Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN SOSIALISASI PELAKSANAAN POSYANDU PADA MASA PANDEMI COVID 19 DAN PENERAPAN APLIKASI MOBILE POSYANDU-Q Ramalia Noratama Putri; Debi Setiawan; Deinike Wanita Marwan; Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina; Irwan Irwan
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3: September 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i3.894

Abstract

Untuk meningkatkan Pelayanan Kesehatan pada Keluarahan Sialang Munggu maka posyandu sri mersing memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu : 1) Minimnya minat masyarakat pada RW 18 untuk datang membawa batita dan balita ke posyandu terutatama pada ibu muda. 2) Tidak jalannya Posyandu pada masa pandemic covid-19. 3) Belum tersedianya IPTEK pada posyandu. 4) Posyandu lansia dan pengendalian PTM belum dijalankan sepenuhnya. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra maka solusi dari permasalahan tersebut yaitu: 1) sosialiasasi dengan tranformasi digital kesehatan menggunakan smartphone pada ibu muda umur 25-30. 2) pelatihan ke kader posyandu tentang tentang peraturan pelaksanaan kegiatan posyandu pada masa pandemic covid 19. 3) Implementasi aplikasi PosyanduQ Sri Mersing 4) Sosialisasi panduan pelaksanaan posyandu lansia dan cek kesehatan PTM. Metode pelakasanaan kegiatan adalah perancangan, pelatihan, dan implementasi. Setelah kegiatan dilakasanakan maka tahapan evaluasi dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kader dan masyarakat RW 18..
Membangun Mutu Melalui Peningkatan Kualitas Perangkat Lunak Menggunakan Metode TELOS Deny Jollyta; Gusrianty Gusrianty; Alyauma Hajjah; Wahyu Joni Kurniawan; Gustientiedina Gustientiedina; Johan Johan; Dwi Oktarina; Hutri Rizkiyah Alda; Hadi Dwi Putra; Darmanta Sukrianto; Loneli Costaner
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i2.108

Abstract

Seiring dengan bertambahnya data dan kebutuhan operasional kerja, fungsi perangkat lunak memerlukan pembaharuan dan peningkatan. Pentingnya kegiatan pengabdian ini dilakukan karena permasalahan muncul saat tidak memahami cara maupun metode yang tepat untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak, termasuk oleh Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Pekanbaru. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus pelatihan kepada guru dan siswa SMKN di Pekanbaru tentang metode yang tepat untuk peningkatan kualitas perangkat lunak. Metode yang diusulkan adalah Technical, Economic, Legal, Operational dan Schedule atau disebut TELOS. Metode ini digunakan untuk menentukan kelayakan terhadap kualitas sistem informasi akademik sekolah yang perlu ditingkatkan. Sistem dianalisis melalui 5 aspek TELOS secara objektif melalui 50 responden pengguna sistem dari lingkungan sekolah. Hasil TELOS menunjukkan bahwa sistem informasi akademik sekolah layak untuk ditingkatkan kualitasnya dengan rata-rata nilai TELOS adalah 7.812.
Peningkatan kualitas SDM Batik Riau melalui pelatihan membatik Purwati, Astri Ayu; Desnelita, Yenny; Yusrizal, Yusrizal; Suriyanti, Linda Hetri; Sitompul, Silvia Sari; Gustientiedina, Gustientiedina; Hamzah, Muhammad Luthfi; Irwan, Irwan; Kurniawan, Wahyu Joni; Rusilawati, Ermina
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v5i1.999

Abstract

This community service program aims to enhance the quality of human resources (HR) among Riau batik artisans through comprehensive batik training. Riau batik, as a cultural heritage with high aesthetic and historical value, faces challenges in maintaining its sustainability and competitiveness amidst evolving market demands and trends. The primary challenge is the lack of skills and knowledge among artisans in batik techniques, design innovation, and the use of eco-friendly materials. The training, led by a batik expert, provides artisans with new skills in design, coloring, and batik techniques, along with effective marketing strategies to boost Riau batik's appeal in both national and international markets. The results of the program show significant improvements in the quality of batik products, as well as innovations in motifs and designs that better align with market preferences. Consequently, this training is expected to contribute to the preservation and development of Riau batik and improve the livelihoods of local batik artisans.
Penerapan Algoritma K-Means Untuk Clustering Data Obat-Obatan Pada RSUD Pekanbaru Gustientiedina, Gustientiedina; Adiya, M. Hasmil; Desnelita, Yenny
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.17-24

