Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa terhadap Kualitas Pembimbing Akademik dan Dampaknya pada Kelulusan Tepat Waktu Riyanti; Arif Ismunandar
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9rpnk241

Abstract

Kelulusan tepat waktu merupakan salah satu indikator penting keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kelulusan tepat waktu adalah kualitas pembimbing akademik yang dirasakan oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi mahasiswa terhadap kualitas pembimbing akademik terhadap kelulusan tepat waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa pada perguruan tinggi yang menjadi objek penelitian, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling sebanyak 150 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kualitas pembimbing akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelulusan tepat waktu. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas pembimbing akademik yang dirasakan mahasiswa, maka semakin besar peluang mahasiswa untuk menyelesaikan studi sesuai dengan masa studi yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas pembimbingan akademik perlu menjadi perhatian strategis perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa.
Aksi Hijau Sinergi Konservasi dan Edukasi di Lahan Pemakaman: Gerakan Satu Juta Bibit Matoa sebagai Model Rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau di TPU Muslim Simalingkar B, Medan pada Hari Bumi Ke-55 Martha Adiwaty Sihaloho; Fiqi Alfisar Lubis; Mazlina Mazlina; Riyanti Riyanti; Try Koryati; Ada Rudiansyah Ritonga; Wiwik Yunidawati; Bambang SAS; Eliakim Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JPMI - Februari 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3788

Abstract

Hari Bumi ke-55 tahun ini diperingati dengan "Gerakan Penanaman 1 Juta Bibit Matoa" sebagai wujud tanggung jawab kolektif dalam merawat kelestarian bumi dan merespons krisis iklim serta kerusakan alam. Kegiatan ini merupakan sinergi konservasi dan edukasi, khususnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Simalingkar B, Medan, sebagai model rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH). TPU Muslim Simalingkar B dipilih karena ketersediaan lahan terbuka yang luas namun masih tandus, menyebabkan suhu tinggi, degradasi tanah, dan menurunnya fungsi ekologis. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, melibatkan berbagai mitra seperti pemerintah daerah (Kementerian Agama Kota Medan, Pemerintah Kota Medan, BPDASHL Asahan), komunitas (Fosil BKMI Kota Medan, Perwaku, Fordas Wampu Ular), perguruan tinggi (Universitas Amir Hamzah, Universitas Tjut Nyak Dhien), dan mahasiswa. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi dan pelatihan, penanaman, pemeliharaan dan monitoring, serta edukasi berkelanjutan. Hasil utama kegiatan ini mencakup penanaman 1.000 bibit matoa di TPU Muslim Simalingkar B, terbentuknya area percontohan penghijauan TPU, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, mahasiswa, dan mitra dalam teknik penanaman dan pemeliharaan pohon matoa. Dampaknya termasuk peningkatan fungsi ekologis lahan pasif, implementasi keilmuan Program Studi Agroteknologi, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta terjalinnya kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan kegiatan dinilai dari partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama, merupakan investasi jangka panjang untuk generasi mendatang.
Utilization of ChatGPT in Supporting the Process of Compiling Student Academic Assignments Riyanti Riyanti; Lisna Bantulu; Asminar Mokodongan; Tiwuk Herawati; Naurah Nadirah Aisyah
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 01 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1239

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has brought significant changes to the world of education, particularly in the process of preparing students' academic assignments. One widely utilized innovation is ChatGPT, which can help students generate ideas, develop writing outlines, and improve the quality of academic language and structure. This study aims to analyze the use of ChatGPT in supporting students' academic assignment preparation process and identify the benefits and challenges faced in its use. This study used a qualitative approach with a descriptive research type. Data were collected through interviews, observations, and documentation of students who used ChatGPT in academic activities. Data analysis was conducted using thematic analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was maintained through triangulation of sources and methods to ensure the accuracy and credibility of the research results. The results show that the use of ChatGPT has a positive impact on improving the efficiency and quality of academic assignment preparation, especially in terms of idea development, writing structure, and language improvement. However, the use of this technology also poses challenges, such as potential dependency, decreased critical thinking skills, and the risk of violating academic ethics. Therefore, it requires wise and responsible use and support from educational institutions in the form of policies and guidelines for the use of AI.
Pengembangan Produk Snack Berbasis Pisang Lokal Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM: Pengabdian Riyanti; Irma Hakim; Wanda Laksniyunita; Yeheskial Nggandung; Lisna Bantulu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6005

