Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Yamamoto New Scalp Acupuncture Therapy on Lowering The Blood Pressure of Hypertension Patients At A Primary Care Service Family Medicine Acupuncture Clinic ''XYZ'' Jakarta Yuliawati Kusumaningrum; Mayang Wulandari; Ikhwan Abdullah; Chantika Mahadini
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.892 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i1.6022

Abstract

Hypertension can hinder the development of social and economic stability and can become a major threat to the structure of healthcare services. The management of hypertension cases in primary care can be performed through a family medicine approach by taking into account the potential of the family as the supporting resource and/or obstacles to the successful management of hypertension patients. This can be performed with acupuncture methods, one of which is the Yamamoto New Scalp Acupuncture (YNSA) method. Objective: To determine the effect of acupuncture therapy using YNSA method on lowering the blood pressure of patients with hypertension at the Primary Care Service Family Medicine Clinic "XYZ, Jakarta." Methods: This quantitative research uses pre-experimental and post-experimental nonrandom purposive sampling techniques which yield a total sample of 76 respondents. The sample has met certain criteria and is divided into 2 groups: the intervention group and the control group. The assessment was carried out for 7 days for each group. Conclusion: The use of the YNSA method for patients with hypertension in the two groups had significantly different results during pre- and post-treatment with p < 0.05. This shows that there is a significant difference in the two groups from the second to the seventh days.
Pendampingan Terapi Kelompok Untuk Menurunkan Kecenderungan Perilaku Bullying Pada Siswa SDN 1 Ketindan Kec. Lawang chantika mahadini; Mayang Wulandari
Jurnal Pengabdian Soepraoen Vol 1 No 1 (2023): JPSOE Vol 1 No 1
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan, yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau kelompok yang lebih kuat, yang bertujuan untuk menyakiti orang lain dan dilakukan secara terus menerus. Perilaku bullying kerap kali dilakukan oleh anak usia sekolah dasar, perilaku yang dilakukan secara terus menerus akan berdampak negatif kepada korban dan pelaku. Mitra pada pengabdian masyarakat ini adalah siswa SDN 1 Ketindan Lawang. Menurut studi pendahuluan yang dilaksanakan, siswa-siswi SDN 1 Ketindan Lawang sebagian besar melakukan perilaku bullying seperti mengucilkan, memerintah, mengejek, menyuruh dan lalin sebagainaya. Kegiatan pengabdian masyarakat yang berupa pendampingan kelompok yang bertujuan untuk menurunkan perilaku bullying pada siswa SDN 1 Ketindan Lawang. Solusi yang ditawarkan untuk permasalahan mitra yaitu kegiatan berupa penyuluhan tentang bullying dan pendampingan kelompok kepada siswa yang memiliki kecenderungan perilaku bullying. Metode pelaksanaan pengabdian adalah berupa metode penyuluhan dan pendampingan kelompok yang terdiri dari 4 sesi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah kelompok mitra bisa memahami dan mengidentifikasi bullying serta kelompok mitra bisa menurunkan perilaku kecenderungan bullying.
CHENGQI, TONGZILIAO AND YINTANG POINT ACUPUNCTURE IN IMPROVING THE CASE OF MYOPIA VISUS Wulandari, Mayang; Mahadini, Chantika
Journal of Vocational Health Studies Vol. 2 No. 2 (2018): November 2018 | JOURNAL OF VOCATIONAL HEALTH STUDIES
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.867 KB) | DOI: 10.20473/jvhs.V2.I2.2018.56-59

Abstract

Background: Myopia, commonly referred to as shortsightedness, is one of the top five causes of blindness worldwide. It is said that in patients with myopia, intraocular pressure has a relationship that tends to increase at the severity of myopia. Purpose: To analyze the effect of acupuncture in improving myopia visus. Method: The method used in this research was pre-experimental design with the pretest-posttest design. Experimental research is an experimental activity, which aims to find out a symptom or influence that arises, as a result of certain treatments. Result: Acupuncture could improve myopia vision. Conclusion: Acupuncture could repair myopia vision and provided some opportunities for sustainable scientific development through subsequent research on myopia.
Implementasi Strategi Transformasi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Rumah Sakit: Studi Kualitatif Wulandari, Mayang; Novriyanti, Tika; Purwadhi, Purwadhi; Widjaja, Yani Restiani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17847