Abstract

Perencanaan dari kebutuhan obat-obatan yang tepat dapat membuat pengadaan obat-obatan menjadi efektif dan efisien sehinggaobat-obatan dapat tersedia dengan cukup sesuai dengan kebutuhan serta dapat diperoleh pada saat yang diperlukan. Menganalisa pemakaian obat, perencanaan dan pengendalian obat-obatan dapat dilakukan pada data miningyaitu dengan clusterisasi.Metode yang akan di pakai untuk clustering data obat-obatan adalah algoritma K-Means yang mana merupakan metode clustering dengan non hirarki yang mempartisi data – data  kedalam cluster dimana data – datadengan karakteristik sama akan dikelompokkan padasatu cluster dan data – data dengan karakteristik yang berbeda akan dikelompokkan padacluster lainnya.Tujuan penelitian ini yaitumengelompokkan data obat-obatan pada rumah sakitsehingga dapat digunakan dalam acuan pengambilan keputusan perencanaan dan pengendaliaan persediaan obat-obatan di rumah sakit.
Menciptakan Collaborative Learning Guru dan Peserta Didik Melalui Aplikasi Padlet Pada Sekolah Menengah Atas Pekanbaru Jollyta, Deny; Nasien, Dewi; Nora Marlim, Yulvia; Gustientiedina, Gustientiedina; Adiya, M. Hasmil; Mukhsin, Mukhsin; Rahmadian Yuliendi, Rangga; Kamal, Ahmad; Hajjah, Alyauma; Johan, Johan
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3682

Abstract

Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru.Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA. Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya.Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.
Perancangan Software Bimbingan dan Pengembangan Karir Siswa dalam Pengambilan Keputusan dan Konsultasi Irwan, Irwan; Gustientiedina, Gustientiedina; Sunarti, Sunarti; Desnelita, Yenny
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 4: Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.379 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201744464

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini mengemukakan pengembangan model sebuah perangkat lunak konseling siswa untuk melengkapi sebuah media sistem konsultasi bimbingan karir siswa. Perancangan software ini untuk mengkaji diri, mengenal diri sendiri, minat, bakat, kemampuan, pemilihan, penyesuaian sehingga siswa berupaya untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan kemampuan spiritual, pendidikan dan pelatihan, ketrampilan intelektual, ketrampilan berkomunikasi dan inter atau intra personal skill demi kehidupan di masa depan yang berupa alat penelusuran minat bakat berupa bimbingan dan pengembangan karir siswa. Penerapan metode certainty factor dapat merealisasikan jumlah kepercayaan dalam keputusan karir yang diambil dimana faktor kepastian dapat digunakan dengan berbagai kondisi. Dalam penelitian ini harus mengumpulkan nilai certainty factor keseluruhan kondisi yang ada. Penggunaan metode Certainty Factor (CF) dapat menunjukan tingkat kebenaran, keakuratan dari kemungkinan dalam pemilihan karir. Perancangan software bimbingan dan pengembangan karir dapat membantu konselor dalam  pemilihan karir yang diminati dengan terlebih dahulu menjawab pertanyaan pada user interface software.Kata kunci: Model Software, Certainty Factor,  Bimbingan, Pengembangan Karir, Pengambilan Keputusan AbstractThe purpose of this study suggests the development of a model student counseling software to complement a media student career guidance consulting system. The design of this software to assess themselves, know themselves, interests, talents, abilities, selection, adjustment so that students try to prepare themselves by improving spiritual skills, education and training, intellectual skills, communication skills and inter or intra personal skill for life in front in the form of talent interest search tools in the form of guidance and career development of students. The application of the certainty factor method can realize the amount of confidence in the career decision taken where the certainty factor can be used under various conditions. In this research must collect the value of certainty factor overall condition. The use of the Certainty Factor (CF) method can show the degree of truth, the accuracy of the possibilities in career selection. The design of software guidance and career development can help counselors in the selection of careers in interest by first answering questions on the user interface software.Keywords: Application Model, Conseling, Career Development, Decision Maker, Certainty Factor
Software Konsultasi Seleksi Karir Siswa menggunakan Metode Certainy Factor Irwan, Irwan; Gustientiedina, Gustientiedina; Hajjah, Alyauma; Desnelita, Yenny; Susanti, Wilda
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 1: Februari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.0811093

