Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemahaman Konsumsi Beras Pecah Kulit dan Beras Pigmen Di Kelompok Rumah Pangan Kita Viera Nu'riza Pratiwi; Kartika Yuliani; Rizki Nurmalya Kardina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7497

Abstract

Peningkatan literasi makanan dan kesehatan dapat menjadi salah satu solusi dalam peningkatan derajat kesehatan. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan edukasi, dan tema kegiatan ini yaitu penerapan gaya hidup sehat dengan konsumsi beras pecah kulit dalam keseharian. Hal ini didasarkan tren saat ini terkait beras yang banyak beredar dan disukai masyarakat adalah beras putih bersih yang sudah mengalami beberapa proses pengolahan. Penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki kualitas gizi dan manfaat kesehatan dari beras pecah kulit dan beras pigmen. Peserta didominasi usia produktif dengan tingkat Pendidikan akhir SMA dan perguruan tinggi. Hal ini memberikan keuntungan selama pelaksanaan kegiatan karena usia dan pendidikan akhir peserta dapat mempengaruhi tingkat pemahaman. Hasil uji Paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan dari pemahaman peserta sebelum dan sesudah memberikan edukasi. Edukasi yang dilakukan dengan melibatkan metode audio melalui ceramah dan penyajian media visual seperti leaflet yang dinilai efektif dalam mengubah pemahaman. Pelaksanaan kegiatan ini secara keseluruhan mampu menambah pengetahuan dan mengubah pola pikir mitra. Pemberian informasi terkait potensi beras pecah kulit dan beras berpigmen diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat khususnya mitra dalam pemilihan sumber karbohidrat dengan penggunaan bahan yang memiliki nilai kandungan gizi yang lebih tinggi
Analysis of Anemia Incidence Determinants among Female Students at Islamic Boarding School Al Hidayah 2 Bangkalan Dini Setiarsih; Rizki Nurmalya Kardina; Andreas Putro Ragil Santoso; Ahmad Miftahul Kaunain; Halimatul Afifah
Journal of Ners and Midwifery Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v9i2.ART.p148-153

Abstract

The incidence of anemia is common in adolescent girls. Anemia causes decreased learning achievement due to lack of concentration. This research aimed to analyze the determinant factors associated with the incidence of anemia in female students at Islamic Boarding School Al Hidayah 2 Bangkalan. The research was observational analytic, a cross sectional design. The population was female students at Islamic Boarding School Al Hidayah 2 and the sample size was 72 people. The independent variables include menstrual patterns, sleep patterns, consumption patterns of food sources of iron and nutritional status. The dependent variable was anemia status. Data collection on menstrual patterns and sleep patterns used a questionnaire, consumption patterns with the Food Frequency Questionnaire and anemia status by testing hemoglobin levels. Analysis of the data by Contingency Coefficient test. The results showed that 27.8% of subjects experienced menorrhagia, 54.2% had poor sleep patterns, 58.3% had good food consumption patterns, 25.0% had underweight nutritional status, and 13.9% subjects experienced anemia. Correlation tests showed that the menstrual pattern was significantly related to anemia status (p=0.048). Sleep pattern (p=0.776), food consumption pattern (p=0.908) and nutritional status (p=0.462) were not significantly correlated with the incidence of anemia. Menstrual pattern is the most influential factor of anemia incidence.  The longer of menstrual period will cause the greater the chance of the subject experiencing anemia. 
Pendidikan Gizi dengan Metode Tutor Sebaya (Peer Teaching) Sebagai Upaya untuk Mengatasi Obesitas Sa'bania Hari Raharjeng; Farah Nuriannisa; Rizki Nurmalya Kardina; Pratiwi Hariyani Putri; Evi Sylvia Awwalya
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.2.2.2023.80-85

Abstract

Latar belakang. Angka kejadian obesita di Indonesia terus mengalami peningkatan dan diikuti pula dengan meningkatya prevalensi penyakit tidak menular. Peran serta masyarakat untuk ikut berperan dalam menurunkan angka obesitas sangat diperlukan. Pendidikan gizi melalui pemanfaatan potensi masyarakat yang peduli dengan permasalaan obesitas menjadi upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi permasalahan obesitas. Tujuan. Mengetahui pengaruh pendidikan gizi melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dalam mencegah obesitas. Metode. Program Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di RT 01 RW 02 Kelurahan Dukuh Menanggal dengan memberikan pendidikan gizi terkait obesitas melalui metode peer teaching (tutor sebaya) menggunakan media informasi booklet dan flipchart. Kegiatan ini diikuti oleh 18 warga yang terdiri dari 3 tutor dan 15 peserta tutoring. Efektivitas kegiatan diukur dari hasil peningkatan pemahaman yang dilihat dari skor pre-pos test dan kepuasan peserta tutoring yang diukur dengan kuesioner kepuasan. Hasil dan pembahasan. Rata-rata pemahaman peserta tutoring mengalami peningkatan sebesar 29,7% dan 80% peserta merasa puas serta 20% merasa cukup puas dengan pelaksanaan pendidikan gizi melalui metode tutor sebaya. Kesimpulan. Metode peer teaching atau tutor sebaya tidak hanya memiliki peluang untuk dapat diterapkan di sistem pembelajaran peserta didik, namun juga memiliki peluang diterapkan dalam kegiatan pendidikan gizi. Peran masyarakat sekitar yang peduli terhadap masalah gizi dan kesehatan juga dapat dioptimalkan dengan melibatkan masyarakat tersebut untuk dapat memberikan paparan informasi gizi dan kesehatan kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya.
PENINGKATAN KEWASPADAAN SANTRI DALAM MENCEGAH ANEMIA PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN X Kuuni Ulfah Naila El Muna; Dwi Handayani; Mursyidul Ibad; Rizki Nurmalya Kardina; Tri Wahyuni Bintari; Anmay Shofa Nur Salsabila; Anggie Mahadewi Erfant; Achmad Zulfan Zakaria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48829

Abstract

Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, tiga hingga empat dari 10 remaja menderita anemia dengan prevalensi 32%. Santri di pondok pesantren yang memiliki akses terbatas terhadap makanan bergizi dan tingkat gastritis yang tinggi dapat memicu anemia terutama pada santri perempuan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui promosi kesehatan dan diagnosis dini mengenai pentingnya pencegahan anemia pada remaja. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan 41% diduga anemia di antara semua siswa. Peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi dan mengonsumsi tablet tambah darah bersama-sama. Pengabdian masyarakat ini telah terbukti meningkatkan kesadaran santri dan Santri Husada yang telah dilatih diharapkan dapat menularkan pengetahuan mereka kepada santri lainnya.