I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUKURAN KOMPONEN BIOMOTORIK MAHASISWA PUTRA SEMESTER V KELAS A FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN IKIP PGRI BALI TAHUN 2017 I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.546 KB)

Abstract

Komponen biomotorik adalah kemampuan dasar gerak fisik atau aktvitas tubuh manusia. Komponen biomotorik yang diukur dalam penelitian ini adalah kekuatan otot tangan kanan, kekuatan otot tangan kiri, kekuatan otot bahu tarik dan dorong, kekuatan otot punggung, kekuatan otot tungkai, kelentukan, daya tahan kardiovaskular, daya tahan otot lengan, kelincahan, balancing, serta kecepatan reaksi. Berdasarkan data di atas dapat ditarik simpulan bahwa dari dua belas komponen yang diukur satu komponen berada pada level baik sekali yaitu komponen kekuatan otot tungkai. Tiga komponen berada pada level baik yaitu komponen kekuatan otot punggung, komponen kecepatan reaksi (cahaya), serta kecepatan reaksi (suara). Selanjutnya enam komponen berada pada level sedang yang terdiri atas komponen kekuatan otot tangan kanan, kekuatan otot tangan kiri, daya tahan kardiovaskular, daya tahan otot lengan, kelincahan, serta keseimbangan. Satu komponen berada pada level kurang yaitu komponen kekuatan dorong otot bahu. Dua komponen berada pada level kurang sekali yaitu komponen kekuatan otot bahu (tarik) dan kelentukan. Bagi pelatih dan dosen yang akan menangani mahasiswa di semester V kelas A Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali tahun 2017 agar menjadikan data di atas sebagai pedoman untuk melakukan pelatihan yang optimal pada komponen yang masih berada pada levelkurang sekali, level kurang, serta level sedang.
TINGKAT KELINCAHAN CALON MAHASISWA BARU PUTRA FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN IKIP PGRI BALI TAHUN 2015 I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 1 No. 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.031 KB)

Abstract

Kelincahan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang terutama atlet olahraga seperti olahraga bela diri, sepak bola, tenis meja, dan lain – lain. Bagi pemain sepak bola, kelincahan adalah suatu hal yang mutlak diperlukan. Ini dikarenakan seorang pemain sepak bola harus mampu membawa atau menggiring bola dengan lincah agar tidak dapat direbut oleh lawan. Pengukuran kelincahan ini dilakukan terhadap calon mahasiswa baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali tahun 2015 yang berjenis kelamin putra dengan pertimbangan untuk memantau kelincahan sebagai tolak ukur mahasiswa tersebut lulus tes fisik atau tidak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelincahan calon mahasiswa baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali tahun 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan Sectional Design pengambilan keseluruhan sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 85 orang sampel calon mahasiswa yang berumur 18 – 23 tahun dipilih sebagai sampel penelitian dengan memakai teknik Quota Sampling. Keseluruhan sampel mendapatkan parameter test berupa Shutle Run. Penelitian dilakukan selama satu hari. Komponen kelincahan diukur dengan parameter test Shutle Run. Hasil penelitian pada parameter test Shutle Run didapatkan rerata 10,95 ± 0,62 detik dengan batas maximum 13,36 detik dan minimum 9,94 detik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian tingkat kelincahan calon mahasiswa baru putra Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali tahun 2015 berada pada level baik sekali.
PELATIHAN LARI KIJANG JARAK 1 METER 8 REPETISI 5 SET MENINGKATKAN KECEPATAN LARI SPRINT SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NASIONAL DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2017/2018 IMP. Andik; IW. Adnyana; IGNAC. Prananta; IGPNA. Santika; IGAA. Saputra; KY. Pranata
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.575 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3344561