Abstract

Model software konsultasi seleksi karir sebagai alternatif  pengambilan keputusan dimana  konsultasi meliputi pemahaman karir, perencanaan karir, alternatif pilihan karir yang berupa alat penelusuran minat dan bakat siswa terhadap keputusan karir siswa menggunakan metode certainty factor berbasis sistem pakar. Penelitian ini menghasilkan model software konseling dalam memperoleh informasi penting tentang pengembangan karir siswa dan membantu memfasilitasi perkembangan individu siswa melalui bentuk layanan agar mampu merencanakan karirnya berdasarkan jurusan, minat, bakat, pengetahuan, kepribadian, kompetensi dan faktor-faktor lain yang mendukung kemajuan dirinya dalam menentukan pilihan dan keputusan yang sesuai dengan dunia kerja pilihan siswa.Sistem diuji menggunakanwhite box dan black boxdengan menunjukan hasil dimana sistem dapat digunakan sesuai kebutuhan. AbstractCareer selection consulting software model as an alternative decision making where consultation that includes career understanding,career understanding, career planning, alternative career choices in the form of a tool to trace students' interests and talents towards student career decisions using expert system based certainty factor method. This research produces a counseling software model in obtaining important information about student career development and helps facilitate individual students development  through a form of service in order to be able to plan his career based on majors, interests, talents, knowledge, personality, competencies and other factors that support his progress in determining choices and decisions that are appropriate to the world of work choice. The system is tested using white boxes and black boxes by showing the results where the system can be used as needed.
Menciptakan Collaborative Learning Guru dan Peserta Didik Melalui Aplikasi Padlet Pada Sekolah Menengah Atas Pekanbaru Jollyta, Deny; Nasien, Dewi; Nora Marlim, Yulvia; Gustientiedina, Gustientiedina; Adiya, M. Hasmil; Mukhsin, Mukhsin; Rahmadian Yuliendi, Rangga; Kamal, Ahmad; Hajjah, Alyauma; Johan, Johan
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3682

Abstract

Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru.Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA. Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya.Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.
PENGEMBANGAN MEDIA INFORMASI PROSEDUR LAYANAN AKADEMIK MENGGUNAKAN DISAIN GRAFIS BERBASIS ANDROID Fendy, Fendy; Gustientiedina, Gustientiedina
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v5i2.546

Abstract

Pelaksanaan kegiatan sebuah perguruan tinggi diatur dalam bentuk peraturan dan prosedur yang berlaku di perguruan tinggi tersebut. Peraturan ataupun prosedur layanan akademik disosialisasikan kepada semua pihak yang berkepentingan agar diketahui dan dijalankan dengan baik. Kendala yang terjadi adalah adanya keterbatasan oleh Insitut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia dalam menggunakan media untuk mensosialisasikan, terutama prosedur layanan akademik kepada mahasiswa. Permasalahan yang sering ditemukan adalah mahasiswa sering merasa lupa sehingga bagian admin selalu kesulitan dalam menyampaikan informasi tersebut secara berulang – ulang yang berujung dengan adanya perbedaan informasi yang diterima oleh para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk membangun layanan akademik dalam bentuk desain grafis yang terintegrasi dengan database filkom pelita Indonesia sehingga dapat diakses oleh mahasiswa dengan platform android melalui smartphone. Supaya program studi atau pihak lain yang berkepentingan dapat memantau sejauh mana layanan akademik sampai, dipahami, dan dilaksanakan dengan baik oleh mahasiswa. Diharapkan hasil penelitian menjadi alternatif untuk membantu program studi dan perguruan tinggi dalam mensosialisasikan prosedur layanan akademik dengan baik dan terukur.
Application of the Forward Chaining Method in Diagnosing Tomato Fever Edi Susanto; Gustientiedina, Gustientiedina; Siddik, Muhammad
Journal of Applied Business and Technology Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Applied Business and Technology
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/jabt.v5i1.143

Abstract

Health is a factor that always needs to be taken care of by each personal. Some things you can do to stay healthy are eating nutritious foods, exercising, taking care of the environment, etc. However, a person can experience health problems due to communicable diseases and non-communicable diseases. A communicable disease is a disease that can be transmitted from one person to another, directly or indirectly. One of the infectious diseases discussed some time ago in India was tomato flu. Tomato flu is an illness that results from a red rash and blisters that look like tomatoes caused by the flu. This disease is contagious in children under five years old. Tomato flu has some symptoms that are common with other infectious diseases, so people can be infected with other infectious diseases. The role of experts is necessary, but the number of experts cannot be compared with the number of victims. Therefore, an expert system is needed to diagnose these infectious diseases by the method of Forward Chaining. This method was chosen because it can diagnose infectious diseases based on a set of established data. Expert system testing is done using Black Box Testing, where each tested item generates a succesfull state.