Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN JADWAL PADA TAHAP PELAKSANAAN KONSTRUKSI DENGAN “ANALISIS NILAI HASIL” (EARNED VALUE ANALYSIS) Studi Kasus Pada Proyek Bangunan Pengaman Pantai di Provinsi Sulawesi Utara Rantung, Audy H. P.; Sompie, Bonny F.; Mandagi, Robert J. M.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 3 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian biaya dan jadwal pada tahap awal pelaksanaan suatu konstruksi berdasarkan varians biaya dan varians jadwal serta indeks kinerja biaya dan indeks kinerja jadwal. Penelitian dilakukan terhadap 20 (dua puluh) paket pekerjaan Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2014. Metode Analisis Nilai Hasil (Earned Value Analysis) digunakan untuk mengetahui proses pengendalian pada pekerjaan konstruksi, dengan menggunakan 3 (tiga) indikator (BCWS, BCWP, ACWP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil 20 paket dengan menggunakan Varian Biaya (CV) lebih besar daripada menggunakan Varian Jadwal (SV). Sejalan dengan itu rata-rata Indeks Kinerja 20 paket dengan menggunakan Indeks Kinerja Biaya (CPI) lebih besar daripada menggunakan Indeks Kinerja Jadwal (SPI). Kata kunci: pengendalian biaya, jadwal, indeks kinerja, Analisis Nilai Hasil, konstruksi
ANALISIS RESIKO PADA EVALUASI PENAWARAN PENYEDIA JASA PEKERJAAN KONSTRUKSI Suatan, Mosedayan; Sompie, Bonny F.; Tarore, Huibert
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Viewed from the owner side, service provider selection process of the construction tender has a considerable impact on overall project costs. Until now the general principles used in the selection of the selection of goods / services are based on technical evaluation and the evaluation of the offer price of everything is based on an evaluation of the knockout, the method is commonly called the lowest bid. The purpose of this study is to determine the factors and sources of any risks that affect the evaluation services offer the construction work at the Department of Transportation, Telecommunications and Informatics of North Sulawesi Province.Object of research conducted at the Department of Transportation, Telecommunications and Informatics of North Sulawesi Province. The process of collecting data by survey techniques, interviews and filling in a questionnaire that further analysis using the Analytical Hierarchy Process (AHP).The results of this analysis is obtained weighting the risk factors and the weight of the sources of risk that need to be considered in bid evaluation process of construction services in the Transport Department of Telecommunications and Informatics of North Sulawesi Province. Knockout method or so-called lowest bit which made the offering price as a major category in this study became the second most important after the categories of financial capability.From this study it can be concluded that the lowest bid price (lowest bid) should not be a major criterion in the evaluation of offers construction services. Suggestions can be submitted which required a change in the concept of the tender evaluation criteria of low-price contracting became a best-value contracting criteria where other criteria along with price and technical form values to consider.Keywords: evaluation, procurement, construction, lowest-bid, best value, AHP
MODEL ESTIMASI BIAYA TAHAP KONSEPTUAL KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DENGAN METODE PARAMETRIK (Studi Kasus pada Bangunan Gedung Publik di Wilayah Kota Manado dan Kabupaten/Kota sekitarnya) Roring, Hence S. D.; Sompie, Bonny F.; Mandagi, Robert J. M.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 2 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi biaya tahap konseptual dapat didefinisikan sebagai perkiraan biaya proyek yang dilakukan sebelum sejumlah informasi yang signifikan terkumpul dari detail desain, dengan lingkup pekerjaan yang masih belum lengkap. Estimasi biaya tahap konseptual dibutuhkan oleh pihak owner, pihak konsultan, dan pihak kontraktor untuk memberikan gambaran biaya yang diperlukan dalam suatu proyek sebelum informasi tentang detail proyek diperoleh. Estimasi tahap konseptual memiliki peran yang sangat penting dalam penentuan cakupan suatu proyek. Masalah yang mendasar adalah tingkat akurasi dari estimasi tahap konseptual. Penelitian ini bertujuan untuk suatu model matematis yang dapat digunakan dalam melakukan estimasi biaya pada tahap konseptual konstruksi yang dapat memberikan hasil estimasi yang cukup akurat. Metode analisis yang digunakan adalah analisa regresi linier dan non-linier. Jumlah sampel yang ada adalah 25 data kontrak proyek bangunan gedung yang telah terlaksana yang diperoleh dari pihak kontraktor, konsultan pengawas maupun instansi terkait, proyek-proyek tersebut berada di wilayah Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Utara di Propinsi Sulawesi Utara. Tahapan analisis data dilakukan sebagai berikut : penentuan parameter/variabel, normalisasi biaya terhadap lokasi dan waktu, uji normalitas data, desain model matematis dengan analisis regresi, evaluasi model, validasi model. Dari hasil analisis disimpulkan dua alternatif model estimasi biaya tahap konseptual, yaitu : 1) = -1,479 x 109 + 6,077 x 106 * X1 dimana variabel X1 adalah luas lantai. Persamaan ini telah divalidasi dengan persentase error estimate sebesar 5,31 %. Model estimasi biaya ini direkomendasikan untuk digunakan mengestimasi biaya tahap konseptual pada bangunan gedung dengan luas lantai lebih besar dari 650 m2, penggunaan model pada luas lantai lebih kecil dari 650 m2 akan menghasilkan hasil estimasi biaya yang tidak akurat, 2) = 5,022 x 106 *X1 dimana variabel X1 adalah luas lantai. Persamaan ini telah divalidasi dengan persentase error estimate sebesar 21,73 %. Model estimasi biaya ini direkomendasikan untuk mengestimasi biaya tahap konseptual pada bangunan gedung dengan luas lantai lebih kecil dari 650 m2. Bagi pihak owner, konsultan dan kontraktor, peneliti merekomendasikan untuk menggunakan model yang ada sebagai alternatif dalam melakukan estimasi biaya tahap konseptual konstruksi bangunan gedung. Kata-kata kunci: Estimasi, Metode Parametrik, Regresi Linier, Regresi Non-linier
