Claim Missing Document
Check
Articles

Level of Knowledge, Mother's Perception, and Family Support with Exclusive Breastfeeding Jayanti, Resty; Pertiwi, Fenti Dewi; Nasution, Andreanda; Alfaeni, Siti Walidaturrahmah; Susi, Siti
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol 20 No 4: October 2025
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.20.4.251-258

Abstract

Background: The baby's immune system is strengthened by exclusive breastfeeding, thus protecting the baby from various diseases that can endanger his health. To determine the relationship between the level of knowledge, perception, family support, and exclusive breastfeeding.Method: This was a cross-sectional study. This study used the chi-square analysis test. This quantitative research was carried out in the work area of the Sindang Barang Community Health Center between October 2024-March 2025. The samples were collected using an accidental sampling technique. The sample size was determined using the Slovin Formula, resulting in a total of 78 samples. The data used are taken directly using a questionnaire consisting of the variables level of knowledge, mother's perception, and family support.Result: There is a significant relationship between knowledge, positive perception, family support and exclusive breastfeeding with respective p values (0.000; 0.016; 0.000). Based on statistical tests, the OR value for the knowledge variable was also 13.8, which means that mothers with poor knowledge have a 13.8 times greater chance of not providing exclusive breastfeeding than mothers with good knowledge. The OR value for the family support variable is 5.5, which means that mothers who have a negative perception are 5.5 times more likely to not provide exclusive breastfeeding than mothers with a positive perception. The OR value for the family support variable is 26.1, which means that mothers with a lack of family support have a 26.1 times greater chance of not providing exclusive breastfeeding than mothers who receive family support. It can be concluded that there is a significant relationship between knowledge, positive perceptions, family support, and exclusive breastfeeding.
HUBUNGAN PERSEPSI SUAMI MENGENAI KESETARAAN GENDER DALAM KB (KB) DENGAN PARTISIPASINYA PADA PROGRAM KB DI KECAMATAN SUKAJAYA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2012 Pertiwi, Fenti Dewi
HEARTY Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.261 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v1i1.156

Abstract

The objective of this research is to determine the relationship between husband's perceptions on gender equality in family planning and its participation to the family planning program in Sukajaya Subdistrict, Bogor in 2012.The analysis results illustrates that 126 people (57.00%) have negative perceptions on gender equality, while 95 of them (43.00%) have positive perceptions. From those 126 husbands who have negative perceptions on gender equality, 64 people of them (50.80%) have a low participation in Family Planning Programs, whereas 62 people (49.20%) of them have a high level participation in Family Planning Programs. Out of 95 husbands having the positive perceptions about gender equality, there were 34 people (35.80%) have a low level participation in Family Planning Program and the remaining number of 61 people (64.20%) have a high level participation in the program mentioned. Husbands possessing such negative perceptions on gender equality in family planning had 1.852 times chances to have a low participation in family planning than those possessing positive perception. Age, occupation, education and income do not affect the relationship between the variables of husband’s perception on gender equality in family planning and the variable of husband’s participation in family planning in Sukajaya subdistrict, Bogor in 2012.This study, then, recommends to the health practitioners to advocate onto government agencies engaging the family planning programs, particularly National Family Planning Coordinating Board and the Health Ministry in order to increase the activities of CIE (Communication, Information, and Education) regarding Family Planning Program by adding a gender equality perspective.
PENGARUH KEGIATAN PENYULUHAN TERHADAP KESEHATAN IBU HAMIL DI DESA MEKARJAYA KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN BOGOR Pertiwi, Fenti Dewi
HEARTY Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.542 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v2i1.164

Abstract

Dalam rangka peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam memenuhi syarat kehidupan sehat, sangat diperlukan pembinaan-pembinaan kepada masyarakat oleh lembaga pembina seperti Puskesmas yang dilakukan secara terus-menerus melalui petugas-petugas lapangan, baik dengan pola penyuluhan maupun pendekatan-pendekatan lain yang secara efekfit dapat mengubah tindakan dan prilaku masyarakat kearah kehidupan sehat. Dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992 alinea 2, disebutkan bahwa : Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan nasional diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.Adapun hasil penelitian ini menunjukan. Pengaruh Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Terhadap Kesehatan Ibu Hamil di Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor , dinyatakan sangat kuat, dan dari perhitungan yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa hipotesis penelitianini diterima, karena didasarkan pada Nilai r hitung sebesar 0,908 yang dikonsultasikan dengan r tabel pada taraf nyata 0,05 diperoleh r tabel sebesar 0,329 menunjukkan r hitung (0,908) > r tabel (0,329) yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak.Nilai t hitung sebesar 12,635 > dari nilai t tabel sebesar 1,694 berarti hipotesis penelitian diterima, diman r hitung > r tabel.Harga Koefisien Determinasi (KD) yang diperoleh yaitu sebesar 82,40% berarti bahwa pengaruh Variabel X (penyuluhan kesehatan) terhadap Variabel Y (kesehatan ibu hamil) sebesar 82,40%, sedangkan pengaruh faktor-faktor lain adalah 17,60%
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS CARINGIN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2015 Pertiwi, Fenti Dewi; ., Isnawati
HEARTY Vol 5 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.484 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v5i1.1053

