Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Constraint-Led Approach dalam Meningkatkan Efektivitas Teknik Servis Atas pada Mata Kuliah Permainan Bolavoli Ismawandi Bripandika Putra; Eka Kurnia Darisman; Achmad Nuryadi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.999

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of the Constraint-Led Approach (CLA) learning model in improving overhand service skills in a volleyball course. A quasi-experimental design with a pretest–posttest control group design was employed. The participants were undergraduate students in a Physical Education program, divided into an experimental group and a control group. The experimental group received instruction using the CLA model, while the control group was taught using conventional teaching methods. The research instrument was a validated volleyball overhand service skill test. Data were analyzed using descriptive statistics and an Independent Sample T-Test. The results revealed a significant improvement in the experimental group compared to the control group. The posttest mean score of the experimental group was higher, and the statistical analysis showed a significant difference between groups (p < 0.05). These findings indicate that the Constraint-Led Approach is effective in enhancing students’ overhand service skills. In conclusion, CLA can be considered an effective and innovative learning model for teaching volleyball skills in higher education settings.
The Endurance Profile’s Basketball Player Santa Maria Kediri Junior High School Shandy Pieter Pelamonia; Achmad Nuryadi; Eka Kurnia Darisman
Journal of Physical Education and Health Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Physical Education and Health Science
Publisher : CV. SAMODRA INSAN PENA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endurance is a key physical component influencing performance in basketball, particularly in school-based competitive contexts. This study aimed to examine the aerobic and anaerobic endurance profiles of junior high school basketball players as a basis for training program development. A descriptive survey design was employed involving ten male basketball players (aged 14–16 years) from Santa Maria Junior High School, Kediri. Aerobic endurance was assessed using the 20-m multistage fitness test to estimate VO₂max, while anaerobic endurance was measured using the Running-Based Anaerobic Sprint Test (RAST). Data were analyzed using descriptive statistics and categorized based on normative standards. The results showed that aerobic endurance (VO₂max) was predominantly in the fair category, with 40% of athletes classified as poor and only 20% classified as very good. In contrast, anaerobic endurance was generally high, with 80% of athletes classified as very good. These findings indicate an imbalance between aerobic and anaerobic endurance capacities. The study highlights the need for greater emphasis on aerobic conditioning within school basketball training programs to support recovery and sustain performance during competition.
SOSIALISASI LATIHAN IMAGERYUNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SHOOTINGPADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA Muhammad Aditya Rizqiawan; Yohanes Wilhelmus Tudeq; Mulyono; Eka Kurnia Darisman; Gatot Margisal Utomo
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JP-MAS: Volume 6 Nomor 2 November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sn4kqj81

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan melatihkan teknik imagery sebagai metode peningkatan keterampilan shooting dalam sepak bola bagi siswa Sekolah Sepak Bola (SSB). Imagery adalah teknik pelatihan mental yang melibatkan visualisasi gerakan dalam pikiran untuk meningkatkan performa atlet. Metode ini terbukti efektif dalam membantu atlet memahami teknik yang benar, meningkatkan fokus, dan memperkuat koordinasi motorik. Kegiatan ini dilaksanakan di SSB Surya Putra, Kota Probolinggo, dengan melibatkan 20 siswa. Sosialisasi dilakukan melalui sesi edukasi mengenai konsep dan manfaat imagery, diikuti dengan pelatihan praktik untuk menerapkan teknik visualisasi dalam latihan shooting. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan kemampuan shooting siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan shooting setelah menerapkan latihan imagery, yang mengindikasikan efektivitas metode ini dalam mendukung pembelajaran keterampilan olahraga. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelatih dan siswa SSB dapat memahami pentingnya latihan mental dalam pengembangan keterampilan teknis sepak bola. Program sosialisasi ini juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan imagery sebagai metode pelatihan yang dapat diintegrasikan dalam kurikulum latihan sepak bola usia remaja
Content validity of reflective mental training cards for student-athletes: a content validation study Eka Kurnia Darisman; Mulyono; Harwanto; Moh. Hanafi; Gatot Margisal Utomo; Nabilah Azzah Rahmawan
Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Vol. 16 No. 1 (2026): VOLUME 16 NOMOR 1 TAHUN 2026
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jm.v16i1.6086

