Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Program Kebugaran dan Olahraga untuk Meningkatkan Produktifitas Shandy Pieter Pelamonia; Bayu Akbar Harmono; Achmad Nuryadi; Moh. Hanafi; Eka Kurnia Darisman
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v3i3.971

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran. Secara khusus, program ini dirancang untuk: (1) Meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya kebugaran; (2) Membantu meningkatkan kesehatan dan menjauhkan diri dari penyakit melalui aktifitas fisik dan diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, sehingga meningkatkan produktivitas. pelaksanaan kegiatan ini melibatkan beberapa tahapan yang sistematis. Tahapan Metode pertama adalah analisis kebutuhan, dilakukan survei dan wawancara dengan masyarakat dan pemerintah daerah setempat mengidentifikasi tingkat pemahaman tentang hubungan kebugaran dan olahraga dengan produktifitas kerja. Selanjutnya, dilaksanakan Metode pelatihan workshop yang mencakup teori dan praktik tentang jenis aktivitas gerak beserta dosis latihannya. Metode Evaluasi dan pendampingan pasca pelatihan juga menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program. hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai pola makan yang mendukung, pentingnya aktifitas fisik, dan pola istirahat yang mendukung produktifitas kerja.
Pengembangan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja untuk Meningkatkan Perlindungan Karyawan UMKM Muhammad Wahyono; Eka Kurnia Darisman; Hayati; Ismawandi
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v3i3.1022

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar perekonomian Indonesia, namun mayoritas masih menghadapi tantangan signifikan dalam penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Berdasarkan observasi di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, teridentifikasi bahwa 80% pengusaha UMKM belum pernah mendapatkan pelatihan K3 yang memadai dan 70% pekerja mengeluhkan kondisi kerja yang tidak aman serta tidak ergonomis. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam merancang dan mengimplementasikan program K3 yang sederhana dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pelatihan intensif dengan pendekatan 30% teori dan 70% praktik, pendampingan langsung di lokasi usaha, serta pembentukan kader dan forum K3 UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman K3 peserta sebesar 90%, 80% UMKM mitra mulai menerapkan protokol K3 dasar, dan terjadi penurunan keluhan kesehatan terkait kerja sebesar 70%. Program ini berhasil menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha UMKM. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan K3 yang praktis dan kontekstual dapat diadopsi secara efektif oleh UMKM.
Pemberdayaan Guru PJOK Sekolah Dasar melalui Program Sosialisasi Literasi Kesehatan Mental di Kabupaten Mojokerto Eka Kurnia Darisman; Mulyono; Riga Mardhika; Luqmanul Hakim; Achmad Nuryadi; Ramadhani Hananto Puriana
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v4i2.1374

Abstract

Kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, inklusif, dan mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik. Namun, pemahaman guru mengenai literasi kesehatan mental masih perlu ditingkatkan agar mampu mengenali tanda-tanda awal permasalahan psikologis dan memberikan dukungan yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan guru PJOK sekolah dasar melalui program sosialisasi literasi kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 76 guru PJOK di Kabupaten Mojokerto melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, diskusi dan refleksi, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi konsep kesehatan mental, literasi kesehatan mental, identifikasi dini permasalahan psikologis, serta peran guru dalam mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi peserta selama proses sosialisasi serta respons yang sangat positif terhadap materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan. Program ini meningkatkan pemahaman guru mengenai pentingnya literasi kesehatan mental serta memperkuat kesiapan mereka dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih sehat dan suportif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program sosialisasi merupakan salah satu strategi yang efektif untuk memberdayakan guru PJOK dalam mendukung promosi kesehatan mental di sekolah dasar.
Analisis Kualitas Layanan Sports Massage di Kota Surabaya dengan Menggunakan Pendekatan SERVQUAL Mulyono; Eka Kurnia Darisman; Gatot Margisal Utomo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1005

Abstract

The development of sports massage services in large cities such as Surabaya requires service providers to deliver service quality that meets customer expectations. This study aimed to analyze the service quality of sports massage services in Surabaya using the SERVQUAL approach. A descriptive quantitative method with a survey design was employed. The research sample consisted of 100 respondents who were users of sports massage services, selected using an accidental sampling technique. The research instrument was a SERVQUAL questionnaire comprising five dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, measured using a 5-point Likert scale. Data were analyzed descriptively by calculating the mean scores of perceptions, expectations, and the service quality gap (perception–expectation). The results indicated that all SERVQUAL dimensions exhibited negative gap values, suggesting that customers’ perceptions had not fully met their expectations. The largest gaps were found in the reliability and assurance dimensions (–0.57), while the smallest gap was observed in the responsiveness dimension (–0.52). In conclusion, the quality of sports massage services in Surabaya can be categorized as good; however, improvements are still required, particularly in service reliability and assurance, to optimally meet customer expectations.
OPTIMALISASI AKURASI SMASH DAN DRIVE MELALUI DRILL GAWANG TARGET PADA ATLET BULUTANGKIS Arfa Maulana Abrisam; Santika Rentika Hadi; Ismawandi Bripandika Putra; Eka Kurnia Darisman
Plyometric: Jurnal Sains dan Pendidikan Keolahragaan Vol 6 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/ply.v6i1.8497

Abstract

This study aimed to analyze the effect of target-gate-based training on improving the accuracy of Smash and drive strokes among badminton athletes of PB Surya Baja Surabaya. The study employed a quasi-experimental method using a one-group pretest–posttest design. The participants consisted of 20 badminton athletes, including 10 male and 10 female athletes, with a mean age of 17.00 ± 1.38 years. All participants completed a target-gate-based drill training program over 12 training sessions. The research instruments consisted of Smash and drive accuracy tests. Data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, and a paired sample t-test. The results showed an increase in the mean scores across all variables after the intervention. The average accuracy scores for right and left Smashes improved from 17.95 and 17.20 to 28.20 and 27.75, respectively, while the average scores for right and left drives increased from 19.40 and 18.40 to 28.70 and 27.60. The paired sample t-test revealed significant differences between pretest and posttest scores across all variables (p < 0.05). Therefore, target-gate-based training was proven effective in improving the accuracy of Smash and drive strokes among PB Surya Baja Surabaya badminton athletes.