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM melalui pengembangan produk snack berbasis pisang lokal. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup pelatihan teknis, demonstrasi, serta pendampingan berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan produksi, diversifikasi produk, dan penguatan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra, yang tercermin pada kemampuan mengolah bahan baku secara lebih higienis dan efisien, serta menghasilkan produk yang lebih variatif dan inovatif. Selain itu, terjadi peningkatan kualitas produk dan konsistensi proses produksi, disertai dengan penguatan identitas produk melalui branding dan inovasi kemasan. Dalam aspek pemasaran, mitra mulai mengadopsi strategi yang lebih luas, termasuk pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dampak lain yang teridentifikasi adalah meningkatnya kemandirian dan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengelola usaha, serta bertambahnya potensi ekonomi melalui peningkatan volume produksi dan diversifikasi pasar. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, inkonsistensi dalam penerapan standar kualitas, dan kesenjangan literasi teknologi. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM berbasis potensi lokal, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.
Application of Virtual Simulation in Biology Learning Evaluation of Impact on Concept Understanding by Agrotechnology Students Riyanti
Journal of Pedagogi Vol. 1 No. 6 (2024): Journal of Pedagogi - December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/49q41d31

Abstract

This study aims to evaluate the impact of implementing virtual simulation in Biology learning on concept understanding by Agrotechnology students. Along with the development of technology, technology-based learning, especially virtual simulation, has begun to be applied to support the understanding of more complex concepts. Although a number of previous studies have shown the successful use of virtual simulations in various disciplines, there are still research gaps that need to be filled regarding the application of virtual simulations in the context of Biology education, especially in Agrotechnology study programs. This creates a phenomenon where students have difficulty in understanding these concepts. This research fills the gap by evaluating the application of virtual simulation as a learning method in overcoming this challenge. Using an experimental method, this study involved 30 students as samples, who were tested using pretest and posttest to measure the improvement of their understanding of Biology concepts. The results of the analysis showed that the application of virtual simulation resulted in a significant increase in students' understanding, which was reflected in the N-gain score with an average of 78.25. This value indicates a substantial increase in understanding of Biology concepts after using virtual simulation as a learning method. This finding supports the effectiveness of virtual simulation in improving the understanding of complex concepts, so it can be an effective alternative in learning in Biology. The results of this study provide positive implications for the use of technology in education, especially in improving the quality of learning in higher education
Emotional Intelligence and Its Impacts on Educational Psychology: Developing a New Model for Student Assessment Riyanti Riyanti; Niko Akbar; Fitri Hilmiyati
Journal of Social Science Utilizing Technology Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jssut.v2i2.972

Abstract

Background. Quantum computing is a technology that has great potential to revolutionize various scientific disciplines with its extraordinary computing capabilities. Multiple fields, such as cryptography, optimization, and complex simulation, have begun to explore quantum computing applications. However, a deep understanding of how these technologies can be used effectively in cross-disciplinary informatics still needs to be improved. Purpose. This research aims to develop a theoretical framework that explains the role of quantum computing in advancing interdisciplinary informatics. The main focus is to identify potential applications and challenges faced in applying this technology in various fields and evaluate its impact on the development of science and technology. Method. This research uses a qualitative approach, a literature review, and theoretical analysis methods. Data were collected from various academic sources, including journals, books, and conferences relevant to quantum computing and interdisciplinary informatics. Analysis was conducted to identify patterns, themes, and relationships between quantum computing and cross-disciplinary applications. Results. The research results show that quantum computing has the potential to solve complex computational problems in various fields, including cryptography, optimization, and physical simulation. Quantum computing can provide more efficient and faster solutions than classical computing. However, the research also identified several significant challenges, such as the need for quantum-specific algorithms and sophisticated technological infrastructure. Conclusion. Quantum computing is essential in advancing interdisciplinary informatics by providing superior computing capabilities. The theoretical framework developed in this research can be used to further study and develop quantum computing applications in various fields. The identified challenges require special attention to ensure effective and efficient implementation of this technology.
Reevaluation of Land Suitability for Soybean Plants in North Sumatra, Indonesia Leni Handayani; Mazlina Mazlina; Riyanti Riyanti; Rika Fitri Ilvira; Rahma Sari Siregar
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v8i1.2057

