Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN PENERAPAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU PADA IBU DENGAN BALITA Nurulita Sepralba; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol 5, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6977

Abstract

Metode pelaksanaan kegiatan upaya peningkatan kepatuhan adaptasi kebiasaan baru pada ibu dengan balita dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu 1.Pengisian kuesioner pre-test dengan cara door-to-door, 2.Penyuluhan dan sosialisasi, 3.Pengisian kuesioner post-test. Populasi dalam penelitian ini dari pendataan di dapatkan sejumlah 57 orang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 responden mencakup keseluruhan dari Ibu dengan balita Rw 08. Teknik sampling yang digunakan yaitu Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket. Penelitian ini dengan menggunakan jenis data primer. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat yang dilakukan secara deskriptif untuk melihat gambaran distribusi frekuensi dari variabel independen. menggunakan program aplikasi SPSS Version 20.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA KEDUNG WARINGIN Sindi Serliyanti; Fenti Dewi Pertiwi; Ade Saputra Nasution
PROMOTOR Vol 5, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8490

Abstract

Universal Child Immunization (UCI) merupakan presentase desa atau kelurahan dengan >80% jumlah bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun (Kemenkes RI, 2017). Tahun 2015 Kecamatan Bojonggede telah mampu mencapai UCI dengan presentase 100% (Dinkes Jabar, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar pada bayi di Desa Kedung Waringin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu orang tua dari anak berusia 9-60 bulan yang berada di Desa Kedung Waringin dan sampel sebanyak55 orang tua. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner, dengan analisis uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan (p value = 1,000), sikap (p value = 0,262), keterjangkauan sumber daya (p value = 0,364), dukungan keluarga (p value = 0,000) dan dukungan tenaga kesehatan (p value = 0,022). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, keterjangkauan sumber daya dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar di Desa Kedung Waringin. Saran yang diberikan diajukan kepada pelayanan kesehatan hendaknya selalu memberikan motivasi dan infomasi mengenai imunisasi dasar dan untuk orang tua hendaknya mencari informasi mengenai imunisasi dasar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS KAYUMANIS KOTA BOGOR TAHUN 2021 Siti Fardah Kurniati; Humaira Anggie Nauli; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol 5, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6980

Abstract

Pemberian ASI eksklusif dapat memberikan pengaruh paling kuat pada kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan perkembangan bayi. Pemberian ASI berkaitan erat dengan kondisi gizi buruk dan gizi lebih (lemak) pada anak. Secara global tingkat pemberian ASI jauh lebih rendah dari yang dibutuhkan, 41% ibu memberikan ASI eksklusif dibawah 6 bulan. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Kayumanis Kota Bogor. Sampel penelitian yang digunakan ialah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 97 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioener. Teknik analisis data yang digunakan analisis Chi square dengan menggunakan program aplikasi statistik. Hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa terdapatnya hubungan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,031), adanya hubungan sikap terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,015), adanya hubungan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,034).
Gambaran Keterpaparan Media, Pengetahuan dan Sikap Ibu Mengenai Imunisasi Dasar Lengkap di Desa Barengkok Gina Sofiawaty; Asri Masitha Arsyati; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol. 6 No. 3 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i3.251

Abstract

Imunisasi dasar merupakan upaya kesehatan masyarakat paling efektif dan efisien dalam mencegah beberapa penyakit berbahaya (Kemenkes,2020). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui secara mendalam Gambaran keterpaparan Media dan Pengetahuan sikap ibu mengenai imunisasi dasar dilaksanakan di desa Barengkok pada bulan April sampai bulan September 2022. Informan penelitian berjumlah 26, terdiri dari 6 informan kunci, 10 informan imunisasi dasar lengkap (IDL) dan 10 informan imunisasi dasar tidak lengkap (IDTL). Penelitian ini kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media pada kelompok informan IDL dan kelompok informan IDTL hanya terpapar media buku KIA, pengetahuan kelompok informan IDL rata-rata mengetahui imunisasi dasar merupakan kekebalan daya tahan tubuh usia 0 sampai 2 tahun, jenis nya BCG, polio, DPT, campak, manfaatnya mencegah penyakit campak, berbeda dengan pengetahuan kelompok informan IDTL tidak mengerti, sikap informan IDL mengharuskan anaknya untuk imunisasi, sikap informan IDTL biasa saja jika anaknya tidak dibawa imunisasi. Dibutuhkan pelatihan kader mengenai imunisasi dasar dari puskesmas, tempat Posyandu dan berbagai media cetak.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Suami dengan Pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Limo Jihan Nabila Syahira; Eny Dwimawati; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol. 6 No. 3 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i3.252

