Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Putih terhadap Sifat Kimia Permen Karamel Susu Kedelai Luna Auria Andansari; Antonius Hintono; Heni Rizqiati
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.819 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.27029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak jahe putih terhadap sifat kimia permen karamel susu kedelai. Materi yang digunakan adalah susu kedelai, ekstrak jahe, sukrosa, sirup glukosa, dan margarin.  Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Penelitian ini terdiri dari formulasi yang dibagi menjadi 5 perlakuan berupa T0 (perlakuan kontrol) T1 (ekstrak jahe 0,5%), T2 (ekstrak jahe 1%), T3 (ekstrak jahe 1,5%), dan T3 (ekstrak jahe 2%) Analisis data untuk kadar protein dan kadar lemak menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%, sedangkan analisis kadar fenol dan aktivitas antioksidan dianalisis secara deskrtiptif. Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekstrak jahe putih tidak memberi pengaruh nyata (p˃0,05) terhadap sifat kimia permen karamel susu kedelai berupa kadar lemak dan kadar protein permen karamel susu kedelai. Kadar fenol dan aktivitas antioksidan permen karamel susu kedelai akan semakin meningkat seiiring dengan semakin meningkatnya ekstrak jahe putih yang ditambahkan. This research was to determine the effect of adding ginger extract on chemical characteristics of soy milk caramel candy. The material used is soy milk, ginger extract, sucrose, glucose syrup, and margarine. The experimental design used was Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments with 4 replication. The study consists of a formulation which was divided into 5 treatments i.e.T0 (control), T1 (ginger extract 0.5%), T2 (ginger extract 1%), T3 (ginger extract 1.5%), and T4 (ginger extract 2%). Data analysis for protein content and fat content used Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of 5%, while analysis of phenol levels and antioxidant activity were analyzed descriptively. The result showed that soy milk caramel candy with the addition of ginger extract didn`t give real effect (p˃0.05) to protein content and fat content of the soy milk caramel candy. The higher the concentration of ginger extract addition on soy milk caramel candy will make phenol levels and antioxidant activity increase.
Pengaruh Substitusi Tomat dengan Pepaya terhadap Sifat Kimia dan Kesukaan Saus Hafizh Azzam Hilmy; Antonius Hintono; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.184 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.22478

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tomat dengan pepaya terhadap sifat kimia dan kesukaan saus telah dilakukan dengan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Substitusi tomat dengan pepaya (T)  diterapkan sebagai perlakuan yaitu T0=0% (tanpa substitusi), T1=10%, T2=20% T3=30%, dan T4=40%. Parameter yang diamati adalah pH, kadar air, total padatan terlarut dan kesukaan saus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tomat dengan pepaya berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pH, kadar air dan total padatan terlarut, tetapi tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap kesukaan saus. Semakin tinggi persentase substutusi, pH semakin meningkat, kadar air semakin turun, dan total padatan terlarut semakin semakin meningkat, namun semua saus sama agak disukai. Pepaya dapat digunakan untuk mensubstitusi tomat dalam pembuatan saus. 
Pengaruh Lama Fermentasi Kefir Susu Kambing Terhadap Mutu Hedonik, Total Bakteri Asam Laktat (BAL), Total Khamir dan pH Galih Ayu Kinteki; Heni Rizqiati; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.014 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.20685

Abstract

Kefir merupakan minuman fermentasi yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Susu kambing mengandung asam lemak rantai pendek dan protein yang lebih mudah dicerna, sehingga dapat menambah kualitas kefir yang dibuat. Dalam proses pembuatan kefir, salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan adalah lama fermentasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama fermentasi kefir susu kambing terhadap mutu hedonik, total bakteri asam laktat (BAL), total khamir, dan pH. Serta mengetahui lama fermentasi yang optimum pada pembuatan kefir susu kambing terhadap mutu hedonik, total bakteri asam laktat (BAL), total khamir, dan pH. Parameter penelitian meliputi mutu hedonik, total bakteri asam laktat (BAL), total khamir dan pH dengan perlakuan lama fermentasi T1=12 jam, T2=24 jam, T3=36 jam dan T4=48 jam. Penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA untuk parameter total bakteri asam laktat (BAL), total khamir dan pH. Sedangkan untuk parameter kesukaan menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lama fermentasi terhadap mutu hedonik, total bakteri asam laktat (BAL), total khamir, dan pH kefir susu kambing. Kefir susu kambing dengan perlakuan fermentasi 36 jam paling disukai dari segi warna, aroma, rasa, sensasi soda, kekentalan dan overall. Serta memiliki jumlah bakteri yang paling optimum yaitu memiliki total bakteri asam laktat (BAL) 5,9x108, total khamir 2,7x106 dan pH 4,44.  
