Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengembangan Usaha Jamur Tiram Melalui Diversifikasi Produk Jamur Crispy di Batealit Jepara M. Sagaf; Desti Setiyowati; R. H. Kusumodestoni; Solikhul Hidayat
Abdimas Universal Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v4i2.226

Abstract

Oyster mushroom production in Mindahan Kidul Village has the potential to be developed and has high economic value. The prospect of developing the oyster mushroom business is quite large which can be seen from the environmental conditions located on the slopes of Mount Muria and the availability of raw materials for planting media that are easily obtained from abundant sawdust. Partners in the service activity program are MSME AJJ Oyster Mushroom Mindahan Kidul which has problems producing baglog and oyster mushrooms that have not been able to become one of the main sources of income. The products produced are F2 mushroom seeds, baglog, and fresh oyster mushrooms. Beside that, the packaging design is still simple and does not have conventional labels and marketing and inadequate production facilities. The purpose of this community service activity is to provide training and assistance to AJJ Oyster Mushroom partners to develop an oyster mushroom product business as a superior product for the Jepara area. The implementation method uses Participatory Rural Appraisal (PRA). The results of community service activities in the form of PPPUD have carried out various forms of training and assistance to partners. The development of the oyster mushroom product business that has been carried out is the processed crispy oyster mushroom "ROOMPY" and has a PIRT permit. The establishment of a website with the url address: ajjjamurjepara.com, Instagram account “AJJ Mushroom Jepara”, Facebook account “ajj_jamur_tiram_jepara” and shopee account “AJJ Mushroom Oyster” has increased revenue by around 50%.
Pengaruh Penambahan Alginat Dalam Pakan Terhadap Performa Pertumbuhan Dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Luky Mudiarti; Desti Setiyowati; Nurcahyo Kursistiyanto; Noor Alimin
Jurnal Media Akuatika Vol 8, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jma.v8i1.28413

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ekstrak alginat terhadap tingkat konsumsi pakan, efisiensipemanfaatan pakan, pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik udang vaname. Rancangan digunakan dalampenelitian yaitu rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan (A) 0 gAlginat/kg pakan, (B) 1 g Alginat/kg pakan (C) 2 g Alginat/kg pakan. Masing-masing pakan uji ditambahkanmultivitamin 1 g/kg pakan dan progol 2 g/kg pakan. Udang vaname (L. vannamei) digunakan berukuran 10 g ± 0,5 g,padat tebar 15 ekor/150 l dalam wadah kontainer volume 200 l. Kegiatan penelitian dilakukan selama 35 hari. Pakandiberikan sebanyak 5% biomassa udang vaname. Pakan diberikan sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati meliputisuhu, pH, DO, salinitas, TKP, SGR dan EPP. Analisis uji statistik menggunakan one way anova dan uji lanjut tukey.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air masih dalam rentang optimal. Hasil uji statistik yang didapatkan padasaat penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang di suplementasi alginat berbeda konsentrasi berpengaruhnyata (P<0,05) terhadap tingkat konsumsi pakan (TKP), laju pertumbuhan spesifik (SGR) dan efisiensi pemanfaatanpakan (EPP). Perlakuan C dengan dosis alginat (2 g/kg pakan) merupakan dosis terbaik untuk TKP, SGR dan EPP udangvaname.Kata Kunci: Pakan; alginate; udang vaname (L. vannamei); pertumbuhan 
PENDAMPINGAN UMKM JAMUR TIRAM CRISPY “ROOMPY’ DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN Muhammad Sagaf; Desti Setiyowati; R H Kusumodestoni; Solikhul Hidayat
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v7i1.1318

