p-Index From 2021 - 2026
10.217
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan SPEKTRUM Jurnal Ilmu Politik Hubungan Internasional jurnal niara JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Verity: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (International Relations Journal) Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Global Political Studies Journal Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Journal of Comprehensive Science Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Jurnal Ilmu Multidisplin Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Jurnal Indonesia Sosial Sains Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Bhuvana: Journal of Global Studies Journal of Islamic World and Politics Jurnal Social Science International Journal of Social Sciences and Humanities Journal of Integrative International Relations Neo Societal Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Sustainable Tourism in Kertalangu Cultural Village as a Tourist Attraction in Denpasar City Chandradewi, Anindya; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 05 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i05.1116

Abstract

This research aims to describe how Sustainable Tourism is implemented in the Kertalangu Cultural Village as a tourist attraction in Denpasar City. Researchers used qualitative research methods with primary data collection techniques obtained directly through observation, interviews and official data published by the Denpasar City Tourism Office, in this case in the form of the number of tourist visits to the Kertalangu Cultural Village from 2018 to 2023 as well as secondary data collected obtained through literature study. This research uses the concept of Sustainable Tourism and tourism aspects are analyzed using constructivism theory. The research results show that the implementation of Sustainable Tourism in the Kertalangu Cultural Village has been successful. This success is proven by an increase in tourist visits by 37.33% in 2023 and the development of natural potential and improvements to facilities. This makes the Kertalangu Cultural Village able to attract tourists to visit, making it a tourist attraction with Sustainable Tourism.
Implementation of the ASEAN Political-Security Community (APSC) Blueprint by Indonesia in Handling Rohi Ngya Refugees in Aceh (Community Security Perspective) Atin, Auliya; Hadiwijoyo, Surya Sakti; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i10.1485

Abstract

The ongoing humanitarian crisis faced by Rohingya refugees has drawn significant attention across Southeast Asia, particularly regarding Indonesia’s response under the ASEAN Political-Security Community (APSC) Blueprint. This study aims to analyze Indonesia's implementation of APSC policies in handling Rohingya refugees in Aceh, focusing on the balance between community security and humanitarian obligations. Using a qualitative approach, this research employs a case study method, analyzing data from policy reports, official documents, and community feedback. The findings indicate that while Indonesia has made efforts to assist refugees, challenges persist due to limited legal frameworks and mixed local reception. The study reveals that community security concerns, alongside the lack of comprehensive refugee policies, have led to social tensions in Aceh, impacting both the refugee population and the host community. The research concludes that to enhance the effectiveness of APSC policies, Indonesia must foster greater community engagement and optimize resource allocation, thus promoting a more stable environment for both refugees and local residents.
Dampak Festival Tong Tong terhadap Perekonomian Diaspora Indonesia di Belanda Tahun 2019-2022 Eleonora, Amber; Romulo Simanjuntak, Triesanto; Walangara Nau, Novriest Umbu
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i9.1523

Abstract

Latar Belakang: Gastrodiplomasi memiliki peranan yang signifikan dan berfungsi sebagai soft power diplomacy. Praktik gastrodiplomasi Indonesia salah satunya adalah dengan negara Belanda melalui event Tong Tong Fair. Keberadaan acara ini memiliki pengaruh yang signifikan pada keberhasilan diplomasi kontemporer Indonesia serta memberikan pengaruh pada perekonomian diaspora Indonesia di Belanda. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dampak  festival Tong Tong terhadap perekonomian diaspora Indonesia di Belanda tahun 2019-2022 Metode: Metode yang digunakan dalam riset ini adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara dan studi pustaka. Informan dari penelitian ini adalah diaspora Indonesia di Belanda dan juga pegiat kuliner Indonesi di Belanda. Hasil: Hasil dari studi ini menunjukkan bahwasannya Festival Tong Tong memiliki efek yang signifikan pada semakin dikenalnya kuliner di Indonesia. Hal ini kemudian membuka peluang diaspora Indonesia di Belanda untuk membuka berbagai usaha kuliner mulai dari katering, restaurant, hingga usaha kecil yang diperdagangkan di sosial media. Saat pandemi dan festival ini ditutup, diaspora Indonesia masih tetap berjualan makanan khas Indonesia    melalui katering dan berbagai usaha kuliner yang lainnya. Kesimpulan: Hal ini didukung juga oleh KBRI yang turut mendukung tidak hanya dari segi legislatif tetapi juga dari segi mempromosikan dan mendayagunakan  pelaku bisnis kuliner di Belanda. Integrasi antara diaspora Indonesia dan juga KBRI membuahkan hasil dari efektinya gastrodiplomasi serta mampu meningkatkan perekonomian diaspora Indonesia di Belanda.
DINAMIKA KEPENTINGAN TIONGKOK DI LAOS GOLDEN TRIANGLE SPECIAL ECONOMIC ZONE DALAM PERSPEKTIF GEOPOLITIK NICHOLAS Natalie Desta Karunia; Suryo Sakti Hadiwijoyo; Triesanto Romulo Simanjuntak
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i6.11752

