Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

MAKNA PESAN DALAM TRADISI UPACARA ADAT KAWIN CAI DI SITU BALONG DALEM BERBASIS LOCAL WISDOM DESA BABAKAN MULYA KECAMATAN JALAKSANA KABUPATEN KUNINGAN Tegar Wicaksono; Nurudin Nurudin; Farida Nurfalah
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.037 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i2.6490

Abstract

Kebudayaan merupakan suatu kebiasaan yang mengandung nilai-nilai penting yang diturunkan dari generasi ke generasi. Warisan tersebut harus dijaga agar tidak pudar atau hilang, sehingga dapat dilestarikan oleh generasi selanjutnya. Dilihat dari segi komunikasi, budaya dan komunikasi memiliki keterkaitan dan timbal balik. Indonesia sangat terkenal dengan keragaman budayanya yang unik dengan ciri dan ciri khasnya sendiri. Salah satu bentuk tradisi yang menarik untuk dijadikan penelitian oleh peneliti adalah tradisi Upacara Kawin Cai. Seperti yang penulis teliti di Kabupaten Kuningan khususnya di Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana dimana di desa tersebut memiliki tradisi upacara adat dengan menyatukan 2 mata air dalam rangka menghormati leluhur dan menjaga kelestarian budaya warisan leluhur. Keseluruhan penelitian tersebut dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan analisis semiotika serta menggunakan teori ikon, indeks, simbol dalam konsep alex sanders Pierce. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara kepada beberapa informan. Hasil yang diperoleh bahwa pakaian adat ketua adat kampung putih yang menjadi salah satu ikon pada saat Upacara Kawin Cai menggambarkan kesucian bahwa seorang punduh adalah orang yang memiliki hati yang bersih, jauh dari Keburukan dan pesan moral yang terkandung dalam Upacara Kawin Cai untuk selalu mengingat dan tidak melupakan sejarah nenek moyang, selalu menjaga kelestarian lingkungan, menjaga kelestarian budaya, tidak menjadi masyarakat yang rakus, bekerja sama dengan sesama manusia yang baik, dan harus selalu hidup bermasyarakat. hidup sederhana.
ANALISIS KOMUNIKASI ANTAR PERSONAL MANAGER ON DUTY (MOD) KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN CUSTOMER (Study Deskriptif Komunikasi Antar Personal yang dilakukan MOD KFC Kartini Cirebon) Wiken Kurniawati; Heriyani Agustina; Farida Nurfalah
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.669 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.685

Abstract

” Analisis Komunikasi Antarpersonal Manager On Duty (MOD) Kentucky Fried Chicken (KFC) dalam Meningkatkan Kepuasan Cutomer” (Study Deskriptif Komunkasi Antarpersonal yang Dilakukan MOD KFC Kartini Cirebon). Komunikasi berfungsi sebagai penyampaian pesan terhadap komunikator dan komunikan, selain itu juga menjadi media marketing bagi sebuah bidang jasa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis komunikasi antarpersonal di sebuah perusahaan waralaba dengan menggunakan metode wawancara, analisis data dan triangulas data. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1. Mengetahui pelaksanaan komunikasi yang dilakukan 2. Hambatan- hambatan pelaksanaan 3. Kualitas jasa pelaksanan yang dilakukan oleh Manager On Duty. Penelitian ini difokuskan pada tiga bulan di Kentucky Fried Chicken (KFC) Kartini kota Cirebon dengan analisis dan mengamati pelaksanaan pola komunikasi yang dilakukan manager on duty. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan komunikasi dilakukan pada low seasion dan peak season, hambatan yang ditemui yaitu pola jadwal yang tidak sesuai. Kata Kunci : Komunikasi antar personal, Kepuasan customer
RESPON MASYARAKAT KELURAHAN KECAPI MENGENAI FENOMENA PROGRAM ACARA D’ACADEMY INDOSIAR (Studi Kasus Masyarakat Kelurahan Kecapi Harjamukti Kota Cirebon Tentang Kawasan Music Dangdut di D’Academy) Tri Banaty; Mukarto Siswoyo; Farida Nurfalah
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.201 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.952