Abstract

UMKM AJJ Jamur Tiram adalah pembudidaya yang mengolah jamur tiram menjadi produk olahan jamur crispy “Roompy” yang terletak di desa Mindahan Kidul kecamatan Batealit kabupaten Jepara. Jamur tiram (Pleuretus sp.) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi, disukai masyarakat dan memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah manajemen keuangan masih dilakukan secara manual belum menggunakan aplikasi keuangan, pemasaran produk yang masih terbatas dan menjadi kelemahan bagi usahanya. Metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat adalah sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan yang dilakukan menunjukkan perlunya pendampingan pada mitra dalam mengolah jamur crispy varian rasa dan stik jamur, penggunaan website pemasaran (e-commerce) dengan nama website ajjjamurjepara.com., peningkatan pangsa pasar 20% dan perluasan wilayah pemasaran, mitra telah mengikuti berbagai pameran berskala lokal dan nasional diantaranya Pameran di Politeknik Balekambang Jepara, Pameran DPW DPUPR Jepara, Pameran Karya dan Gelar UMKM Jepara Bangkit, Pameran Pekan UMKM Kudus, Pameran Pasar Apung Banjir Kanal Barat Semarang dan Pameran Yogyakarta Kreatif Expo. Abstract. mushrooms into processed "Roompy" crispy mushrooms located in Mindahan Kidul village, Batealit district, Jepara district. Oyster mushroom (Pleuretus sp.) is one type of mushroom consumption that has high economic value, is liked by the community and has good health benefits. The problems faced by partners are that financial management is still done manually, has not used financial applications, product marketing is still limited and becomes a weakness for its business. The methods used in the community service program are socialization, counseling, training and mentoring. The results of the activities carried out indicate the need for assistance to partners in processing flavored crispy mushrooms, the use of a marketing website (e-commerce) with the website name ajjjamurjepara.com., an increase in market share of 20% and expansion of marketing areas, partners have participated in various local scale exhibitions and The national exhibitions include the Exhibition at the Balekambang Jepara Polytechnic, the Jepara DPUPR DPW Exhibition, the Jepara Bangkit MSME Exhibition and Title, the Kudus MSME Week Exhibition, the Semarang West Flood Canal Floating Market Exhibition and the Yogyakarta Creative Expo Exhibition.
Penerapan Kolam Bundar sebagai Alih Fungsi Kolam Tanah pada Kelompok Pembudidaya Ikan Tawar (POKDAKAN) Suko Raharjo Muhammad Choiru Zulfa; Dwi Retna Sulistyawati; Desti Setiyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v4i3.399

Abstract

Catfish cultivation using a ground pond lined with plastic from used salt ponds carried out by the Suko Raharjo freshwater fish farming group (POKDAKAN), has several disadvantages, namely this type of pond is easily damaged, more difficult to clean, dirt and leftover catfish feed easily stick to the soil and plastic, so that the pond becomes dirty and smelly. This can cause disease in fish and disrupt the quality of pond water. Ground ponds lined with plastic from used salt ponds are not ideal for regulating water quality. So that it can cause stress to fish and disrupt their growth. The purpose of this activity is to increase catfish productivity, by using round ponds, which are more effective and efficient in both land and water use. The results achieved from this activity, catfish development was recorded to have increased significantly with the use of round ponds, where the number of catfish that died could be minimized by up to 5% compared to using ground ponds.
Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Penghijauan pada Siswa MIM Derasan Sempu, Boyolali Sabardila, Atiqa; Budiargo, Anggi Desatria; Wiratmoko, Galih; Himawan, Juan Artha; Triutami, Aprilia; Intansari, Ayu; Setiyowati, Desti; Cahyani, Dizy Hana Tri; Handayani, Ratnawati; Suistri, Suistri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10763

Abstract

Program penghijauan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan adalah kegiatan yang dilaksanakan di MIM Derasan Sempu, Kabupaten Boyolali. Ada dua alasan yang mendasari pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut: (1) lingkungan sekolah yang gersang, dan (2) kurangnya kesadaran siswa tentang lingkungan sekolah. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang membuang sampah sembarangan. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap lingkungan melalui program penghijauan dan untuk memperkenalkan jenis media tanam kepada siswa. Dua jenis media tanam digunakan dalam program penghijauan ini, yaitu tanah dan hidrogel. Metode dalam kegiatan ini berupa analisis situasi, identifikasi masalah, menentukan tujuan kerja, rencana pemecahan masalah, pendekatan sosial, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan adalah siswa lebih peka terhadap lingkungan. Hal ini terlihat dari kegiatan mereka melakukan penyiraman tanaman setiap pagi yang dilakukan sesuai dengan jadwal piket. Siswa juga dapat bertanggung jawab untuk memelihara dan merawat tanaman.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Bonggol Jamur Tiram Dalam Upaya Peningkatan Varian Produk Unggulan Pada AJJ Jamur Jepara Kusumodestoni, R Hadapiningradja; Sagaf, M; Setiyowati, Desti; Hidayat, Solikhul
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 1 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v4i1.2030