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif yang bertujuan untuk bisa meningkatkan angka keberhasilan pemberian ASI eksklusif secara signifikan karena sampai saat ini angka pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih kurang dari target pencapaian ASI eksklusif nasional yaitu sebesar 80%. Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai macam faktor internal seperti pengetahuan dan sikap ibu serta faktor eksternal ibu yaitu dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang digunakan adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 91 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioener. Teknik analisis data yang digunakan analisis Chi square dengan bantuan program aplikasi statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan anara pengetahuan (P Value= 0,001), dan sikap dengan pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,006), sedankan dukungan suami tidak berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,616). Diharapkan suami dapat meningkatkan peran aktif dimulai dari pemeriksaan kehamilan sampai keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur dengan Kunjungan Pemeriksaan Iva Test di Puskesmas Tanah Sareal Tahun 2022 Septia Anjalita; Fenti Dewi Pertiwi; Resty Jayanti
PROMOTOR Vol. 6 No. 3 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i3.256

Abstract

Kanker Serviks adalah kamker yang terjadi saat ada sel-sel di leher rahim yang tidak normal, dan berkembang di leher rahim. Kanker serviks menempati urutan ke 2 sebagai jenis kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan di indonesia. Program deteksi kanker serviks melalui pemeriksaan inspeksi visual asam asetat sudah diberlakukan di seluruh puskesmas indonesia pada wanita usia subur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan wanita usia subur dengan kunjungan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat di Puskesmas Tanah Sareal. Penelitian merupakan penelian kuantitatif dengan menggunakan studi coss-sectional. populasi penelitian adalah wus di Puskesmas Tanah Sareal yang berusia 15-45 tahun yang sudah menikah sebanyak 432 Wanita Usia Subur. sampel diambilsebanyak 82 responden dengan menggunakan random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner tentang pengetahuan wus mengenai pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar Wanita Usia subur datang tidak melakukan Kunjungan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (63,4%), responden yang memiliki pengetahuan kurang (52,4%). Uji statistik menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan Wanita Usia Subur dengan kunjungan pemeriksaan Inspeksi visual asam asetat dengan (p=0,029). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan Wanita Usia Subur dengan kunjungan peeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat di Puskesmas Tanah Sareal tahun 2022. oleh karena itu perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan metode kualitatif untuk menggali lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan wanita usia subur.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekskluisf pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Puskesmas Tanah Sareal Tahun 2022 Malda Afrianti Setiadi; Tika Noor Prastia; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.271

Abstract

Prevalensi ibu yang memberikan ASI eksklusif terus menurun tiap tahunnya. Di dunia, prevalensi ibu yang memberikan ASI eksklusif pada bayi dibawah usia 6 bulan sebanyak 40%. Dampak yang mungkin timbul jika memberikan minuman ataupun makanan <6 bulan bisa menyebabkan penyakit infeksi, alergi, diare, kekurangan gizi, hingga menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Tanah Sareal. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik serta pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 61 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan, dengan sampel sebanyak 58 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang dilakukan dengan metode wawancara terstruktur kepada responden penelitian di Puskesmas Tanah Sareal. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan (p-value < 0,05) antara status gizi (p-value 0,004) dan pendidikan (p-value 0,038) dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Sareal. Tidak ada hubungan antara usia ibu (p-value 0,175), paritas (p-value 0,205), pengetahuan (p-value 0,322), pekerjaan (p-value 1,000), akses informasi (p-value 0,122) dan dukungan suami (p-value 1,000). Kesimpulan terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif yaitu status gizi ibu dan pendidikan, sedangkan ada 6 variabel yang tidak berhubungan yaitu usia ibu, paritas, pengetahuan, pekerjaan, akses informasi dan dukungan suami.
Factors Related To The Success Of Measles Immunization In Children Aged 2-3 Years Jayanti, Resty; Puspita, Tika Noor; Pertiwi, Fenti Dewi; Alwi, Rizal; Fernanda, Tiara
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 10 No 3 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v10i3.1407

