Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pembelajaran Drama sebagai Sarana Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar Jodi Rizky Nugraha; Syarahmi Syarahmi; Khairiana Suci Cahaya; Masyitah Masyitah; Dini Azura; Juliati Juliati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pembelajaran berbasis drama dapat berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa Sekolah Dasar, khususnya dalam meningkatkan keberanian dan kemampuan berkomunikasi mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen, yang memungkinkan peneliti untuk mengukur perubahan pada kelompok yang sama sebelum dan sesudah intervensi dilakukan. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas 5 di salah satu SD Negeri, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan pertimbangan bahwa siswa yang terlibat memiliki tingkat kepercayaan diri yang relatif rendah pada awalnya. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri siswa, terutama dalam aspek keberanian berbicara di depan umum dan kemampuan untuk mengekspresikan diri dengan lebih percaya diri.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kurikulum 2013 Bella Zulfina; Nadia Fitria; Indriyani Br Sitepu; Muhammad Rifqi; Juliati Juliati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas model Discovery Learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum 2013 melalui studi literatur. Kurikulum 2013 menekankan pembelajaran berbasis teks dan pendekatan saintifik, namun praktik pembelajaran yang ada masih menunjukkan keterlibatan siswa yang pasif, dominasi guru, serta kesulitan dalam memahami teks. Model Discovery Learning, yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Studi literatur yang dilakukan mencakup penelitian dalam lima tahun terakhir, yang menunjukkan bahwa model ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan partisipasi siswa. Namun, tantangan yang masih dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan sarana pembelajaran yang kurang memadai.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Dalam Perspektif Tujuan, Literasi, Dan Keterampilan Abad Ke-21 (Studi Literatur) Dahlia Puspita Zahra; Erdiansyah Putra M.T; Farahdilla Maulida; Rika Helmalia Putri; Juliati Juliati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5238

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran strategis pembelajaran Bahasa Indonesiadi Sekolah Dasar sebagai fondasi holistik bagi kompetensi abad ke-21. Dengan metodestudi literatur kualitatif, penelitian menganalisis sumber primer dan sekunder termasukdokumen kurikulum (Kurikulum Merdeka), laporan ANBK/PISA, dan artikel ilmiahmutakhir (2018–2024) untuk mengkaji keterkaitan antara tujuan kurikulum, penguatanliterasi dasar, dan keterampilan 4C (Berpikir Kritis, Kreativitas, Komunikasi,Kolaborasi). Temuan menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanyamengembangkan keterampilan berbahasa reseptif dan produktif, tetapi juga menjadiporos utama penguatan literasi dan integrasi 4C. Literasi terutama baca-tulis dan digitalberperan sebagai penghubung utama antara pembelajaran bahasa dan penguasaan 4C.Integrasi ini paling efektif melalui model inovatif seperti Pembelajaran Berbasis Proyek(PjBL) dan Pembelajaran Berdiferensiasi. Kerangka konseptual terpadu ini memberikankontribusi baru dalam literatur, menegaskan Bahasa Indonesia sebagai instrumen sentralpemulihan mutu SDM Indonesia.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Juliati Juliati; Rieke Prastiwi; Suci Ramadhani Lubis; Khairani Khairani; Nursyadiah Saragih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD) serta mengidentifikasi pola hambatan dan solusi yang dilakukan pendidik dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 20 artikel jurnal ilmiah dan 3 dokumen kebijakan pendidikan yang terbit dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap transformasi pembelajaran, khususnya dalam meningkatkan kreativitas, partisipasi aktif, dan kemampuan literasi siswa melalui peran guru sebagai fasilitator. Namun, implementasi di lapangan masih terhambat oleh resistensi paradigma pengajar, keterbatasan sarana digital, serta pemahaman konsep kurikulum yang belum merata. Solusi strategis yang dilakukan meliputi penguatan kolaborasi melalui Komunitas Belajar (Kombel) dan pelatihan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara kesiapan pedagogik guru dan dukungan kebijakan sangat menentukan keberlanjutan kualitas literasi di jenjang pendidikan dasar.
Telaah Teoretis Tentang Pendekatan Dan Prinsip-Prinsip Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Adetia Putri; Maulidza Maulidza; Tria Sesaria; Darmini Darmini; Aiskha Raudatul Ulla; Juliati Juliati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6299

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan berkarakter peserta didik. Melalui penelitian studi literatur ini, dikaji berbagai prinsip dan pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia yang relevan diterapkan di jenjang sekolah dasar. Prinsip-prinsip yang dikaji meliputi prinsip komunikatif, keterpaduan keterampilan berbahasa, kebermaknaan dan kontekstualitas, serta keaktifan siswa. Sementara itu, pendekatan yang digunakan mencakup pendekatan komunikatif, pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL), dan pendekatan tematik-integratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip dan pendekatan tersebut secara terpadu dapat meningkatkan kemampuan berbahasa siswa, menumbuhkan motivasi belajar, serta menciptakan proses pembelajaran yang aktif, interaktif, dan bermakna. Guru berperan penting sebagai fasilitator dalam menghubungkan teori bahasa dengan praktik kehidupan sehari-hari.
Analisis Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Fase A Di Sekolah Dasar Jodi Rizky Nugraha; Sri Muliya; Syarahmi Syarahmi; Adinda Pratiwi; Syakira Kaila; Juliati Juliati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6335

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Fase A di sekolah dasar berperan penting dalam membangun fondasi literasi awal, kemampuan berbahasa, serta kebiasaan berpikir siswa sejak dini. Karakteristik peserta didik Fase A yang masih berada pada tahap perkembangan konkret, memiliki rentang perhatian relatif singkat, dan belajar efektif melalui pengalaman langsung menuntut guru menerapkan metode pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang relevan untuk Fase A serta menjelaskan prinsip penerapannya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research) dengan menelaah literatur dari jurnal nasional terakreditasi, buku ilmiah, dan hasil penelitian relevan tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode yang paling sesuai untuk Fase A adalah metode konkret dan komunikatif, seperti bercerita, bernyanyi, permainan bahasa, membaca nyaring (read aloud), demonstrasi, serta penggunaan media visual dan teks sederhana yang dekat dengan pengalaman siswa. Penerapan metode tersebut mendukung peningkatan motivasi belajar, keterampilan menyimak dan berbicara, penguatan kosakata, serta perkembangan literasi awal (membaca dan menulis permulaan). Kajian ini berkontribusi secara teoretis dalam memperkuat landasan pemilihan metode pembelajaran berbasis perkembangan peserta didik, serta secara praktis menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna dan adaptif pada Fase A sesuai Kurikulum Merdeka.
Strategi Pembelajaran Keterampilan Menulis Untuk Kelas 4 Sekolah Dasar Juliati Juliati; Nasya Aulia Andini; Ainun Rohma Siregar; Khairiana Suci Cahaya; Dini Azura; Nurul Hasanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6746

Abstract

Writing skill learning in elementary schools plays an essential role in developing students’ critical, creative, and communicative abilities. At the fourth-grade level, writing instruction should be systematic and meaningful to help students express ideas clearly and coherently. This article discusses five effective strategies for enhancing writing skills: the Process Writing Approach, Project-Based Learning, Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning, and Mind Mapping using visual media. These strategies guide students through gradual writing processes, connect learning with real experiences, and foster motivation and confidence. Within the Merdeka Curriculum framework, teachers act as facilitators who lead students through active and reflective writing activities. Appropriate implementation of these strategies transforms writing into a medium for literacy growth and character development in elementary students.