Abstract

Utilization of oyster mushroom weevil waste is an effort to add superior product variants, processed mushrooms are intended as an effort to increase sales turnover at AJJ Mushrooms Jepara. For the waste to be useful again, it is necessary to optimize it through the utilization of oyster mushroom waste into processed mushroom sticks. This assistance needs to be carried out to reuse oyster mushroom hump waste which was previously only used for additional animal feed and increase the selling value of processed waste. The method used in this community service is the Assed Based Community Development ABCD method through the activities of providing assistance and training through outreach, practice, and demonstrations to partners starting from the preparation of materials in the form of mushroom cob waste, other supporting materials, equipment, resource persons whom are some expert in processing food ingredients followed by outreach activities, practice, and direct assistance to partners. The result of mentoring the utilization of oyster mushroom weevil waste is in the form of mushroom sticks that are crispy and delicious to events that they can increase product variants selling processed mushrooms and increase the number of sales turnover at AJJ Jepara Oyster Mushrooms.
MONITORING KUALITAS AIR TAMBAK BUDI DAYA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) PADA KELOMPOK MITRA DI DESA PANGGUNG JEPARA Setiyowati, Desti; Mustofa, Arif; Riza, Andi Nor; Hasyim, Muhammad; Naseer, Jamal Abdun
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i2.15853

Abstract

Abstract: Panggung Village is one of the coastal villages in Kedung District, Jepara Regency which has a lot of potential natural resources to be developed. One potential natural resource that is quite potential is the mangrove forest which is widely cultivated as a place for mud crab cultivation. Mud crab (Scylla serrata) is one of the fisheries resources in the mangrove area, has high economic value and tastes delicious meat so that it is consumed by many local and foreign people. The problem faced by the partner group is that the cultivation of mud crabs has not gone well due to limited funds, lack of technology and assistance for their production activities. This activity aims to provide science and technology applications in the form of digital pond water quality monitoring technology to monitor parameters of temperature, DO, salinity and pH so that mud crabs grow optimally and have high selling prices. The method used for partner groups to support program realization is participatory. The result of the activity is a fairly high level of participation from the partner group which has a positive impact on program implementation, seen in socialization activities, counseling, training and mentoring in monitoring the water quality of mud crab cultivation ponds. The implementation of the service program is able to produce outputs, namely increasing the knowledge and skills of partner groups in monitoring water quality.Keywords: Monitoring; Water Quality; Mud Crab.Abstrak: Desa Panggung merupakan salah satu desa pesisir di Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara yang memiliki banyak potensi sumber daya alam untuk dikembangkan. Salah satu potensi sumber daya alam yang cukup potensial adalah hutan mangrove yang banyak diusahakan sebagai tempat budi daya kepiting bakau. Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu sumber daya perikanan yang berada di kawasan mangrove, memiliki nilai ekonomis tinggi dan rasa dagingnya yang lezat sehingga banyak dikonsumsi oleh masyarakat lokal maupun mancanegara. Permasalahan yang dihadapi kelompok mitra yaitu budi daya kepiting bakau yang dilakukan belum berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan dana, kurangnya teknologi dan pendampingan untuk kegiatan produksinya masih sangat kurang. Kegiatan ini bertujuan memberikan aplikasi IPTEKS berupa teknologi monitoring kualitas air tambak secara digital untuk memantau parameter suhu dan DO sehingga kepiting bakau tumbuh optimal serta memiliki harga jual yang tinggi. Metode yang digunakan bagi kelompok mitra untuk mendukung realisasi program adalah partisipatif. Hasil dari kegiatan adalah tingkat partisipasi yang cukup tinggi dari kelompok mitra memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat pada kegiatan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan monitoring kualitas air tambak budi daya kepiting bakau. Pelaksanaan program pengabdian mampu menghasilkan luaran yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok mitra dalam melakukan monitoring kualitas air.Kata Kunci: Monitoring; Kualitas Air; Kepiting Bakau.
INOVASI BUDIDAMBER LELE DAN KANGKUNG SEBAGAI PELATIHAN EDUKASI STUNTING DI SD 2 BESITO KUDUS Setiyowati, Desti; Saputro, Heru; Ma'arif, Syamsul; Kursistiyanto, Nurcahyo
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak-anak. Rendahnya pengetahuan anak-anak sekolah dasar mengenai gizi seimbang serta ketahanan pangan berkontribusi terhadap masalah ini, terutama di lingkungan pedesaan yang memiliki akses terbatas terhadap informasi kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD 2 Besito Kudus tentang stunting dan praktik budidaya ikan lele dalam ember (Budidamber) sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan kesehatan gizi. Pelaksanaan program melibatkan siswa kelas V dan VI dengan metode sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan mengenai stunting memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya gizi seimbang dalam pencegahan stunting. Sementara itu, pelatihan Budidamber memperkenalkan teknik sederhana budidaya ikan lele dan penanaman kangkung dalam ember, yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun rumah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait isu gizi dan keterampilan budidaya ikan lele. Evaluasi program menunjukkan bahwa metode budidamber efektif dalam mengajarkan konsep ketahanan pangan, mudah diterapkan, dan mampu menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan siswa. Program ini memberikan manfaat berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran gizi dan keterampilan praktik budidaya yang dapat diterapkan secara mandiri.
GROWTH PERFORMANCE OF Orechromis sp TILAPIA FISH FEED WITH DIFFERENT DOSES OF PROBIOTICS Kursistiyanto, Nurcahyo; Mudiarti, Luky; Setiyowati, Desti; Abdurrahman, Farid; Latifa, Milfa
Jurnal Disprotek Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i1.7196