Abstract

This study was designed to reevaluate the adjustment of land suitability classes. This study was conducted in North Sumatra Province, precisely in 4 regencies, namely Simalungun, Langkat, Deli Serdang, and Serdang Bedagai Regencies. The study used land suitability classes. Related to rooting media and nutrient retention parameters, the results of a semi-detailed land suitability study for soybean plants in Deli Serdang, Serdang Bedagai, and Langkat Regencies showed that the land was only marginally suitable (S3 rc, nr). In Simalungun Regency, efforts were made to increase the suitability of potential land to a marginally suitable class with the rooting media factor (S3 rc) and the water availability and nutrient retention factor (S3 wa, nr). This was done by attempting to increase the adaptability of potential land to a marginal suitability class with a water availability factor (S3 wa). The land suitability class in the research area for soybean plants includes the marginal suitability class (S3), so planting soybean commodities results in less than maximum production with limiting factors of rainfall and nutrition retention. To improve nutrient retention by adding organic materials, the limiting factor of rainfall is relatively high by creating drainage channels.
Optimalisasi Tata Kelola Lembaga Pertanian Berbasis Komunitas melalui Inovasi Teknologi Agroteknologi dan Reformasi Birokrasi Desa Khairuddin Tampubolon; Riyanti Riyanti
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.789

Abstract

p Pertanian merupakan sektor strategis dalam pembangunan nasional yang menopang kehidupan mayoritas masyarakat desa di Indonesia Namun demikian kelembagaan pertanian berbasis komunitas seperti kelompok tani gabungan kelompok tani Gapoktan dan koperasi tani masih menghadapi berbagai tantangan mendasar khususnya dalam aspek tata kelola adopsi teknologi dan dukungan kebijakan dari pemerintahan desa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi tata kelola lembaga pertanian berbasis komunitas melalui pendekatan integratif antara inovasi teknologi agroteknologi dan reformasi birokrasi desa Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode studi kasus di tiga desa agraris di wilayah Jawa Tengah yang merepresentasikan berbagai tingkat perkembangan dalam kelembagaan pertanian dan penerapan teknologi Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lembaga pertanian masih menerapkan pola pengelolaan tradisional yang kurang adaptif terhadap perubahan teknologi dan dinamika pasar Lemahnya prinsip transparansi akuntabilitas serta rendahnya partisipasi anggota menjadi faktor penghambat dalam penguatan kapasitas kelembagaan Sementara itu penerapan teknologi agroteknologi seperti penggunaan drone untuk pemetaan lahan sensor kelembaban tanah dan aplikasi pertanian digital telah terbukti meningkatkan efisiensi produksi dan akurasi pengambilan keputusan Namun keterbatasan literasi digital dan minimnya akses terhadap pelatihan menjadi tantangan dalam perluasan implementasi teknologi di kalangan petani komunitas Reformasi birokrasi desa juga memainkan peran penting dalam menciptakan tata kelola pertanian yang responsif dan inklusif Desa yang telah mengadopsi sistem informasi desa digitalisasi perencanaan pembangunan dan pelibatan komunitas tani dalam forum musyawarah menunjukkan kinerja pertanian komunitas yang lebih progresif Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara penguatan kelembagaan tani pemanfaatan teknologi tepat guna dan transformasi birokrasi desa merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pertanian komunitas yang tangguh berdaya saing dan berkelanjutan Penelitian ini merekomendasikan adanya strategi kolaboratif antara pemerintah desa lembaga tani lembaga pendidikan dan sektor swasta untuk mendukung proses digitalisasi pertanian peningkatan kapasitas kelembagaan dan reformasi kebijakan lokal Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran komunitas petani sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi desa berbasis agraris di era transformasi digital p
Pemanfaatan Teknologi Irigasi Tetes dalam Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Air dan Hasil Produksi Tanaman Tomat pada Sistem Budidaya Modern Riyanti Riyanti; Eri Samah
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi irigasi tetes dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan hasil produksi tanaman tomat pada sistem budidaya modern Permasalahan utama dalam sektor pertanian saat ini adalah tingginya penggunaan air pada sistem irigasi konvensional yang menyebabkan pemborosan sumber daya air serta menurunkan efisiensi produksi pertanian Oleh karena itu penerapan teknologi irigasi tetes menjadi salah satu solusi inovatif dalam mendukung pertanian modern yang hemat air dan berkelanjutan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui perbandingan antara penggunaan sistem irigasi tetes dan sistem penyiraman konvensional pada budidaya tanaman tomat Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan pengukuran penggunaan air pengamatan pertumbuhan tanaman dan hasil produksi tomat selama satu musim tanam Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi irigasi tetes mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 40 50 Persen dibandingkan metode penyiraman konvensional Selain itu sistem irigasi tetes juga memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman tomat seperti peningkatan tinggi tanaman jumlah daun jumlah buah dan berat buah Produktivitas tanaman tomat pada perlakuan irigasi tetes mengalami peningkatan signifikan karena tanaman memperoleh suplai air dan nutrisi secara lebih stabil melalui sistem fertigasi Penerapan teknologi irigasi tetes juga membantu mengurangi kehilangan air akibat evaporasi dan limpasan permukaan sehingga lebih ramah lingkungan Dengan demikian teknologi irigasi tetes terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan hasil produksi tanaman tomat serta mendukung pengembangan sistem pertanian modern yang produktif efisien dan berkelanjutan
Optimalisasi Koperasi Digital Berbasis Komunitas: Pendekatan Integratif Administrasi Publik, Hukum Bisnis, Akuntansi Keuangan, dan Manajemen Agroteknopreneur Chairina Chairina; Mahyudin Situmeang; Riyanti Riyanti; Ahmad Nadhira; Dian Kemala Dewi; Aryani Sairun; Subaktiar Subaktiar
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.837

