Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Upaya Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Ekonomi Kurang Mampu Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Alalak Yulia Handayani; Sultani Sultani; Aminah Aminah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.125 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6473

Abstract

Motivasi belajar yaitu suatu perubahan energi dalam diri atau pribadi seseorang ditandai dengan timbulnya perasaan dari reaksi untuk mencapai suatu tujuan kata motif diartikan sebagai daya upaya sebagai dorongan seseorang untuk melakukan sesuatu, motif dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam diri seseorang untuk melakukan aktifitas-aktifitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Jenis penelitian ini bersifat kualittatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang dipakai triangulasi dalam penelitian ini ada empat bagian yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan maka: Upaya guru Bk dalam meningkatkan motivasi belajar peseta didik ekonomi kurang mampu sudah berjalan dengan baik dengan layanan bimbingan dan konseling dalam membantu dan mengatasi permasalahan peserta didik ekonomi rendah, terbukti dengan adanya kegiatan gerakan siswa asuh (GSA) sebagai bentuk dalam motivasi belajar, yang dikelola guru Bk sebagai wujud bentuk kepedulian terhadap peserta didik dengan cara meringankan beban peserta didik ekonomi kurang mampu agar dapat melaksanakan kegiatan disekolah. Faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik ekonomi kurang mampu yaitu lingkungan peserta didik, peserta didik, dan kurang kerjasamanya orangtua peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO POWTOON SEBAGAI LAYANAN INFORMASI UNTUK DISIPLIN BELAJAR SISWA SMP DI BANJARBARU Mega Pradina; Ani Wardah; Aminah Aminah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 8, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v8i3.3313

Abstract

In learning activities will not be separated from the rules and regulations that apply in schools. Students are required to be able to behave in accordance with the rules in force in the school, the importance of education in schools makes students realize that it is very important rules that must be obeyed. Discipline is an important issue in the learning process without discipline, students cannot follow good lessons. So far the teacher in general has provided guidance and counseling services through lectures, questions and answers, and advice. One effort that can be done by the teacher guidance and counseling is to use video powtoon as an alternative to convey information to students. In this study, researchers used R&D research, Media Information Services Development Using Video Powtoon for Student Learning Discipline adapted from the development strategy of Borg & Gall (in Sugiyono., 2018). Validation is done by counseling guidance experts, media experts, and user tests there are 4 aspects that are assessed namely the usefulness, feasibility, accuracy, and attractiveness. For the results of the video discipline assessment of learning discipline from counseling guidance experts, media experts, and user test researchers get the category "Very Eligible". Expecting information service media products using this powtoon can be implemented to increase knowledge about the discipline of learning and can improve the discipline of learning in students.
PELATIHAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TRAINING UNTUK MENGURANGI STRESS ACADEMIC REMAJA DI LINGKUNGAN LAHAN RAWA PANTI ASUHAN PUTERI INTAN SARI BANJARMASIN Sri Ayatina Hayati; Aminah Aminah; Muhammad Eka Prasetia
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 1 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i1.7258