Abstract

Transformasi digital menjadi kunci penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menganalisis implementasi strategi transformasi digital dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit berdasarkan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital, seperti penggunaan teknologi AI, IoT, dan telemedicine, mampu meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, serta kepuasan pasien. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, keamanan data, kurangnya literasi teknologi, dan resistensi terhadap perubahan. Strategi yang diusulkan mencakup peningkatan infrastruktur, pelatihan tenaga kerja, regulasi yang adaptif, dan kolaborasi lintas sektoral untuk mengatasi kendala tersebut. Transformasi digital yang terintegrasi dan berkelanjutan diharapkan dapat mendorong pencapaian target SDG 3.
Pengaruh Pengorganisasian Terhadap Efisiensi Pelayanan Pasien di Rumah Sakit: Studi Kasus Pendekatan Kualitatif Wulandari, Mayang; Novriyanti, Tika; Purwadhi, Purwadhi; Widjaja, Yani Restiani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengorganisasian terhadap efisiensi pelayanan pasien di rumah sakit melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Proses pengorganisasian yang efektif memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi pelayanan melalui struktur organisasi yang mendukung, koordinasi antar unit, dan alokasi sumber daya yang optimal. Studi ini mengintegrasikan temuan dari berbagai penelitian terdahulu, yang menyoroti elemen-elemen kunci seperti pembagian tugas yang jelas, penerapan standar operasional prosedur (SOP), manajemen terintegrasi, dan adaptabilitas terhadap kondisi dinamis seperti pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian yang optimal tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga kualitas pelayanan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengidentifikasi aspek-aspek dalam pengorganisasian yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja pelayanan di rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien mereka.
Pendampingan Pemberdayaan UKS dan Kebersihan Kamar Mandi SDN 01 Ketindan Lawang Jawa Timur Wulandari, Mayang; Khiong, Tjhia Khie; Ristanto, Riki; Mahadini, Chantika
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v2i1.106

Abstract

SDN 01 Ketindan already has a UKS but it has been abandoned due to the pandemic. The UKS temporarily functions as a storage area only. In addition, SDN 01 Ketindan has several dirty smelling bathrooms with several broken doors so students cannot use them. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and skills of partners (SDN 01 Ketindan students) regarding the function of the UKS for health services and overcoming minor injuries experienced by students or teachers. take a clean bath and cultivate the habit of keeping the bathroom clean to stay healthy. This community service was carried out through counseling methods about bathroom cleanliness and the importance of UKS. Apart from that, infrastructure repairs were carried out in this case the bathrooms by replacing all the doors, cleaning the floors, repairing leaking bathtubs, and repainting the walls. This community service has been carried out by educating school residents about UKS knowledge and bathroom cleanliness as well as products in the form of repairs to all bathrooms as a means of supporting teaching and learning activities. This activity is still ongoing because UKS infrastructure and training for UKS officers have not been carried out due to funds still being allocated for bathroom repairs.
Gerakan Pondok Pesantren Sadar Bahaya Covid-19: Pengabdian Masyarakat Di Pondok Pesantren “Basmalah” Lawang Kabupaten Malang Ristanto, Riki; Wulandari, Mayang; Patria, Dion Kunto Adi; Murtadho, Maulana Arif
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v2i2.111

Abstract

Latar Belakang. Pondok pesantren “Basmalah” merupakan pondok pesantren salafiyah yang memiliki banyak aktivitas pembelajaran. Beragamnya sarana prasarana pembelajaran yang ada sangat berpotensi menjadi tempat berkumpulnya santri, namun sarana dan prasarana tersebut belum difasilitasi sarana pencegahan penyakit menular virus corona (covid-19). Tujuan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra (pengurus dan santri) tentang menejemen pencegahan dan pengendalian virus corona (covid-19). Metode. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui metode seminar, pendampingan, serta pengadaan alat bagi mitra. Pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 25 orang pengurus dan santri senior pondok pesantren. Target luaran pengabdian masyarakat yang telah dicapai berupa jasa dan produk. Jasa dalam hal ini berupa pemberian materi seminar tentang managemen pencegahan penularan virus corona (covid-19) serta pendampingan tentang penggunaan thermogun, 6 langkah cuci tangan, dan penggunaan masker. Hasil. Melalui metode tersebut terbukti dapat meningkatkan pemahaman mitra tentang virus corona (covid-19) dan pencegahan penularannya (100%). Adapun produk yang sudah dihasilkan berupa modul materi “virus corona (covid-19) dan pencegahan penularannya” serta SOP penggunaan thermogun, 6 langkah cuci tangan, dan penggunaan masker. Kesimpulan Selama kegiatan ini dilakukan pengurus dan santri senior tampak antusias mengikuti kegiatan dan menggunakan fasilitas pencegahan penularan virus corona yang sudah diberikan. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan secara mandiri dilaksanakan oleh mitra serta dapat menginspirasi bagi pondok pesantren lainnya, mengingat kegiatan tersebut belum banyak dilakukan.
Asuhan Akupunktur Pada Pasien Nyeri Menstruasi Karena Stagnasi Qi Hati di Griya Sehat Purple Acupuncture Cirebon Dewi, Helena Laksmi; Wulandari, Mayang; Mahadini , Chantika
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri menstruasi atau dismenorea merupakan keluhan ginekologi yang dapat terjadi pada wanita usia subur dan dapat dirasakan cukup parah sehingga mengganggu kenyamanan fisik dan menurunkan kualitas hidup serta kinerja. Terapi akupunktur menawarkan pendekatan untuk mengatasi nyeri menstruasi tanpa efek samping dari obat-obat farmasi pereda nyeri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas asuhan akupunktur pada penderita nyeri menstruasi akibat stagnasi Qi hati di Griya Sehat Purple Acupuncture Cirebon. Penelitian dilakukan dalam bentuk studi kasus tunggal selama delapan sesi terapi pada satu orang partisipan wanita berusia 31 tahun yang mengalami nyeri menstruasi selama sepuluh tahun terakhir. Teknik pengumpulan data meliputi observasi (Wang), wawancara (Wen), pendengaran dan penciuman (Wen), dan perabaan (Qie) sesuai standar ilmu pengobatan Tiongkok. Titik akupunktur dipilih berdasarkan diagnosis stagnasi Qi hati dengan manipulasi jarum berupa tonifikasi dan reduksi. Setelah delapan sesi terapi, partisipan mengalami perbaikan signifikan berupa penurunan nyeri menstruasi dari skala nyeri 4 menjadi tidak nyeri. Gejala tambahan seperti tegang di area buah dada, perut kembung, serta gangguan berkemih juga menghilang secara bertahap. Pemeriksaan lidah menunjukkan penipisan lapisan kekuningan, serta perabaan nadi yang semula tegang menjadi lebih stabil, menandakan terjadinya kelancaran aliran Qi hati dan darah. Asuhan akupunktur yang diberikan efektif dalam mengatasi nyeri menstruasi yang disebabkan oleh stagnasi Qi hati melalui perbaikan aliran Qi hati dan darah sehingga memperbaiki kondisi fisik dan mengurangi gejala yang dialami oleh partisipan.
PENDAMPINGAN PELAYANAN PRIMA STAF DESA BANJARWANGI KEPADA MASYAKARAT Sumartini, Lilis Cucu; Widiatmoko, Roso Putranto; Wulandari, Mayang
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2136

