Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN DIRECT INSTRUKSIONAL BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PERMUTASI KOMBINASI PADA SISWA KELAS 12 SMAN 1 SEPONTI Sasmito Aripala; Haratua Tiur Maria S; Judyanto Sirait; Yohanes Bahari; M. Basri
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8066

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi permutasi dan kombinasi sering mengalami kendala karena sifatnya yang abstrak dan prosedural, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi serta hasil belajar siswa. Diperlukan model pembelajaran yang terstruktur dan didukung media yang mampu memvisualisasikan konsep secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model Direct Instruction berbantuan multimedia interaktif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi permutasi dan kombinasi di kelas XII SMAN 1 Seponti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa kelas XII yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan model Direct Instruction berbantuan multimedia interaktif, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional tanpa multimedia interaktif. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest) serta angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji independent sample t-test atau uji Mann–Whitney U, perhitungan N-gain, dan effect size dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi dan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran Direct Instruction berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Nilai N-gain dan effect size menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan multimedia interaktif memberikan peningkatan yang lebih tinggi dan bermakna secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi model Direct Instruction dengan multimedia interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konseptual dan prosedural, serta mendorong motivasi belajar matematika. Dengan demikian, model pembelajaran ini direkomendasikan sebagai alternatif strategis dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi kombinatorik di jenjang SMA.
Deskripsi Kemampuan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Pesawat Sederhana dengan Berbagai Representasi di SMP Negeri 7 Sambas Farah Sada Andina; Judyanto Sirait; Naim Sulaiman
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2026): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Tadris IPA FTIK UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v7i01.221

Abstract

This study aims to describe students’ ability to solve simple machine problems using different forms of representation at SMP Negeri 7 Sambas. Understanding multiple representations is an important aspect of science learning because it helps students connect concepts, interpret information, and apply problem-solving strategies effectively. The research employed a descriptive survey method involving 56 eighth-grade students who were selected through a saturated sampling technique, in which all members of the population were included as research participants. Data were collected using a four-item essay test designed to assess students’ problem-solving abilities and supported by unstructured interviews with six selected students to obtain deeper information regarding their reasoning processes and difficulties. The results revealed that students achieved an average score of 72.52% on problems presented through verbal representation combined with numerically labeled pictures. In contrast, the average achievement for verbal representation combined with symbolically labeled pictures was 62.80%. These findings indicate that students found numerically labeled representations easier to interpret and solve because they enabled direct substitution and computation, whereas symbolic representations required stronger conceptual understanding and more complex mathematical reasoning before the information could be applied correctly. Keyword: numerical image, problem-solving ability, representation, simple machines, symbolic image Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah pesawat sederhana menggunakan berbagai bentuk representasi di SMP Negeri 7 Sambas. Pemahaman terhadap representasi majemuk merupakan aspek penting dalam pembelajaran IPA karena membantu peserta didik menghubungkan konsep, menafsirkan informasi, serta menerapkan strategi pemecahan masalah secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan melibatkan 56 peserta didik kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai sebanyak empat butir soal yang dirancang untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah peserta didik, serta didukung oleh wawancara tidak terstruktur terhadap enam peserta didik terpilih guna memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai proses berpikir dan kesulitan yang mereka alami. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata capaian peserta didik pada representasi verbal yang dipadukan dengan gambar berlabel numerik mencapai 72,52%. Sementara itu, rata-rata capaian pada representasi verbal yang dipadukan dengan gambar berlabel simbolik hanya mencapai 62,80%. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta didik lebih mudah menyelesaikan soal dengan representasi numerik karena memungkinkan substitusi dan perhitungan secara langsung, sedangkan representasi simbolik menuntut pemahaman konsep yang lebih kuat serta kemampuan penalaran matematis yang lebih kompleks sebelum informasi tersebut dapat diterapkan dengan tepat.  Kata kunci: gambar angka, kemampuan menyelesaikan soal, representasi, pesawat sederhana, gambar simbol