Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMENUHAN KEWAJIBAN AHLI WARIS TERHADAP PERJANJIAN KERJASAMA PEWARIS DENGAN KREDITUR (Studi Penelitian di Kec.Kota Kisaran Timur, Kab.Asahan) Irfan Hadi; Muhammad Natsir; Siti Sahara
Meukuta Alam : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 1, No 2 (2019): Meukuta Alam : Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/ma.v1i2.28

Abstract

Pemenuhan kewajiban adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang kepada orang lain untuk mendapatkan atau telah mendapatkan haknya terlebih dahulu dari orang tersebut. Dalam hal ini, yang berkewajiban memenuhi hak dari kreditur adalah debitur itu sendiri. Namun, dikarenakan debitur tersebut telah meninggal dunia, maka tanggung jawab yang dahulu diemban oleh debitur beralih kepada ahli warisnya. Hal ini telah diatur dalam peraturan perundang- undangan yang ada di Indonesia, maupun dalam Kompilasi Hukum Islam, yang secara garis besarnya adalah “setiap ahli waris berkewajiban menyelesaikan hutang- piutang pewaris, baik itu melalui harta warisan pewaris maupun yang dibebankan kepada harta pribadi ahli waris tersebut”, Penelitian ini utamanya membahas kewajiban- kewajiban tersebut dalam Kitab Undang- undang Hukum Perdata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemenuhan kewajiban ahli waris terhadap perjanjian kerjasama pewaris dengan kreditur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ahli waris tidak dapat memenuhi kewajibannya terhadap kreditur.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PUNGUTAN LIAR YANG DILAKUKAN PREMAN (Studi Kasus Di Polres Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara) Putri Indriani; Zuleha Zuleha; Siti Sahara
Meukuta Alam : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 1 (2020): Meukuta Alam : Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/ma.v2i1.55

Abstract

Pungutan liar merupakan perbuatan untuk menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum dan dengan menggunakan cara paksaan. Di kota tanjung morawa sering sekali terjadi tindak pidana pungutan liar yang dilakukan oleh preman, sampai akhirnya pihak polsek tanjung morawa melakukan penangkapan pelaku pungutan liar dan menindak lanjut perkara dengan melakukan pengamanan selama 1x24 jam serta memberikan pembinaan, setelah itu pelaku dilepas kembali. Sehinggasistem pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian tidak memberikan efek jera dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku seperti yang telah diatur dalam Pasal 368 KUHP. Hasil penelitian menunjukan bahwa penegakan hukum terhadap pungutan liar yang diakukan preman yaitu melakukan pengamanan 1x24 jam dan memberikan pembinaan. Hambatan dan upaya penegakan hukum terhadap pungutan liar yang dilakukan preman yaitu tidak adanya tindakan kekerasan dan tidak adanya pengaduan dari pihak korban. Upaya yang dilakukan pihak reskrim yaitu memberikan sosialisasi, membuat surat pernyataan yang diketahui oleh pihak kepala desa dan kepala dusun setempat.
SOSIALISASI QANUN HUKUM JINAYAT DALAM MENCEGAH TERJADINYA KRIMINALITAS LIWATH DI ACEH Siti Sahara; Meta Suriyani
Global Science Society Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : LPPM dan PM Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh menjalankan hukum jinayah atau pidana Islam berdasarkan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah. Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah mengatur sanksi paling banyak 100 kali cambuk bagi pelaku Liwath atau homoseksual. Dalam qanun ini selain hukuman paling banyak 100 kali cambuk, juga diatur tentang penjara dan denda. Sebahagian besar masyarakat belum mengetahuinya faktor terjadinya kriminalitas Liwath ini, pengaturannya, pencegahannya dan penegakan hukumnya. Dapat dipahami bahwa orientasi seksual seseorang ditentukan dari kontribusi berbagai faktor. Faktor-faktor lingkungan/sosial diduga paling berperan dalam menentukan orientasi seksual seseorang. Riwayat pelecehan seksual mungkin bisa berperan, tetapi tidak serta merta menyebabkan seseorang menjadi homoseksual/gay. Mencegah dan menanggulangi kriminalitas liwath (homoseksual) melalui tiga komponen yaitu Legal subtance, Legal Structure, dan Legal culture (budaya hukum).
PELATIHAN PEMBENTUKAN QANUN GAMPONG DALAM UPAYA MENUJU GOOD GOVERNANCE Fuadi; Meta Suriyani; Siti Sahara
Global Science Society Vol 2 No 1 (2020): Global Science Society (GSS) Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyaraka
Publisher : LPPM dan PM Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The administration of village governance in the districts of East Aceh, Keuchik and TuhaPeut has the authority to form a village qanun. However, in BuketSeulemak village, BiremBayeun sub-district, East Aceh Regency, there is no village qanun that can be a legal umbrella for adat issues in the community. The method used by the PKM team is to go directly to the location to provide training. The causal factor of no village qanun that can become a legal umbrella for customary issues in the BuketSeulemakgampong community is the BuketSeulemak village apparatus has not been able to independently in the formation of a village qanun that regulates and resolves adat issues in the community. After the training, the Keuchik, TuhaPeut, and the community understood their authority, frameworks and techniques, principles and content in the preparation of the qampunqanun and Keuchik regulations. Has also been able to independently in the formation of village qanun and Keuchik regulations.
Problematika Persidangan Perkara Pidana di Masa Kahar Siti Sahara; Nurasyiah Nurasyiah; Liza Agnesta Krisna
Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi Vol. 5 Issue 1 (2022) Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi
Publisher : Faculty of Sharia, Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.76 KB) | DOI: 10.24090/volksgeist.v5i1.4629

Abstract

This study is aimed at finding a model for the implementation of online criminal trial after the publication of SEMA Number 1 of 2020. This is an empirical legal research. Interviews were done with related parties to find models for the implementation of online trials and the obstacles faced by law enforcement institutions. Online criminal trials are meant to keep the defendants from the possible spread of COVID-19 in detention centers or prisons. However, the trials are legally weak. Data collection techniques include interviews and observations. The interviews were conducted using free guided techniques. The findings show that there are differences in the implementation of online criminal trials because the procedural law mechanism policy is very dependent on the ability of each institution. These constraints caused unfair trials, in other words, violate the principles of fair trial.
INNOVATION OF BRANDED SUGAR ANTS IN INCREASING SALES IN BLANG BATEE VILLAGE, PEUREULAK DISTRICT Siti Sahara; Meta Suriyani; Safuridar Safuridar; Liza Agnesta Krisna
Global Science Society Vol 4 No 2 (2022): Global Science Society (GSS) Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM dan PM Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gss.v4i2.6377

Abstract

Palm sugar, one of the staple foods. Processing is very easy, as a food sweetener and good for health because it is without preservatives. So far, palm sugar farmers in Blang Batee Village, Peureulak District, only know and make palm sugar by printing it in solid form or hardening it. They don't understand if there is an innovation that is made into a form of granulated sugar or ant sugar. Molded palm sugar packaging, wrapped in dried banana leaves and tied with rope. Marketing only sells in the local market on a limited basis. The solution is to help the community in innovating solid palm sugar into palm sugar and candied liquid palm sugar to improve product quality, packaged in a modern way, branded and marketed offline and online. This is done to increase sales and profits.