Pengaruh Lama Waktu Germinasi terhadap Mutu Fisik dan Mutu Kimia Tepung Kacang Koro Benguk (Mucuna pruriens) Afrizal Muhamad Nur; Bambang Dwiloka; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.511 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.24171

Abstract

Germinasi merupakan salah satu tahapan pengolahan yang dapat meningkatkan nilai gizi bahan. Tepung merupakan bahan pangan yang serba guna karena dapat dipakai ke dalam berbagai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu germinasi terhadap morfologi, densitas kamba, kecerahan, kadar tanin, kadar air dan kadar protein kasar tepung kacang koro benguk. Pembuatan tepung kacang koro benguk tergerminasi dilakukan dengan cara perendaman, pencucian, germinasi selama 0, 16, 32 dan 48 jam, pengovenan, pengupasan, penepungan, dan pengayakan. Morfologi diuji secara deskriptif kualitatif dan ditampilkan dalam gambar. Data pengujian densitas kamba, kecerahan, kadar tanin, kadar air dan kadar protein kasar dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Apabila ditemukan adanya pengaruh maka dilakukan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui signifikasi antar perlakuan. Radikula menjadi lebih panjang selama proses germinasi. Terjadi peningkatan kadar protein kasar serta penurunan densitas kamba, kecerahan, kadar tanin dan kadar air akibat lama waktu germinasi. Oleh karena itu, perlu adanya optimasi perlakuan untuk menghasilkan tepung kacang koro benguk dengan mutu terbaik. lama germinasi mempengaruhi morfologi, densitas kamba, kecerahan, kadar tanin, kadar air dan kadar protein kasar tepung kacang koro benguk.
Perubahan Kimiawi Tomat Pasca Pelapisan Agar-Agar Putri Setyoningsih; Antonius Hintono; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2018.20957

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelapisan agar-agar pada tomat terhadap sifat kimiawinya. Serta mengetahui konsentrasi agar yang optimum pada pelapisan tomat terhadap kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut.Parameter penelitian meliputi kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola Split Plot. Lama penyimpanan sebagai petak utama (Main Plot) yaitu L0 = 0 hari, L1 = 4 hari, L2 = 8 hari, L3 = 12 hari, L4 = 16 hari dan L5 = 20 hari dan perlakuan pelapisan agar-agar dengan konseNtrasi berbeda sebagai anak petak (Sub Plot) yaitu P0 = 0%, P1 = 0,5%, P2 = 1% dan P3 = 1,5% dengan pengulangan dua kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lama penyimpanan terhadap kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut pada tomat. Semakin lama disimpan kadar air tomat mengalami peningkatan, total asam mengalami penurunan, nilai pH mengalami peningkatan dan total padatan terlarut mengalami penurunan. Sedangkan pada perlakuan konsentrasi agar-agar tidak ada pengaruh terhadap kadar air, total asam, nilai pH dan total padatan terlarut pada tomat.AbstractThe aim of this research is to determine the effect of agar-agar coating on tomatoes on its chemical properties. As well as know the optimum agar concentration in tomato coating on water content, total acid, pH value and total soluble solids. The research parameters include moisture content, total acid, pH value and total dissolved solids. This research uses Completely Randomized Design (RAL) with Split Plot pattern. Storage time as main plot L0= 0 days, L1= 4 days, L2= 8 days, L3= 12 days, L4= 16 days and L5= 20 days and treatment of agar coating with different concentrations as a child plot (Sub Plot) is P0= 0%, P1= 0.5%, P3= 1% and P3= 1.5% with double repetition. The data obtained were analyzed using ANOVA. The results showed that the effect of storage duration on water content, total acid, pH value and total soluble solids in tomatoes. The longer the tomato water content increases, the total acid decreases, the pH value increases and the total dissolved solids decreases. While on treatment of agar-agar concentration there is no influence to water content, total acid, pH value and total soluble solid at tomato.
