Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT JATIMULYA,KOTA DEPOK TENTANG COVID -19 DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB) Putri, Annida Naghmah Gita; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 4 No 5 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.924 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i5.5711

Abstract

Saat ini usaha pencegahan dan pengendalian terhadap paparan virus Covid-19 gencar dilakukan oleh pemerintah. Hal ini berpengaruh pada pengetahuan dan perilaku masyarakat baik di kota maupun di daerah terhadap upaya pencegahan Covid-19. Adapun tujuan pengabdian masyarakat ini sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menganalisi upaya pencegahan Covid-19 pada warga/masyarakat yang ada di Kampung Sawah RT 001 RW 003 Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Cilodong kota Depok Jawa Barat. Hasil penelitian, responden dan sampel penelitian sebanyak 30 responden. Program penyuluhan pada warga  ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya mematuhi protokol  kesehatan  terlebih pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Metode pelaksanaan program yang digunakan terdiri dari tiga tahap yaitu (1) pengumpulan data Pre-Test; (2) penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat; dan (3) pengumpulan data Post-Test. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan dalam tingkat pengetahuan dan perilaku para warga mengenai penerapan protokol kesehatan walaupun hasil persentase yang didapat menunjukkan cukup signifikan. Hasil akhir dari persentase evaluasi keseluruhan menunjukkan bahwa penerapan protokol kesehatan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) para warga masih memerlukan kerjasama dan peran serta berbagai pihak dalam penyuluhan dan sosialisasi lebih lanjut.
OPTIMALISASI PERILAKU ADAPTASI KEBIASAAN BARU PADA ANAK PENGAJIAN RW 04 DI KOTA BOGOR Fardah Kurniati, Siti; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 4 No 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.758 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i6.5817

Abstract

Adaptasi Kebiasaan Baru(AKB) adalah sebuah upaya masyarakat untuk beradaptasi dengan lingkungan, dalam bentuk perubahan perilaku diri menjadi lebih disiplin, menjaga kebersihan, dan menaati peraturan protokol kesehatan. Agar masyarakat tetap produktif sekaligus tetap aman dari Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, dengan mengambil jumlah sampel responden 31 Anak dari 60 populasi Anak Pengajian RW 04. Proses pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan perilaku Adaptasi Kebiasaan Baru(AKB) di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil akhir kegiatan yang dilakukan diperoleh persentase kurang dari 80%.
OPTIMALISASI PENERAPAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU PADA ANAK DI KAMPUNG CIPAYUNG KABUPATEN BOGOR Peutri, Realisa Murtiara; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 4 No 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.677 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i6.5986

Abstract

New Normal adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh masyarakat dan semua institusi yang ada di wilayah tersebut untuk melakukan pola harian atau pola kerja atau pola hidup baru yang berbeda dengan sebelumnya. "New Normal” dinarasikan menjadi "Adaptasi Kebiasaan Baru.Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona, sebuah makhluk sangat kecil berukuran sekitar 125 nanometer namun bisa menyebabkan kematian. Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS- COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMAKAIAN KB SUNTIK PADA PASANGAN USIA SUBUR DI DESA GUNUNG PUTRI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2021 Agustina, Nadhia; Dewi Pertiwi, Fenti; Noor Prastia, Tika
PROMOTOR Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.199 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6123

Abstract

Kontrasepsi suntik adalah cara untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan melalui suntikan hormonal. Suntikan KB merupakan salah satu metode pencegahan kehamilan yang paling banyak digunakan di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian KB suntik pada pasangan usia subur di desa gunung putri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah populasi pada penelitian ini yakni sebanyak 100 orang yang merupakan pengguna KB aktif. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kategori usia (P-value=0.000), dukungan suami (P-value=0.003), dan pengetahuan (0.016), serta tidak ada hubungan antara pendidikan (P-value=0.137), pekerjaan (P-value=0.101), paritas (P-value=0.062), sikap (P-value=0.086), dan kepercayaan (P-value=0.070) dengan pemakaian KB suntik pada pasangan usia subur di desa gunung putri.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR TAHUN 2020 Fauziyah, Adelina; Dewi Pertiwi, Fenti; Avianty, Ichayuen
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.149 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6146

Abstract

ASI Eksklusif merupakan makanan dan minuman yang diberikan pada bayi secara Eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan tanpa adanya cairan atau makanan padat lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 3.662 dan sampel sebanyak 97 ibu menyusui. Teknik sampling menggunakan random sampling. Instrument yang digunakan merupakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan persentase bayi yang diberikan ASI Eksklusif sebesar 76%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara Pemberian ASI Eksklusif dengan variabel pendidikan (p-value 0,041), pekerjaan (p-value 0,002), ketersediaan fasilitas ruang ASI (p-value 0,020), dan dukungan keluarga (p-value 0,037) dan adapun variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan yaitu pengetahuan (p-value 0,350), dan umur (p-value 0,651). Kesimpulan menunjukkan faktor-faktor yang memiliki kaitan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada bayi meliputi pendidikan, pekerjaan, ketersediaan fasilitas ruang ASI, dan dukungan keluarga. Saran untuk tenaga kesehatan untuk meningkatkan komunikasi dengan pihak keluarga mengingat bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan ASI Eksklusif.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS SEMPLAK KOTA BOGOR 2020 Husna, Mar'atul; Dewi Pertiwi, Fenti; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.928 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i3.6168

