Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Line Official Account Fikom Untar terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Mahasiswa Aktif Fikom Untar Dhia Azhaar Rohadatul Aissy; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23040

Abstract

Young people use social media to fulfill their need for information. LINE—one of the most popular social media in Indonesia—which also has another type, namely the LINE Official Account, which allows its users to broadcast messages to all followers of the Faculty of Communication Sciences, Tarumanagara University using a LINE Official Account. This study uses a descriptive quantitative approach. The number of samples is determined by the Slovin formula, so that a sample of 91 active Fikom Untar students who follow the LINE Official Account of Fikom Untar is obtained. Methods of data collection using a questionnaire. The testing process uses validity and reliability as well as testing the correlation coefficient and the coefficient of determination, then linear regression test and t test using the SPSS version 24 program. Then the coefficient of determination is 0.570, which means that there is communication effectiveness in meeting information needs of 57%, while 43 % influenced by other factors. Anak muda menggunakan media sosial untuk memenuhi kebutuhan akan informasi. LINE— salah satu media sosial terpopuler di Indonesia—yang juga memiliki jenis lain yaitu LINE Official Account yang mengizinkan penggunanya untuk menyiarkan pesan kepada semua pengikutnya Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara menggunakan LINE Official Account. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif deskriptif. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus Slovin, sehingga didapatkanlah sampel sebanyak 91 orang mahasiswa/i aktif Fikom Untar yang mengikuti LINE Official Account Fikom Untar. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Proses pengujian menggunakan validitas dan reliabilitas serta melakukan uji koefisien korelasi dan koefisien determinasi, kemudian dilakukan uji regresi linear dan uji t menggunakan program SPSS versi 24. Maka diperolehlah koefisien determinasi sebesar 0.570 yang artinya terdapat efektivitas komunikasi terhadap pemenuhan kebutuhan informasi sebesar 57%, sedangkan 43% dipengaruhi oleh faktor lain.
Analisis Penerapan Etiket Komunikasi Sebagai Bentuk Promosi di Bank Central Asia (BCA) Cabang Hayam Wuruk Amelia Fiona Kurniawan; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23044

Abstract

Etiquette is very important in supporting a company's reputation in attracting consumers. The purpose of this research is the application of employee communication etiquette at BCA Hayam Wuruk in providing services to customers and to find out communication etiquette in supporting promotions at BCA Hayam Wuruk. This study uses qualitative methods to understand phenomena from a natural social context that explains a person's social problems from a behavioral point of view. And also this research is only in the form of statements or sentences and uses exploratory research methods. This study uses social exchange theory which is used to explain and predict relationship maintenance. And this theory explains when and why individuals continue and develop personal relationships and when to end other relationships. In addition, this theory also takes into account satisfaction with the relationship you choose to maintain. The conclusion can be drawn is Bank Central Asia Hayam Wuruk Branch has implemented etiquette in communicating in providing services to customers so that customers feel safe and comfortable in conducting transactions at BCA Hayam Wuruk Branch. Because service companies like BCA, etiquette and communication are important things in the company. Etiket sangat penting dalam menunjang reputasi sebuah perusahaan dalam menarik konsumen. Tujuan penelitian ini adalah memahami bagaimana penerapan etiket komunikasi karyawan di BCA Hayam Wuruk dalam memberikan pelayanan kepada nasabah dan untuk mengetahui etiket komunikasi dalam menunjang promosi di BCA Hayam Wuruk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena dari konteks sosial alamiah yang menjelaskan permasalahan sosial seseorang dilihat dari sudut pandang perilaku. Penelitian ini hanya berbentuk pernyataan-pernyataan atau kalimat serta menggunakan metode penelitian eksplorasi. Penelitian ini menggunakan teori pertukaran sosial yang digunakan untuk menjelaskan dan memprediksi pemeliharaan hubungan. Teori ini menjelaskan kapan dan mengapa individu dalam melanjutkan dan mengembangkan hubungan pribadi serta waktu dalam mengakhiri hubungan yang lain. Selain itu, teori ini juga memperhitungkan kepuasan dengan hubungan yang anda pilih untuk dipertahankan. Kesimpulan yang didapat adalah Bank Central Asia cabang Hayam Wuruk sudah menerapkan etiket dalam berkomunikasi dalam memberikan pelayanan kepada nasabah sehingga nasabah merasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi di BCA Cabang Hayam Wuruk. Karena perusahaan jasa seperti BCA harus menyadari dan memiliki etiket dan komunikasi.
Peran Corporate Communication dalam Menjaga Reputasi Perusahaan Rekind Sebastian Otniel; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23062

