M Febriza Aquarista
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR (SD) DI KECAMATAN CERBON TAHUN 2016 Chandra Chandra; Akhmad Fauzan; M Febriza Aquarista
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.293 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v4i3.849

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SDN Bantuil I Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016.Jenis penelitian bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas 4,5 dan 6 di SDN Bantuil I Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016 yang berjumlah 66 siswa, sampel diambil dengan menggunakan metode total sampling dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan siswa tentang PHBS cukup (53%). Sikap siswa tentang PHBS negatif (51,5%). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) siswa kurang (66,7%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara Pengetahuan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (p = 0,029 < 00,05). Dan juga terdapat hubungan signifikan antara Sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (p = 0,012 < 0,05). Sehubungan dengan penelitian tersebut, penulis mengharapkan kepada Pimpinan sekolah agar memperhatikan upaya penyediaan sarana untuk menunjang penerapan PHBS di sekolah.
Kualitas Air Rawa terhadap Keluhan Kesehatan Masyarakat Desa Norsita Agustina; Chandra Chandra; Muhammad Febriza Aquarista
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v12i2.2522

Abstract

Swamp water is the source of water used Banyu Hirang Village community. The research objective is to analyze the turbidity, levels of iron and organic matter content, and community health complaints. Sampling by purposive proportional random sampling 34 people. Swamp water sampling points were carried out at 7 points, 3  from dug wells and 4 from drilled wells. Data examination of water quality in the form of turbidity, levels of iron, and organic matter content through laboratory testing in Research and Industry Standards (BARISTAND) Banjarbaru. While data with a health complaint questionnaire interviews. The study states examination physical and chemical parameters in swamp water wells exceeded the threshold-based Permenkes No.32/2017 with a maximum standard of 25 NTU, iron there are 2 points whose threshold value is less than the maximum limit of 10mg/L. In drilled wells with physical parameters of turbidity at 4 points less than the threshold, for iron at 4 points less than the threshold of 1,0mg/L and organic matter, there are 3 points where the threshold value is less than the maximum limit of 10mg/L, while 1 point of 12,86mg/L exceeds the threshold. For health complaints, there are 12% of respondents experience health complaints of red skin, 73% have complaints of itchy skin and 15% have scaly skin. Suggestions to improve health promotion, especially about the importance of treating water before use and immediately swamp allocate construction of water supply to avoid the risk of health problems.
Edukasi Usia Dini: School Based Vector Control (SBVC) dengan menggunakan Media Daur Ulang Sekam Padi di TK Mawar Kecamatan Gambut Norsita Agustina; Chandra Chandra; Edy Ariyanto; Muhammad Febriza Aquarista
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202161.597

Abstract

AN EARLY AGE EDUCATION: SCHOOL BASED VECTOR CONTROL (SBVC) USING RICE HUSK RECYCLING MEDIA IN MAWAR KINDERGARTEN, GAMBUT DISTRICT. In realizing vector-free healthy schools it needs to be improved, because of the increasing number of infectious diseases caused by vectors such as DHF, diarrhea, scabies, and typhoid, in students. Steps that can be taken to build a Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) in preventing and controlling the proliferation of disease vectors is one of them with the introduction of School Based Vector Control (SBVC) in schools through the media of sticking husks on paper patterned animals that spread disease. The purpose of this research is the establishment of the SBVC model and the effectiveness of the SBVC model as an effort to increase knowledge of the introduction of diseases caused by animals spreading disease through mosaic techniques using rice husks and Madihin art performances for the preservation of the art of Banjar, South Kalimantan. This community service was conducted in Mawar Kindergarten, Gambut District with 50 students and 5 homeroom teachers from TK B. The conclusion from the implementation of community service is students and homeroom teachers know animals that spread the disease and can utilize rice husk waste as a learning media based on Ecogreen and can preserve Banjar art, namely “Madihin”.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN BEROBAT GIGI DENGAN TINGKAT KUALITAS PELAYANAN DI POLI GIGI PUSKESMAS KELAYAN DALAM KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN M. Febriza Aquarista; Dian Nurlatifah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 3, No 1 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.387 KB) | DOI: 10.31602/ann.v3i1.842

