Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Penting Promosi Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit Kronik Nur Arifatus Sholihah; Fitriah Fitriah; Andi Ilham; Leni prawitasari; Rudy Kurniawan; Neneng Prihasti; Safriandi Safriandi; Fitrini Fitrini; Dewi Indiastuti
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v3i1.4773

Abstract

Chronic diseases are degenerative conditions that significantly impact an individual's quality of life. Various degenerative diseases, such as diabetes mellitus, hypertension, and heart stroke, require immediate attention. Indonesia faces a dual burden in healthcare, grappling with both rampant infectious diseases and the rising prevalence of chronic degenerative illnesses. Therefore, health promotion efforts are crucial in preventing degenerative diseases among adolescents. This initiative targets teenagers due to their unhealthy lifestyle choices, which are evident in their smoking habits, poor dietary practices, insufficient consumption of fruits and vegetables, and a lack of physical activity. The primary objective of this initiative is to enhance awareness regarding the prevention of degenerative diseases among youth and to address the emergence of such conditions in this age group. The results of the community service activities indicate a notable increase in average knowledge from 6.61 to 13.80 and an improvement in attitudes from 9.61 to 14.47. The community service activities were successfully executed, as evidenced by the smooth conduct of the events and the active participation of the adolescents. To improve health quality, it is essential to foster awareness and enhance education among teenagers about the prevention of degenerative diseases.
Analyzing Financial Distress: The Impact of Intellectual Capital, Operating Capacity, Capital Structure, and Operating Cash Flow with Profitability as a Mediator Susanto, Veronica Nessie; Umiaty Hamzani; Rudy Kurniawan
Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Komputer Akuntansi (KOMPAK)
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/3dycpe23

Abstract

Financial distress refers to a company’s persistent inability to meet financial obligations, signaling severe monetary strain that precedes formal bankruptcy or liquidation proceedings. This study investigates the impact of intellectual capital (VAICTM), operational capacity (TATO), capital structure (DER), and operating cash flow (OCF) on financial distress (Altman Z-Score), with profitability (ROA) serving as a mediating variable. The theoretical framework of this research is grounded in signaling theory, agency theory, and resource-based view theory. The study focuses on basic materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2019 and 2023. The study utilized criterion-based sampling to select qualified respondents. Secondary datasets were analyzed through panel regression and path analysis, with Eviews 12 as the computational tool. Key findings include: (1) intellectual capital and operating capacity demonstrate a statistically significant positive influence on profitability; (2) capital structure exerts a significant adverse impact on profitability; (3) operating cash flow exhibits no statistically discernible impact on profitability; (4) both operating cash flow and profitability are positively and significantly associated with increased financial distress; (5) capital structure displays a significant inverse relationship with financial distress severity; (6) intellectual capital and operating capacity show no statistically significant associations with direct financial distress prediction; (7) profitability partially mediates the influence of intellectual capital, operating capacity, and capital structure on financial distress; and (8) profitability does not serve as a mediating variable between operating cash flow and financial distress.
Pengaruh Pengetahuan dan Persepsi Mahasiswa terhadap Implementasi Teknologi Blockchain dalam Praktik Akuntansi Septiani; Rudy Kurniawan; Rafles Ginting
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i3.524

Abstract

With the rapid development of technology, the latest innovations such as Blockchain Technology are becoming increasingly important in various fields, including accounting. The potential of this technology to fundamentally change the way transactions are conducted and recorded has caught the attention of the business world, with the potential promise of cutting global infrastructure costs by up to $100 billion annually. However, knowledge and understanding of this technology is still limited among accounting students, especially in Indonesia. Previous research focused more on developed countries or the technical and security aspects of blockchain, so there is a research gap that needs to be filled regarding accounting students' knowledge and perceptions of blockchain technology, especially in Indonesia. The importance of understanding and acceptance of this technology among accounting students is an important question in the context of their preparation for future professional practice.  
Kemiskinan Pekerja Informal Lansia Di Pasar 16 Ilir Palembang Dalam Ketidakpastian Pendapatan Nazhifa Mulya Kinasih; Widyawati Hafsari; Nadya Difriana; Davit Saputra; Cantika; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4977

Abstract

Kemiskinan perkotaan masih menjadi permasalahan sosial yang kompleks, terutama bagi kelompok pekerja informal lansia yang memiliki keterbatasan dalam akses kerja dan perlindungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemiskinan pekerja informal lansia di kawasan Pasar 16 Ilir, Kota Palembang dalam konteks ketidakpastian pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman hidup lansia yang bekerja di sektor informal. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria berusia di atas 60 tahun dan bekerja sebagai pedagang atau penyedia jasa informal. Data dikumpulkan melalui wawancara bahwa pendapatan pekerja informal lansia bersifat fluktuatif dan sangat bergantung pada kondisi pasar, jumlah pembeli, serta kemampuan fisik untuk bekerja, sehingga menimbulkan kerentanan ekonomi yang berkelanjutan. Keterbatasan akses terhadap pekerjaan formal dan perlindungan sosial menyebabkan lansia tetap bekerja di usia lanjut sebagai bentuk keterpaksaan ekonomi. Dalam menghadapi ketidakpastian pendapatan, para lansia mengembangkan berbagai strategi bertahan hidup, seperti menunda pembayaran sewa rumah, berhutang, serta melakukan negosiasi terhadap biaya pendidikan anggota keluarga. Selain itu, makna hidup berkecukupan bagi langsia cenderung berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, seperti makan dan tempat tinggal, tanpa adanya jaminan ekonomi jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa kemiskinan pada pekerja informal langsia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh keterbatasan struktural dalam akses terhadap layanan sosial dan perlindungan kerja diwilayah perkotaan.
Pergeseran Pola Interaksi Sosial dalam Kelompok Ruang Publik Kawasan Taman Kambang Iwak Palembang Agung Permadi; Ananda Meylisha; Haniifa Rahmah; Nesya Dwi Ramadhani; Venny Salsabela Wijaya; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4995