Abstract

Corporate Communication is a message issued by a company, agency, or institution to the public. Internal public which are employees, stakeholders, and shareholders as well as external which are partners, media, government, industry bodies, and institutions as well as the general public and intellectuals. An institution must carry the same message to all concerned, to bring coherence, credibility and ethics. The purpose of this study is to examine and analyze in detail the role of corporate communication in maintaining the reputation of the Rekind company, and the factors that support and hinder corporate communication in carrying out its duties and responsibilities. Qualitative methods were used in this research and used case study methods to interview company employees and collect data related to this research at Rekind. Corporate Communication merupakan suatu pesan yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan, badan, atau lembaga untuk publik. Publik inernal yang merupakan karyawan, stakeholder, dan pemegang saham maupun eksternal yang merupakan mitra, media, pemerintah, badan industry, dan institusi serta masyarakat umum dan intelek. Sebuah institusi harus membawa pesan yang sama ke semua yang berkepentingan, untuk membawa koherensi, kredibilitas, dan etika. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti dan menganalisis secara rinci peran corporate communication dalam menjaga reputasi perusahaan Rekind, dan faktor-faktor yang merupakan pendukung dan penghambat corporate communication dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan menggunakan metode studi kasus untuk wawancara terhadap karyawan perusahaan dan mengumpulkan data yang berkaitan dengan peneltian ini di Rekind.
Penerapan Strategi Public Relations dalam Mempertahankan Citra Baik Perusahaan (Studi terhadap Helios Capital Asia) Angeline Angeline; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.23997

Abstract

A company needs the role of Public Relations (PR) or what is usually known as Public Relations (PR), which of course has a quite important and influential role. Public Relations of Helios Capital Asia has a very important role to help maintain the good image of the company. In this research, the authors started to observe the Public Relations strategy implemented by Helios Capital Asia, after which the authors conducted interviews to validate and confirm the truth of the author's observations. The strategy adopted by the company is successful in maintaining its good image by using social media as a place of publication, by having regular CSR events held by the company every year, and by maintaining good relations with the public and clients. Lastly, the suggestion that the author wants to convey is that the use of social media is more extensive and advanced, and the company's Public Relations strategy can be prepared even more optimally for the future. Sebuah perusahaan membutuhkan peranan Hubungan Masyarakat (Humas) atau yang biasanya dikenal dengan Public Relations (PR), yang tentunya memiliki peran cukup penting dan berpengaruh. Public Relations Helios Capital Asia memiliki peran yang sangat penting untuk membantu mempertahankan citra baik yang dimiliki oleh perusahaannya. Dalam peneitian ini, penulis memulai untuk mengobservasi strategi Public Relations yang dilaksanakan oleh Helios Capital Asia, setelah itu penulis melakukan wawancara untuk memvalidasi dan mengkonfirmasi kebenaran dari hasil observasi penulis. Strategi yang dilakukan perusahaan berhasil dalam mempertahankan citra baiknya dengan menggunakan media sosial sebagai tempat publikasi, adanya acara rutin CSR yang dilaksanakan perusahaan setiap tahunnya, dan dengan cara perusahaan dalam menjaga hubungan baik dengan publik ataupun klien. Terakhir untuk saran yang ingin penulis sampaikan yaitu, lebih dikembangkan lagi penggunaan sosial media yang semakin luas dan maju, dan strategi Public Relations perusahaan dapat dipersiapkan lebih maksimal lagi untuk kedepannya.
Komunikasi Internal Generasi X dan Z di PT. Arita Prima Indonesia Tbk Asy Syifa Arya Chika Maida; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.23999