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of China’s interest in the Laos Golden Triangle Special Economic Zone (GTSEZ) through the geopolitical perspective of Nicholas Spykman. The development of the Laos GTSEZ in the border area between Thailand, Laos, and Myanmar represent not only an economic project but also a strategic instrument for expanding China’s geopolitical influence in Southeast Asia. This research employs a qualitative method with a descriptive-explanatory approach. The result indicates that the development of the Laos GTSEZ carries a dual dimension, functioning both as an economic project and as a geopolitical instrument. From Spykman’s geopolitical perspective, the Laos GTSEZ reflects China’s strategy to dominate the Southeast Asian rimland as part of its effort to maintain and expand its global influence. Therefore, the establishment of the Laos GTSEZ has implications not only for regional economic growth but also for shifting geopolitical power in Southeast Asia.
Penerapan Kepentingan Luar Negeri Indonesia Melalui Mekanisme ASEAN Outlook on The Indo-Pacific dengan Filipina Scheline Monique Tuhumury; Novriest Umbu Walangara Nau; Triesanto Romulo Simanjuntak
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 2 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i2.3369

Abstract

Konflik kemaritiman antara Indonesia dan Filipina terkait praktik illegal fishing dan tantangan keamanan lainnya di kawasan perairan Asia Tenggara, khususnya setelah diperkenalkannya ASEAN Outlook on The Indo-Pacific (AOIP). Studi ini menyoroti bagaimana teori liberalisme dan konsep kepentingan nasional berperan dalam analisis strategi yang diambil kedua negara untuk menangani masalah ini melalui kerja sama multilateral. Pendekatan liberalisme diterapkan melalui kerangka kerja AOIP, yang mendorong dialog, diplomasi, serta penguatan keamanan maritim yang inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama melalui AOIP dan peningkatan patroli bersama dapat memperkuat keamanan dan stabilitas kawasan. Implementasi AOIP juga menunjukkan komitmen kedua negara dalam memelihara hubungan damai dan stabilitas regional, meskipun tantangan tetap ada dalam upaya pengawasan yang efektif dan terbatasnya sumber daya. Melalui pendekatan ini, penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya kerja sama multilateral dan diplomasi dalam menangani konflik kemaritiman di kawasan Indo-Pasifik.
Strategi Geoekonomi Tiongkok dalam Implementasi Belt and Road Initiative: Proyek Kereta Api Laos-Tiongkok 2019-2024 Irene Natasha Nelwan; Triesanto Romulo Simanjuntak; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1077

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Strategi Geoekonomi Tiongkok dalam Implementasi Belt and Road Initiative : Proyek Kereta Api Laos-Tiongkok 2019-2024. Latar belakang penelitian adalah penerapan strategi geoekonomi dengan memperhatikan pentingnya posisi tawar Laos sebagai penghubung Tiongkok ke kawasan Asia Tenggara melalui proyek ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi strategi geoekonomi Tiongkok dalam implementasi Belt and Road Initiative terhadap proyek Laos melalui kereta Api Laos-Tiongkok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dimana unitnya adalah strategi geoekonomi Tiongkok serta unit amatannya proyek kereta api Laos-Tiongkok. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi geoekonomi Tiongkok memiliki korelasi dengan kepentingan maupun impian besarnya melalui pemanfaatan instrumen ekonomi seperti investasi, infrastruktur, dan kerja sama dalam pengaruh ekonomi-politik kawasan. Proyek ini terbukti meningkatkan konektivitas. Kesimpulannya, proyek kereta api Laos-Tiongkok sebagai cerminan strategi geoekonomi Tiongkok yang tidak hanya menguntungkan kedua pihak, tetapi upaya dominasi ekonomi dalam kerangka kerja yang sama.
Strategi Kerja Sama Go-It-Alone dan Reform-Status-Quo BRICS: Pengaruh terhadap Hubungan Ethiopia–BRICS Angela Anggraeni Frankly Hailitik; Triesanto Romulo Simanjuntak; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1224