Abstract

Ruang publik memiliki peran penting sebagai wadah interaksi sosial masyarakat. Seiring dengan perubahan pola kehidupan sosial, terjadi pergeseran dalam bentuk interaksi yang berlangsung di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran pola interaksi sosial dalam kelompok di kawasan Taman Kambang Iwak Palembang serta mengidentifikasi karakter interaksi yang terbentuk di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kambang Iwak Palembang masih berfungsi sebagai ruang publik yang dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti olahraga, rekreasi, berkumpul bersama keluarga, pertemuan komunitas, serta aktivitas ekonomi informal. Pengunjung berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, pola interaksi sosial yang terjadi cenderung berlangsung dalam kelompok-kelompok yang telah memiliki hubungan sebelumnya, seperti keluarga, teman sebaya, atau komunitas tertentu. Interaksi antar kelompok yang berbeda relatif terbatas dan umumnya hanya berupa kontak sosial singkat tanpa komunikasi yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan dalam pola interaksi sosial di ruang publik, di mana komunikasi lebih banyak berlangsung dalam lingkup kelompok masing-masing meskipun ruang tersebut bersifat terbuka dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Kondisi Sosial Ekonomi dan Strategi Bertahan Hidup Penghuni Permukiman Kumuh di Kota Palembang Rika Maryam; Maharani Safitri; Adithya Pratama; Insyah Mutia Putri; Keysha Mutia Ranandityas; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5028

Abstract

Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi pemukiman yang memiliki kualitas rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sosial, ekonomi, serta strategi bertahan hidup masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian naratif deskriptif. Penelitian dilakukan di jl. Letkol iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit kecil, Kota Palembang. Data akan dikumpulkan melalui wawancara, Observasi, dan dokumentasi, pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan kriteria artikel yang secara langsung membahas tentang sosial, ekonomi dan strategi bertahan hidup di Permukiman Kumuh perkotaan.
Kondisi Kehidupan Masyarakat Miskin Di Permukiman Bantaran Sungai Musi Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3-4 Ulu Rt. 4 Kota Palembang suci maharani; Nurul Kalima; Muhammad Fajri; Adinda Mahesa Ayu; Aulia Salma Novita Hasanah; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5104

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat akibat urbanisasi seringkali menimbulkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya meningkatnya jumlah masyarakat miskin yang tinggal di kawasan marginal seperti bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kondisi kehidupan masyarakat miskin yang tinggal di permukiman bantaran Sungai Musi di Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3–4 Ulu RT 4 Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kawasan tersebut menunjukkan berbagai permasalahan sosial ekonomi seperti rendahnya pendapatan, keterbatasan pendidikan, kondisi hunian yang kurang layak, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat setempat, serta dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat bekerja pada sektor informal dengan pendapatan yang tidak menentu serta memiliki tingkat pendidikan yang relatif rendah. Kondisi hunian masyarakat juga masih tergolong sederhana dan rentan terhadap banjir, dengan keterbatasan akses terhadap sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Meskipun demikian, masyarakat memiliki strategi bertahan hidup melalui usaha rumahan dan solidaritas sosial antarwarga. Temuan ini penting sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan dan penataan permukiman di kawasan bantaran sungai.
Efektivitas LRT Palembang Sebagai Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi: Tinjauan Literatur Vini Anggun Pratiwi; Aisa Rosa; Pratama, Ahmad Yusuf; Desi Nurmasari; Dinda Triyani; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5136

Abstract

Transportasi publik merupakan komponen penting dalam pembangunan perkotaan karena berperan dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi permasalahan kemacetan. Light Rail Transit (LRT) Palembang hadir sebagai salah satu inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang bertujuan meningkatkan efektivitas sistem transportasi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas LRT Palembang sebagai inovasi pelayanan publik berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literature review dengan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan transportasi publik, kualitas pelayanan, integrasi transportasi, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem transportasi perkotaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan LRT berkontribusi dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan lalu lintas, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat perkotaan. Selain itu, kualitas pelayanan, integrasi antar moda transportasi, serta penerapan konsep smart city dan smart mobility menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas layanan LRT. Meskipun demikian, optimalisasi pemanfaatan LRT masih memerlukan peningkatan kualitas pelayanan, penguatan integrasi transportasi, serta pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan LRT sebagai inovasi pelayanan publik perlu didukung oleh kebijakan transportasi yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.