Abstract

Providing immunizations to children can prevent and protect children from other dangerous and contagious infectious diseases, so that they will have the opportunity to take part in activities such as playing and studying. To determine the factors associated with the success of measles immunization in toddlers 2-3 years old in Loji Village. The location of this research was carried out in the working area of ​​the Pasir Mulya Community Health Center, precisely in Loji Village, West Bogor District, Bogor City, West Java 16118. This research was carried out from January 2023 to July 2023 with a time span of around 7 months. This type of research uses quantitative methods. This study used cross-sectional or cross-sectional. The sampling technique used was a total sampling technique with a sample size of 70 samples. The research instrument this time used by the researcher was a questionnaire. This bivariate analysis uses the Chi-square test. The educational level of parents, type of work, and the role of health workers and posyandu cadres can influence the success of measles immunization in toddlers 2-3 years old with respective p values ​​(0.004; 0.006; 0.014; 0.008). Therefore, it is important to increase public awareness and participation in immunization programs in order to achieve optimal targets. In conclusion, socio-economic factors and the role of health workers greatly influence the success of measles immunization in toddlers 2-3 years old, so there needs to be collaborative efforts between the government, community and health workers to increase immunization coverage.
ASUPAN VITAMIN D YANG KURANG BERISIKO MENINGKATKAN FREKUENSI KEJADIAN ALERGI SECARA UMUM PADA PEREMPUAN DEWASA DI KOTA BOGOR Pertiwi, Fenti Dewi; Damayanthi, Evy; Rimbawan, Rimbawan
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 33 No. 4 (2023): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v33i4.1793

Abstract

Vitamin D deficiency is not only caused by disease, but also by insufficient intake. Insufficient vitamin D levels are associated with an increased incidence of allergies. This study aimed to determine the relationship between the source of vitamin D intake and the frequency of allergies in adult women in Bogor City. This research used a cross-sectional design involving 395 women aged 19-49 years and domiciled in Bogor City from August-November 2023. The sampling technique used was purposive sampling based on inclusion criteria. Data collection was carried out by filling out a questionnaire. Bivariate data were analyzed using chi-square. The results of the study show that consumption of vitamin D has a significant effect on the incidence of allergies, where people who consume vitamin D are less at risk of developing allergies (allergic and not allergic) (0.021) and is supported by the statement that the frequency of administration of vitamin D apparently influences the risk of not experiencing allergies ( 0.033). The results showed that intake of other sources of vitamin D: fish (p=0.359), cod liver oil supplements (p=0.106), milk enriched with vitamin D (p=0.844), dairy products enriched with vitamin D (p=0.503) , is not significantly related to the frequency of allergic events. The conclusion is regular consumption of vitamin D supplements can help reduce the frequency of allergies. Further research on the effects of immunomodulation and allergy prevention with experimental approaches is needed. Future research suggestions should investigate the optimal dose of vitamin D supplements for allergy prevention.
Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Fenti Dewi Pertiwi; Tika Noor Prastia; Andreanda Nasution
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i04.801

Abstract

Stunting pada Balita merupakan indikator dari kesejahteraan dan ketidaksetaraan sosial. Stunting lebih banyak dialami oleh anak dari keluarga dengan sosial ekonomi rendah. Puskesmas Bantargadung Kabupaten Sukabumi membawahi 6 Desa termasuk dalam 1000 Desa prioritas percepatan penurunan Stunting. Faktor lain yang mempengaruhi kejadian Stunting pada Balita diantaranya pemberian ASI eksklusif dan pengenalan MP-ASI dini. Jumlah Balita prevalensi Stunting 2.4% (82 Balita). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor sosial ekonomi dan riwayat pemberaian ASI Eksklusif dengan Stunting pada Balita di Kecamatan Bantargadung. Penelitian dilaksanakan bulan Mei-Agustus 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi, yaitu kepemilikan rumah (Pv=0,036) dan kepemilikan jaminan kesehatan (Pv=0,000) berhubungan signifikan dengan Stunting pada Balita, adapun pendidikan Ibu (Pv=0,299), pendidikan Ayah (Pv=0,234), pekerjaan Ibu (Pv=0,535), pekerjaan ayah (Pv=0,492), jumlah tanggungan (Pv=0,111) dan pendapatan (Pv=0,319) tidak berhubungan signifikan dengan Stunting pada Balita. Riwayat pemberian ASI Eksklusif, yaitu pemberian ASI Eksklusif (Pv=0,736), umur pemberian MP ASI (Pv=0,717) dan Pemberian kolostrum (Pv=0,099) tidak berhubungan signifikan dengan Stunting pada Balita.