Abstract

AbstrakKelurahan Kecapi rnerupakan salah satu kelurahan yang ada di Cirebon danmemiliki banyak warga yang sangat menyukai musik dangdut dan merupakansebuah kewajiban untuk menonton acara musik Dangdut D'Academy Indosiar.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitianpenjelaskan bahwa 1). Respon positif dari acara tersebut yaitu adalah denganlahirnya D’Academy membuat belantika musik dangdut lebih dihargai dimasyarakat Indonesa terutama dan juga mancanegara, selain itu respon baik daripara warga Kelurahan Kecapi adalah mereka sangat mengapresiasi sekali acaratersebut karena memberikan motivasi dan kesempatan bagi para anak anak mudadari seluruh Indonesia untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik lagi untukdirinya dan keluarganya, sedangkan respon negative yang diterima peneliti adalahhanya durasi yang cukup lama kurang lebih selama enam jam yang membuatpenonton dirumah menjadi agak bosan; 2). Faktor – faktor yang menunjangketertarikan masyarakat Kelurahan Kecapi Kota Cirebon bahwa kesuksesansebuah program acara khususnya variety show adalah ide yang menarik tidakmonoton dan tidak membosankan, pemandu acara yang banyak digandrungi kaumremaja dan dapat menghibur masyarakat, tata panggung yang mewah dan elegant,kelompok kerja produksi yang solid, penonton yang heboh, penempatan waktuyang tepat, serta inovasi dan pembaharuan yang setiap hari dilaksanakan agarterus mendapatkan simpati dari masyarakat.Kata Kunci : Respon Masyarakat, Fenomena Program Acara D’Academy Indosiar83AbstractKecapi Village is one of the villages in Cirebon and has a lot of people who reallylove dangdut music and it is an obligation to watch Dangdut D'Academy Indosiarmusic show. The research method used is descriptive qualitative. The results ofthe study explain that 1). The positive response from the event that is with thebirth of D'Academy make dangdut music belantika more appreciated inIndonesian society mainly and also abroad, in addition to the good response fromthe citizens of Kecapi Village is they very appreciate once the event because itprovides motivation and opportunity for the children young people from all overIndonesia to change their lives for the better for themselves and their families,while the negative response received by researchers is only a long duration ofapproximately six hours which makes the home audience to be a bit bored; 2).Factors that support the interest of Kecapi Kota Kecamatan Cirebon communitythat the success of a program, especially variety shows is an interesting idea is notmonotonous and not boring, the guides are much loved teenagers and canentertain the community, the stage of a luxurious and elegant, the working groupsolid production, stirring audiences, precise timing, and innovation and renewalevery day to keep the sympathy of the community.Keywords: Community Response, Event Program Phenomena D'AcademyIndosiar
PERANAN PENGGUNAAN MEDIA INTERNET CHATTING MIG 33 MENGGUNAKAN HANDPHONE PADA PERILAKU BERGAUL REMAJA Meta Yuniar; Farida Nurfalah; Welly Wihayati
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 1 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v1i1.17

Abstract

The development of rapidly changing communications technology. With the development of communication technology audience communication patterns also changed significantly. Purpose of this research are: 1. To mengtahui how the communication process happens fellow chatters mig33 2. Fatherly mnegetahui how verbal and nonverbal language used by the chatter mig33 3. To find out how the behavior changes that occur within the chatter after using mig33 4. Fatherly figure out how to profit in mig33. In addition to a massive klahayak behavior, information technology is also changing the character and habits of the individual. One wrong in the present communication media is the internet. Technology of the Internet gave birth to so many social media. One is mig33 chat. Mig33 chat quite a role in the change of a person. It can be seen from mig33 world know personally before and after. In addition to having a negative impact, mig33 chat has a positive impact. Besides friendship, family ties, with mig33 chat is also a lot of business transactions that can be done
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH ( Studi Fenomenologi Keluarga di Griya Lobunta Lestari Cirebon) Mahmudah Mahmudah; Farida Nurfalah; Aghnia Dian Lestari
JURNAL SIGNAL Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.996 KB) | DOI: 10.33603/signal.v8i1.2859