Abstract

Probiotics are living microbial agents that can provide benefits to the host by modifying the microbial community or associating with the host, improving the nutritional value and utilization of feed, increasing the host's response to disease, and improving the quality of its threshold environment. This study was conducted to determine the effect of probiotic application in manufactured feed on feed consumption, feed utilization efficiency, growth rate and survival rate of tilapia (Oreochromis, sp). The study used a Completely Randomized Design method with five treatments and four replications. Treatment A is feed without the addition of probiotics; treatment B is feed with the addition of 5 cc/kg of probiotics; treatment C is feed with the addition of 10 cc/kg of probiotics, treatment D is feed with the addition of 15 cc/kg of probiotics and treatment E is feed with the addition of 20 cc/kg of probiotics. The variables observed in this study were feed consumption, feed utilization efficiency, relative growth rate and survival rate of tilapia (Oreochromis, sp). The results of the study showed that the treatment of feeding with the addition of probiotics had a very significant effect (p <0.05). The best treatment was treatment C, namely feed with the addition of 10gr/kg of probiotics. While water quality data and other supporting data were analyzed descriptively. The results showed that the treatment of feed with the addition of 10cc/kg of probiotics showed the best results on feed consumption, feed utilization efficiency and relative growth rate. KINERJA PERTUMBUHAN IKAN NILA YANG DIBERI PAKAN DENGAN PENAMBAHAN DOSIS PROBIOTIK YANG BERBEDAProbiotik merupakan agen mikroba hidup yang mampu memberikan keuntungan bagi inang dengan memodifikasi komunitas mikroba atau berasosiasi dengan inang, memperbaiki nilai nutrisi dan pemanfaatan pakan, meningkatkan respon inang terhadap penyakit,dan memperbaiki kualitas lingkungan ambangnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aplikasi probiotik pada pakan pabrikan terhadap konsumsi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan, laju pertumbuhan dan kelangsungan  hidup/survival rate ikan nila (Oreochromis, sp). Penelitian  menggunakan  metode Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan A adalah pakan  tanpa penambahan probiotik; perlakuan B adalah pakan dengan penambahan probiotik 5 cc/kg pakan; perlakuan C adalah pakan dengan penambahan probiotik 10 cc/kg pakan, perlakuan D adalah pakan dengan penambahan probiotik 15 cc/kg pakan dan perlakuan  E adalah pakan dengan  penambahan  probiotik 20 cc/kg pakan. Peubah yang diamati dalam penelitan ini adalah konsumsi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan,laju pertumbuhan relative dan kelangsungan hidup ikan nila(Oreochromis,sp).Hasil penelitian  menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan dengan penambahan probiotik  berpengaruh sangat nyata (p< 0,05). Perlakuan terbaik adalah perlakuan C yaitu pakan dengan penambahan  probiotik 10gr/kg pakan, sedangkan  data  kualitas air dan data penunjang yang lain dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan dengan penambahan probiotik 10cc/kg pakan  menunjukkan hasil yang terbaik terhadap konsumsi pakan ,efisiensi pemanfaatan pakan dan laju pertumbuhan relative.
PENAMBAHAN FERMENTASI TEPUNG BIJI TURI PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE BENIH IKAN GURAME (Osphronemus gouramy Lac.) Riza, Andi Nor; Kursistiyanto, Nurcahyo; Setiyowati, Desti; Mustofa, Arif
Jurnal Disprotek Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v15i2.7006

