Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN HOTEL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI MANADO Dududuk, Yusak; D.J. Mailangkay, Sonny; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7883

Abstract

ABSTRACT A hotel is an accommodation service business which includes elements of service, comfort and security, which is intended for those who need accommodation facilities for family purposes, business meetings, entertainment and other activities. The city of Manado is located on the northern island of Sulawesi, and is also the capital of North Sulawesi Province. Based on data from the North Sulawesi Central Statistics Agency (BPS) in 2019, the number of foreign tourist visits increased 3.72% compared to the previous year, and the cumulative number of incoming foreign tourists in 2019 reached 132,999 people. This figure increased by 6.54% compared to the number of foreign tourists entering in the previous year. Developments in the tourism sector encourage the growth of the hotel business in Manado to accommodate the number of tourists who continue to arrive. In this design, I will apply the Contemporary Architecture theme which is always evolving following the development of modernization in terms of structure, aesthetics, utility and function as well as paying attention to the surrounding natural conditions. This Engineering Thesis with the title Hotel Design with a Contemporary Architectural Approach in Manado will later support the needs of tourists visiting Manado with complete facilities that are of 5 Star Hotel standard and can apply contemporary themes that are always evolving following existing modernization developments in terms of structure, aesthetics, utility, and function while remaining in harmony with the surrounding natural conditions.
Perancangan Pusat Kuliner Danau Tondano di Minahasa Gali Azari, Muhammad; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu; Warouw, Ferrly Ferol
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v2i3.22

Abstract

Danau Tondano ini sedikit peminat karena kurang daya tarik pengunjung mulai dari kurang tempat rekreasi, tempat parkir, infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada metode yang terperinci serta memiliki alur perancangan yang jelas sehingga mengahasilkan sebuah hasil berupa konsep-konsep yang akan ditampilkan pada hasil akhir desain nantinya. Teknik Pengumpulan Data seperti data primer, data sekunder, parameter desain, analisa dan konsep, konsep desain. Hasil yang didapat yaitu Perancangan Pusat Kuliner Danau Tondano Di Minahasa yang dapat menjawab permasalahan yang didapat serta menyediakan fasilitas-fasilitas yang mampu mewadahi pontesi yang ada serta hasil rancangan pusat kuliner danau tondano yang khas dan menarik dengan pendekatan dari arsitektur Neo-VernakularSkripsi dengan judul Perancangan Pusat Kuliner Danau Tondano Di Minahasa dengan pendekatan tema Arsitektur Neo-Vernakular, yang berlokasi di Indonesia, Sulawesi Utara, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Jl. Langowan-Tondano, Masarang. Perancangan ini menyediakan fasilitas-fasilitas yang mampu mewadahi keperluan wisatawan. Dalam perancangan ini hasil yang dapat diprediksikan ialalah, Hasil Rancangan Pusat Kuliner Danau Tondano dapat menyediakan fasilitas-fasilitas yang mampu mewadahi pontensi yang ada dan Hasil Rancangan Pusat Kuliner Danau Tondano yang Khas dan menerapkan penerapan dari Arsitektur Neo-Vernakular.
PERANCANGAN STADION SEPAK BOLA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DI MANADO Kapahang, Dandy; Suharto, Moh Fachruddin; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sepak bola di Sulawesi Utara khususnya Manado terbilang cukup baik, dilihat dari prestasi Sulut United FC masuk ke liga 2 pada tahun 2019. Untuk itu Sulawesi Utara harus memfasilitasi lewat stadion yang memadai. Stadion klabat manado merupakan stadion kebanggaan warga sulut akan tetapi kurang layak, tidak representatif dan merupakan kawasan yang rawan akan bencana banjir. Perancangan stadion sepak bola di manado akan direlokasikan untuk membangun stadion berstandar internasional dan stadion yang representatif, dengan kualifikasi dan syarat sesuai dengan ketentuan FIFA. Konsep pendekatan tema arsitektur futuristik perancangan yang mangarah atau menuju ke masa depan, pada bangunan yang tidak terkait dengan masa lalu.
PERANCANGAN 'WALEWANGKO' PUSAT KESENIAN DI KOTA TOMOHON Ngantung, Viky Andre; Warouw, Felly Ferol; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7349