Abstract

Sejak adanya pandemi COVID-19 di seluruh dunia terutama di Indonesia semua pasti mendapatkan dampaknya. Salah satunya ialah lembaga panti asuhan, karena pasti akan menghambat sistem kinerja ajar mengajar di bidang pendidikan. Apalagi setiap sekolah melaksanakan pembelajaran melalui daring, dan tidak semua anak panti asuhan memiliki alat komunikasi untuk melaksanakan pembelajaran daring. Oleh sebab itu banyak terjadi stress academic pada remaja di panti asuhan dalam melaksanakan pembelajaran. Stres akademik biasanya disebabkan oleh hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan akademik yang dilakukan oleh siswa. Salah satu upaya konseling untuk mengurangi stres akademik pada siswa adalah Progressive   Muscle   Relaxation   Training. PMRT dapat digunakan untuk mengontrol kecemasan, stres atau ketegangan. Permasalahan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Remaja panti asuhan menunjukkan stress academic dalam menghadapi pembelajaran seperti terbatasnya media belajar daring dan jaringan untuk mengikuti pembelajaran daring. (2) Belum adanya intervensi yang diberikan langsung dari pihak panti asuhan maupun lembaga lainnya. Tujuan dari pelatihan ini meliputi: (1) Memberikan informasi tentang cara mengatasi stress academic. (2) Memberikan pelatihan PMRT kepada remaja panti asuhan. Kegiatan ini mempunyai 4 (Empat) metode dalam pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: Ceramah, Demonstrasi, Pelatihan dan Evaluasi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini remaja panti asuhan puteri intan sari Banjarmasin. Gambaran bentuk evaluasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dianalisis secara umum gambaran dari tingkat stress academic remaja panti asuhan pada kategori sedang dan tinggi sebelum diberikan pelatihan PMRT. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi penurunan tingkat stress academic remaja panti asuhan puteri intan sari Banjarmasin menjadi rendah.Kata kunci : Progressive Muscle Relaxation Training, Stress Academic
Cognitive Distortion While Attending Online Class: Study on Banjar College Student Rudi Haryadi; Aminah Aminah; Sri Ayatina Hayati
Psychocentrum Review Vol 4, No 2 (2022): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.42994

Abstract

Online learning has begun to take place in Indonesia since March 2020 simultaneously in all educational institutions due to the outbreak of the Covid-19 outbreak. Sudden changes make it difficult for students to process information and lead to various patterns of thinking errors which are known as cognitive distortions. This study aims to reveal the patterns of cognitive distortions that students have during the online lectures. The research design used is a phenomenological qualitative design. Analysis of cognitive distortions was collected through in-depth interviews and document studies to 8 Banjar ethnic students. The results of the study found that there were 3 cognitive distortions, namely: (1) catastrophizing; (2) all-or-nothing thinking; and (3) should statements. The effects of these cognitive distortions include feeling lazy, bored, afraid, uncomfortable, drowsy, shaking, and heart palpitations. In the context of student behavior, students also tend to neglect lectures, access social media, sleep, and go to hang out with friends. Further research is needed to explore student’s cognitive distortions in post-Covid-19 pandemic situation or with diverse populations.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Media Informasi BK Pada MGBK SMP Barito Kuala Aminah Aminah; Zainal Fauzi; Mahfuz Mahfuz
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 2 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i2.7989