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan telah bergeser ke arah yang lebih berkualitas. Seiring dengan meningkatnya keadaan sosial masyarakat dimana masyarakat semakin sadar akan kualitas, maka diperlukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien (umur, jenis kelamin, pekerjaan, dan pendidikan) dengan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kelayan Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan. Penelitian ini adalah peneitian survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling. Data primer didapatkan dari survey kepada pasien dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Metode analisis yang digunakan menggunakan uji chi-square dengan total populasi 626 dan dengan jumlah sampel sebanyak 87 responden. Hasil analisis univariat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berumur 26-35 tahun yaitu sebanyak 35,6%, responden jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 52,9%, responden yang tidak bekerja sebanyak 52,9% dan responden dengan pendidikan dasar yaitu sebanyak 75,9%, dan responden yang merasa pelayanan kesehatan kurang baik di Puskesmas Kelayan Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan yaitu sebanyak 35,6%. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square dapat disimpulkan bahwa secara statistik ada hubungan antara umur (p value 0,017), ada hubungan antara jenis kelamin (p value 0,022), tidak ada hubungan antara jenis pekerjaan (p value 0,442), dan ada hubungan antara pendidikan (p value 0,000) terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Peneliti menyarankan agar Puskesmas mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama dalam hal perlengkapan fasilitas kesehatan, tindakan petugas kesehatan terhadap keluhan pasien dan prosedur pelayanan di Poli Gigi Puskesmas Kelayan Dalam Kota Banjarmasin.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia Subur (15-49 Tahun) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Martapura Timur Tahun 2023 Pertiwi, Tiara Dahliana; Agustina, Norsita; Aquarista, Muhammad Febriza; Hadi, Zuhrupal; Indah, Meilya Farika; Asrinawaty, Asrinawaty; Chandra, Chandra
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 2 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i2.13358

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit dengan banyaknya penderita, kebiasaan masyarakat yang tidak sehat ini dapat menimbulkan faktor-faktor pemicu terjadinya hipertensi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor pemicu terjadinya hipertensi pada wanita usia subur. Metode penelitian menggunakan desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Martapura Timur sebanyak 6.826 orang dengan sampel sebanyak 99 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini dengan uji statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan ada hubungan dengan kejadian hipertensi yaitu konsumsi kopi (p-value = 0,009), dan aktivitas fisik menggunakan uji fisher exact (p-value = 0,010), sedangkan yang tidak ada hubungan yaitu obesitas yang diuji menggunakan chi-square (p-value = 0, 121). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Martapura Timur yaitu konsumsi kopi dan aktivitas fisik, sedangkan yang tidak berhubungan yaitu obesitas
Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Perilaku Hygiene Depot Air Minum Di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024 Ariyanto, Edy; Hadi, Zuhrupal; Aquarista, Muhammad Febriza; Fauzan, Ahmad; Fachrudin, Fachrudin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 2 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i2.16343

Abstract

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas tahun 2023 bahwa presentase  sarana air minum yang diawasi atau diperiksa kualitas air minumnya sesuai standar kategori aman sebesar 29,5% masih jauh dari target yaitu 100%. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan peran pengawasan karyawan dengan penerapan perilaku hygiene depot air minum di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh depot air minum yang memiliki karyawan di  Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024 sebanyak 339 orang. Sampel sebanyak 78 responden. Teknik sampling menggunakan Proporsional Stratified Random Sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden  menerapkan perilaku hygiene dengan baik sebanyak 42 responden (53,8%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang  hygiene baik sebanyak 39 responden (50,0%), sebagian besar responden memiliki sikap terhadap hygiene positif sebanyak 39 responden (50,0%), sebagian besar responden menyatakan peran pengawasan baik sebanyak 60 responden (76,9%). Ada hubungan pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,016), dan peran pengawasan (p-value=0,005) dengan penerapan perilaku hygiene depot air minum di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024. Diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas dapat melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan depot air minum mematuhi standar kebersihan yang ditetapkan, memberikan teguran atau sanksi jika ditemukan pelanggaran.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Landasan Ulin Tahun 2024 Setiawand, Muhammad Denny; Rahman, Eddy; Suryanto, Deni; Aquarista, Muhammad Febriza
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 2 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i2.16877