Karakteristik Fisikokimia dan Mutu Hedonik Bubur Bayi Instan dengan Variasi Proporsi Tepung Ubi Jalar Ungu dan Kacang Hijau Fitri Nur Karimah; Valentinus Priyo Bintoro; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.517 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.23876

Abstract

Bubur bayi instan merupakan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang berbentuk bubuk dan bersifat instan sehingga dalam penyajiannya tidak diperlukan proses pemasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi proporsi tepung ubi jalar ungu dan tepung kacang hijau yang berbeda terhadap kandungan proksimat (kadar air, serat, abu, protein, lemak dan karbohidrat), total kalori, viskositas dan mutu hedonik bubur bayi instan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pisang ambon mengkal siap matang, kacang hijau, ubi jalar ungu, gula, dan susu bubuk merk Dancow. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan  5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan variasi proporsi tepung ubi jalar ungu dan kacang hijau % (b/b) yaitu T1 = 50:50, T2 = 60:40, T3 = 70:30, T4 = 80:20 dan T5 = 90:10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi proporsi tepung ubi jalar ungu dan kacang hijau berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar air, abu, serat kasar, protein, lemak, karbohidrat, total kalori, viskositas, warna, tekstur dan overall, namun tidak berpengaruh nyata terhadap rasa dan aroma. Perlakuan terbaik yang dipilih yaitu proporsi tepung ubi jalar ungu dan kacang hijau % (b/b) 50:50 yang menghasilkan kadar air (5,09%), abu (3,01), serat kasar (3,05), lemak (8,01), protein (14,08), karbohidrat (69,58%), total kalori (406,77 Kkal), viskositas (484,51 cP), rasa 3,68 (suka), tekstur 4,08 (suka), aroma 3,76 (suka), warna 2,92 (agak suka) dan overall 3,56 (suka).Instant baby porridge is a complementary food for breastmilk which is instant and so it is not necessary to cook it in its presentation. This aims of the was study to determine the effect of different proportions of purple sweet potato flour and green bean flour on the proximate content (water content, fiber, ash, protein, fat and carbohydrate), total calories, viscosity and hedonic quality of instant baby porridge. The materials used in this research were ambon banana, green beans, purple sweet potatoes, sugar, and Dancow brand milk powder. The experimental design used was CRD (Completely Randomized Design) with 5 treatments and 4 replications with variations in the proportion of purple sweet potato flour and green beans% (b / b), namely T1 = 50:50, T2 = 60:40, T3 = 70 : 30, T4 = 80:20 and T5 = 90:10. The results showed that the variation in the proportion of purple sweet potato flour and green beans significantly (P <0.05) on water content, ash, crude fiber, protein, fat, carbohydrate, total calories, viscosity, color, texture and overall, but not significant effect on taste and aroma. The best treatment chosen was the proportion of purple sweet potato flour and green beans by 50%: 50% which produced water content (5.09%), ash (3.01), crude fiber (3.05), fat (8.01) ), protein (14.08), carbohydrate (69.58%), total calories (406.77 Kcal), viscosity (484.51 Cp), taste 3.68 (likes), texture 4.08 (likes), aroma 3.76 (likes), color 2.92 (rather like) and overall 3.56 (likes).
Karakteristik Fisik dan Daya Oles Selai Kolang-Kaling yang Dibuat melalui Substitusi Pektin dengan Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai Bahan Pengental Dwi Ahmadi Dipowaseso; Nurwantoro Nurwantoro; Antonius Hintono Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.907 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan proporsi terbaik substitusi pektin dengan MOCAF sebagai bahan pengental dalam pembuatan selai kolang-kaling terhadap karakter fisik dan daya oles. Penelitian ini dilakukan dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan substitusi pektin dengan MOCAF yang meliputi T0 = tanpa substitusi (0%), T1 = 20%, T2 = 30%, T3 = 40% dan T4 = 50% dengan 4 pengulangan terhadap parameter aktivitas air (aw), sineresis, kecerahan, hardness, cohesiveness, adhesiveness, dan daya oles. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) untuk parameter nilai aw, sineresis, kecerahan, hardness, cohesiveness, adhesiveness. Sedangkan parameter daya oles menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian diperoleh data yang menunjukkan bahwa perbandingan substitusi pektin dengan MOCAF yang berbeda konsentrasinya memberikan pengaruh nyata (P<0,05) dalam meningkatkan adhesiveness, menurunkan daya oles, menurunkan kecerahan, menurunkan nilai aw dan meningkatkan hardness produk. Perlakuan substitusi pektin dengan MOCAF yang paling baik adalah 20%, yang merupakan penambahan MOCAF dengan hasil yang hampir sama dengan kontrol (tanpa substitusi) kecuali parameter hardness, yaitu menghasilkan selai kolang-kaling dengan nilai aw= 0.550, sineresis = 3,6%, kecerahan = 47,33, hardness = 26,20 g, cohesiveness = 0,65 , adhesiveness = 1,35 mJ  dan daya oles = 3,80 (skor).Physcal Characteristics and Smearing Ability of Sugar Palm Fruit Jam Made Through Pectin Substitution with Modified Cassava Flour (MOCAF) as Thickening AgentAbstractThis research is to know the influence and the best proportion of pectin substitution with MOCAF as a thickening agent in the manufacture of jam-koling physcal characteristics and smearing ability. The parameters of this research are water activity (aw), sineresis, brightness, hardness, cohesiveness, adhesiveness, and smearing ability treatment with pectin substitution treatment with MOCAF which include T0 = without substitution (0%), T1 = 20%, T2 = 30% , T3 = 40% and T4 = 50%. This research was conducted using Complete Random Design (RAL) design with 5 treatments and 4 repetitions. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) for aw parameter values, sineresis, brightness, hardness, cohesiveness, adhesiveness. While the parameters of smearing ability using Kruskal Wallis test. The result showed that the comparison of pectin substitution with different concentration of MOCAF gave significant effect (P <0.05) in improving adhesiveness, decreasing the smearing ability, decreasing the brightness, decreasing the aw value and increasing the hardness of the product. The best treatment of pectin substitution with MOCAF was 20%, which was an addition of MOCAF with almost control-like results (without substitution), resulting in intermittent jam with aw value =0.550, sineresis = 3.6%, brightness =47.33, hardness = 26.20 g, cohesiveness =0.65, adhesiveness =1.35 mJ  and smearing ability = 3.80 (score).