Abstract

Ikan gurame adalah komoditas budidaya ikan air tawar dengan pertumbuhan lambat namun bernilai ekonomis tinggi. Pakan merupakan faktor utama yang menentukan pertumbuhan dan daya tahan ikan terhadap penyakit. Inovasi dalam pakan diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan gurame, salah satunya dengan penambahan tepung biji turi yang difermentasi. Biji turi adalah bahan baku lokal yang kaya protein (36,21%) dan Vitamin B2 (Riboflavin), yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan dan antioksidan. Namun, biji turi mengandung serat kasar tinggi (12,54%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi tepung biji turi pada pakan buatan terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan gurame serta dosis optimal yang ditambahkan. Benih ikan gurame dengan bobot rata-rata 4 g dan padat tebar 1 ekor/l air digunakan dalam rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu perlakuan A kontrol (0 g/1000 g pakan), B (10 g/1000 g pakan), C (20 g/1000 g pakan), dan D (30 g/1000 g pakan). Hasil penelitian menunjukan penambahan fermentasi tepung biji turi pada pakan buatan berpengaruh terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan relatif (RGR), rasio konversi pakan (FCR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) benih ikan gurame. Dosis optimal fermentasi tepung biji turi adalah 30g/kg (Perlakuan D) dalam pakan buatan mampu menghasilkan pertumbuhan mutlak 46,05 g, laju pertumbuhan relatif (RGR) 4,45 %, rasio konversi pakan (FCR) 1,75, efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) 63,22 % dan tingkat kelulushidupan (SR) 100%. EFFECTS OF FERMENTED TURI SEED MEAL SUPPLEMENTATION ON GROWTH AND SURVIVAL RATES OF GOURAMI FRY (Osphronemus gouramy Lac.)Gourami fish is a freshwater aquaculture commodity with slow growth but high economic value. Feed is the main factor determining the growth and disease resistance of the fish. Innovation in feed is necessary to improve the growth of gourami, one of which is by adding fermented turi seed flour. Turi seeds are a local raw material rich in protein (36.21%) and Vitamin B2 (Riboflavin), which are beneficial for digestive health and act as antioxidants. However, turi seeds contain high crude fiber (12.54%). This study aims to determine the effect of fermented turi seed flour in artificial feed on the growth and survival rate of gourami and to identify the optimal dosage to be added. Gourami fry with an average weight of 4 g and a stocking density of 1 fish/liter of water were used in a completely randomized design with 4 treatments and 3 replications: treatment A (control, 0 g/1000 g feed), B (10 g/1000 g feed), C (20 g/1000 g feed), and D (30 g/1000 g feed). The results showed that the addition of fermented turi seed flour to artificial feed affected the absolute growth, relative growth rate (RGR), feed conversion ratio (FCR), and feed utilization efficiency (EPP) of gourami fry. The optimal dosage of fermented turi seed flour was 30 g/kg (Treatment D) in artificial feed, which resulted in an absolute growth of 46.05 g, a relative growth rate (RGR) of 4.45%, a feed conversion ratio (FCR) of 1.75, feed utilization efficiency (EPP) of 63.22%, and a survival rate (SR) of 100%.