Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ENHANCING VOCATIONAL EDUCATION: INTEGRATING LEVEL 6 OF THE SKKNI TO DEVELOP A SCREENCAST-BASED LEARNING KIT FOR THE AUDITING SUBJECT Tuti Sriwedari; Andri Zainal; Haryadi Haryadi; Ramdhansyah Ramdhansyah; Khafi Puddin; Pasca Dwi Putra
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i3.14793

Abstract

ABSTRACT The increasing demand for professional competencies in accounting requires Audit learning to integrate theoretical knowledge with workplace competencies. This study aimed to develop and validate screencast-based learning materials integrated with Level 6 Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI) for Accounting Technicians, specifically competency unit M.692000.024.02. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The participants were 63 seventh-semester Accounting Education students at Universitas Negeri Medan. Data were collected through expert validation questionnaires, lecturer assessments, and student responses and analyzed using descriptive quantitative analysis. This study focused on product development and validation; therefore, comprehensive practicality and effectiveness testing was not conducted. Lecturer assessments and student responses were used as initial information regarding product usability, while effectiveness testing requires broader implementation using a quasi-experimental design to measure improvements in students’ competencies. The results showed that the learning materials obtained a validation score of 4.51 out of 5.00, categorized as highly valid, with a high level of alignment with the targeted SKKNI competency unit. The validation results also indicated the technical feasibility and contextual relevance of the media in connecting academic concepts with auditing practices. Thus, the SKKNI-integrated screencast-based learning materials are considered valid and suitable as supporting materials for competency-based Audit learning. Future research should conduct comprehensive practicality and effectiveness testing through broader implementation and a quasi-experimental design, as well as integrate the materials into a Learning Management System (LMS). ABSTRAK Perkembangan kebutuhan kompetensi profesional di bidang akuntansi menuntut pembelajaran Audit yang mengintegrasikan teori dengan kompetensi dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi perangkat pembelajaran berbasis screencast yang terintegrasi dengan SKKNI Level 6 Teknisi Akuntansi Ahli pada unit kompetensi M.692000.024.02. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 63 mahasiswa Pendidikan Akuntansi semester tujuh Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli, penilaian dosen, dan respons mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan dan validasi produk, sehingga uji kepraktisan dan efektivitas secara komprehensif belum dilakukan. Penilaian dosen dan respons mahasiswa digunakan sebagai informasi awal mengenai keterpakaian produk, sedangkan uji efektivitas memerlukan implementasi lebih luas dengan desain kuasi eksperimen untuk mengukur peningkatan kompetensi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memperoleh skor validasi sebesar 4,51 dari 5,00 dengan kategori sangat valid dan memiliki kesesuaian yang tinggi terhadap unit kompetensi SKKNI yang ditargetkan. Hasil validasi juga menunjukkan kelayakan teknis dan relevansi kontekstual media dalam menghubungkan konsep akademik dengan praktik audit. Dengan demikian, perangkat pembelajaran berbasis screencast terintegrasi SKKNI dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai pendukung pembelajaran Audit berbasis kompetensi. Penelitian selanjutnya perlu melakukan uji kepraktisan dan efektivitas melalui implementasi yang lebih luas dan desain kuasi eksperimen serta mengintegrasikannya dengan Learning Management System (LMS).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMKS PAB 2 HELVETIA Iman Daeli; Tuti Sriwedari; Rini Herliani; Weny Nurwendari; Choms Gary Ganda Tua Sibarani
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.13948

Abstract

Low student learning activity caused accounting instruction to run less effectively and contributed to low learning mastery. This study aimed to improve students’ learning activities and learning outcomes through the implementation of the Think Pair Share cooperative learning model assisted by Wordwall. The study employed classroom action research conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 12 Grade X Accounting and Financial Institution students at SMKS PAB 2 Helvetia. Data were collected through learning-activity observations and achievement tests and were analyzed quantitatively and qualitatively. The success criteria were established when at least 80% of students were categorized as active or highly active and at least 80% of students achieved a minimum score of 80. The results showed that the proportion of students categorized as active and highly active increased from 33.33% in Cycle I to 91.67% in Cycle II. The mean achievement score increased from 62.58 in the pre-test to 78.08 in Cycle I and 86.92 in Cycle II. Classical mastery increased from 16.67% to 33.33% and finally reached 91.67% in Cycle II. Therefore, the implementation of Think Pair Share assisted by Wordwall successfully improved students’ learning activities and learning outcomes and met the predetermined success criteria. The findings imply that integrating a cooperative learning model with interactive digital media can serve as a practical alternative for accounting teachers to enhance student engagement and learning achievement through more active, collaborative, and interactive learning. ABSTRAK Rendahnya aktivitas belajar siswa menyebabkan proses pembelajaran akuntansi belum berlangsung optimal dan berdampak pada rendahnya ketuntasan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share berbantuan media Wordwall. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 12 siswa kelas X Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMKS PAB 2 Helvetia. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan tindakan ditetapkan apabila sekurang-kurangnya 80% siswa berada pada kategori aktif atau sangat aktif dan sekurang-kurangnya 80% siswa mencapai nilai minimal 80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkategori aktif dan sangat aktif meningkat dari 33,33% pada Siklus I menjadi 91,67% pada Siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 62,58 pada pre-test menjadi 78,08 pada Siklus I dan 86,92 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 16,67% menjadi 33,33% dan mencapai 91,67% pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan Think Pair Share berbantuan Wordwall berhasil meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa serta memenuhi indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa integrasi model kooperatif dengan media digital interaktif dapat menjadi alternatif praktis bagi guru akuntansi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pencapaian hasil belajar melalui pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan interaktif.
Islamic Accountability Measurement Model: A Demand in Islamic Boarding Schools (Pesantren) Ramdhansyah Ramdhansyah; Tapi Rumondang Sari Siregar; Tuti Sriwedari; Esa Setiana
EDUKASIA Vol 21, No 1 (2026): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v21i1.34031

Abstract

This study aims to develop a framework for measuring accountability in Islamic boarding schools (pesantren), adapted from the Islamic accountability measurement instruments used in Islamic financial institutions. This research is crucial in addressing the need to develop Islamic-based accountability measurement instruments applicable to Islamic boarding schools. Data in this study were obtained through questionnaires distributed to parents of students enrolled in Islamic boarding schools in Deli Serdang Regency, who participated as respondents. The analysis involved content validity testing, exploratory factor analysis, and internal reliability assessment to evaluate the proposed construct. The findings identified seven dimensions that may serve as indicators of Islamic accountability, namely amar ma’ruf nahi munkar (commanding good and preventing wrong doing), maslahat ummat (public benefit of the ummah), ‘adala (justice), ihsan (benevolence), amanah (trustworthiness), ikhlas (sincerity), and rahmah (compassion). This research highlights that accountability in Islam is not limited to administrative or procedural duties, but represents a multidimensional framework shaped by ethical, spiritual, and social principles.