Ketebalan, Sifat Organoleptik Warna dan Tekstur Nata dari Sari Jambu Biji dengan Konsentrasi Sukrosa yang Berbeda Alya Tiyas Rif&#039;anna; Yoyok Budi Pramono; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.044 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2021.24361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi sukrosa terhadap ketebalan, sifat organoleptik warna dan tekstur nata dari sari jambu biji dan untuk mendapatkan konsentrasi sukrosa yang tepat pada pembuatan nata dari sari jambu biji. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sari jambu biji, sukrosa, ZA foodgrade, asam asetat, dan Acetobacter xylinum. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan perlakuan konsentrasi sukrosa yaitu T1 5%; T2 7,5%; T3 10%; T4 12,5% dan T5 15% dari volume sari jambu biji. Hasil dari penelitian ini yaitu penambahan konsentrasi sukrosa yang berbeda akan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap ketebalan dan sifat organoleptik warna nata dari sari jambu biji. Perlakuan yang paling optimal adalah penambahan sukrosa sebanyak 15%. The aim of this research was to know the effect of concentration sucrose on the thickness, organoleptic properties color and texture nata from guava juice and to get proper concentration sucrose on making nata from guava juice. The materials which are used in this research guava juice, sucrose, ZA foodgrade, acetic acid, and Acetobacter xylinum. The experimental design used was CRD (Completely Randomized Design) with 5 treatments and 4 replications with variation treatment of concentration sucrose are T1 5%; T2 7,5%; T3 10%; T4 12,5% and T5 15% of volume guava juice. The result was shown that different concentrations of sucrose a significant effect (P<0,05) on the thickness and organoleptic properties color nata from guava juice. The best treatment of this research was sucrose concentration of 15%.
Karakteristik Es Krim Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas L.) dengan Penambahan Pati Garut (Maranta arundinacea) Sebagai Bahan Penstabil Widya Dwi Pangesti; Valentinus Priyo Bintoro; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.931 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.23302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik es krim ubi jalar ungu yaitu overrun, kecepatan pelelehan, total padatan dan mutu hedonik dengan menggunakan pati garut sebagai bahan penstabil dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan variasi konsentrasi penambahan pati garut yaitu T0(tidak ditambahkan tepung garut), T1(konsentrasi pati garut 0,2%); T2(konsentrasi pati garut 0,4%); T3 (konsentrasi pati garut 0,6%); dan T4(konsentrasi pati garut 0,8%). Parameter fisik yang diuji meliputi overrun dan kecepatan leleh sedangkan parameter kimia meliputi total padatan. Mutu Hedonik yang diuji meliputi rasa manis, aroma, warna ungu, tekstur dan overall kesukaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan pati garut dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap nilai overrun, kecepatan leleh, dan total padatan serta mutu hedonik dengan atribut tekstur. Penambahan pati garut dengan konsentrasi sebesar 0,4% merupakan perlakuan terbaik dilihat dari parameter fisik, kimia, dan hedonik secara menyeluruh.