Abstract

Communication is something that definitely happens and cannot be avoided in everyday life. In an organization or institution, communication between human resources is one of the important instruments in an organization or institution to achieve its goals. In a company there must be many differences that mix in one institution and work together to achieve company goals. Differences that exist within the company can be in the form of gender, race, ethnicity, religion and age. Communication between generation X which is the adult generation in the world of work and generation Z which has just entered the world of work, two generations that have quite a large age difference, provide a very significant difference in the pattern of the two generations which can have an impact on the internal communication process within the company. . PT. Arita Prima Indonesia Tbk has an extensive network that causes PT. Arita Prima Indonesia Tbk has many human resources from various generations. Therefore, this study examines internal communication across generations, between Generation X and Generation Z at PT. Arita Prima Indonesia Tbk. Komunikasi merupakan hal yang pasti terjadi dan tak bisa dihindari dalam kehidupan sehari hari. Dalam sebuah organisasi atau institusi, komunikasi antar sumber daya manusia merupakan salah satu instrumen penting dalam sebuah organisasi atau institusi untuk mencapai tujuannya. Dalam sebuah perusahaan pasti memiliki banyak perbedaan yang bercampur dalam satu institusi dan bekerjasama untuk mencapai tujuan perusahaan. Perbedaan yang ada dalam perusahaan bisa berupa gender, ras, suku, agama dan usia. Komunikasi antar generasi X yang merupakan generasi dewasa dalam dunia kerja dan generasi Z yang baru saja memasuki dunia kerja, dua generasi yang memiliki pautan usia yang cukup jauh memberikan perbedaan yang sangat signifikan terhadap pola dua generasi tersebut yang dapat memberikan dampak terhadap proses komunikasi internal dalam perusahaan. PT. Arita Prima Indonesia Tbk memiliki jejaring yang luas hal itu menyebabkan PT. Arita Prima Indonesia Tbk memiliki banyak sumber daya manusia dari berbagai generasi. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji tentang komunikasi internal komunikasi lintas generasi, antar Generasi X dan Generasi Z di PT. Arita Prima Indonesia Tbk.
Kegiatan Konferensi Pers dalam Meningkatkan Citra Kejaksaan Agung Republik Indonesia Dea Agatha; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.24003

Abstract

Press conferences are one of the government's public relations activities which are always held when there is important news information regarding the institution. Humas hopes journalists will show a neutral attitude and provide news that can form a positive image of the Indonesian Attorney General's office. This study discusses the influence of press conferences on the image of the Attorney General of the Republic of Indonesia. This study uses the theory of two-way asymmetrical and two-way symmetrical communication. Quantitative approach using survey method. Research data collected from questionnaires. Census sampling technique. Methods of data analysis using simple linear regression. The results of the influence of the press conference on the image of the Attorney General's Office of the Republic of Indonesia are in the strong category, which means that the more enhanced the press conference, the image of the Attorney General's Office of the Republic of Indonesia will increase, this is because the source conveying the communication message is a credible person, the content of the communication message is considered important, and the delivery the message is not very fast and easy to understand. Konferensi pers merupakan salah satu kegiatan humas pemerintah yang selalu diselanggarakan ketika ada informasi berita penting terkait institusinya. Humas berharap wartawan menunjukkan sikap netral dan menginformasikan berita yang dapat membentuk citra positif institusi Kejaksaan Agung RI. Penelitian membahas tentang pengaruh konferensi pers terhadap citra Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori two-way asymmetrical dan two-way symmetrical communication. Pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Data penelitian dikumpulkan dari kuesioner. Teknik pengambilan sampel secara sensus. Metode analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil pengaruh konferensi pers terhadap citra Kejaksaan Agung Republik Indonesia termasuk kategori kuat, yang artinya semakin ditingkatkan konferensi pers maka akan semakin meningkat citra Kejaksaan Agung RI, hal ini dikarenakan narasumber yang menyampaikan pesan komunikasi merupakan orang yang kredibel, konten pesan komunikasinya dinilai penting, dan penyampaian pesannya tidak terlalu cepat dan mudah dimengerti.
Humas dalam Meningkatkan Citra Perguruan Tinggi Melalui Media Sosial Instagram Dhita Wikansari; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.24006