Abstract

ABSTRAKMasyarakat tercermin dalam kehidupan yang aman, nyaman, akan tetapi terkadang masih terjadi perselingkuhan, yang berujung pada perceraian. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi keluarga dalam membentuk keluarga yang sakinah dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, metode kualitatif dan memilih lokasi di Griya Lobunta Lestari Cirebon. Hasil penelitian ini: 1) Proses komunikasi keluarga meliputi: a) Pengiriman fungsional, dan b) Penerimaan fungsional. 2) Pola komunikasi keluarga. Dari hasil penelitian menyatakan bahwa hirarki kekuasaan utama terletak pd suami karena menurut informan, suami adalah kepala keluarga yang harus dihormati. Adanya konflik dan resolusi, ada informan yang menyatakan sebagai mediator ketika konflik itu terjadi antara suami dengan anaknya, dan ada informan yang menyatakan ketika konflik dengan pasangan , maka akan diselesaikan berdua saja dengan suaminya dan itu dilakukan tidak didepan anak.Kata Kunci : Komunikasi Keluarga, Griya Lobunta ABSTRACTSociety is reflected in a safe, comfortable life, but sometimes there is still an affair, which results in divorce. The research aims to determine the effectiveness of family communication in forming a sakinah family by using a phenomenological approach, a qualitative method and selecting a location in Griya Lobunta Lestari Cirebon. The results of this study: 1) The process of family communication includes: a) functional delivery, and b) functional reception. 2) Family communication patterns. The results of the study stated that the main power hierarchy lies in the husband because according to the informant, the husband is the head of the family that must be respected. There are conflicts and resolutions, there are informants who claim to be mediators when the conflict occurs between the husband and his child, and there are informants who state that when conflicts with a partner, it will be resolved along with her husband and it is done not in front of the child.Keywords: Family Communication, Griya Lobunta
Menciptakan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Pengembangan Kepribadian Farida Nurfalah; Otto Fajarianto; Welly Wihayati; Rifka Noviani Santika
Janaka, Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): November 2020
Publisher : LP3M STAI Darussalam Krempyang Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/janaka.v3i1.254

Abstract

Education plays a very important role in the process of improving the quality of human resources. Improving the quality of education is a process that is integrated with the process of improving the quality of human resources itself. Resources that have the potential through a selection full of educational elements are expected to be able to help support schools in shaping students with character. The development of a student's personality can be achieved through several processes, including through his participation in organizations outside or inside school, but often students are faced with a lack of self-confidence when they are faced with social realities with various problems when they enter a social environment. Personality development is expected to be one of the solutions for them to get progress, by helping to contribute in various activities, besides that it can also make them as people who are balanced and have great concern for the environment.
Pelatihan Komunikasi Pemasaran E-Commerce Melalui Aplikasi Layanan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon Farida Nurfalah; Otto Fajarianto; Rifka Noviani Santika
Abdimas Awang Long Vol. 6 No. 1 (2023): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v6i1.661

Abstract

Suatu bisnis dengan model fasilitas berbasis digital, sebaiknya dimiliki para wirausahawan dan yang berbasis komunitas pengembangkan inovasi sosial dapat memecahkan suatu masalah lingkungan dengan memanfaatkan karakter lokasi, serta dapat berkontribusi untuk menghasilkan suatu produk maupun layanan dalam suatu jaringan untuk mendapatkan ide serta pengembangan produk dan jasa layanan, bahkan ikut serta mendapatkan dukungan dari masyarakat yang lebih luas. Hal tersebut tentunya berkontribusi kepada layanan publik dengan menggabungkan konsep kewirausahaan sosial dengan pengelolaan lokasi untuk memahami pesan media yang dibentuk, penggunaan sarana, tujuan, karakteristik serta konvensi yang menguji bagaimana para wirausahawan menafsirkan pesan secara berbeda, maka diperlukan pelatihan dan terprogramkan pula di Universitas Swadaya Gunung Jati sebagai dunia pendidikan dan di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon yang memiliki binaan dan program layanan publik berupa aplikasi maupun yang konvensional seperti fasilitas ruangan coworking space. Fasilitas layanan sudah lengkap, pemahaman dalam menggunakan fasilitas Marketplace juga sudah cukup paham, sangat membantu penggunaannya di era pasar bebas. Pemahaman pengelolaan administrasi usaha dalam keuangan, setelah adanya kegiatan sosialisasi yang sudah dilakukan menjadi mengerti dan paham untuk lebih lanjut lagi, membantu pemahaman dalam era digital, semakin simple dalam metode laporan keuangan, dapat memudahkan dalam total dan rekapan pendapatan dan pengeluaran penjualan produk UMKM.
KOMUNIKASI PEMASARAN POTENSI EKONOMI BATIK KANCI DI ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON M. Nuruzzaman; Farida Nurfalah; Hery Nariyah; Rifka Noviani Santika; Gita Oktaviani
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): SEPAKAT DESEMBER 2022
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v2i2.111

