Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi Keamanan Pangan Bagi Siswa MI Maarif Gunungpring Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang Gunawan, Muhammad Iqbal Fanani; Nugraheni, Martha Arum; Putri, Soraya Kusuma; Wulan, Rahayu; Pramono, Pradipta Bayuaji; Reyhan, Akmal
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 2 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.343

Abstract

Foodborne disease merupakan penyakit akibat makanan yang terpapar oleh bahaya kimia, fisik, maupun mikrobiologis pangan. Pada tahun 2010 diperkirakan terdapat lebih dari 500 juta pasien terkena foodborne disease dan menyebabkan kematian pada lebih dari 1 juta pasien di dunia, dan lebih dari 30% terjadi pada anak-anak. Risiko tinggi penularan foodborne disease pada anak-anak terutama terjadi di lingkungan tertutup seperti tempat penitipan anak dan sekolah. Gejala yang dialami anak-anak jika terkena foodborne disease berupa mual, muntah, demam, dan diare. Hal-hal tersebut akan mengganggu kegiatan belajar siswa di sekolah. Jika tidak ditindak lanjuti, foodborne disease bisa mengakibatkan gangguan pada organ dan juga metabolisme tubuh anak, bahkan bisa menyebabkan kematian. Diare di Kabupaten Magelang merupakan salah satu dari 10 kasus penyakit terbanyak di Kabupaten Magelang pada tahun 2019-2021 (BPS, 2021). Edukasi keamanan pangan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak-anak dalam keamanan pangan, sehingga mampu memilih makanan yang higienis, sehingga tidak mengganggu kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di MI Maarif Gunungpring Muntilan, Kabupaten Magelang, dengan peserta sebanyak 479 siswa kelas 1 sampai dengan kelas 6. Pelaksanaan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai keamanan pangan, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test dan post-test yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (Sig. 2 tailed = 0,000).
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dalam Meningkatkan Performa Ayam Broiler Muhammad Samsul Anwar; Lilis Hartati; Pradipta Bayuaji Pramono
Journal of Livestock Science and Production Vol 8, No 1 (2024): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v8i1.8181

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pepaya pada performa ayam broiler dan mengetahui dosis ekstrak daun pepaya yang tempat untuk performa ayam broiler yang paling baik. Materi penelitian yang digunakan adalah 100 ekor DOC strain cob yang dikelompokkan dalam 4 perlakuan meliputi: (P0) kontrol tanpa pemberian ekstrak daun papaya, (P1) pemberian 5% ekstrak daun papaya (50ml : 950ml air minum), (P2) pemberian 7,5% ekstrak daun papaya (75ml : 925ml air minum), dan (P3) pemberian 10% ekstrak daun papaya (100ml : 900ml air minum). Rancangan percobaan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah. Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Pemberian ekstrak daun pepaya dengan dosis yang berbeda tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan (3.632±266 – 3.690±298,3 gram/ekor), pertambahan bobot badan (2710±368,6 – 2892±300,8 gram/ekor), dan konversi ransum (1,27±0,01 - 1,34±0,06). Kesimpulan dari penelitian ini penambahan ekstrak daun papaya dalam air minum ayam broiler sampai dosis 10% tidak berpengaruh terhadap performan ayam broiler. Penambahan ekstrak daun pepaya sampai dosis 10% dalam air minum tidak memengaruhi konsumsi, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum ayam broiler umur 1-6 minggu 
FORMULASI DAN UJI MUTU SABUN SUSU KAMBING BATANGAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN ADAS (Foeniculum vulgare Mill) Danes Suhendra; Pradipta Bayuaji Pramono; Labib Abdillah; Sutarto Sutarto; Dwi Novrina Nawangsari; Dian Ningsih
Journal of Livestock Science and Production Vol 9, No 2 (2025): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v9i2.9778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh penambahan ekstrak daun adas (Foeniculum vulgare Mill) terhadap organoleptik dan mutu sabun susu kambing batangan, serta untuk mengetahui kadar penambahan ekstrak daun adas yang paling baik. Bahan yang digunakan yaitu minyak kelapa, minyak zaitun, minyak sawit, NaOH, susu kambing, ekstrak daun adas. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P1 = tanpa penambahan ekstrak daun adas, P2 = penambahan ekstrak daun adas 3,5 %, dan P3 = penambahan ekstrak daun adas 7 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun adas pada sabun susu kambing batangan memberikan pengaruh nyata terhadap warna, aroma, pH, dan alkali bebas. Tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-3532-2021 pH sediaan sabun pada penelitian ini belum memenuhi ketentuan, sedangkan kadar air dan alkali bebas pada perlakuan 3 dengan penambahan ekstrak daun adas 7 % sudah sesuai berdasarkan ketentuan SNI. Sehingga penambahan ekstrak daun adas 7 % pada sabun susu kambing batangan memberikan perlakuan yang terbaik.