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Strategi Kerjasama BRICS yakni Go-It-Alone dan Reform-Status-Quo. Yang dimana strategi ini secara langsung dan tidak langsung telah menjadi salah satu faktor pendukung yang mempengaruhi hubungan kerjasama Ethiopia sebagai negara berkembang yang mencari alternatif baru dalam dunia perekonomian, dengan BRICS yang mempunyai tujuan memandirikan ekonominya dengan mulai melepas ketergantungan terhadap kekuatan barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan data-data primer serta sekunder sebagai sumber datanya. Teori yang digunakan oleh Penulis adalah Teori Liberalisme, yang berdasarkan pada pemikiran-pemikiran Immanuel Kant yakni dalam mencapai sebuah perdamaian perlu adanya Kerjasama, serta peran aktor selain negara. Hubungan kerjasama yang dilakukan oleh Ethiopia dan BRICS membawa keuntungan, karena seturut dengan pemikiran Kant, Ethiopia dan BRICS sama-sama melihat keuntungan dan dampak positif dari terjalinnya kerjasama ini.
INDONESIA-AUSTRALIA ECONOMIC DIPLOMACY EFFORTS: CASE STUDY OF INDONESIA-AUSTRALIA COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT (IA-CEPA) Jenni Anthonetha Susanti Henukh; Triesanto Romulo Simanjuntak; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 3 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i3.3014

Abstract

Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement(IA-CEPA) is a strategic economic cooperation framework built by Indonesia and Australia with the aim of improving the economy and achieving the national interests of each country. This study aims to analyze how Indonesia-Australia's economic diplomacy efforts are through a case study of IA-CEPA. The research method used is a qualitative method with literature study and interview data collection techniques. The results of the study show that although Indonesia's trade balance still shows a deficit trend because the import value is greater, IA-CEPA is not fixated on the existing trade balance deficit. There are other sectors that help Indonesia achieve its national interests, for example through working holiday visas, Mutual Recognition Agreement (MRA), increasing foreign investment (FDI), improving workforce skills, and people-to-people connectivity. The results of the study also describe that Indonesia-Australia's economic diplomacy efforts did not stop during the negotiation period for cooperation, but also continued during the implementation period when the two countries had to coordinate and harmonize in facing and resolving the challenges of IA-CEPA. The economic diplomacy between the two countries that was established helped Indonesia and Australia to achieve their respective national interests, where state and non-state actors played crucial roles. This is in line with the theory of liberalism which views cooperation in international relations optimistically and makes it a place of interaction for state and non-state actors.
POS LINTAS BATAS NEGARA SERASAN SEBAGAI STRATEGI PERTAHANAN INDONESIA DI PERBATASAN NATUNA Suryawijaya, Regina Laurentia Jocelyn; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Simanjuntak, Triesanto Romulo
JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) Vol 9, No 2(2025): November
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jisipunja.v9i2.44147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan sebagai strategi pertahanan Indonesia di perbatasan Natuna. Tahun 2009, Tiongkok mengklaim sebagian wilayah Laut Natuna Utara yang termasuk Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia melalui peta sembilan garis putus-putus Laut Tiongkok Selatan. PLBN Serasan hadir sebagai salah satu infrastruktur yang menunjang pertahanan untuk mempertahankan kedaulatan wilayah Indonesia di Natuna. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan mengambil data melalui wawancara dengan Kepala PLBN Serasan dan studi literatur. Sebagai batasan, penelitian ini berpusat pada PLBN Serasan sebagai strategi pertahanan Indonesia di Laut Natuna Utara menurut teori Sea Power dan konsep kepentingan nasional. Hasil yang didapat adalah pembangunan PLBN Serasan merupakan strategi pertahanan yang menegaskan kehadiran Indonesia di wilayah maritim dan mendukung Indonesia dalam mempertahankan integritas teritorial. Keberadaan PLBN Serasan merupakan manifestasi strategi pertahanan Indonesia di perbatasan yang menggabungkan pertahanan militer dan nirmiliter. Koordinasi antara PLBN Serasan dengan unsur TNI dan Polri berperan penting dalam memperkuat pengawasan, menjaga kedaulatan, dan memastikan keamanan wilayah perbatasan Indonesia di Natuna. Pada aspek pertahanan nirmiliter, PLBN Serasan berpotensi membentuk pusat ekonomi baru yang berkontribusi pada pembangunan kekuatan pertahanan. PLBN Serasan mendukung Indonesia untuk mengambil kendali wilayah maritimnya dan menjaga kepentingan nasionalnya.
Penguatan Ekspor Komoditas Suku Cadang Kendaraan Indonesia di Meksiko Melalui Peran INA-LAC Business Forum Laowo, Darnell Petra Clement; Simanjuntak, Triesanto Romulo; Ismoyo, Petsy Jessy
Global Political Studies Journal Vol. 9 No. 2 (2025): Global Political Studies Journal
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/gpsjournal.v9i2.16452

