Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENGUATAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA UMKM PEREMPUAN DI WILAYAH PEDESAAN PROVINSI SUMATERA UTARA Yusrita Yusrita; Supriadi Supriadi
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 6, No 2 (2026): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v6i2.13730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan nilai-nilai kearifan lokal terhadap kinerja dan keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola perempuan di wilayah pedesaan Provinsi Sumatera Utara. Nilai-nilai kearifan lokal yang meliputi gotong royong, kejujuran dalam bertransaksi, kepedulian komunitas, dan keselarasan dengan alam dipandang sebagai modal sosial yang dapat memperkuat daya saing dan ketahanan UMKM perempuan di tengah arus globalisasi dan digitalisasi ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei kausalitas, dilaksanakan pada Semester 5 Tahun Akademik 2026.1. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM perempuan di wilayah pedesaan Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, berjumlah 2.847 orang. Sampel sebanyak 351 responden dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstandar berskala Likert 5 poin yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM perempuan (beta = 0,541; p < 0,001) dan terhadap keberlanjutan usaha (beta = 0,463; p < 0,001). Secara simultan, nilai kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap kinerja dan keberlanjutan UMKM perempuan pedesaan (F = 94,27; p < 0,001; R2 = 0,573). Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal bukan sekadar warisan budaya, melainkan aset strategis yang dapat menjadi keunggulan kompetitif UMKM perempuan pedesaan dalam ekosistem ekonomi digital yang semakin kompetitif.
PENGARUH NILAI-NILAI KARAKTER LOKAL TERHADAP CITRA PRODUK KAPULAGA DENGAN KEPERCAYAAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI DESA ORAHILI GOMO, NIAS SELATAN Zenni Riana; Nur Augus Fahmi; Imamul Khaira; Supriadi Supriadi; Evi Susilawati; Evi Syuriani Harahap; Muhammad Endang Asmara
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 6, No 2 (2026): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v6i2.13726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai-nilai karakter lokal terhadap citra produk Kapulaga dengan kepercayaan konsumen sebagai variabel mediasi di Desa Orahili Gomo, Nias Selatan. Kapulaga merupakan komoditas pertanian unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi namun belum dioptimalkan melalui pendekatan pemasaran berbasis nilai budaya lokal. Nilai-nilai karakter lokal masyarakat Nias, yang dikenal melalui filosofi `Fondrako` (musyawarah adat), `Fangowalu` (kejujuran), dan `Si'ulu` (kepemimpinan berintegritas), diyakini memiliki potensi besar dalam membentuk kepercayaan konsumen dan memperkuat citra produk unggulan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei cross-sectional. Populasi penelitian adalah 120 konsumen Kapulaga di wilayah Nias Selatan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup berskala Likert 5 poin yang telah divalidasi oleh para pakar. Analisis data menggunakan IBM SPSS versi 25 dengan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan analisis jalur (path analysis) untuk menguji peran mediasi kepercayaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen (β = 0,614; p = 0,003) dan citra produk Kapulaga (β = 0,578; p = 0,006). Kepercayaan konsumen terbukti memediasi secara parsial hubungan antara nilai-nilai karakter lokal dan citra produk (β = 0,421; p = 0,012). Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai karakter lokal dalam strategi pemasaran produk pertanian dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat citra produk Kapulaga sebagai komoditas unggulan Nias Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester 5 Tahun 2026.
ANALISIS PENGGUNAAN PLATFORM P3SPD UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN TANGGUNG JAWAB PEGAWAI PEREMPUAN DI ERA KEBIJAKAN EFISIENSI ANGGARAN Safrida Safrida; Supriadi Supriadi; Imamul Khaira; Evi Susilawati; Evi Syuriani Harahap
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 6, No 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jetcivil.v6i1.13725

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Platform Pelatihan Pengembangan SDM Perempuan Digital (P3SPD) terhadap peningkatan karakter dan tanggung jawab pegawai perempuan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, dalam konteks kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya indeks SPBE nasional yang hanya mencapai 2,72 dari skala 5 pada tahun 2022, serta kesenjangan digital berbasis gender yang masih signifikan di lingkungan birokrasi publik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei cross-sectional. Subjek penelitian adalah seluruh populasi 28 pegawai perempuan yang mengikuti pelatihan melalui platform P3SPD menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert 5 poin yang telah divalidasi oleh tiga pakar di bidang teknologi pembelajaran dan manajemen birokrasi digital. Analisis data menggunakan IBM SPSS versi 25, mencakup uji asumsi klasik dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan P3SPD berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan karakter dan tanggung jawab pegawai perempuan (β = 0,652; p = 0,008), dengan kontribusi sebesar 23,9% terhadap variansi. Kompetensi yang meningkat meliputi manajemen dokumen digital, kolaborasi berbasis cloud, dan keamanan dokumen digital. Temuan ini mendukung argumen bahwa platform pelatihan digital seperti P3SPD berfungsi tidak hanya sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan karakter dan tanggung jawab pegawai perempuan sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor publik.
Pengaruh Beban Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. PLN (Persero) ULP Tanjung Morawa Sri Ayuni; Supriadi Supriadi; Julkarnain Julkarnain
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1437

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelayanan kelistrikan di PT. PLN (Persero) ULP Tanjung Morawa. Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam mendukung kualitas, keandalan, dan keberlanjutan layanan listrik publik, khususnya pada unit layanan milik negara seperti PT PLN (Persero) ULP Tanjung Morawa. Beban kerja dan motivasi merupakan dua aspek penting yang dapat memengaruhi kemampuan pegawai dalam menyelesaikan tugas secara efektif dan mencapai target organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada PT PLN (Persero) ULP Tanjung Morawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 80 pegawai sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 26. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 63,7%, yang menunjukkan bahwa beban kerja dan motivasi menjelaskan 63,7% variasi dalam kinerja pegawai. Secara parsial, beban kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukkan oleh nilai thitung < ttabel (1,962 < 1,991) dan nilai signifikansi 0,053 > 0,05. Sementara itu, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang ditunjukkan oleh nilai thitung > ttabel (11,540 > 1,991) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, beban kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai Fhitung > Ftabel (67,683 > 3,12) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen perlu memprioritaskan strategi untuk memperkuat motivasi pegawai sekaligus menjaga keseimbangan beban kerja. Kesimpulannya, motivasi merupakan faktor dominan yang memengaruhi kinerja pegawai, sedangkan beban kerja perlu dikelola untuk mendukung kinerja yang optimal.