Claim Missing Document
Check
Articles

History of Low Birth Weight and Exclusive Breastfeeding on the Incidence of Acute Respiratory Infection in Children Under Five Years Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Milkhatun, Milkhatun; Rizal, Alfi Ari Fakhrur
South East Asia Nursing Research Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.4.4.2022.18-24

Abstract

Acute Respiratory Infections (ARI) are one of the main causes of infectious disease morbidity and mortality worldwide. Acute Respiratory Infection (ARI) is a health problem that often occurs in children, and the group most at risk is children under five years. This study aimed to determine the relationship between nutritional status and exclusive breastfeeding on the incidence of ARI in the working area of the Loa Bakung Public Health Center, Samarinda. This type of research is quantitative research using a cross-sectional approach. The samples in this study were parents of children under five who visited the Posyandu in the working area of the Loa Bakung Public Health Center, Samarinda. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 181 respondents. The analytical test used in this research is chi-square. The chi-square test results on the history of LBW obtained a p-value = 0.373 and exclusive breastfeeding with a p-value = 0.440. This shows no relationship between a history of LBW and exclusive breastfeeding on the incidence of ARI at the Loa Bakung Public Health Center, Samarinda. The incidence of ARI in children under five years at the Loa Bakung Public Health Center, Samarinda, is not influenced by a history of LBW and exclusive breastfeeding. Still, other factors could have influenced the incident that was not carried out in this study. The role of parents is very important in maintaining the health of their children under five years to prevent the occurrence of ARI in their children under five years.
Self-Care Assistance Approach to Dorothea Orem Theory on Activity Daily Living Capabilities of Schzophrenic Patients at Atma Husada Mahakam Psychiatric Hospital, Samarinda Milkhatun, Milkhatun; Rizal, Alfi Ari Fakhrur; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Sutriani, Merinda
South East Asia Nursing Research Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.4.3.2022.14-20

Abstract

Schizophrenia is a neurological disease that affects the patient's perception, thought processes, language, emotions, and social behavior. The clinical manifestation that often appears in schizophrenic patients is self-care deficit (DPD). One of the efforts that nurses can make is to provide nursing care based on the theoretical framework developed by Orem. It is called the self-care theory, which has a complete explanation of the concept of self-care, self-care deficits, and nursing actions to overcome problems that arise so that the patient can be independent as optimally as possible, including the independence of the caregiver (caregiver) when the patient is at home. This study used a purposive sampling technique, a quasi-experimental pre-post test without a control design. The sample used was schizophrenic patients at Atma Husada Mahakam Psychiatric Hospital Samarinda, with 30 respondents. Bivariate analysis using the Wilcoxon test. Based on the results of the Wilcoxon test, the t-value is 0.000, and the probability value (Sig.) is 0.05, so H0 is rejected. Thus, it can be concluded that self-care rehabilitation therapy by providing group activity therapy can increase the independence of schizophrenic patients. The average value of the patient's ADL ability after being given group activity therapy was 16.77, which was higher than the average value before the patient was given therapy, which was 12.27.
Kepemilikan Buku Kesehatan Ibu dan Anak Berhubungan dengan Perilaku Orang Tua dalam Memberikan Stimulasi dan Tingkat Perkembangan Anak Wahyuni, Emmy Putri; Sutrisno, Sutrisno; Gandini, Andi Lis Arming; Kalsum, Umi; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.877

Abstract

Melakukan stimulasi yang memadai artinya merangsang otak anak sehingga perkembangan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian berlangsung secara optimal sesuai dengan umur anak. Kepemilikan Buku KIA berperan penting bagi orang tua maupun pengasuh terutama sebagai pedoman dalam memberikan stimulasi pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepemilikan buku KIA dengan perilaku orang tua dalam memberikan stimulasi dan tingkat perkembangan anak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Juni tahun 2021 di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring kecamatan Samarinda Utara kota Samarinda. Sampel yang digunakan sebanyak 68 ibu yang memiliki anak usia 0-18 bulan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui perilaku ibu dalam melakukan stimulasi. Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) digunakan untuk mengetahui tingkat perkembangan anak (0-18 bulan). Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan p value (< 0,05) yang artinya secara statistik ada hubungan kepemilikan buku KIA dengan perilaku orang tua dalam memberikan stimulasi dan tingkat perkembangan anak. Sehingga diharapkan ke depannya agar tenaga kesehatan mampu meningkatkan perannya dalam memotivasi orang tua dalam memberikan stimulasi pada anak sesuai dengan buku KIA sebagai pedoman.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Remaja Pratiwi, Rani Eka; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Zulaikha, Fatma
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkm.v3i2.1806

