Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektifitas Edukasi Pada Caregiver Tentang Pengetahuan Kejadian Pengabaian Lansia Amri, Lola Felnanda; Renidayati, Renidayati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 3, No 2 (2019): JIK-Oktober Volume 3 No 2 Tahun 2019
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.093 KB) | DOI: 10.33757/jik.v3i2.241

Abstract

Pengetahuan erat kaitannya dengan tingkat pendidikan serta prilaku seseorang. Perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng dari pada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Dalam merawat seorang lanjut usia, dibutuhkan Caregiver yang memiliki pengetahuan khusus agar dapat membantu aktifitas lansia dengan tepat sehingga lansia bisa menghabiskan sisa hidupnya dengan aman dan nyaman. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui efektifitas edukasi pada pengasuh lansia (Caregiver)tentang kejadian pengabaian lansia. Desain penelitian adalah kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest.Penelitian dilaksanakan di PSTW X Sumatera Barat.Populasi sebanyak 24 orang, jumlah sampel sebanyak 23 orang. Hasil penelitian Caregiver terbanyak berada di usia lansia awal yaitu sebanyak 8 orang (34,8%), tingkat pengetahuan sebelum edukasi kategori baik yaitu sebanyak 20 orang (87,0%), sesudah edukasi kategori baik yaitu sebanyak 18 orang (78,3%). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan Caregiver sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan P Value 0,310.Disimpulkan sangat dibutuhkannya peningkatan pengetahuan Caregiver terutama tentang kesejahteraan lansia. Disarankan pada dinas terkait untuk memenuhi kebutuhan panti akan perawat professional, memberikan pelatihan pada seluruh Caregiver tentang kesejahteraan lansia, serta memfasilitasi pegawai untuk melanjutkan pendidikan.  Kata kunci : Caregiver;edukasi;pengetahuan; panti sosial tresna werdha
Family Nursing Care for Pregnant Women with Hypertension in The Working Area of The Lapai Public Health Center, Padang City Sidik, Alivia; N. Rachmadanur; Tasman; Astuti, Verra Widhi; Amri, Lola Felnanda
proceedinginternational Vol. 4 (2024): Proceeding International Conference 1th February 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jd.v4i.51

Abstract

Pregnant women are at risk of experiencing health problems with increasing age, one of which is the risk of hypertension where systolic blood pressure is above 140 mmHg and diastolic blood pressure is above 90 mmHg or more. The aim of this research is to describe family nursing care for pregnant women with hypertension. Descriptive research method with a case study approach. The research was conducted at the Lapai Health Center, Padang City. The research population consisted of 4 people. Sampling used the Simple Random Sampling technique. The data collection instrument is a family nursing care assessment format. Data were analyzed by comparing research results based on theory and previous research. The results of the research showed that the client complained that she felt a headache, weak, and her body got tired easily. Data was collected using interviews, observations, physical examinations and documentation studies of swelling. In her first pregnancy, she also felt the same complaint. The client's family said the client often consumed salty foods and rarely consumed vegetables. The problems found were ineffective peripheral perfusion, risk of injury to the fetus, and anxiety. Nursing implementation carried out health education for pregnant women with hypertension, foot soaking technique therapy with warm water and lemongrass, carrying out deep breathing and guided imagination techniques, modifying a comfortable and safe environment for pregnant women with hypertension, and introduction of the nearest health facility services. Nursing evaluation found that some problems were resolved. It was concluded that the client had understood the education about hypertension in pregnancy, the anxiety felt had been resolved, the client was able to do the foot soaking technique with warm water and lemongrass. It is recommended that it can help in developing community health center programs in providing nursing care.
Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat tentang TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Padang Astuti, Verra Widhi; Nidia, Wira Heppy; Amri, Lola Felnanda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17412

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TBC) merupakan infeksi pernapasan yang menular melalui percikan droplet sehingga sangat mudah menular kepada orang yang kontak erat dengan penderita TBC. Masyarakat harus mempunyai pengetahuan dan kesararan yang tinggi tentang TBC agar dapat mencegah penularan penyakit terhadap diri dan keluarganya. Tujuan edukasi kesehatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang TBC. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah edukasi kesehatan tentang TBC pada 30 orang masyarakat yang dilakukan selama 3 sesi yaitu eksplorasi persepsi masyarakat tentang TBC, edukasi tentang gambaran umm dan pencegahan penularan TBC, serta alur pemeriksaan dan pengobatan TBC. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang TBC setelah pemberian edukasi kesehatan. Kesimpulannya edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang TBC. Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan ke wilayah lain supaya pencegahan TBC dapat lebih optimal. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Kesadaran, Pengetahuan, TBC ABSTRACT Tuberculosis (TB) is a respiratory infection that is transmitted through droplets, making it very easily transmitted to people who are in close contact with TB sufferers. The community must have high knowledge and awareness about TB in order to prevent transmission of the disease to themselves and their families. The purpose of this health education is to increase public knowledge and awareness about TB. The method used in this activity is health education about TB to 30 people in the community which is carried out for 3 sessions, namely exploring public perceptions about TB, education about the general picture and prevention of TB transmission, and the flow of TB examination and treatment. The results of the activity showed that there was an increase in public knowledge and awareness about TB after providing health education. In conclusion, education can increase public knowledge and awareness about TB. It is hoped that this activity can be continued to other areas so that TB prevention can be more optimal. Keywords: Awareness, Health Education, Knowledge, Tuberculosis