Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Colourfun Booth Dalam Menjaga Konsumen Di Era New Normal. Evie Christina; Yugih Setyanto
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10232

Abstract

In the new normal era, people are becoming more selective in spending costs for household needs, transportation, and other necessities. So, a lot of companies have experienced a decrease in production capacity, a reduction in the capacity of workers, and have out of business. Colourfun Booth is a service industry that provides photobooth services or photo printing services directly at events such as birthdays, weddings, graduations, reunions, companies and so on. Maintain the customers in the new normal era, Colourfun Booth develops a marketing communication strategy by combining elements of communication such as advertising, direct response, sales promotion, and Public Relations to provide maximum communication impact. The method in the preparation of this thesis uses observation, interviews, and documentation. The main concept used the right marketing communication strategy to keep consumers in the new normal era. The strategy adopted by Colourfun Booth are trying to establish a good relationship between brands and consumers through intermediary media, namely social media Instagram and Facebook. Because with this relationship it is expected to be able to become a link between brands and consumers to generate consumer loyalty to the brand.Di era new normal, masyarakat menjadi lebih selektif dalam mengeluarkan biaya untuk keperluan rumah tangga, transportasi, hingga kebutuhan lainnya. Sehingga, tak sedikit perusahaan yang mengalami penurunan kapasitas produksi, pengurangan kapasitas pekerja, hingga harus gulung tikar. Colourfun Booth merupakan industri jasa yang memberikan layanan jasa photo booth atau jasa cetak foto secara langsung pada acara-acara seperti ulang tahun, pernikahan, graduasi, reuni, perusahaan dan sebagainya. Dalam menjaga konsumen di era new normal, Colourfun Booth mengembangkan strategi komunikasi pemasaran dengan cara menggabungkan elemen-elemen komunikasi yang bervariasi seperti periklanan, respon langsung, promosi penjualan, dan Public Relations untuk memberikan dampak komunikasi yang maksimal. Metode dalam penyusunan skripsi ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Konsep utama yang digunakan adalah strategi komunikasi pemasaran yang tepat untuk menjaga konsumen di era new normal. Strategi yang dilakukan oleh Colourfun Booth yaitu berusaha menjalin hubungan baik antara merek dengan konsumen melalui media perantara yaitu media sosial Instagram dan Facebook karena dengan adanya hubungan tersebut diharapkan mampu menjadi pengait antara merek dengan konsumen untuk membangkitkan loyalitas konsumen terhadap merek.
Peran Customer Relations Dalam Menerapkan Kebijakan Baru Untuk Membangun Hubungan Yang Baik Dengan Konsumen (Studi Pada PT. Jasa Marga (Persero) Tbk.) Pricilla Intan Rachmawati; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1982

Abstract

PT. Jasa Marga (Persero) adalah salah satu lembaga milik pemerintah yang bertugas merencanakan, membangun, mengoperasikan dan memelihara jalan tol agar dapat berfungsi sebagai jalan bebas hambatan yang memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan agar terhindar dari kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana cara perusahaan membangun hubungan dengan konsumen ketika perusahaan menerapkan kebijakan baru, Mengetahui bagaimana respon masyarakat kepada kebijakan baru yang dibuat oleh perusahaan dan bagaimana Customer Relations berperan dalam memberikan pelayanan sebagai bagian dari Public Relations. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Kualitatif, dengan menggunakan metode Studi Kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, keperpustakaan, internet, dan dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah Customer Relations PT. Jasa Marga, petugas LJO PT. Jasa Marga dan dua orang Konsumen jalan tol. Hasil kesimpulan dari penelitian ini adalah PT. Jasa Marga selalu memberikan informasi kepada konsumen dan masyarakat tentang kebijakan-kebijakan baru yang di buat dan diterapkan oleh perusahaan sehingga perusahaan dapat lebih mendekatkan diri dengan konsumen serta telah memberikan pelayanan kepada konsumen dengan sebaik mungkin dan selalu membangun hubungan yang baik dengan konsumen.
Upaya Pemasaran Agen Properti ERA DEA Melalui Pendekatan Komunikasi Antarpribadi Adrian Aidil; Yugih Setyanto
Prologia Vol 2, No 1 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i1.2384

Abstract

Penelitian ini membahas tentang upaya pemasaran agen properti ERA DEA melalui pendekatan komunikasi pribadi. Penelitian ini menggunakan teori yang terdiri dari komunikasi, prinsip komunikasi, unsur komunikasi, komunikasi antarpribadi, ciri- ciri komunikasi antarpribadi, proses komunikasi antarpribadi, pemasaran, strategi pemasaran, komunikasi pemasaran dan tipe kepribadian pembeli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini juga menetapkan subjek dan objek penelitian serta lokasi dan waktu penelitian. Teknik dan pengumpulan data menggunakan sumber dan jenis data, observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis data dan teknik keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah upaya pemasaran agen properti ERA DEA melalui pendekatan komunikasi pribadi.
Komunikasi Pariwisata dalam Mempromosikan Objek Wisata Bukit Kasih Kanonang Inggrit Christiani N.T; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 1 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i1.1368