Abstract

Latar Belakang : Pola asuh yang ditanamkan orang tua kepada anaknya harus disesuaikan dengan perkembangan, usia dan kemampuan anak. Orang tua berperan dalam memberikan dukungan kepada anak dengan cara mendidik, membimbing dan memelihara anak agar anak dapat diterima di lingkungan atau masyarakat. Kemandirian merupakan aspek yang sangat penting dalam perkembangan kepribadian anak, membentuk dan membangun kemandirian serta berperan sangat penting dalam kemampuannya untuk tetap unggul dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian remaja di MAN 1 Samarinda. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel adalah proporsional stratified random sample dengan jumlah 165 responden. Hasil : Berdasarkan dari hasil penelitian yang didapatkan mayoritas responden berusia 17 tahun dengan jumlah 93 responden (56,4%), jenis kelamin perempuan sebanyak 109 responden (66,1%), urutan anak ke-1 sebanyak 64 responden (38,8%), pola asuh demokratis sebanyak 97 responden (58,8%), dan responden mandiri sebanyak 103 responden (62,4%). Hasil analisis uji Chi-Square yaitu P value = 0,002 < α = 0,05 yang berarti Ho ditolak. Kesimpulan : bahwa hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian remaja di MAN 1 Samarinda memiliki hubungan yang bermakna. Orang tua didorong untuk lebih memperhatikan apa yang dapat dilakukan anak secara mandiri. Kata Kunci : Kemandirian, Pola Asuh Orang Tua, Remaja
Pengaruh Music Therapy Terhadap Penurunan Hiperaktivitas Pada Anak Dengan Gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Literature Review Putri, Nahda Tiramika; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Milkhatun, Milkhatun
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkm.v4i1.2064

Abstract

Background: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) It exhibits symptoms of impulsivity, hyperactivity, and inattention, and is a mental disorder. The use of music in therapy can help people with a variety of social, emotional, behavioral, cognitive, and motor problems. When using music for therapeutic purposes, music therapy can specifically change how the brain works by training it to function differently.Objective: to find out if music therapy might help youngsters with ADHD who are too hyperactive to focus on tasks at hand.Methods: In this research, the method used is a literature review, with scholarly journal articles sourced online serving as the primary source material. There are a total of fifteen journal; eleven of them are international journals and four are national ones. Results: This study found that children with ADHD had less hyperactivity after receiving music therapy, according to a review of 15 periodicals. Conclusion: One of the therapeutic options to calm children's hyperactivity is music therapy, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
PENGARUH ART THERAPY TERHADAP PENURUNAN HIPERAKTIVITAS PADA ANAK DENGAN GANGGUAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) : LITERATURE REVIEW Rizkia Cantika Rakhmawati; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih; Milkhatun, Milkhatun
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i1.2224