Pengaruh Penambahan Tape Singkong Terhadap Karakteristik Fisik Es Krim Sawi Sendok Helga Ayu Sarika; Antonius Hintono; Valentinus Priyo Bintoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.965 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.26105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tape singkong terhadap waktu leleh, total padatan, overrun dan tingkat kesukaan pada es krim sawi sendok. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan dengan variasi konsentrasi tape singkong yaitu T0 = 0%, T1 = 3%, T2 = 5% dan T3 = 7%. Bahan baku yang digunakan yaitu sawi sendok, susu pasteurisasi, whipping cream, air, gula pasir, CMC, tape singkong dan kuning telur. Hasil dari penelitian ini yaitu penambahan konsentrasi tape singkong yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap overrun, waktu leleh dan total padatan serta kesukaan dari es krim sawi sendok dengan atribut rasa, aroma, tekstur, overall kesukaan. Perlakuan yang optimal yaitu dengan konsentrasi tape singkong T2 (5%) karena menghasilkan waktu leleh 15,37 menit, total padatan 34,80% serta tingkat kesukaan yang disukai oleh panelis. This study aims to determine the effect of the addition of cassava tape on melting time, total solids, overrun and likeness level on spoon mustard ice cream. This study used 4 treatments and 5 replications with variations in the concentration of cassava tape namely T0 = 0%, T1 = 3%, T2 = 5% and T3 = 7%. The raw materials used are mustard spoon, pasteurized milk, whipping cream, water, sugar, CMC, cassava tape and egg yolk. The results of this study are the addition of different concentrations of cassava tape has a significant effect on overrun, melting time and total solids and likeness of spoon mustard ice cream with attributes of taste, aroma, texture, overall preference. The optimal treatment is the T2 cassava tape concentration (5%) because it produces a melting time of 15.37 minutes, a total of 34.80% solids and a degree of preference favored by panelists.
Co-Authors Abduh, Setya Budi M Afrizal Muhamad Nur Agustini Suwarastuti Ahmad Ni’matullah Al–Baarri Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah Albaari, Ahmad N AlBaarri, Ahmad Nimatullah Aliza, Zahra Nafa Alya Tiyas Rif&#039;anna Amalina Noor Shabrina Aminuyati Anang M Legowo Arbowati, Jora Linca Arie Widya Sukma Arif Budiman Astrid Agustina Nur Amanah Aulia Nabila Azalia Rohmani Surya Sari Bambang Dwiloka Barlian Rizal Bethany, Rahma Vashti Bhakti Etza Setiani Charliany Hetharia Chindy Iswara Sembiring Cynthia Monica Dwi Agustina Wijayanti Dwi Ahmadi Dipowaseso egi aliyul rahmasari Elisabet Selly Andriani Fahmi Arifan Fito Disa Guna Fitri Nur Karimah Galih Ayu Kinteki Galuh Angga Lukito Gavinda Shailla Nidya Putri Gilang Ardiansyah Hafizh Azzam Hilmy Handoko, Nisfa Handoko, Nisfa Rama Kamila Hardiyanti, Felda Pamella Helga Ayu Sarika Heni Rizqiati Hermin Werdiningsih Hutajulu, Florent Lam Angur Irene Raras Nawangsasi Irene Raras Nawangsasi ISTNA MANGISAH Iwan Fajar Pahlawan Kusrahayu Kusrahayu Legowo, Anang Luna Auria Andansari Lutfi Amalia Shaliha Luthfiyah Nur Sulistiyani Maharani, Arnetta D Megawangi Megawangi Melinda Erdya Krismaputri Mesias, Inish Chris P. Miranda Miranda Muhammad Johan Adhibuana Nabila, Aulia Zalfa Nani Fitriyani Neisya Rizki Adefatma Nida Faradillah Nietha Yuliana Niken Werdhosari Nisa Afifah Hajrah Novita Wibowo Nurwantoro . Oktavia R Puspitarini Pramono, Yoyok Primastuti, Priska Tiara Putra, Rivan Triardhana Putri Setyoningsih Putri, Sayyidah Ghaisani Rafaella Chandraseta Megananda Raras Setyaningsih Risa Fazriyati Siregar Risa Fazriyati Siregar Sabrina Sabiella Husna Salma Salsabila Setya Budi Muhammad Abduh, Setya Budi Muhammad Shafira, Adrina Eka Siti Susanti Siti Susanti, Siti Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Mulyani Sutaryo Sutaryo Tambunan, Lia Oktavia taufiqi bagas ramadhani Tisqa Rizky Quna Uswatun Khasanah Valentinus Priyo Bintoro Vita Paramita Widya Dwi Pangesti Winda Chelsy Tarihoran Yesica Rani Ginting Yoga Pratama Yoga Pratama Yos Johan Utama Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Zaki Mala Nugraheni, Zaki Mala Zuniati, Neti