Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pembinaan Mitra Statistik PEMBINAAN MITRA STATISTIK DALAM RANGKA PERSIAPAN SENSUS EKONOMI 2026 Wahyu Triatmo; Hayu Wuranti; Nurul Kurniasih; Diah Tri Pujiastuti; Abdul Aziz; Muhammad Shofiyuddin
DIMASEKA Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : FEB Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/dimaseka.v3i2.729

Abstract

Sensus Ekonomi (SE) merupakan kegiatan besar yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap sepuluh tahun sekali, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Data hasil Sensus Ekonomi menjadi landasan penting bagi perencanaan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional. Memasuki pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang merupakan sensus ekonomi kelima, diperlukan persiapan matang di berbagai aspek, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang akan terlibat langsung dalam kegiatan lapangan. Salah satu elemen kunci keberhasilan sensus adalah mitra statistik, yaitu petugas lapangan yang memiliki peran strategis dalam pengumpulan data yang akurat dan berkualitas. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pekalongan sebagai wujud dari Pengabdian Kepada Masyarakat bersama Badan Pusat Statistik Kota Pekalongan memberikan Pembinaan kepada mitra Statistik dalam rangka persiapan Kegiatan Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Mitra statistik yang mengikuti pembinaan ini semakin memahami pentingnya kompetensi yang harus dimiliki petugas, mencakup kemampuan memahami konsep, komunikasi yang efektif, serta keterampilan teknis dalam pengisian instrumen sensus dan penggunaan perangkat pendataan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, simulasi, dan evaluasi dengan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan 86,63 persen perserta merasa pembinaan berjalan baik hingga sangat baik, dengan peningkatan pemahaman terhadap konsep KBLI dan teknik pengisian CAPI.
Pendampingan Budaya Kerja dalam Program Induksi Guru Al Azhar Pekalongan Sri Hartanti Sachroni; Yohanes Bambang Dwiatmadji; Muhammad Dhiya’ Ulhaq; Muhammad Narurdin; Dwi Nafisatun; Muhammad Shofiyuddin
DIMASEKA Vol 3 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : FEB Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/dimaseka.v3i2.730

Abstract

Program induksi merupakan bagian penting dalam pengelolaan SDM di lembaga pendidikan, khususnya dalam membantu guru baru beradaptasi terhadap nilai, standar perilaku, dan budaya organisasi. Sekolah Islam Al Azhar Pekalongan memiliki program induksi terstruktur selama satu tahun yang  mencakup sepuluh sesi pembinaan. Namun, temuan pada pelaksanaan menunjukkan  aspek internalisasi budaya kerja masih membutuhkan penguatan agar guru tidak hanya memahami nilai secara kognitif, tetapi juga menghayatinya sebagai identitas profesional. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan salah satu sesi induksi  berfokus pada penanaman makna budaya kerja berbasis nilai keislaman, karakter kealazharan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis observasi partisipatif, refleksi terarah, dan instrumen persepsi sebagai data pendukung. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman budaya kerja, konsistensi perilaku, dan sense of belonging guru baru terhadap lembaga. Data simulatif menunjukkan peningkatan tiga aspek utama: pemahaman nilai, kesesuaian perilaku, dan keterikatan emosional terhadap lembaga. Ini menegaskan bahwa induksi bukan hanya proses adaptasi administratif, tetapi instrumen strategis pembentukan identitas profesional guru yang sejalan dengan nilai lembaga. Dengan demikian, penguatan budaya kerja perlu diposisikan sebagai bagian inti strategi pengembangan SDM berbasis nilai pada lembaga pendidikan Islam. Kegiatan ini juga merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian masyarakat untuk memperkuat budaya kerja guru berbasis nilai islam.