Abstract

Berdasarkan observasi di lapangan, atlet SMP Nasional Denpasar belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal yang disebabkan oleh kurangnya kecepatan lari sprint dalam atletik. Berdasarkan latar belakang di atas dan untuk lebih meningkatkan prestasi yang dimiliki, maka penulis mencoba melaksanakan penelitian dengan judul ”Pelatihan lari kijang jarak 1 meter 8 repetisi 5 set meningkatkan kecepatan lari sprint siswa putra kelas VIII SMP Nasional Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018“. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Nasional Denpasar tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 120 orang. Karena keterbatasan dana, tenaga, dan waktu yang tersedia, untuk itu sampel yang diambil dalam penelitian ini hanya menggunakan 38 orang dengan menggunakan perhitungan rumus Pocock. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan lari kijang jarak 1 meter 8 repetisi 5 set dan pelatihan agility ladder 8 repetisi 5 set sama – sama meningkatkan kecepatan lari sprint. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil post test kedua kelompok, tetapi didapatkan hasil bahwa pelatihan lari kijang jarak 1 meter 8 repetisi 5 set lebaik baik dari pada pelatihan agility ladder 8 repetisi 5 set dalam meningkatkan kecepatan lari sprint siswa putra kelas VIII SMP Nasional Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018.
PELATIHAN DRILL SMASH 12 REPITISI 3 SET TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN SMASH PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PUTRA SMA NEGERI 2 MENGWI TAHUN AJARAN 2017/2018 IPE. Pratama; A. Dei; AAO. Perdana; IGPNA. Santika; IW. Adnyana; IW. Citrawan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.933 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3344563

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lapangan SMA N 2 Mengwi selama 6 minggu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 orang laki-laki yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 18 orang. Kelompok kontrol diberikan Pelatihan smash tidak menggunakan net smash 5 repitisi 4 set, sedangkan kelompok perlakuan diberikan Pelatihan drill smash 12 repitisi 3 set. Populasi peserta ekstrakurikuler bola voli putra SMA N 2 Mengwi diadakan pemilihan sejumlah sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil dari T-Test Independent bahwa didapatkan beda rerata hasil post test antara Pelatihan Pelatihan smash tidak menggunakan net smash 5 repitisi 4 set pada kelompok kontrol dan Pelatihan drill smash 12 repitisi 3 set pada kelompok perlakuan sebesar 9,94 dengan nilai (p = 0,000) p < 0,05, yang menunjukan perbedaan yang bermakna hasil tesakhir antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Sehingga berdasarkan persentase rerata perubahan waktu ketepatan sesudah pelatihan selama enam minggu menunjukkan bahwa persentase rerata perubahan ketepatan pada pelatihan kelompok perlakuan lebih besar daripada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penelitian kelompok perlakuan menghasilkan perubahan hasil ketepatan lebih baik daripada pelatihan kelompok kontrol.
HUBUNGAN TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN TERHADAP KELINCAHAN TUBUH ATLIT KABADDI I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Maryoto Subekti
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.795 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661565

Abstract

Olahraga Kabaddi merupakan olahraga yang menekankan kerjasama tim dalam pelaksanaannya. Selain kerjasama tim, di dalam olahraga Kabaddi juga perlu memiliki kondisi fisik yang baik. Kondisi fisik yang dimaksud adalah memiliki daya tahan tubuh, kekuatan, kelincahan/agility, kecepatan, speed reaksi, serta kelentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan dan berat badan terhadap kelincahan atlit Kabaddi. Dalam penelitian diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara tinggi badan dan berat badan terhadap kelincahan atlit Kabaddi.
PELATIHAN ICKEY SHUFFLE DENGAN JARAK 6 METER 4 REPETISI 3 SET TERHADAP KELINCAHAN SISWA PUTRA KELAS X SMA NEGERI 2 MENGWI BADUNG I Putu Rega Padmawan; I Made Darmada; Ni Luh Gde Widiantari; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Ni Wayan Ariawati; Agustinus Dei Segu
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.512 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3661606

