Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Komunikasi Internal Dalam Membangun Kinerja Perusahaan PT. Oto Citra Sentosa Andry Andry; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1934

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana komunikasi internal yang ada didalam PT. Oto Citra Sentosa didalam perusahaan tersebut. Didalam komunikasi internal setiap anggota memiliki ikatan komunikasi antara sesama atau dengan pimpinannya.  Komunikasi yang dilakukan di PT. Oto Citra Sentosa yaitu dilakukan dengan cara komunikasi vertikal dan horizontal. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Komunikasi internal perusahaan PT. Oto Citra Sentosa menerapkan sistem komunikasi yang terstruktur, tujuannya agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik disetiap anggota perusahaan.
Strategi Marketing Public Relations Dalam Meningkatkan Jumlah Pelanggan di PT. Bach Multi Global Evita Evita; Yugih Setyanto
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3596

Abstract

PT. Bach Multi Global adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan, pemeliharaan, dan perbaikan generator set untuk perusahaan telekomunikasi di Indonesia seperti Telkomsel, XL, dan Indosat. Generator set yang dijual digunakan untuk tower base transceiver station (BTS) pada perusahaan telekomunikasi tersebut. Seiring berjalannya waktu, Penjualan genset pada BTS mulai menurun. Untuk dapat bertahan PT. BMG  perlu meningkatkan jumlah pelanggan ke sektor lain seperti, ritel, perbankan, konstruksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi marketing public relations, aktivitas public relations serta bagaimana cara meningkatkan jumlah pelanggan di PT. Bach Multi Global (BMG) . Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui data yang diperoleh dengan wawancara pihak perusahaan yaitu CEO lalu, marketing public relations dan juga pelanggan-pelanggan dari perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT.Bach Multi Global telah menerapkan strategi marketing public relations yaitu kegiatan nya adalah menawarkan layanan after sales kepada customer, promosi iklan, dan sales call ke kantor-kantor.
Pembentukan Personal Branding Melalui Media Sosial (Studi Akun Instagram @Bangpen) Elissa Elissa; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1944

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pembentukan personal branding melalui media sosial. Studi dilakukan pada akun selebgram-creativepreneur di Instagram @Bangpen. @Bangpen adalah seorang komedian yang memulai karirnya melalui media sosial. Personal branding adalah gambaran diri seorang individu pada persepsi orang lain. Personal branding menggunakan keunikan individu tersebut sebagai pembeda sehingga seorang individu tidak generik dalam masyarakat. Personal branding menjadi hal yang sangat penting dan tidak terpisahkan bagi seorang individu terutama bagi mereka yang bekerja sebagai selebgram. Seperti yang sudah diketahui, media sosial sebagai media baru merupakan media yang sudah sangat lekat dengan masyarakat. Fakta tersebut membuat selebgram menggunakan media sosial untuk membentuk dan memperkuat personal branding yang dimiliki. Proses pembentukan personal branding diawali dengan menyadari authentic personal branding dan fitur apa saja yang dapat digunakan dalam media sosial. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan sifat deskriptif. Media sosial menjadi sarana yang sesuai dalam mengelola personal branding karena media sosial merupakan media yang tanpa batas.
Pemanfaatan Instagram dalam Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pejalan Kaki (Studi pada Komunitas Koalisi Pejalan Kaki) Lilis Ramadhanti; Yugih Setyanto
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3719

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemanfaatan Instagram oleh komunitas Koalisi Pejalan Kaki dalam mensosialisasikan gerakan Selamatkan Pejalan Kaki. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa postingan Instagram akun @koalisipejalankaki dan informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dengan beberapa informan. Sedangkan data sekunder berupa data yang diperoleh dari buku dan sumber lain. Teori yang digunakan terdiri dari komunikasi, komunikasi kelompok, media baru, dan komunitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, studi kepustakaan dan penelusuran data online. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas Koalisi Pejalan Kaki memanfaatkan Instagram sebagai media dalam mensosialisasikan gerakan Selamatkan Pejalan Kaki sehingga menciptakan kepedulian masyarakat kepada pejalan kaki.
Aktivitas Eksternal Public Rrelations Dalam Membina Hubungan Baik Dengan Wartawan (Studi di PT Surya Citra Televisi) Helen Helen; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1956