Abstract

The automotive component manufacturing ecosystem, particularly in Indonesia and Mexico, shows significant differences. This refers to the diversification of production in both Indonesia and Mexico, which results in product differences. Mexico sees Indonesia as being able to meet its domestic demand for automotive components. On the other hand, Indonesia sees Mexico as a new market for its commodities. However, as a step to connect the two countries to meet their respective market needs, the INA-LAC Business Forum serves as a platform to facilitate interaction between the two countries and strengthen their relationship, particularly in the areas of economy and trade. This study will focus on the INA-LAC Business Forum, which aims to serve as a bridge for both countries to explore each other's markets and its impact on the export of vehicle spare parts. This study is a descriptive qualitative study that uses secondary data collected through a literature review. This study uses David Ricardo's theory of comparative advantage and the concepts of liberal diplomacy and free trade, whereby this study can show that vehicle spare parts commodities can be facilitated to enter the Mexican market through the existence of a business forum Keywords— Bilateral Relations, Economy Diplomacy, Indonesia, Mexico, Vehicle Parts  
Co-Authors Adhanofa, Alfadhea Ajeng Avishanic Zasha Amber Eleonora Andhika Joshua Loandy Limin Angela Anggraeni Frankly Hailitik Anindita, Tantri Maria Anindy Pranavita Anindya Chandradewi Anityo, Alliva Saudia Anthony, Calvin Fritz Artha Madya Saragih Atin, Auliya Audry Rambudevi Juanaline Mboeik Auliya Atin Ayu Aruni Bagas Candra Setiawan Chandradewi, Anindya Charisma Putri Wangsa Christian Herman Johan De Fretes Claudia T. Wattimena Cornelis Seba, Roberto Octovianus Cristin Fariani Dafri Agussalim Darell Collin Eugenius Msen Dharma, Nathania Yunita Eleonora, Amber Elika Puspa Maharani Evelyne Dea Herlinda Fenny Novita Rantepadang Firnanda Haumahu, Jessica Fretes, Christian Herman Johan de Gitaningtyas, Febrilian Cahyani Gloria Britania Rambi Hadiwijoyo, Surya Sakti Irawan, Kesya Permata Ariesta Irene Natasha Nelwan Jenni Anthonetha Susanti Henukh Jessica Nadyla Indriyani Novita Tinangon Joanike Cornelia Leo Rohi Jofanka Alfiano Joshua Gerry Mangkubudi Juliette Heuvel Harlapan Juniantoro, Rei Antonio Kezia Agustin Kristiania Laowo, Darnell Petra Clement Liur, Marrinda Kevin Jeremiah M.A Therik, Wilson Marcerio Britama Putra Maria Kristian Dwi Rahayu Marthin Ronaldy Ledoh Matheo Manoe Mellynda Lasiuta MJ, Hosana Monika Sari Wijaya Monique Tuhumury, Scheline Muhammad Fahmi Nadea Ansela Roring Natalie Desta Karunia Natasha Alexandra Bhisa Nelwan, Irene Natasha Novriest Umbu W. Nau Novriest Umbu W. Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Novriest Umbu Walangara Nau Petsy Jessy Ismoyo Prasetya, Rafael Putra Pratiwi, Wahyu Eka Putri Hergianasari Putri Herginasari R. M. Suryo Sakti Hadiwijoyo Rachel Eunike Lendeng Rani Mardhika Regina Beta Finessean Loso Rizki Amalia Yanuartha Roberto Octavianus Cornelis Seba Roberto Octavianus Cornelis Seba Roberto Octovianus Cornelis Seba Roberto Oktavianus Cornelis Seba Scheline Monique Tuhumury Seba, Roberto Octavianus Cornelis Shane Resley Kuhuparuw Sherin Natasya Priscilla Shevanya Aprilia Tesalonika Chajatun Sidney Mayra Aquila Gerungan Sih Natalia Sukmi Simanjuntak, Stefhani Krisna Mei Sri Suwartiningsih Stefan Lamuel Ayub Surya Sakti Hadiwijoyo Suryawijaya, Regina Laurentia Jocelyn Suwandy, Dhanico Tia Angelina Tiffany Xierry Amanda Anggono Timpal, Felina Marthina Tunjung Wijanarka Tunjung Wijanarka Tunjung Wijanarka Umbu W.N., Novriest Umbu, Novriest Vania Olathia Venerini Gisela Wanguwesio Veren Giovanny Tandi Payung Vina Benita Laksono Wahyu Eka Pratiwi Walangara Nau, Novriest Umbu Warfandu, Ribka Juliana Angganeta Wimartha, Febrina Yopi Yaser Umbu Lolu Yeda Yosafat Cahya Pradipta Yuliyanti Talita Br. Purba