Abstract

Provinsi Sulawesi Utara, merupakan salah satu wilayah tujuan wisata di Indonesia yang memiliki berbagai objek wisata baik objek wisata alam maupun wisata budaya. Objek wisata Bukit Kasih Kanonang merupakan salah satu tujuan wisata di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara yang banyak diminati oleh wisatawan.Namun keberadaan objek wisata ini belum didukung dengan infrastruktur yang baik sehingga apa objek wisata yang di promosikan masih belum dikelola secara khusus. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui bagaimana Dinas Pariwisata mengembangkan objek pariwisata dan mengetahui kondisi-kondisi yang ada dalam pengembangan pariwisata di Bukit Kasih Kanonang. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipasi, studi kepustakaan, dan penelusuran data online. Dari hasil analisis yang dilakukan oleh penulis, bahwa infrastruktur sangat penting bagi pengembangan objek wisata Bukit Kasih, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan pariwisata di Bukit Kasih yang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa, khususnya Dinas Pariwisata dinilai lamban dalam menindaklanjuti pengembangan di Bukit Kasih. 
Studi Kegiatan Marketing Public Relations Sebagai Bagian dari Integrated Marketing Communication Toko Kopi Tuku Theresia Kristi; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1992

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi kegiatan marketing public relation di Toko Kopi Tuku. Industri kopi di Indonesia telah mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik, bisa dilihat dari banyaknya specialty coffee yang mendapat apresiasi dari masyarakat dengan menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kopi Indonesia menarik perhatian generasi millennial yang menyebabkan pertumbuhan kedai-kedai kopi dengan pesat. Kemunculan kedai kopi begitu banyak sehingga berdampak pada persaingan yang semakin ketat. Kedai kopi harus memperhatikan bauran pemasaran agar produknya tetap diminati masyarakat. Toko Kopi Tuku merupakan kedai kopi yang membentuk komposisi bauran pemasaran dengan tepat. Produk Kopi Susu Tetangga, salah satu menu andalan Tuku, merupakan kopi susu sederhana dengan harga yang murah, distribusi yang mudah via GoFood, dan promosi menggunakan marketing public relations. Komposisi ini sangat tepat dan membuat Tuku menjadi terkenal, terutama setelah kedatangan Bapak Presiden Joko Widodo. Banyaknya media yang meliput serta menjadi buah bibir masyarakat merupakan hasil dari kegiatan promosi yang didukung oleh produk Tuku sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara kepada enam narasumber. Hasil penelitian ini adalah penjelasan kegiatan promosi Toko Kopi Tuku dengan marketing public relations sehingga menghasilkan media mentions dan word of mouth.
Komunikasi Pemasaran Kennedy, Voice & Berliner dalam Membangun Loyalitas dengan Klien Jacqueline Annabell; Yugih Setyanto; Sisca Aulia
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6357

Abstract

Marketing communication is carried out with the main goal of selling. Companies that offer services and products compete with each other in applying marketing communication strategies to attract clients and maintain the loyalty of clients who have become regular customers. This research utilizes marketing communication theory and client's loyalty. The research approach used in this research is a descriptive qualitative approach with case study research methods and data collection techniques carried out by interviews, non-participant observation, literature study and documentation. The result of this study indicates that Kennedy, Voice & Berliner runs a mix of marketing communications, namely events and experiences, public relations and publicity, direct marketing, word-of-mouth marketing, and personal selling. Kennedy, Voice & Berliner clients have a high level of engagement and are supported by a high level of repeated purchase, reciprocity and client's satisfaction with Kennedy, Voice & Berliner in which they use the services of Kennedy, Voice & Berliner’s  public relations consultant on an ongoing basis. Komunikasi pemasaran dilaksanakan dengan tujuan utama menjual. Perusahaan-perusahaan yang menawarkan jasa maupun produk saling berkompetisi dalam mengaplikasikan strategi komunikasi pemasaran untuk menarik minat klien serta mempertahankan loyalitas klien yang telah menjadi pelanggan tetap. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran dan loyalitas klien. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi non-participant, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kennedy, Voice & Berliner menjalankan bauran komunikasi pemasaran yaitu events and experiences, public relations and publicity, direct marketing, word-of-mouth marketing, dan personal selling. Klien Kennedy, Voice & Berliner memiliki keterikatan yang tinggi dan didukung dengan  tingkat pembelian ulang yang tinggi, adanya timbal balik dan rasa puas klien terhadap Kennedy, Voice & Berliner sehingga memakai jasa konsultan public relations Kennedy, Voice & Berliner secara terus-menerus.
Komunikasi Antarpribadi Sesama Penggemar dalam Fandom (Studi pada Penggemar dalam Fandom BTS di Jakarta) Lingga Lingga; Yugih Setyanto; Lusia Savitri Setyo Utami
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2438