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator status kesehatan masyarakat. Laporan bulanan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, tahun 2014 di wilayah Puskesmas Caringin dengan jumlah 8 (delapan) kasus. Ibu hamil harus memiliki pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Caringin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil yang berada di Puskesmas Caringin berjumlah 1370. Sampel dalam penelitian berjumlah sampel 34. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menggambarkan 50% Ibu hamil yang berpengetahuan baik 50% berpengetahuan kurang tentang tanda bahaya kehamilan. 58,8% ibu hamil memiliki sikap positif dan 41,2% ibu hamil memiliki sikap negatif tentang tanda bahaya kehamilan. Diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang tanda bahaya kehamilan melalui pendidikan kesehatan yang direncanakan secara spesifik, baik strategi pendidikan kesehatannya, medianya maupun isi materinya.
HUBUNGAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SEMPLAK TAHUN 2016 Pertiwi, Fenti Dewi; Farihah, Nurul
HEARTY Vol 5 No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.844 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v5i2.1056

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit pernapasan yang bersifat akut dengan berbagai macam gejala (sindrom). Laporan Dinas Kesehatan Kota Bogor periode Januari hingga Maret 2015 mengalami peningkatan kasus setiap bulannya dengan rata-rata 416 kasus per bulan dan kasus terbanyak ditemukan pada usia di bawah lima tahun. Berdasarkan data Puskesmas Semplak (2014) ISPA sebanyak 4.766 kasus atau 397 kasus per bulan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Semplak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan studi cross sectional. Dari 3.130 populasi didapat 45 sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor lingnkungan: yaitu pencahayaan kamar tidur (p = 0,148), kelembaban kamar tidur (p = 0,142), dan suhu kamar tidur (p = 0,148) dengan terjadinya ISPA pada balita. Diupayakan masyarakat meningkatkan kualitas kesehatan dengan memperhatikan faktor lingkungan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA PABUARAN KECAMATAN GUNUNG SINDUR Fartaeni, Fili; Pertiwi, Fenti Dewi; Avianty, Ichayuen
HEARTY Vol 6 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.974 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v6i1.1255

Abstract

Upaya pemeliharaan kesehatan anak ditujukan untuk mempersiapkan generasi yang akan datang anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas serta untuk menurunkan angka kematian anak. ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lainnya kecuali obat, vitamin, dan mineral yang diberikan kepada bayi sejak usia 0- 6 bulan.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 324 responden. Sampel dalam penelitian sebanyak 43 responden. Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisa data menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tinggi (76,7%), sikap yang positif (69,8%), dan dukungan yang baik (72,l%). Ada hubungan antara pengetahuan (pvalue = 0,000), sikap (p-value = 0,000), dan dukungan suami (p-mlue = 0,000) terhadap pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif. Saran untuk petugas kesehatan supaya mampu mengembangkan strategi dan media pendidikan kesehatan mengenai pemberian ASI ekslusif sehingga cakupan pemberian ASI ekskusif mengalami peningkatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS WARUNG JAMBU KOTA BOGOR Fitrianingtyas, Indriati; Pertiwi, Fenti Dewi; Rachmania, Wina
HEARTY Vol 6 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.544 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v6i2.1275