Abstract

Quality service, often referred to as excellent service, is the best service that meets service quality standards. This study aims to assist Banjarwangi Village staff in serving the community in accordance with the concept of excellent service. This study uses an internal mentoring method specifically for the service sector. Data collection techniques are historical so that data supporting the mentoring process can be obtained. Data collection techniques included observation and interviews, which were then analyzed. The results of the study explain that: (1) the verbal and physical service provided by service officers at the Banjarwangi Village office was quite good. (2) The concept of excellent service implementation, which includes the concepts of attitude, ability, attention, action, appearance, and responsibility in the application of excellent service implementation, was already running well. (3) The obstacles encountered in the implementation of excellent service include: the lack of information about service procedures and the unavailability of suggestion boxes to collect complaints from the community.ABSTRAKPelayanan yang berkualitas atau sering disebut dengan pelayanan prima merupakan pelayanan terbaik yang memenuhi standar kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk pendampingan staf Desa Banjarwangi dalam melayani masyarakat, agar sesuai dengan konsep pelayanan prima. Metode penelitian ini menggunakan metode pendampingan secara internal dan khusus hanya pada bagian pelayanan. Teknik Pengumpulan data secara historis sehingga akan memperoleh data yang mendukung proses pendampingan yang dapat dilakukan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara kemudian dianalisis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: (1) pelayanan melalui lisan dan perbuatan yang dilakukan petugas pelayanan dikantor Desa Banjarwangi berjalan cukup baik. (2) konsep pelaksanaan pelayanan prima yang meliputi konsep sikap, konsep kemampuan, konsep perhatian, konsep tindakan, konsep penampilan dan konsep tanggungjawab dalam penerapan pelaksanaan pelayanan prima sudah berjalan dengan baik. (3) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan prima diantaranya: tidak adanya informasi mengenai prosedur pelayanan dan tidak tersedianya kotak saran sebagai penampung keluhan masyarakat.
Program Dokter Kecil Di UKS SD Negeri 3 Wonorejo Lawang Wulandari, Mayang; Prihatonoa, Amal; Mahadinia, Chantika
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v4i2.686

Abstract

Abstract : Primary schools are vital ecosystems for children’s growth and development, yet the risks of accidents and illness are unavoidable; therefore, the School Health Unit (UKS) and the Young Doctor program (Dokter Kecil) play a pivotal role. This community‐service initiative aimed to optimize the UKS function at SDN 3 Wonorejo Lawang—which had been suboptimal due to a damaged room—and to strengthen students’ first-aid knowledge and skills. The intervention employed a participatory approach comprising UKS room renovation, provision of basic health facilities, and Young Doctor training; the evaluation design used a one-group pretest–posttest (quasi-experimental) on 10 students (n=10). Outcomes included school readiness via a checklist-based facility audit (availability, fitness for use, and utilization), first-aid knowledge via a 20-item questionnaire, and first-aid skills via a performance checklist (bandaging, simple immobilization, minor wound management); analyses used descriptive statistics and the Wilcoxon test (α=0.05). Results showed the UKS returned to optimal function with organized service flow and essential equipment available, alongside a significant improvement in participants’ first-aid knowledge and skills. We conclude that combining UKS facility improvements with student capacity building through the Young Doctor program effectively enhances school health service quality and emergency preparedness and is suitable for replication with a periodic monitoring–evaluation cycle to ensure sustainability.