Abstract

Fandom adalah sekumpulan grup penggemar yang terhubung karena memiliki satu kesamaan yakni rasa cinta terhadap idolanya. Penggemar grup Korea, BTS (Bangtan Sonyeondan) memiliki sebutan dengan nama ARMY. Setiap hubungan tanpa terkecuali hubungan antar penggemar akan melakukan komunikasi antarpribadi penggemar. Penggemar dilihat sebagai individu yang berlebihan, konsumtif, dan terobsesi pada idolanya. Individu yang tidak masuk ke dalam fandom biasanya tidak akan mengerti isi komunikasi yang sedang berlangsung dalam fandom. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi antarpribadi penggemar dalam suatu fandom. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori komunikasi antarpribadi dengan proses komunikasi antarpribadi seperti kontak, keterlibatan, keakraban, kemunduran, pemutusan hubungan, dan teori konflik antarpribadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi pada penggemar BTS. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan komunikasi antarpribadi penggemar BTS melalui tahapan proses komunikasi antarpribadi, kemudian isi komunikasi yang terjadi di antara penggemar memiliki konteks parasosial di dalamnya, dan hubungan antar penggemar tidak terhindar dari konflik antarpribadi.
Komunikasi Antar Pribadi Anak Punk dan Orangtua (Studi Pada Komunitas Punk Bad Plus Di Peninggaran, Jakarta Selatan) Ajeng Puspita Ningrum; Yugih Setyanto
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1332

Abstract

Public United not Kingdom (punk) bukan hanya membahas tentang fashion dan menciptakan lirik lagu sederhana, punk juga berbicara tentang kebebasan dan gaya hidup idealisme sendiri. Penelitian ini membahas mengenai komunikasi antar pribadi anggota punk dan orangtua (studi komunikasi punk Bad Plus) di Peninggaran, Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskripstif dengan pendekatan teori Komunikasi Antar Pribadi. Data diperoleh dari wawancara. Menurut analisis yang peneliti lakukan, konflik yang terjadi di dalam konteks keluarga yang terjadi antara anak punk dan orangtua belum saling memahami karakter satu sama lain, sehingga tujuan komunkasi yang diinginkan tidak tercapai. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa sebuah keluarga yang seharusnya saling memberi kasih sayang dan perhatian kepada tiap anggota keluarga tidak tercermin pada keluarga narasumber, yakni Kiplay dan Boyo. Hasilnya, terjadilah kesalahpahaman komunikasi atau miscommunication yang menyebabkan narasumber keluar dari rumah untuk mencari lawan bicara yang sesuai harapannya.
Pendekatan Komunikasi Antarpribadi Guru Dalam Menangani Siswa Bermasalah (Studi Hubungan Guru dan Siswa di SMK Negeri 1 Jakarta) Novianti Lorensia; Yugih Setyanto
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i2.3929

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pendekatan komunikasi antar pribadi guru dan siswa bermasalah di SMKN 1 Jakarta. Pada dasarnya komunikasi berawal dari lingkungan keluarga. Komunikasi juga dapat terjadi dalam proses belajar mengajar di lingkungan sekolah. Seringkali, dalam proses komunikasi ditemui kegagalan yang biasanya disebabkan oleh lemahnya komunikasi. Oleh karena itu, dapat menimbulkan berbagai masalah bagi kalangan siswa yaitu masalah tawuran dan “korban” dari senioritas. Penelitian ini menggunakan sejumlah konsep terdiri dari teori komunikasi, komunikasi antar pribadi, komunikasi pendidikan, psikologi komunikasi. Penelitian ini menganalisis siswa bermasalah dan masa remaja. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif melalui metode penelitian studi kasus. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa komunikasi antar pribadi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas untuk memberikan pemahaman kepada siswa sudah cukup baik. Komunikasi yang terjadi secara langsung di SMK Negeri 1 Jakarta adalah komunikasi semua arah, tidak hanya melibatkan interaksi antara guru dengan siswa tetapi melibatkan interaksi antara siswa dengan siswa lainnya. Pendekatan komunikasi antar pribadi yang dilakukan oleh guru kepada siswa yang memiliki masalah menggunakan pendekatan agama.
Pengungkapan Identitas Diri Melalui Komunikasi Non Verbal Artifaktual Pada Komunitas Crossdress Cosplay Jepang Fasa Bikati Sabka; Yugih Setyanto; Septia Winduwati
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i2.3905

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana identitas diri dibangun dan dibentuk. Dengan menggunakan konsep, identitas diri yang terdiri dari konstruksi identitas diri, faktor-faktor yang mempengaruhi identitas, proses pembentukkan identias diri. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dilakukan dalam mengumpulkan data yakni dengan teknik wawancara mendalam, observasi non-partisipan, studi kepustakaan, dan penelusuran data online. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa identitas diri dibangun oleh proses pembentukan identitas diri yang dikarenakan adanya figur yang menjadi model dan tingkat keterbukaan individu terhadap berbagai alternatif identitas. Selain itu, terbentuk melalui media digital maupun media konvensional seperti Anime (kartun Jepang), Manga (komik Jepang), serta lingkungan disekitarnya.