Abstract

Latar Belakang : Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan pada anak-anak yang dapat berlanjut hingga masa remaja dan dewasa. ADHD adalah pola gangguan pemusatan perhatian yang menetap dan perilaku hiperaktif dan impulsif yang ditemukan pada orang lain. Gangguan ini lebih umum dan lebih parah daripada yang biasanya terlihat pada orang lain. Salah satu gejala utama ADHD pada anak-anak adalah ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu yang lama. Dengan kata lain, anak-anak yang didiagnosis dengan ADHD mudah terganggu dan tidak dapat berkonsentrasi. Hal ini menyebabkan berbagai masalah belajar, perilaku dan sosial yang mengatur perilaku mereka. “Terapi seni, salah satu terapi yang paling umum, dapat diakses oleh semua orang karena tidak membutuhkan pemikiran yang rumit untuk menginterpretasikannya”. Tujuan: untuk mengetahui bagaimana art therapy memengaruhi penurunan hiperaktivitas anak dengan ADHD. Metode: Penelitian ini dirancang sebagai ulasan literatur, dengan 15 jurnal, masing-masing 12 jurnal internasional dan 3 jurnal nasional. Hasil: Berdasarkan hasil analisis literature review, lima belas jurnal mengemukakan bahwa terapi seni dapat memengaruhi penurunan hiperaktivitas pada anak-anak dengan gangguan perhatian deficit hiperaktivitas. Kesimpulan: Anak-anak dengan ADHD dapat mengurangi hiperaktivitas mereka dengan art therapy.
The Experience of Type II Diabetes Mellitus Patients with Early Symptoms of Hypoglycemia: A Phenomenological Study Nurjannah, Misbah; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 18 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.372 KB) | DOI: 10.20884/1.jks.2023.18.1.5281

Abstract

Hypoglycemia is one of the acute complications that often occur in diabetes mellitus (DM) patients and could become an emergency condition that requires immediate treatment. The initial symptoms of hypoglycemia are cold sweats, tremors, dizziness, and blurred vision. Generally, DM patients’ lack of diet management exacerbates hypoglycemia. This study aimed to explore experience of type 2 diabetes patient’s hypoglycemia symptoms and affected factors. This qualitative research applied a phenomenological approach to seven participants. Semi-structured interviews were done to collect data. The Braun & Clarke method was then used to analyze the data. This study revealed three themes including the initial hypoglycemia symptoms, diet modification, and medication adherence. The study’s results are expected to provide information on the importance of education and control related to initial hypoglycemia symptoms, nutrition, and medications awareness to the type 2 diabetes patients and family.
Analisis Praktik Keperawatan Dengan Intervensi Inovasi Perubahan Posisi Tidur Terhadap Penurunan Kadar Bilirubin Total Pada Bayi Hiperbilirubinemia Yang Diberikan Fototerapi Di Ruang Perinatologi RSUD AM. Parikesit Tenggarong Hasanah, Rahmatin; Zulaikha, Fatma; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Sureskiarti, Enok
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 6 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v6i2.106

Abstract

Hyperbilirubinemia is a yellow transforming that develops in newborns and can lead to jaundice complications. Phototherapy is one of the therapies that can be utilized to manage hyperbilirubinemia. In this case, the researcher used an individual sleep position therapy to reduce total bilirubin levels in hyperbilirubinemia newborns getting phototherapy. The findings of observations finished within three days showed that total bilirubin levels decreased to 8.85 mg/dL on the third day. Changes in sleeping position may increase phototherapy's effectiveness in reducing total bilirubin levels in newborns with neonatal jaundice or hyperbilirubinemia.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA DI MAN 1 SAMARINDA Fitria, A’isyah Riski; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Zulaikha, Fatma
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v6i01.6434

Abstract

Latar Belakang: Dukungan orang tua sangat diperlukan dalam mengembangkan rasa percaya diri pada remaja. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak berdampak pada rasa percaya diri remaja. Hasil: Berdasarkan 165 tanggapan melalui Google Form, terdapat 6 (3,6%) pola asuh orang tua siswa I MAN 1 Samarinda dengan kategori gaya asuh otoriter, Terdapat 56 (33,9%) dan 13 (7,9%) responden cara mengasuh demokratis. Pola asuh yang orang tua toleran. Analisis Cho Square digunakan, dengan ambang signifikansi 5% dan nilai p 0,001-0,05. Karena p kurang dari 0,05 maka Ho ditolak. Kesimpulan: Di MAN 1 Samarinda terdapat keterkaitan antara pendekatan orang ta dengan rasa percaya diri remaja. Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Pola Asuh, Remaja
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA Nursela, Nursela; Asthiningsih, Ni Wayan Wiwin; Masnina, Rusni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42024