Abstract

Kondisi Pandemi membuat dunia pendidikan memanfaatkan teknologi secara maksimal untuk tetap mengadakan proses pembelajaran yang sempat tertunda. Online learning atau proses pembelajaran daring yang memanfaatkan kemajuan teknologi dapat mempermudah guru dan siswa untuk menyampaikan dan medapatkan materi pelajaran. Keberadaan media dalam proses bimbingan dan konseling merupakan sebuah fungsi yang terintegrasi sehingga layanan dapat diberikan secara efektif dan efisien. Salah satu media informasi yang bisa digunakan dalam pemberian layanan BK adalah canva. Canva merupakan aplikasi yang hadir dalam ramainya dunia teknologi. Aplikasi ini merupakan program desain online yang menyediakan bermacam peralatan diantaranya presentasi,resume, poster, pamflet, brosur, grafik, infografis, spanduk, dan jenis lainnya yang tersedia dalam aplikasi canva. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan membuat media  BK menjadi permasalahan guru BK.            Solusi yang ditawarkan atas pemasalahan tersebut antara lain : (1) Memberikan pengrtahuan kepada guru BK terhadap pentingnya penggunaan media dalam layanan informasi BK, (2) Memberikan pengetahuan tentang aplikasi canva, (3) Memberikan pelatihan kepada guru BK dalam menggunakan aplikasi canva untuk membuat media informasi layanan BK. Luaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini publikasi pada jurnal nasional/prosiding ber-ISBN.Metodologi pelaksanaan kegiatan  akan dilaksanakan dalam bentuk materi, tahap  pelatihan, dan evaluasi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah guru BK pada MGBK Barito Kuala. Hasil dari kegiatan ini secara umum dapat dilihat bahwa terdapat 23 orang (67,6%) yang menyatakan sangat setuju dan 11 orang (32,4%) yang menyatakan setuju bahwa  informasi yang disampaikan oleh fasilitator menarik dan bermanfaat. Untuk indikator kedua terdapat 23 orang (67,6%)  menyatakan sangat setuju dan 11 orang (32,4%) setuju bahwa Informasi yang diberikan cukup jelas selanjutnya ada 30 orang (88,2%) yang sangat setuju dan 4 orang (11,8%) yang setuju bahwa informasi tersebut menambah pengetahuan dan keterampilan dalam membuat media BK. Sebanyak 24 orang (70,6%) sangat setuju dan 10 orang (29,4%) setuju bahwa informasi tersebut berguna bagi diri pribadi, sebanyak 20 orang (58,8%) sangat setuju dan 14 orang (41,2%) setuju bahwa Informasi dan pelatihan ini berguna bagi orang lain. Indikator terakhir sebanyak 31 orang (91,2%) sangat setuju dan 3 orang (8,8%) setuju bahwa informasi tersebut efektif sehingga dapat digunakan sebagai media untuk memberikan layanan informasi kepada siswa.
PENDAMPINGAN DALAM UPAYA MENURUNKAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA MELALUI SELF-MANAGEMENT DI SMK Ani Wardah; Husnul Madihah; Aminah Aminah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i5.6597

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah kecenderungan untuk menunda-nunda tugas akademik tanpa alasan yang rasional. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah banyaknya siswa yang memiliki masalah prokrastinasi akademik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya keterlambatan pengumpulan tugas oleh siswa, banyak guru mengeluh karena siswa sering telat mengumpul tugas, ada siswa yang tidak mengerjakan tugas, dan membolos untuk menghindari mengerjakan tugas. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah pendampingan dalam upaya menurunkan perilaku prokrastinasi akademik siswa melalui self management di SMK Bina Banua Banjarmasin. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa Pendampingan. Adapun rangkaian kegiatan terdiri dari pertemuan I: pre-test, memotivasi mitra, tata-tertib kegiatan, dan menyampaikan materi. Pertemuan II: menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, dan dapat dicapai. Pertemuan III: Membuat rencana tindakan yang jelas dan terperinci. Pertemuan IV: Time management. pertemuan V. Evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan yaitu penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Siswa mengetahui pentingnya mengumpul tugas tepat waktu. Siswa mampu memenajemen diri, Siswa menggunakan waktu dengan baik
Training psychologycal first aid bagi pendamping sebaya untuk ODHIV (orang dengan HIV AIDS) Eka Sri Handayani; Aminah Aminah; Nur Hasanah Farial
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Jenis virus yang menyerang sel darah putih ini menyebabkan daya tahan tubuh manusia menurun. Sistem kekebalan tubuh manusia berfungsi untuk mencipta. LSM KP Borneo Plus sendiri berjumlah 21 orang yang tersebar di seluruh Kalsel, penempatannya ada di kabupaten Banjar, Banjarbaru dan Tanah Bumbu, konselornya terdiri dari beberapa latar belakang pendidikan, ada juga dari Bimbingan Konseling dan Psikologi, kendalanya yang dihadapi konselor KP Borneo Plus Salah satunya adalah pasien masih kurang percaya dengan pengobatan medis atau ARV, mereka lebih percaya pada obat herbal, jumlah pasien HIV AIDS sendiri yang dibantu oleh konselor dari KP Borneo Plus saja 1.000 orang, dan mereka dirawat di Banjarmasin. Metode pelaksanaan PFA yang digunakan terdiri dari serangkaian tindakan untuk mengurangi tekanan psikologis awal pada kasus HIV AIDS. Rincian metode yang digunakan dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi panggung. Metode pelatihan pada sesi evaluasi pelatihan ini menggunakan metode angket deskriptif dan umpan balik.
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMAN 1 TAPIN SELATAN Aulia Maulida; Muhammad Yuliansyah; Aminah Aminah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1322-1329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan intensitas bermain game online terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMAN 1 Tapin Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 115 siswa, dengan sampel sebanyak 89 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kontrol diri dan intensitas bermain game online berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik (Sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,741, yang berarti 74,1% variasi prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut. Secara parsial, kontrol diri berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,636, sedangkan intensitas bermain game online tidak berpengaruh signifikan (Sig. = 0,080). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kontrol diri yang terarah serta pengelolaan aktivitas bermain game untuk menekan prokrastinasi akademik siswa.
Korelasi Antara Motivasi Belajar dan Efikasi Diri terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa di SMK Muhammadiyah Banjarmasin : Penelitian Aminah Aminah; Ani Wardah; Nuruh Auliah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5652