Abstract

Image is the most important thing that must be built and maintained by a company. A good image is also a powerful weapon to attract consumers so that they can influence consumer perceptions of the company itself. On the other hand, an institution is also required to build a good image of its college, building an image of an institution is the main task carried out by Public Relations. The current era of globalization has made technology and information more advanced and it cannot be denied that humans, the internet and social media are things that coexist because people have the convenience of getting everything they need with the internet through social media. Understanding the opportunities that exist, Tarumanagara University (Untar) utilizes the social media they have, namely Instagram, Twitter, Facebook, TikTok and Youtube to manage in order to build a good image for the institution they have. The existence of Public Relations is the spearhead to maintain reputation, image, and public trust which will have a positive effect on the institution. Therefore, this study aims to find out how a PR from a private university can build a good image through the social media they manage. This research approach uses qualitative research with data collection methods through observation, interviews, documentation and literature study. Research shows that Untar has taken advantage of technological developments to build a positive image through their social media. The results of this study can be a reference for academic colleagues and practitioners who wish to research or work in the field of social media. Citra merupakan hal terpenting yang harus dibangun dan dipelihara oleh sebuah perusahaan. Citra yang baik juga merupakan senjata yang kuat untuk menarik konsumen agar dapat mempengaruhi presepsi konsumen terhadap perusahaan itu sendiri. Disisi lain, sebuah institusi juga dituntut untuk membangun citra yang baik pada perguruannya, membangun citra pada sebuah institusi merupakan tugas utama yang dikerjakan oleh Humas. Era globalisasi seperti saat ini membuat teknologi dan informasi semakin maju dan tidak bisa dipungkiri bahwa manusia, internet dan media sosial merupakan suatu hal yang hidup berdampingan karena masyarakat mendapat kemudahan untuk memperoleh segala sesuatu yang mereka butuhkan dengan internet melalui media sosial. Paham akan kesempatan yang ada, Universitas Tarumanagara (Untar) memanfaatkan media sosial yang mereka miliki yaitu Instagram, Twitter, Facebook, TikTok serta Youtube untuk dikelola agar dapat membangun citra baik pada institusi yang mereka miliki. Adanya Humas menjadi ujung tombak untuk menjaga reputasi, image, dan kepercayaan publik yang akan memberikan efek positif bagi institusi tersebut. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sebuah Humas dari Universitas Swasta dapat membangun citra yang baik melalui media sosial yang mereka kelola. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Penelitian menunjukkan bahwa Untar telah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk membangun citra positif melalui media sosial yang mereka miliki. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi rekan-rekan akademik maupun praktisi yang ingin meneliti atau berprofesi pada bidang media sosial.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital dalam Membangun Brand Awareness (Studi Kasus pada Venom Indonesia) Eric Thomsen; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.24007

Abstract

In the current generation of globalization, it is very important for companies to adapt by seeking innovation and new thoughts to keep up with the times. Venom Indonesia is an automotive company that sells domestic audio and audio products and services. This study uses qualitative methods and uses a case observation approach. In this study, researchers used the marketing concept and virtual advertising concept. data collection techniques are observation, interviews with several informants, documentation, and literature study. From the results of these observations it can be concluded that Venom Indonesia's advertising communication capabilities help build brand image and brand awareness as well as reach potential consumers on a larger and extra accurate scale. Also, increasing revenue and reaching potential clients about the goods and services provided through the use of social media networks to market your services and products for example Instagram, Tiktok, Facebook, Youtube, and so on. Dalam generasi globalisasi saat ini, sangat penting bagi perusahaan untuk beradaptasi dengan mencari inovasi dan pemikiran baru untuk mengikuti perkembangan zaman. Venom Indonesia adalah perusahaan otomotif yang menjual produk dan layanan audio dan audio dalam negeri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan observasi kasus. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan konsep pemasaran dan konsep periklanan virtual. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dengan beberapa informan, dokumentasi, dan studi literatur. Dari hasil observasi ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi periklanan Venom Indonesia membantu membangun brand image dan brand awareness serta menjangkau konsumen potensial dalam skala yang lebih besar dan ekstra akurat serta  meningkatkan pendapatan dan menjangkau  klien potensial tentang barang dan jasa yang disediakan melalui penggunaan jaringan media sosial untuk memasarkan layanan dan produk, misalnya Instagram, Tiktok, Facebook, Youtube, dan lain sebagainya.
Media Sosial Sebagai Penjalin Hubungan antara Gereja dan Jemaat Frimus Kennedy Hendarwin; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25892