Abstract

Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja merupakan masa yang rawan mengalami masalah gizi. Salah satu masalah gizi yang sering dialami remaja adalah obesitas. Obesitas terjadi karena adanya kelainan kompleks pengaturan nafsu makan dan metabolisme energi yang dikendalikan oleh beberapa faktor-faktor seperti genetik, aktivitas fisik, pola makan, lingkungan dan hormonal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan pola makan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Kota Samarinda. Metode ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja yang memiliki IMT ≥27kg/m2 di SMP Negeri 2 Samarinda, SMP Negeri 16 Samarinda, SMP Negeri 29 Samarinda berjumlah 131 responden. Hasil penelitian dapat diketahui, responden yang melakukan aktivitas fisik rendah sebanyak 45 remaja, kategori sedang sebanyak 40 remaja, dan kategori tinggi sebanyak 11 remaja. Remaja dengan pola makan kurang baik sebanyak 65 remaja dan pola makan baik sebanyak 31 remaja. Remaja dengan obesitas I sebanyak 25 remaja dan obesitas II sebanyak 71 remaja. Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Kota Samarinda dengan nilai p-value= 0,029< α= 0,05. Ada hubungan pola makan dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Kota Samarinda dengan nilai p-value= 0,001< α= 0,05. Aktivitas fisik yang minim serta pola makan yang tidak baik merupakan faktor utama yang harus dihindari untuk mencegah obesitas. Gaya hidup aktif dan memilih makanan bergizi seimbang sangat penting untuk menjaga berat badan ideal.
Co-Authors aditya aditya Agus Friyayi Agus Sugiarno Aisyah Astuti Alamsyah, Fachmi Alia Wardani Andi Lis Arming Gandini Anisa Duwi Putri Asrianti, Ulfa Dwi Candra Patniawati Candra Patniawati Chairunnisa, Aldilla Asri Chatarina Umbul Wahyuni Devi Ariyana Devi Clarisa Amanda Dwi Rahmah Fitrniani Egy Febiyanti Eka Indah Lestari Enok Sureskiarti Erika Syavira Fathir Bayu Pratama Fathul Khair Fitria, A’isyah Riski Gita Anisa Maulida Hasanah, Rahmatin Herlina, Nunung ida bagus nuraini Ikalia Ulandari Imam Hakam Imellia Harmoni Syahputri Jihan Aqilah Laila Alfida Yahya Latipah, Asslia Johar Liwu, Desilia Sidong Luluk Muflikhatul Maulidiyah Lusmiati, Lusmiati Lutfia Novi Rahmawati M. Alfarizi Palewo Mahmoud Ahmad Al-Khasawneh Malwani, Selma Aqila Masriati Nabila Milkhatun Milkhatun, Milkhatun Mira Wati Moh Afandi Muhammad Amir Nasruddin Muhammad Bachtiar Muhammad Wahyu Ramdani Namira Abiyah Juliyanti Nia Fauziah Nur Fithriyanti Imamah Nur Khaylila Ramadhanti Nurjanah Nurjanah Nurjannah, Misbah Nurkhalisah Nursela, Nursela Pipit Fitriani Pratiwi, Rani Eka Putri, Nahda Tiramika Rahman suhada Resta Revalda Ningsih Reza Pitaloka Richa Cahya Setyowati Richa Cahya Setyowati Ridho , Muhammad Risma Akmalia Risma Amalia Safitri Rizal, Alfi Ari Fakhrur Rizkia Cantika Rakhmawati Rona Mika Rurun Kamila Rusmawati Rusmawati, Rusmawati Rusni Masnina Sanita Putri Ardiyani Sendy Glaudia Dede Tule Septiawan, Taufik Shabrina Safitri Siti Khoiroh Muflihatin Sitti Rahmah Sri Wahyuni Sutriani, Merinda Sutrisno, Sutrisno Tiara Tirta, Insani Tiara Tri Wijayanti Umi Kalsum Utami, Fathia Wianida Wahyuni, Emmy Putri Wati, Putri Sintya Yudhi Fajar Saputra Zulaikha, Fatma