Abstract

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan kelincahan dengan pelatihan ickey shuffle dan lari zig – zag terhadap dua kelompok siswa putra yaitu, kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-tes dan post-tes group design. Populasi diambil dari siswa putra kelas X SMA Negeri 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2017/2018. Sampel berjumlah 36 orang diambil menggunakan Ordinal Pairing dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pelatihan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set dan pelatihan lari zig – zag. Data berupa hasil kelincahan shuttle run 5 meter 8 kali yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program SPSS 16. Data berdistribusi normal dan homogen sehingga selanjutnya diuji menggunakan uji t-paired untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan antara masing-masing kelompok, sedangkan uji t-tes independent untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara kedua kelompok. Hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-tes independent didapat bahwa kedua kelompok sebelum pelatihan tidak berbeda bermakna (p>0,05), sedangkan setelah pelatihan kedua kelompok kelincahan ada perbedaan yang bermakna (p<0.05). Simpulan bahwa pelatihan ickey shuffle dengan jarak 6 meter 4 repetisi 3 set meningkatkan kelincahan . Untuk hasil post test menunjukan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dan menyatakan hipotesis nol ditolak.
Profil Motorik Kasar Kelas Rendah SDN 1 Sumbergedong Trenggalek Henri Gunawan Pratama; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Danang Ari Santoso
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.038 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4446274

Abstract

Motorik kasar merupakan fundamental perkembangan kemampuan fisik pada anak. Tujuan penelitian untuk menggambarkan kondisi motorik kasar pada anak kelas rendah SDN 1 Sumbergedong Trenggalek. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 149 orang dengan teknik purposif sampling. Analisis data meggunakan tes dan pengukuran yaitu kelicahan, kecepatan dan keseimbangan. Dalam penelitian ini diperoleh 48% dengan kategori sangat kurang pada siswa putra, sedangkan pada siswa putri 79% pada kategori sangat kurang.
Efektivitas Pelatihan Push-Up dengan Beban Tambahan di Punggung Terhadap Daya Tahan Otot Lengan Maryoto Subekti; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi; I Wayan Citrawan; I Made Darmada; I Putu Merta Yasa
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.52 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4459309

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMKN 5 Denpasar, rata-rata daya tahan otot lengan siswa berada pada level kurang. Hal ini sesuai data pengukuran yang dilakukan pada saat pembelajaran olahraga berlangsung. Dengan kurangnya tingkat daya tahan otot lengan siswa, maka timbul kekhawatiran terhadap prestasi siswa yang terlibat langsung dalam setiap kegiatan olahraga prestasi yang diikuti oleh SMKN 5 Denpasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang diberikan oleh pelatihan Push-Up dengan beban tambahan di punggung terhadap daya tahan otot lengan. Penelitian ini mempergunakan rancangan penelitian Eksperimen Randomize Pre And Post Test Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 orang yang terbagi ke dalam kelompok perlakuan dan kontrol. Hasil dalam penelitian ini diperoleh pelatihan Push-Up dengan beban tambahan di punggung meningkatkan daya tahan otot lengan siswa dengan rerata peningkatan 24,82 kali/menit atau meningkat 75,62%. Kesimpulan penelitian ini adalah pelatihan Push-Up dengan beban tambahan di punggung efektif dalam meningkatkan daya tahan otot lengan siswa.
Pengaruh Pelatihan Circuit Training Terhadap Kelincahan Atlet Sepakbola I Ketut Sumerta; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; Agustinus Dei; I Gst Ngr Agung Cahya Prananta; I Kadek Suryadi Artawan; I Gusti Ngurah Sudiarta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.672 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4460071