Abstract

Komunikasi dengan wartawan merupakan bagian dari tugas dan kewajiban dari seorang praktisi public relations. Media merupakan salah satu khalayak perusahaan yang harus dirangkul sehingga dapat memberikan manfaat bagi perusahaan berupa publikasi. Perusahaan yang memiliki publikasi yang maksimal dapat memberikan pengetahuan lebih bagi konsumennya sehingga produk atau jasa yang ditawarkan dapat lebih diterima dengan baik. Hubungan baik yang terjalin antara public relations SCTV dengan wartawan dilaksanakan dengan berbagai aktivitas yang menghubungkan keduanya serta ada beberapa upaya lain diluar pekerjaan. Penelitian ini dibuat dengan maksud untuk mengetahui bagaimana public relations sebuah perusahaan terkemuka dapat menjalin hubungan yang baik dengan wartawan sehingga publikasi yang didapatkan menjadi maksimal.
Pengaruh Daya Tarik Iklan Shopee di Televisi terhadap Minat Beli Berdasarkan Elaboration Likelihood Model di Lingkungan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMN Angkatan 2016 David Ricardo; Yugih Setyanto; Anto Sudarto
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6473

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the attractiveness of Shopee Advertising on television on buying interest based on ELM in the Communication Sciences UMN Class of 2016. The research method used was quantitative, namely by using a statistical approach, a sample of 190 people. From the results of calculations using SPSS, it is known that the correlation coefficient (r) of 0.803 means that the influence between Ad Creativity, Attractiveness of Celebrity Endorser and Credibility of Celebrity Endorser on Buying Interest is very strong. The results showed 1) There was a significant influence between Advertising Creativity on Purchase Interest, this was evidenced by the results of the significance value in the T test of 0.00 <0.05; 2) There is no significant influence between the attractiveness of Celebrity Endorser on buying interest, this is evidenced by the results of the significance value in the T test of 0.123> 0.05; 3) There is a significant influence between the credibility of Celebrity Endorser on Purchase Interest, this is evidenced by the results of the significance value in the T test of 0.00 <0.05; 4) There is a significant influence of Advertising Creativity, Attractiveness of Celebrity Endorser and Credibility of Celebrity Endorser together on buying interest, this is evidenced by the significant value on the F test of 0.00 <0.05. Tujuan penelitian untuk mengetahui  Pengaruh Daya Tarik Iklan Shopee Di Televisi Terhadap Minat Beli Berdasarkan ELM Di Lingkungan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMN Angkatan 2016. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif, yaitu dengan menggunakan pendekatan statistik, sampel yang digunakan sebanyak 190 orang. Dari  hasil  perhitungan  dengan  menggunakan  SPSS, diketahui nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,803 artinya pengaruh antara Kreativitas Iklan, Daya tarik dan Kredibilitas terhadap Minat Beli adalah sangat kuat.  Hasil penelitian menunjukkan 1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Kreativitas Iklan terhadap Minat Beli, hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi pada uji T sebesar  0,00  < 0,05; 2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Daya tarik Celebrity Endorser terhadap Minat beli, hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi  pada uji T sebesar  0,123 > 0,05;  3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Kredibilitas Celebrity Endorser terhadap  Minat Beli, hal ini dibuktikan dengan hasil nilai signifikansi pada uji T sebesar  0,00  < 0,05; 4) Terdapat pengaruh yang signifikan Kreativitas Iklan, Daya tarik dan Kredibilitas secara bersama-sama terhadap Minat beli, hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan pada uji F sebesar 0,00 < 0,05.
Fungsi Marketing Public Relation (MPR) dalam Membangun Brand Awareness pada PT. Compro Kotak Inovasi Jessica Jessica; Yugih Setyanto
Prologia Vol 1, No 2 (2017): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v1i2.1964