Abstract

Tekanan darah sistolik seseorang mencapai atau melebihi 140 mmHg dan tekanan darah diastolik mencapai atau melebihi 90 mmHg dikenal sebagai hipertensi. Sebagian besar orang yang mengalami hipertensi tidak menunjukkan gejala apa pun. Sakit kepala, penglihatan kabur, nyeri dada, dan gejala lainnya dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada kasus hipertensi di Puskesmas Landasan Ulin. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan analisis dan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 1830 orang, dengan 170 responden sebagai sampel. Di Puskesmas Landasan Ulin, ada hubungan antara kasus hipertensi (p-value 0,039) dan kebiasaan merokok (p-value 0,006), menurut uji statistik chi square, namun tidak terdapat hubungan antara Usia (p-value = 0,348) dan Pengetahuan (p-value = 0,691) dengan kejadian Hipertensi di Puskesmas Landasan Ulin. Disarankan kepada masyarakat yang berisiko maupun tidak, agar rutin mengontrol tekanan darah. Penderita hipertensi juga harus aktif bertanya dan selalu hadir jika pihak Puskesmas mengadakan penyuluhan dan pendidikan kesehatan.
Anemia di Usia Sekolah: Tinjauan Pengetahuan, Sikap, dan Pola Makan pada Siswi SMPN 5 Banjarbaru 2024 Ilmi, M. Bahrul; Anwary, Ahmad Zacky; Aquarista, M. Febriza; Annisa, Siti
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 14 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v14i2.899

Abstract

The incidence of anemia at SMP Negeri 5 Banjarbaru is quite high according to the results of screening from the South Banjarbaru Health Center, with the number of students affected by anemia 57 students. This finding aims to find the relationship between knowledge, attitudes and diet with the incidence of anemia experienced by adolescent students of SMP Negeri 5 Banjarbaru. This finding is a quantitative study that is an analytical survey in a cross sectional approach using the Chi-Square Test. This study has a sample of 60 respondents using purposive sampling technique. The results of the bivariate analysis showed that knowledge had no relationship with the incidence of anemia (p-value = 0.836), there was no relationship between attitude and the incidence of anemia (p-value = 1.000), and there was a relationship between diet and the incidence of anemia (p-value = 0.033). Advice for schools to provide information about the impact of anemia regularly and independently regarding healthy eating knowledge to adolescent students, without waiting for the health authorities.
Training on Preparing a Balanced Nutritional Food Menu During Fasting for Cheerful Mutiara Cadres of Sungai Andai, Banjarmasin City Ari Widyarni; Elsi Setiandari Lely Octaviana; M. Bahrul Ilmi; Edy Ariyanto; Netty Netty; Husnul Khatimatun Inayah; Noorhidayah Noorhidayah; M. Febriza Aquarista
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r2qm7b25

Abstract

Fasting is practiced by Muslims, especially during the month of Ramadan. Fasting is believed tohave numerous benefits and is a form of therapy (fasting therapy) for curing several degenerativediseases. People in Banjarmasin City often eat foods high in fat and sugar during fasting, andmany use excessive amounts of food coloring and flavoring. Lack of knowledge about healthyeating habits during fasting is a factor that can affect health. This has resulted in an increase indegenerative diseases such as hypertension, cholesterol, heart disease, and diabetes mellitus. Thiscommunity service program aims to improve the knowledge and skills of mothers, who play a rolein providing food for their families and developing nutritious diets, based on the awareness of theimportance of balanced nutrition according to the "isi piringku" guidelines established to reducethe morbidity rate of degenerative diseases. The implementation method includes a pretest,nutrition education, and training in developing balanced nutritional menus during fasting,followed by a posttest to measure the success of the activity. The community service programinvolved mothers from the Mutiara Ceria Integrated Health Post (Posyandu) and several elderlypeople at risk of developing degenerative diseases. The results showed an increase in knowledgeabout balanced nutrition, from 17% to 82%. The skills of cadres can be improved through trainingin preparing balanced nutritional meals during fasting. Optimizing health and nutrition education,especially regarding food menus during fasting, thereby increasing public understanding andawareness in preventing degenerative diseases and improving public health status.
Determinasi Anemia Berdasarkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe, Pola Makan, dan Siklus Menstruasi pada Siswi SMA Negeri 1 Martapura Nur Syita Aprilia; Siska Dhewi; Ahmad Zacky Anwary; M. Febriza Aquarista; Septi Anggraeni; Eka Handayani
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 5 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i5.763

Abstract

Pendahuluan: Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum tablet Fe, siklus menstruasi, dan pola makan dengan anemia pada siswi di SMA Negeri 1 Martapura. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional dan 67 orang responden, dan menggunakan uji chi-square sebagai analisis bivariatnya. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kepatuhan minum tablet Fe dengan anemia (1,000 > 0,05), tidak ada hubungan antara siklus menstruasi dengan anemia (0,075 > 0,05), dan terdapat hubungan antara pola makan dengan anemia (0,035 < 0,05) pada siswi di SMA Negeri 1 Martapura. Kesimpulan: Masalah anemia dapat ditindaklanjuti dengan lebih baik dan melakukan penelitian terhadap seluruh siswa di SMA Negeri 1 Martapura.