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil adalah status gizi kurang seseorang karena ketidakseimbangan antara asupan pemenuhan kebutuhan dan pengeluaran energi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi anemia pada kehamilan dan KEK secara global 35-75% secara signifikan meningkat pada trisemester ketiga dibandingkan trimester pertama dan kedua kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Warung Jambu Kota Bogor tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini 43 responden dengan teknik sampel random sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan pita LiLA (lingkar lengan atas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi (p value = 0,004) RR = 2,222, penyakit infeksi (p value = 0,000) RR = 0,227 pemeriksaan kehamilan dan ANC (p value = 0,000) RR = 2,700 dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan, penyakit infeksi dan ANC (Antenatal Care) dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Saran yang dapat diberikan adalah memberikan penyuluhan mengenai bahaya KEK pada ibu hamil serta pengetahuan pentingnya gizi, dan pemeriksaan kehamilan oleh petugas kesehatan
HUBUNGAN SIKAP DENGAN PENGALAMAN (BULLYING) PADA SISWA SMKN 2 KOTA BOGOR Pertiwi, Fenti Dewi; Nurdiana, Siti Nuraeni
HEARTY Vol 7 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.262 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v7i1.2298

Abstract

Sekolah adalah tempat bagi anak untuk belajar dan menimba ilmu, serta membantu pembentukan karakter positif pada anak hingga dewasa. Kenyataannya, akhir-akhir ini sering terjadi tindak kekerasan, baik yangdilakukan oleh guru pada siswa, maupun yang dilakukan oleh sesama siswa, Salah satu komponen munculnya perilaku kekerasan (bullying) adalah sikap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapathubungan antara sikap dengan pengalaman kekerasan (bullying) di siswa SMK Negeri 2 Kota Bogor tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional denganpendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 93 responden dengan teknik simple random sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistikmenggunakan uji Chi-square. Simpulan dalam penelitian ini Terdapat hubungan antara sikap dengan pengalaman kekerasan (bullying) pada siswa di SMK Negeri 2 Kota Bogor dengan kategori sebagai korban bullying, dan sebagai pelaku kategori pelaku bullying, namun tidak terdapat hubungan antara sikap denganpengalaman siswa yang menjadi pelaku sekaligus korban.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG IMPLAN PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN KATULAMPA KECAMATAN BOGOR TIMUR KOTA BOGOR Rachmania, Wina; Kurniawan, Dedi; Pertiwi, Fenti Dewi
HEARTY Vol 7 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.372 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v7i1.2304

Abstract

Keluarga Berencana merupakan upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas dan membentuk generasi penerus yang sehat dan cerdas. Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi yang memilikicakupan rendah dibandingkan metode kontrasepsi yang lain. Kelurahan Katulampa memiliki cakupan Implan paling rendah di wilayah Kecamatan Bogor Timur. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkatpengetahuan tentang Implan pada wanita usia subur di Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain CrossSectional. Populasi adalah wanita usia subur yang sudah berkeluarga/menikah berjumlah 1909 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang sudah berkeluarga/menikah yang menggunakan KBImplan dan non Implan sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang Implan. Diperlukan upaya program Keluarga Berencana berupaKomunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) pada para wanita usia subur yang sudah menikah dan belum mengetahui dengan baik tentang Implan yang dilakukan oleh petugas KB di lapangan ataupun yang dilakukanoleh para akademisi program studi kesehatan masyarakat khususnya peminatan Kesehatan Reproduksi/KIA.
GAMBARAN PERILAKU IBU TENTANG PENGALAMAN PENANGANAN DIARE PADA BALITA DI POSYANDU DAHLIA TAHUN 2022 Andreanda Nasution; Fenti Dewi Pertiwi; Malik Kamal Maulana
HEARTY Vol 11 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i2.15038

Abstract

Penyakit diare menjadi masalah global di berbagai negara, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Berdasarkan Riskesdas (riset kesehatan dasar) 2018, prevalensi diare berdasarkan diagnosis tenaga Kesehatan sebesar 6,8% dan berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan atau gejala yang pernah dialami sebesar 8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku ibu terhadap kejadian diare pada Balita di Posyandu Dahlia Puskesmas Cimpauen Kelurahan Cimpauen Kecamatan Tapos Kota Depok Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode observasional desain cross sectional deskripif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dan berdomisili di lingkungan posyandu Dahlia populasi sebanyak 146 orang dengan jumlah sampel 58 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan baik (77.58%) dan pengetahuan kurang (22.41%), sikap baik (58.62%) dan sikap kurang (41.34%), tindakan baik (60.34%) dan tindakan kurang (39.66%). Kesimpulan dari penelitian ini ibu belum memahami pengetahuan bahwa diare adalah penyakit berbahaya, dan ibu memiliki sikap kurang bahwa ibu setuju membeli obat instan ditoko tanpa resep dokter.