Abstract

Penelitian ini berfokus kepada kegiatan- kegiatan marketing public relations yang terjadi pada PT. Compro Kotak Inovasi yang dilaksanakan dan dibuat dengan sengaja demi membangun Brand Awareness atau kesadaran merek pada konsumen dan calon konsumen serta masyarakat luas. Maksud dari penelitian ini adalah penulis akan menunjukkan apa saja kegiatan MPR yang terjadi dan juga peran atau fungsi dari MPR dalam membangun Brand Awareness tersebut. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah MPR dan Brand Awareness. Subyek dari penelitian ini adalah fungsi kegiatan MPR, dan obyek dari penelitian ini adalah PT. Compro Kotak Inovasi. Metodologi penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi, studi kepustakaan dan penelusuran data online. Hasil penelitian ini adalah bahwa MPR dan kegiatan MPR sangatlah penting dilakukan demi membangun Brand Awareness perusahaan. Divisi PR/MPR walaupun dapat dijalankan oleh divisi lain, akan lebih baik jika terdapat divisi PR sendiri agar lebih fokus melaksanakan fungsi PR. Kegiatan yang dilakukan adalah publikasi (terbitan), acara-acara, kegiatan layanan masyarakat, dan media identitas. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan demi membangun kesadaran merek pada perusahaan, dan sudah terlaksana dengan tepat, sehingga kesadaran merek mulai terbangun.
Strategi Komunikasi Pemasaran Wuling Motors Indonesia dalam Bersaing di Industri Mobil Indonesia Jeffrey Shan Budiono; Yugih Setyanto
Prologia Vol 6, No 1 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i1.10342

Abstract

Japanese and European automobiles have ruled Indonesian industries of cars, as long from the first year they arrived in Indonesia. Meanwhile, from the land of the Red Dragon, Chinese automobiles seem to struggle and look sluggish when competing in Indonesia, from the first arrival of Chery and Geely, as the first Chinese car brand in Indonesia. From disappointing engine performance to pathetic car quality, slowly forming negative stigma about Chinese cars in Indonesia. The table turned when Wuling as the new competitor in Indonesia from China took place to compete against older brands like Toyota and Honda. Surprisingly, based on their recent activities of sales and marketing, shows that Wuling capable of competing, even surpasses some older rivals in the country in terms of owning experience and reliability, whereas Chinese cars used to be known as a bad deal when it comes to car usage for long term. This essay will discuss and examine the marketing communication strategies of  Wuling Motors Indonesia as a Chinese car brand whom succeed in competing in Indonesia.Merek-merek mobil dari negeri Jepang dan Eropa sudah merajai industri mobil di Indonesia, sejak pertama kalinya hadir di Indonesia. Sementara itu, dari negeri tirai bambu, merek-merek mobil Tiongkok pertama di Indonesia yaitu Chery dan Geely, terlihat terus terjebak dalam pergumulan yang sama dan lesu dalam berkompetisi di industri mobil Indonesia. Dari performa mesin yang mengecewakan sampai kualitas kendaraan yang menyedihkan, perlahan-lahan membentuk stigma negatif masyarakat Indonesia mengenai kualitas mobil Tiongkok. Meja pun berputar saat Wuling sebagai kompetitor baru di Indonesia dari Tiongkok hadir untuk bersaing dengan merek-merek lama seperti Toyota dan Honda. Yang tidak disangka, dari data gabungan hasil penjualan dan pemasaran Wuling menunjukkan bahwa Wuling sanggup bersaing dengan rival-rivalnya, bahkan sanggup mengalahkan beberapa rivalnya yang sudah lama bersaing di Indonesia dalam hal keandalan dan pengalaman memiliki, dimana dulunya mobil Tiongkok dianggap tidak setimpal dengan uang yang dikeluarkan untuk dimiliki. Skripsi ini berisi pembahasan dan analisis mengenai strategi komunikasi marketing Wuling Motors Indonesia dalam bersaing di industri mobil Indonesia.
Public Relations Dalam Mengadapi Isu Negatif Pada Penanganan Isu Di Starbucks Indonesia Valintina Valintina; Yugih Setyanto
Prologia Vol 2, No 1 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i1.2387