Abstract

Mental training plays an important role in supporting athletes’ psychological readiness and performance. However, mental training programs for student-athletes are often conducted informally and lack structured training media that can facilitate reflective learning. This study aimed to examine the content validity of Reflective Mental Training Cards developed for student-athletes. The cards were designed to support psychological skill development through reflective prompts, symbolic illustrations, and key psychological concepts related to sport performance. This study employed a research and development approach focusing on the content validation stage. The implementation involved 15 student-athletes from Universitas PGRI Adi Buana Surabaya who participated in a reflective mental training session using the developed cards. The content validity of the cards was analyzed using Aiken’s V coefficient based on expert evaluation of several aspects, including content relevance to sport psychology concepts, clarity of reflective questions, appropriateness of keywords, suitability of visual illustrations, and practical usability. The results showed that all evaluated aspects achieved high to very high levels of validity, with Aiken’s V coefficients ranging from 0.81 to 0.95. These findings indicate that the Reflective Mental Training Cards are conceptually appropriate and suitable for use as a mental training medium for student-athletes. In conclusion, the developed cards demonstrate strong content validity and have the potential to serve as an innovative tool for facilitating reflective mental training and psychological skill development in university athletes.
Penerapan Pembelajaran Gerak Sederhana Menuju Gerak Kompleks pada Hasil Belajar Shooting Pemain Futsal Panji Susilo; Santika Rentika Hadi; Eka Kurnia Darisman; Gatot Margisal Utomo
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.5072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar shooting dalam futsal melalui penerapan pembelajaran dari gerakan sederhana ke gerakan yang lebih kompleks. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah tes shooting dari jarak 12 meter. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Driyorejo, dengan sampel penelitian sebanyak 15 siswa putra dari kelas XI-1. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji t, diperoleh p-value sig (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dalam tes shooting. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar shooting mengalami peningkatan setelah penerapan pembelajaran berbasis gerakan sederhana ke gerakan kompleks, sebagaimana dibuktikan dengan nilai p < 0,05 (0,000 < 0,05) di SMAN 1 Driyorejo.
Pengaruh Latihan Squat Jump terhadap Ketetapan Jumping Smash pada Cabang Olahraga Badminton di Sekolah Menengah Pertama Irhaz Satria Ardiansyah; Ismawandi BP; Eka Kurnia Darisman
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 1 (2025): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan squat jump terhadap kemampuan lompat smash siswa SMP Negeri 22 Surabaya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel terdiri dari sepuluh siswa. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pretest 10,70 menjadi posttest 22,20. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, sedangkan uji t menghasilkan p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, latihan squat jump terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan otot tungkai dan akurasi lompat smash dalam bulutangkis.
Hubungan Partisipasi Ekstrakurikuler terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Atas Wahyu Mukti Aji; Santika Rentika Hadi; Gatot Margisal Utomo; Eka Kurnia Darisman
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 1 (2025): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i1.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan ekstrakurikuler bola voli dengan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PJOK di SMA Antartika Sidoarjo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya motivasi sebagian siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga, khususnya bola voli, yang berpengaruh pada keseriusan mereka dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one shoot case study. Populasi penelitian adalah seluruh peserta ekstrakurikuler bola voli sebanyak 31 siswa, yang sekaligus menjadi sampel dengan teknik total sampling. Data primer diperoleh melalui angket (kuesioner) yang disusun untuk mengukur motivasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif siswa dalam ekstrakurikuler bola voli berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar mereka. Siswa yang konsisten mengikuti latihan menunjukkan motivasi lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang hadir. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bola voli berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini juga merekomendasikan perlunya dukungan sekolah dan pembina ekstrakurikuler untuk memfasilitasi kegiatan olahraga secara lebih optimal.
Pengaruh Tingkat Kebugaran Jasmani terhadap Peningkatan Prestasi Siswa SSB Bima Amora Danatullah Loudry Wibowo; Muhammad Muhyi; Angga Indra Kusuma; Gatot Margisal Utomo; Eka Kurnia Darisman
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 1 (2025): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i1.50

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan aspek fundamental dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan prestasi, baik di bidang akademik maupun olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program latihan fisik terstruktur terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Bima Amora, Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, melibatkan 20 siswa berusia 9–11 tahun sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa tes lapangan untuk mengukur kemampuan fisik sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan nilai p < 0,05, yang menegaskan bahwa program latihan fisik efektif dalam meningkatkan daya tahan, kekuatan, dan performa olahraga siswa. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pembinaan kebugaran jasmani sejak usia dini tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga mendukung perkembangan disiplin, konsentrasi, serta kebiasaan hidup sehat. Oleh karena itu, program latihan terstruktur di sekolah sepak bola dapat dijadikan strategi efektif dan berkelanjutan dalam mengembangkan potensi atlet muda di Indonesia.
Efektivitas Latihan Chudan Tsuki Menggunakan Karet Ban terhadap Peningkatan Power Lengan pada Siswa Ekstrakurikuler Karate SMA Antartika Sidoarjo Muhammad Salman Alfarisi; Angga Indra Kusuma; I Gede Dharma Utamayasa; Eka Kurnia Darisman
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 1 (2025): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i1.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas latihan Chudan Tsuki menggunakan media karet ban dalam meningkatkan power lengan pada siswa ekstrakurikuler karate di SMA Antartika Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan desain non-randomized control group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate, dengan pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah medicine ball test, yang dianggap tepat untuk menilai kekuatan dan daya ledak otot lengan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan latihan menggunakan karet ban dengan kelompok kontrol yang tidak memperoleh perlakuan serupa. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan karet ban sebagai media latihan mampu meningkatkan power lengan secara lebih efektif, khususnya pada teknik dasar pukulan Chudan Tsuki. Dengan demikian, latihan menggunakan karet ban dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang sederhana, praktis, dan bermanfaat bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan karate, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan prestasi olahraga di tingkat sekolah menengah.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pendidikan Jasmani Melalui Permainan Tradisional Ardy Letsoin; Eka Kurnia Darisman; Harwanto
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 3 (2026): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i3.90

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah dasar. Namun, pembelajaran yang kurang variatif sering menyebabkan peserta didik kurang antusias dan pasif. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar adalah melalui penerapan permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar Pendidikan Jasmani melalui penerapan permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pretest–posttest satu kelompok. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SD Bahrul Ulum Surabaya yang berjumlah 18 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan setelah penerapan permainan tradisional. Nilai rata-rata motivasi belajar meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik, dengan persentase peningkatan sebesar 25%. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan keaktifan, antusiasme, dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Jasmani di sekolah dasar.