Abstract

p Transformasi digital dalam tata kelola koperasi merupakan keniscayaan di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0. Koperasi sebagai entitas ekonomi berbasis komunitas menghadapi tantangan struktural dan kultural untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, tuntutan transparansi, serta kebutuhan akan inovasi manajerial yang responsif terhadap perubahan pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dan peran strategis koperasi digital berbasis komunitas melalui pendekatan integratif lintas keilmuan, yaitu administrasi publik, hukum bisnis, akuntansi keuangan, dan manajemen agroteknopreneur. Metode kegiatan dilakukan secara daring dengan menggunakan strategi partisipatif berbasis kebutuhan mitra koperasi, yang terdiri dari lima koperasi komunitas di sektor pertanian dan agroindustri. Pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan modul interdisipliner, pelatihan berbasis webinar, forum diskusi kelompok (FGD), dan pendampingan daring intensif. Materi pelatihan mencakup topik-topik seperti tata kelola koperasi yang partisipatif dan akuntabel, aspek hukum koperasi digital, penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi daring, serta strategi pemasaran digital produk pertanian lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas pengurus koperasi di empat aspek utama: (1) penguatan tata kelola berbasis prinsip good governance; (2) pemahaman hukum digital koperasi dan penyusunan dokumen legal; (3) kemampuan menyusun laporan keuangan koperasi secara digital dan terstandar; serta (4) penerapan strategi agroteknopreneur dalam pengelolaan usaha dan pemasaran digital. Evaluasi terhadap peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan hingga 30 Persen pasca intervensi, serta terbentuknya dua koperasi digital yang aktif melakukan pemasaran daring secara mandiri. Kesimpulannya, pendekatan integratif lintas disiplin ilmu dalam kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam mendorong koperasi komunitas untuk bertransformasi secara digital dan berdaya saing dalam ekosistem ekonomi modern. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas akar rumput sebagai strategi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.