Abstract

Kota Tomohon memiliki beragam kesenian juga warisan budaya dari Suku Minahasa seperti tarian maengket, kabasaran, katrili, rumah adat Walewangko, kolintang, pengrajin bambu dan tanah liat juga pelukis, musisi dan masih banyak lagi. Banyaknya kegiatan dan pelaku seni yang ada, membuat pemerintah setempat membuat juga kegiatan dalam bentuk perlombaan dan apresisasi seputar kesenian di Kota Tomohon, namun kegiatan-kegiatan tersebut tidak dilakukan pada tempat yang representatif. ‘Walewangko’ Pusat Kesenian sebagai sarana apresiasi, edukasi dan rekreasi di Kota Tomohon sebagai solusi dari permasalahan belum tersedianya tempat sebagai pusat untuk melakukan kegiatan-kegiatan seni yang berpotensi untuk lebih mengembangankan kesenian kota dan menjadi faktor pendukung yang dapat membawa Kota Tomohon lebih dikenal luas dengan menjadi destinasi wisata dunia. Dengan pendekatan Extending Tradition pada perancangan bermaksud untuk melestarikan budaya Minahasa melalui konsep bentuk pada hasil desain.
REDESAIN PASAR TRADISIONAL TOMOHON DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DI KOTA TOMOHON Moloku, Semuel; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu; Kawatu, Freike E.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.7786

Abstract

Traditional markets are places for buying and selling transactions for food necessities. One of the markets in Tomohon City is the traditional market (Pasar Beliman Tomohon), a market with conditions that appear to be irregular in terms of the grouping of food types and circulation that is not well mapped. As time went by, traders began to fill up on the sides of the road, disrupting transportation activities on the highway. In general, the city of Tomohon is located in a strategic place, apart from being known as an educational city and tourist destination, this city is also known as a city that has traditional markets in Indonesia in North Sulawesi. Broadly speaking, usually the market is known as the process that occurs between buyers and sellers in reaching an agreement on price. And seeing this phenomenon, especially the increasing presence of visitors from within the city and from outside the city, this has triggered the development of a market that is increasingly crowded with the activities of traders and buyers. The application of Neo-vernacular architecture in the design of this traditional market can provide a representative image of the city of Tomohon, including the Paslaten 1 sub-district, which expresses elements of the shape of the surrounding environment as well as models of craft products from the Paslaten sub-district.  
PERANCANGAN HOTEL DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI MANADO Dududuk, Yusak; D.J. Mailangkay, Sonny; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i1.7883

Abstract

ABSTRACT A hotel is an accommodation service business which includes elements of service, comfort and security, which is intended for those who need accommodation facilities for family purposes, business meetings, entertainment and other activities. The city of Manado is located on the northern island of Sulawesi, and is also the capital of North Sulawesi Province. Based on data from the North Sulawesi Central Statistics Agency (BPS) in 2019, the number of foreign tourist visits increased 3.72% compared to the previous year, and the cumulative number of incoming foreign tourists in 2019 reached 132,999 people. This figure increased by 6.54% compared to the number of foreign tourists entering in the previous year. Developments in the tourism sector encourage the growth of the hotel business in Manado to accommodate the number of tourists who continue to arrive. In this design, I will apply the Contemporary Architecture theme which is always evolving following the development of modernization in terms of structure, aesthetics, utility and function as well as paying attention to the surrounding natural conditions. This Engineering Thesis with the title Hotel Design with a Contemporary Architectural Approach in Manado will later support the needs of tourists visiting Manado with complete facilities that are of 5 Star Hotel standard and can apply contemporary themes that are always evolving following existing modernization developments in terms of structure, aesthetics, utility, and function while remaining in harmony with the surrounding natural conditions.
PERANCANGAN GEDUNG PERTUNJUKAN KESENIAN DI KOTA BITUNG Yosaryanto, Budi; Terok, Ferdinan S.R.P.; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.9247

Abstract

Bitung merupakan kota industri dan memiliki kesenian yang begitu beragam dikarenakan ada begitu banyak multietnis didalamnya untuk itu masyarakatnya begitu antusias dalam menikmati dan mengembangkan kesenian Di zaman ini kebutuhan manusia bukan hanya terpaku pada kebutuhan pokok pakaian serta tempat tinggal maka dari itu seni yang di diwadahi dengan pertunjukan hiburan sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat Pertunjukan kesenian di kota Bitung biasanya diadakan di gedung kesenian yang letaknya jauh dari pusat kota dan beberapa kegiatan yang dilakukan tidak mengandung unsur seni sehingga kebutuhan fungsional untuk kegiatan kesenian tidak berjalan dengan baik Kemudian kondisi akustik yang kurang baik seperti panggung yang kecil ruang yang sedikit dan tempat duduk yang mempengaruhi sistem pendengaran dan lain lain Untuk itu perlunya perancangan baru dalam mewadahi kebutuhan kesenian yang ada dikota Bitung perancangan dengan pendekatan arsitektur akustik diharapkan dapat menciptakan pertunjukan kesenian yang baik secara performance < em>untuk minat bakat kesenian serta pertumbuhan ekonomi kota Bitung < p>
PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG DAN TERMINAL PETI KEMAS PELABUHAN POMAKO KOTA TIMIKA Lembong, Mitchelle; Mailangkay, Sonny D. J.; Budhyowati, M. Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pyfdad14