Abstract

Isu merupakan sebuah kondisi atau peristiwa baik internal maupun external dalam sebuah organisasi, yang jika berlanjut akan mempunyai efek signifikan pada berfungsinya atau performa organisasi atau pada kepentingan organisasi dimasa datang. Sebuah isu dapat memberikan berbagai dampak positif namun juga dapat memberikan dampak negative pada perusahaan. Starbucks sebagai perusahaan kopi terbesar di dunia. Tertimpa isu bahwa CEO Starbucks mendukung LGBT dan Starbucks akan diboikot oleh PP Muhammadiyah. Isu sudah menjadi tahap krisis bagi perusahaan dan memberikan dampak buruk terhadap citra perusahaan. Isu semakin besar  karena mulai tersebar di berita online, maka perusahaan harus segera memberikan tindakan komunikasi kepada khalayak sehingga khalayak terutama konsumen untuk tetap memilih Starbucks sebagai tempat favorite mereka. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan cara Starbucks Indonesiamengklarifikasikan isudengan melakukan konferensi pers dan disebarkan melalui media online. Perusahaan menyampaikan informasi secara jujur dan terbuka kepada khalayak luas.Setelah mengklarifikasi isu, respon publik terhadap Starbucks mulai membaik dan isu pemboikotan menghilang.
Analisis Peranan dan Penggunaan Media Sosial dalam Mengomunikasikan Informasi di Komunitas 234SC Jakarta Utara Ishak Winaldo Liubana; Yugih Setyanto
Prologia Vol 6, No 1 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i1.10391

Abstract

Community is a group in which each member is united by a common vision and mission and goals. This can be seen in the surrounding communities which are formed based on what they have in common, starting from common hobbies, so as to form social communities, motorcycle communities, cultural communities, and other communities. Social community is a community formed on the basis of high social awareness. A social community is a non-profit organization in which each member formulates the vision, mission and goals of the community and realizes these visions, missions and goals into concrete actions. One of the social communities in Jakarta is 234 Solidarity Community (234 SC). 234 Solidarity Community is a social community engaged in the social, automotive, cultural, and sports fields. Before entering the modern era, the formation of a community relied on motion audio-visual media such as television, audio media such as radio and print media such as newspapers, magazines, brochures. However, at this time the media is becoming more accessible along with the development of technology, one of which is the internet. Today's social media can be accessed easily via the internet. Social media is an online media, users can easily participate, share and create content covering blogs, social networks, wikis, forums and virtual worlds. Social media invites anyone who is interested to participate by contributing and feedback openly, giving comments, and sharing information in a fast and unlimited time. In this modern era, the role and use of social media is very important to be used in the community so that the introduction of a community to a wide audience can be known quickly. The role and use of social media in the community is also important to provide information about the vision and mission of the community as well as the goals and activities carried out in the community being carried out.Komunitas merupakan suatu kelompok yang di dalamnya setiap anggota disatukan oleh persamaan visi dan misi serta tujuan. Hal tersebut dapat di lihat pada komunitas-komunitas yang ada di sekitar yang terbentuk berdasarkan kesamaan yang mereka miliki, mulai dari kesamaan hobi, sehingga terbentuk komunitas sosial, komunitas motor, komunitas budaya, dan komunitas-komunitas lain. Komunitas sosial adalah komunitas yang terbentuk atas dasar kesadaran sosial yang tinggi. Komunitas sosial adalah organisasi non profit yang didalamnya setiap anggota merumuskan visi, misi, serta tujuan komunitas dan merealisasikan visi, misi, serta tujuan tersebut ke dalam tindakan nyata. Salah satu komunitas sosial yang ada di Jakarta adalah 234 Solidarity Community (234 SC). 234 Solidarity Community merupakan suatu komunitas sosial yang bergerak dalam bidang sosial, otomotif, budaya, dan olahraga. Sebelum memasuki era modern saat ini, pembentukan suatu komunitas bergantung pada media audio visual gerak seperti televisi, media audio seperti radio dan media cetak seperti koran, majalah, brosur. Namun pada saat ini media menjadi semakin mudah diakses seiring dengan adanya perkembangan teknologi, salah satunya adalah internet. Media Sosial saat ini bisa diakses dengan mudah melalu internet. Media sosial adalah sebuah media online, pengguna dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Di era yang serba modern ini peran dan penggunaan media sosial sangat penting digunakan dalam komunitas sehingga pengenalan suatu komunitas terhadap khalayak luas dapat diketahui dengan cepat. Peranan dan penggunaan media sosial dalam komunitas juga penting dilakukan untuk memberikan informasi tentang visi misi dari komunitas serta tujuan dan aktifitas yang dilakukan di dalam komunitas yang dijalankan.