Abstract

Through the development of existing technology, social media is very influential in human life. During this pandemic, the church has experienced a decline in its relationship with the congregation. With social media, it really helps the church in establishing relationships with congregations. Researchers conducted research on the use of church social media in establishing relationships with congregations. The purpose of this research is to find out how the church can utilize social media in establishing relationships with congregations. The theory used in this study is the theory of internal communication, community relations, new media, and social media. In this study, researchers used qualitative research methods by collecting data by means of interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that GBI PRJ has carried out routine and active strategies in attracting congregations, social media as a means of communication and obstacles in establishing relationships with congregations. The conclusion of this research is that the application of social media that has been carried out is quite good in establishing relationships with the congregation because the church presents all information in full using an attractive design, and is clear in the information and captions conveyed as well as efforts to overcome obstacles that occur in the congregation regarding information social media use. Media sosial sangat berpengaruh dikehidupan manusia. Selama pandemi ini, gereja mengalami penurunan hubungan dengan jemaat. Keberadaan media sosial, sangat membantu gereja dalam menjalin hubungan dengan jemaat. Peneliti melakukan penelitian mengenai pemanfaatan media sosial gereja dalam menjalin hubungan dengan jemaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gereja bisa memanfaatkan media sosial dalam menjalin hubungan dengan jemaat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi internal, community relations, new media, dan media sosial. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa GBI PRJ telah melakukan strategi rutin dan aktif dalam menarik jemaat, media sosial sebagai sarana komunikasi dan hambatan dalam menjalin hubungan dengan jemaat. Kesimpulan dari penelitan ini adalah penerapan media sosial yang telah dilakukan sudah cukup baik dalam menjalin hubungan dengan jemaat karena gereja menyajikan semua informasi dengan lengkap dengan menggunakan desain yang menarik, dan jelas dalam informasi dan captions yang disampaikan serta upaya mengatasi hambatan yang terjadi pada jemaat mengenai info penggunaan media sosial.
Upaya Strategi Public Relations dalam Membangun Brand Image UMKM Jennifer Jennifer; Yugih Setyanto
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27247

Abstract

Implementation of public relations strategy is a strategy used by a brand to improve the quality of the brand. The purpose of this study was to determine the role of public relations in building the brand image of UMKM Koko Batagor. This research will use a qualitative approach with a case study method. The case study was used because Koko Batagor is one of the Batagor shops that has received attention from Bogir residents amidst very tight culinary competition. In this research, data collection was carried out by interviews. Interviews will be conducted with 6 informants, namely 1 owner of MSME Koko Batagor, 2 members of the Public Relations team of MSME Koko Batagor, and 3 informants who are consumers of MSME Koko Batagor. The data that has been collected in the form of interviews will be summarized, relevant data selected, and then used in research. Other sources are also used, such as secondary data from various relevant sources. The results of research that have been conducted show that public relations strategies use 6 of 7 public relations strategies. Of the 6 strategies carried out, it was stated that this public relations strategy was able to build a brand image for MSME Koko Batagor. Implementasi strategi kehumasan merupakan strategi yang digunakan oleh sebuah brand dalam meningkatkan kualitas brand tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran humas dalam membangun brand image UMKM Koko Batagor. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus digunbakan karena Koko Batagor merupakan salah satau kedai batagor yang mendapatkan perhatian dari warga Bogor di tengah persaingan kuliner yang sangat ketat. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Wawancara akan dilakukan kepada 6 informan yaitu 1 pemilik UMKM Koko Batagor, 2 orang tim Humas UMKM Koko Batagor, dan 3 informan yang merupakan konsumen UMKM Koko Batagor. Data-data yang telah dikumpulkan berupa wawancara akan dirangkum, dipilih data yag relevan, untuk kemudian digunakan dalam penelitian. Sumber lain pun digunakan, seperti data skunder dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa strategi kehumasan menggunakan 6 dari 7 strategi kehumasan. Dari 6 strategi yang dilakukan disebutkan bahwa strategi kehumasan ini mampu membangun brand image bagi UMKM Koko Batagor.