Abstract

Kota Timika diketahui dengan kota dolar yang di mana memiki banyak perantauan yang datang untuk mencari pekerjaan dengan aktivitas keluar masuk orang orang yang biasanya menggunakan angkutan laut dan juga keluar masuk kontainer barang karena Kota Timika menjadi salah satu trayek tol laut maka di perlukan sebuah pelabuhan yang memiliki fasilitas yang dapat menaungi aktivitas penggunaan pelabuhan serta aman dan nyaman lain dari itu juga diperlukan bangunan yang dapat mempresentasikan ciri khas dari daerah tersebut sehingga orang orang dapat sedikit mengenal tentang Kota Timika ketika datang ke Kota ini Pelabuhan Pomako yang sebelumnya menjadi prasarana untuk menunjang aktivitas keluar masuk orang serta barang dari Kota Timika dengan kondisi sekarang yang tidak dapat lagi menunjang aktivitas penumpang kapal laut serta aktivitas pembongkaran dan pemuatan kontainer yang disebabkan terminal penumpang yang sudah tidak beroperasi dan juga area kontainer yang tidak teratur Perancangan Terminal Penumpang dan Terminal Peti Kemas Pelabuhan Pomako Kota Timika menggunakan pendekatan Arsitektur Regionalisme Sebagai Identitas Daerah diangkat untuk menjadi solusi bagi permasalahan untuk perancangan ini Pendekatan Arsitektur Regionalime Sebagai Identitas Daerah dapat merespon perencanaan dan perancangan ini untuk mengekspos ciri khas daerah Kota Timika dengan demikian perancangan terminal ini dapat menaungi aktivitas pengguna terminal penumpang dan terminal peti kemas < p>
PERANCANGAN TAMAN BUDAYA ADAT TABI DI KOTA JAYAPURA Karamman, Indar; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu; Kawatu, Freike E.; Kilis, Billy M. H.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/g1rpkh10

Abstract

Papua sangat dikenal dengan kekayaan dan keberagaman adat dan budayanya Dari 7 wilayah adat Kota Jayapura termasuk dalam salah satu kota di wilayah adat Tabi yang mana pemerintah dan masyarakat sering membuat kegiatan kesenian dan kebudayaan Banyak kegiatan maupun festival festival seni dan budaya diselenggarakan setiap tahunnya Bahkan terdapat festival yang sudah menjadi acara tetap setiap tahunnya Banyak sanggar sanggar seni mengisi acara tersebut dengan tarian tarian tradisional maupun modern juga pameran pameran kesenian tradisional yang diperlihatkan pada beberapa festival membuktikan masyarakat di Kota Jayapura masih menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya mereka Kota Jayapura sendiri sebelumnya memiliki taman budaya namun penataan yang kurang baik dan kurang menarik membuat taman budaya ini sudah jarang dikunjungi oleh masyarakat maupun wisatawan Bahkan sudah tidak difungsikan sebagaimana mestinya juga sudah tidak terawat dan tidak terjaga dengan baik Sehingga diperlukan wadah untuk kembali memperkenalkan melestarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya Papua khususnya Adat Tabi melalui pameran pelatihan konvensi pagelaran dan kegiatan seni massal lainnya Perancangan Taman Budaya Adat Tabi di Kota Jayapura menggunakan pendekatan Arsitektur Regionalisme sebagai identitas daerah di masa sekarang menjadi solusi dalam perancangan ini Arsitektur Regionalisme sebagai identitas daerah dapat merespon perencanaan dan perancangan ini untuk memperkenalkan ciri khas daerah Adat Tabi khusunya di Kota Jayapura.
PERANCANGAN EDUWISATA AKUAKULTUR DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Walanta, Anisa; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu; Kawatu, Freike Eugene
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/7fm31562

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam sektor perikanan khususnya budidaya perikanan yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional Luasnya wilayah perairan menjadikan Indonesia sebagai produsen akuakultur terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok dengan produksi mencapai 14 3 juta ton Budidaya perikanan di Indonesia mencakup budidaya laut mariculture< em> air tawar freshwater culture< em> dan air payau brackishwater culture< em> Menurut data Badan Pusat Statistik BPS produksi perikanan budidaya Indonesia pada tahun 2023 mencapai 14 9 juta ton dengan budidaya air tawar menyumbang 3 4 juta ton Meskipun secara umum terjadi peningkatan beberapa daerah seperti Minahasa Tenggara menunjukkan penurunan produksi di sektor tertentu seperti budidaya jaring apung Sebaliknya sektor budidaya kolam menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun Fakta ini menunjukkan bahwa sektor budidaya perikanan masih memiliki ruang untuk dikembangkan sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.