri Octafinnanda Ummu Fairuzdhiya Paramita Indrasari Peratama, Moch Indra Puput Ramadhani R., Ahmad Auliya Rahmat Kartolo Rama Samara Brajawikalpa Rita Rahmawati Rita Rahmawati Rose Debora Julianisa, Rose Debora Rosita, Diah Ayu Rosita, Diah Ayu Rukun Santoso Sabarinah Prasetyo Samsul Bahri Samu, La Ode Sari, Eliya Cicik Puspita Sari, Sasmita Kartika Setya Adi Rahmawan Sihar Tambun Sitti Hadijah, Sitti Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sukmayanti, Sukmayanti Suparti Suparti Sutikno Sutikno Tahariq, Isra Tarno Tarno Tatik Widiharih Tatik Widiharih Tyas Estiningrum Umar Fauzan Vetranella .T.R.A. Sinaga Waloya, Waloya Wangsa, Arum Kirana Widiantika, Maradella Widya Noviana Noor Winastiti, Lugas Putranti Yuciana Wilandari Yuliana Yuliana Zafirah, Kamilah Zia, Nabila Ghaida Zulfikar, M. Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, Ahmad Aditya Sidik