Abstract

Badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO) menyatakan pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia. Penyakit ini menyumbang 16% dari seluruh kematian anak dibawah 5 tahun, yang menyebabkan kematian pada 920.136 balita atau lebih dari 2.500 per hari. Di Indonesia, data riskesdas menyebutkan bahwa pneumonia menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian bayi (23,8%) dan balita (15,5%) dan Diperkirakan kasus pneumonia secara nasioanal sebesar 3,55%.Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross Sectional, populasi sebanyak 3.878 jiwa balita dan sample sebanyak 97 jiwa ibu balita.Teknik sampling menggunakan random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang dilakukan dengan uji chi- square. Hasil penelitian menunjukkan persentase balita yang mengalami pneumonia sebesar 15,5%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu (p-value 0,008), ada hubungan yang bermakna antara riwayat pemberian ASI(p-value 0,009), ada hubungan yang bermakna antara riwayat asma (p-value 0,000), ada hubungan yang bermakna antara kepadatan rumah (p-value 0,003) dan ada hubungan yang bermakna antara ventilasi rumah (p-value 0,001) dengan kejadian pneumonnia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Semplak Bogor tahun 2020, dan adapun variable yang tidak berhubungan yaitu variable berat badan lahir ibu (p-value=0,329) variable status gizi (p-value=0,311), variable kelengkapan imunisasi dasar (p- value=0,691), varible kebiasaan merokok kelurga (p-value=0,931), pengetahuan ibu (p-value=0,125). Kegiatan edukasi kepada orangtua balita tentang fakto-faktor tersebut perlu ditingkaykan untuk pencegahan pnemonia.
UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN PENERAPAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU PADA IBU DENGAN BALITA Sepralba, Nurulita; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.761 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6977

Abstract

Metode pelaksanaan kegiatan upaya peningkatan kepatuhan adaptasi kebiasaan baru pada ibu dengan balita dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu 1.Pengisian kuesioner pre-test dengan cara door-to-door, 2.Penyuluhan dan sosialisasi, 3.Pengisian kuesioner post-test. Populasi dalam penelitian ini dari pendataan di dapatkan sejumlah 57 orang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 30 responden mencakup keseluruhan dari Ibu dengan balita Rw 08. Teknik sampling yang digunakan yaitu Simple Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket. Penelitian ini dengan menggunakan jenis data primer. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat yang dilakukan secara deskriptif untuk melihat gambaran distribusi frekuensi dari variabel independen. menggunakan program aplikasi SPSS Version 20.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS KAYUMANIS KOTA BOGOR TAHUN 2021 Fardah Kurniati, Siti; Anggie Nauli, Humaira; Dewi Pertiwi, Fenti
PROMOTOR Vol 5 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.629 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i4.6980

Abstract

Pemberian ASI eksklusif dapat memberikan pengaruh paling kuat pada kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan perkembangan bayi. Pemberian ASI berkaitan erat dengan kondisi gizi buruk dan gizi lebih (lemak) pada anak. Secara global tingkat pemberian ASI jauh lebih rendah dari yang dibutuhkan, 41% ibu memberikan ASI eksklusif dibawah 6 bulan. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Kayumanis Kota Bogor. Sampel penelitian yang digunakan ialah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan sebanyak 97 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioener. Teknik analisis data yang digunakan analisis Chi square dengan menggunakan program aplikasi statistik. Hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa terdapatnya hubungan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,031), adanya hubungan sikap terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,015), adanya hubungan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif (P Value= 0,034).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA KEDUNG WARINGIN Serliyanti, Sindi; Dewi Pertiwi, Fenti; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.136 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i5.8490

Abstract

Universal Child Immunization (UCI) merupakan presentase desa atau kelurahan dengan >80% jumlah bayi yang telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun (Kemenkes RI, 2017). Tahun 2015 Kecamatan Bojonggede telah mampu mencapai UCI dengan presentase 100% (Dinkes Jabar, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar pada bayi di Desa Kedung Waringin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu orang tua dari anak berusia 9-60 bulan yang berada di Desa Kedung Waringin dan sampel sebanyak55 orang tua. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner, dengan analisis uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan (p value = 1,000), sikap (p value = 0,262), keterjangkauan sumber daya (p value = 0,364), dukungan keluarga (p value = 0,000) dan dukungan tenaga kesehatan (p value = 0,022). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, keterjangkauan sumber daya dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan orang tua dalam memberikan imunisasi dasar di Desa Kedung Waringin. Saran yang diberikan diajukan kepada pelayanan kesehatan hendaknya selalu memberikan motivasi dan infomasi mengenai imunisasi dasar dan untuk orang tua hendaknya mencari informasi mengenai imunisasi dasar.
Sun Exposure on the Incidence of Allergies in Adult Women Pertiwi, Fenti Dewi; Damayanthi, Evy; Rimbawan, Rimbawan
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i4.31230

Abstract

Exposure to UVB rays in humans largely affects vitamin D synthesis, and approximately 90%–95% of vitamin D is produced in the skin. Allergic diseases have a significant impact on the health of the affected individuals. This study aimed to determine the relationship between sun exposure and the incidence of allergies in adult women. This research used a quantitative cross-sectional design. This research was conducted in Bogor from August to November 2023. The population investigated consisted of the entire adult female population living in the city of Bogor. This study used simple random sampling to select representative respondents. The data were collected using a questionnaire. The study sample comprised of 395 people. The inclusion criteria were women aged between 19 and 49 years who permanently resided in Bogor City. The exclusion criteria are women who are pregnant, breastfeeding, experiencing menopause, using hormonal contraception, and diagnosed with diabetes or other infectious or non-communicable diseases. Bivariate data was analyzed using the chi-square test to determine the relationship between sun exposure and the incidence of allergies in women in Bogor City. Processed shellfish foods and products are a common cause of allergies in women in Bogor. The frequency of sunbathing and the use of sunscreen have a significant effect on allergies. Sunbathing 2 times/week reduces allergies, whereas never sunbathing causes allergies. Sunscreen use increases allergies, and more research is needed to develop effective prevention strategies.