Abstract

Kelincahan merupakan salah satu elemen penting komponen bimotorik tubuh yang berperan dalam olahraga. Berdasarkan pengamatan di lapangan, bahwa peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMK PGRI 6 Denpasar memiliki kemampuan kelincahan yang berada pada level kurang. Hal ini wajib untuk mendapatkan perhatian khusus agar prestasi SMK PGRI 6 Denpasar dapat meningkat dalam pentas olahraga yang diikutinya. Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang dihasilkan oleh pelatihan circuit training terhadap kelincahan tubuh atlet sepakbola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian Eksperimen Randomize Pre And Post Test Group Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang terbagi atas dua kelompok yaitu 10 orang pada kelompok perlakuan (pelatihan Circuit Training) dan 10 orang pada kelompok kontrol (Pelatihan Zig-Zag Run). Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh bahwa pelatihan Circuit Training dapat meningkatkan kelincahan tubuh dengan rerata peningkatan 4,60 detik atau naik 27,21%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan Circuit Training meningkatkan kelincahan tubuh atlet sepakbola.
Training Of Run Star For Agility Volleyball Athlete Junior High School 2 Denpasar I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; I Putu Gede Adiatmika; Maryoto Subekti
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol 4 No 1 (2020): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v4i1.1137

Abstract

Based on observations made both in the form of observing the game and measuring the physical components, it was found that the volleyball extracurricular participants at Junior Hight School Negeri 2 Denpasar still experienced problems in changing positions. Changes in positions made by players tend to be slow in responding to the arrival of the ball so that the ball that should have been well anticipated becomes points for the opponent. The purpose of this study was to determine the effect of star running training on body agility. This research is an experimental study with experimental research design randomize pre and post test group design. The total number of samples in this study amounted to 26 people, divided into treatment and control groups. Based on the paired t-test, it was found that the mean difference of increasing body agility in the treatment group was 2.08 seconds with a value (p<0.05). From the discussion, it was found that star running training increased the body agility of volleyball athletes at SMP Negeri 2 Denpasar with an increase of 13.84% with a value (p <0.05).
Co-Authors A. Dei A.A. Gd. Ardana AAO. Perdana Adi, Adi S Adnyana, IW. Agustinus Dei Agustinus Dei Ardana, A.A. Gd. Asri, Del Cahya Prananta, I Gst Ngr Agung Citrawan, I.W. Danang Ari Santoso Dewa Gede Adi Mandala Putra Dewi, I.A. Kade Arisanthi Dewi, IA. Kade Arisanti Dimas Aditya Pangestu Festiawan, Rifqi Gunawan, I Putu Adi Gusti Ayu Agung Nina Utari Dewi Henri Gunawan Pratama I Gst Ngr Agung Cahya Prananta I Gusti Ngurah Agung Cahya Prananta I Gusti Ngurah Sudiarta I Gusti Ngurah Sudiarta I Gusti Putu Sudaena Yasa I Kadek Suryadi Artawan I Ketut Sumerta I Ketut Sumerta I Made Darmada I Putu Agus Budi Sudarsana I Putu Eri Kresnayadi I Putu Gede Adiatmika I Putu Mertayasa I Putu Rega Padmawan I Wayan Cita Witarsa I Wayan Citrawan I Wayan Himawan I Wayan Kuntala I Wayan Sugianta I.K. Putrayasa I.N. Suryanata I.W. Citrawan Ibrahim, Saipulloh Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi IGAA. Saputra IGNAC. Prananta Ihsani, Sri Indah IMP. Andik IP Merta Yasa IPE. Pratama IW. Adnyana IW. Citrawan Kadek Suryadi Artawan Ketut Sumerta Komang Ayu Tri Widhiyanti Komang Ayu Tri Widhiyanti Kuntala, I Wayan KY. Pranata Maryoto Subekti Mertayasa, IP. Nadya Putri Virgita Ni Luh Gde Widiantari Ni Luh Putu Indrawathi Ni Wayan Ariawati Ningsih, Ni Komang Ari Yudani Nyoman Suarjana Parwata, Yoga Pratama, Yudhi Surya Putra, I Wayan Pasek Astawa Putrayasa, I.K. Putu Dapid Piyana Raka Wibawa Ramadhan, Muhammad Gilang Suantika, I Gede Dedyk Suryanata, I.N. Susy Purnawati Tirtayasa, Pande Komang Rai Tunas, IN. Utama, Made Bang Redy Wenly, Ayu Purnama Wibawa, Raka Wiguna, DGE. Sastra Wirmandiyanthi, KD. Yasa, IP Merta