Abstract

Prokrastinasi akademik masih sering terjadi pada siswa SMK dalam menyelesaikan tugas. Meski tuntutan akademik dan praktik tinggi menuntut motivasi belajar dan efikasi diri yang baik, sebagian siswa masih menunda tugas dan kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan motivasi belajar dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMK Muhammadiyah Banjarmasin. Penelitian kuantitatif dengan metode korelasi ini melibatkan 79 siswa kelas XI melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan korelasi Pearson Product Moment serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan motivasi belajar berhubungan negatif dan signifikan dengan prokrastinasi akademik (r = −0,329; p = 0,003), sedangkan efikasi diri tidak signifikan secara individual (p = 0,097). Namun, secara simultan keduanya berhubungan signifikan meski rendah (Sig. F change = 0,007; R = 0,122). Temuan ini menunjukkan bahwa pada konteks SMK, efikasi diri tidak selalu berperan langsung dalam menekan prokrastinasi, berbeda dengan beberapa penelitian pada mahasiswa atau siswa SMA. Penelitian ini memperkaya kajian faktor psikologis pada pendidikan kejuruan dan memberi implikasi praktis bagi pendidik serta konselor untuk memprioritaskan peningkatan motivasi belajar guna mengurangi prokrastinasi akademik.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dan Perkembangan Sosial Terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Banjarbaru Sella Ananda Pristiya Dwi Hartati; Husnul Madihah; Aminah Aminah
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 15 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v15i4.13575

Abstract

Student discipline is an important aspect of character development and educational success, particularly in vocational high schools where students are expected to demonstrate responsibility, self-control, and readiness for social and professional environments. Discipline is not only influenced by school rules but also by students’ emotional and social capacities. Emotional intelligence enables students to recognize, regulate, and manage emotions, while social development supports their ability to interact, adapt, and build positive relationships with others. This study aimed to examine the relationship between emotional intelligence and social development with student discipline among tenth-grade students at SMK Negeri 1 Banjarbaru. A quantitative approach with a descriptive correlational design was employed. The participants consisted of 189 tenth-grade students selected using purposive sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires measuring emotional intelligence, social development, and student discipline. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25 after the assumptions of normality and linearity were fulfilled. The results showed that emotional intelligence and social development had a significant simultaneous relationship with student discipline, as indicated by an F value of 39.407 and a significance value of p < 0.05. Partially, emotional intelligence had a significant relationship with student discipline, with a t value of 5.342 and p < 0.05. Social development also had a significant relationship with student discipline, with a t value of 4.074 and p < 0.05. The coefficient of determination showed that emotional intelligence and social development contributed 58.6% to student discipline, while the remaining 41.4% was influenced by other factors outside this study. These findings indicate that students with higher emotional intelligence and better social development tend to demonstrate stronger discipline in school. This study provides practical implications for teachers, school counselors, and parents in strengthening students’ emotional and social competencies as part of character education and discipline-building programs.