Abstract

Penyelenggaraan pemberdayaan ekonomi kerakyatan untuk lebih merata dan berorientasi kepada masyarakat merupakan suatu keharusan dalam penataan ekonomi mikro. Reformasi ekonomi di Indonesia perlu ditegaskan dengan adanya pendekatan pengembangan ekonomi mikro yang lebih berorientasi kepada masyarakat. Komunitas Batik Kanci memiliki showroom tersendiri di Ruang Area Cirebon Electric Power, akan tetapi dalam aspek pemasaran sedikti terkendala karena masyarakat lebih mengetahuinya batik karya trusmi. Oleh karena itu maka diperlukan pelatihan komunikasi pemasaran untuk pacaging produk dengan metode pemaparan materi, praktek dan evaluasi kegiatan sebagai upaya untuk mengemas pesan secara lebih representatif lagi. Hasilnya 1. Komunikasi pemasaran yang dilakukan batik kanci kepada konsumen melakukan usahanya secara online maupun offline, melalui media sosial Instagram dan Facebook. Adapun secara offline dilakukan pada saat mengikuti Pameran, di Counter yang terletak di CEP Kabupaten Cirebon maupun secara Pribadi seperti keluarga dan jaringan pertemanan lainnya. 2. Desain Kemasan Batik Kanci kepada Konsumen di kemas dengan packaging yang menarik dan trendy, sudah menggunakan kardus box, label atau logo batik kanci. 3. Desain Produk Batik Kanci kepada Konsumen, selain kemasan, produk batik kanci juga memiliki produk khas sendiri yaitu batik motif burung elang, selain motif mega mendung. Selain batik, menyediakan juga jepit dan Pin Masker yang terbuat dari batik juga.
RCTV's "Wewara" Program in Preserving Cirebon Local Wisdom Wisnu Lanandie; Widiartha Atas Cahyadi; Aditya Pratama Rachmanto; Farida Nurfalah; Abdul Jalil Hermawan
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 3 No. 1 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v3i1.389

Abstract

The rapid development of technology has made it easier for humans to communicate. Communication is a process of conveying and receiving symbols that contain a meaning, whether in the form of information, thoughts, knowledge or other forms. The researcher conducted a study related to a RCTV "Wewara" Program in preserving Cirebon Local Wisdom. The purpose of this research is so that all people and readers know the importance of maintaining local wisdom and cultural communication from an area that we live in, besides that the researcher wants to know more about the process, principles, and editorial policies of the Cirebon language contained in the "wewara" news broadcast program. This research uses a qualitative descriptive research method, by conducting an interview and conducting a direct observation in the field. The results of this study show that the agenda setting agenda in RCTV's "Wewara" Program in Preserving Cirebon Local Wisdom gives birth to three stages, namely the process of problem identification (problem stream), policy determination (policy stream) and finally the political process (political stream).
Communication Between Baristas and Coffee By Meraki Consumers Shalma Calista Zahra; Desak Nyoman Intan; Farida Nurfalah; Aghnia Dian Lestari
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v3i2.390

Abstract

The rapid development of modern cities has changed the landscape of the coffee business significantly. The large number of entrepreneurs in this sector creates a variety of food and beverage variants, encouraging the continued development of innovation and creativity. This study aims to find out how the characteristics of communication between baristas and their obstacles are. This study uses a qualitative method by collecting data from interviews with three informants with data triangulation techniques, then observation and study of book and journal literature. The data analysis is with the stages of data display, data reduction, and conclusion. This study discusses the results of interpersonal communication between baristas and consumers at Coffee by Meraki, using characteristics such as the first openness: baristas as communicators can communicate effectively then the service process depends on the responsiveness of the barista to consumer requests, the second is a sense of empathy: baristas will conduct marketing sessions that bring each other closer and create a sense of mutual trust, so there is a mutual bond,  Third, support: Baristas interact directly to greet customers and build communication. Fourth, positivity: baristas must have a positive attitude to create consumer satisfaction and comfort. Fifth: equality: by treating all consumers equally and there is no difference in appearance or social class.