KAJIAN KARAKTERISTIK PERJALANAN TRANSPORTASI RUTE ULU SIAU-MANADO Barakati, Manginsihi Karel; Sompie, Bonny F.; Sendow, Theo Kurniawan
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 1 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is an archipelago country brings a logic consequence in transportation that is coming up the traffic movement inter island to fulfill the need of goods and service. Like happen to the movement of Ulu Siau-Manado which is geographically the area located in North Sulawesi province which separated by the ocean. The transportation’s connection to reach Ulu Siau until now, it’s only using ocean line, by using moda ship transportation. The objectives of this research is to find out the factors which influenced toward the chosen of transportation moda for the proper trip’s route of Ulu Siau-Manado developed in the study area.The methodology used were qualitative and quantitative with stated preference method. The data were collected by interview and observation. The sample was taken 200 from the member of respondence from the ship passangers of Ulu Siau-Manado route. The data were analyzeddescriptively with proportion model, difference model, and ratio model. Calibration model was done by multiply regresion analyze.From the research it can be concluded that speed ship transportation moda became the first chosen of passangers. Followed by to keep the speedy, safety, and comfortable factors which already have on speed ship.
PENGARUH KESEHATAN, PELATIHAN DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI DI KOTA TOMOHON Piri, Sovian; Sompie, Bonny F.; Timboeleng, James A.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 4 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor sumber daya manusia memegang peranan penting dan menentukan sukses atau tidaknya suatu pekerjaan konstruksi. Masalah keselamatan kerja pada pekerja konstruksi masih kurang diperhatikan, masih banyak pekerjaan konstruksi yang mengabaikan faktor keselamatan kerja seperti tidak menggunakan alat pelindung diri. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh kesehatan, pelatihan dan penggunaan alat pelindung diri terhadap kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi di kota Tomohon.Metode survey digunakan untuk mendapatkan data utama, dengan cara menyebarkan kuesioner untuk diisi oleh para pekerja konstruksi di kota Tomohon. Populasi penelitian ini sebanyak 3314 pekerja konstruksi, dengan sampel 370 pekerja. Data dianalisa dengan menggunakan uji korelasi dan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kesehatan, pelatihan dan penggunaan alat pelindung diri memiliki hubungan negatif dengan kecelakaan kerja, dimana semakin meningkatnya nilai ketiga faktor ini akan menurunkan potensi terjadinya kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi di kota Tomohon.Kata Kunci : keselamatan kerja, kecelakaan, kesehatan, pelatihan, APD, pekerja
RESIKO PADA PROYEK-PROYEK DERMAGA DI SULAWESI UTARA Tangdiembong, Obert; Sompie, Bonny F.; Timboeleng, James A.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 3, No 2 (2013): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sarana maupun prasarana berupa dermaga baik oleh pemerintah maupun swasta membuka peluang pada bisnis jasa konstruksi. Pelaksanaan proyek kegiatan pada bisnis jasa konstruksi selalu dihadapkan pada tiga kendala yaitu biaya, waktu, dan mutu. Dalam bisnis ini terdapat sifat-sifat unik sehingga diperlukan sejumlah asumsi untuk memperkirakan data-data dan informasi yang belum tersedia selama proses berjalannya proyek, sejak tahap perencanaan sampai pelaksanaan. Pada tahapan tersebut termasuk didalamnya perencanaan manajemen resiko, identifikasi resiko, analisa resiko, penanganan resiko, dan monitor terhadap resiko.Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengidentifikasi resiko-resiko yang dihadapi oleh perusahaan jasa konstruksi pada pelaksanaan pekerjaan dermaga, 2) menganalisa setiap resiko yang menghambat kinerja perusahaan jasa konstruksi pada pelaksanaan pekerjaan dermaga, dan 3) mencari solusi yang terbaik untuk menanggulangi setiap resiko yang menghambat perusahaan jasa konstruksi pada pekerjaan pembangunan dermaga. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode Analisis Faktor.Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk Analisis Kejadian, aspek yang dirumuskan adalah: aspek Penggunaan Berlebihan (paling dominan dan berpengaruh) pada pelaksanaan proyek dermaga di Sulawesi Utara, aspek Perubahan Lingkungan yang Tak Terduga, aspek Perubahan Lingkungan yang Terkontrol, sedangkan aspek Teknis dan Non-Teknis merupakan aspek yang paling kecil pengaruhnya; untuk Analisis Konsekuensi, aspek yang dirumuskan adalah aspek Ketidak-pahaman Desain merupakan aspek yang paling dominan dan paling berpengaruh pada pelaksanaan proyek dermaga di Sulawesi Utara, aspek Ketidak-cakapan Pekerja, aspek Perubahan Lingkungan, aspek Tenaga-kerjaan, aspek Teknis dalam Pekerjaan, aspek Kenaikan Harga dan Mobilisasi Peralatan, aspek Kelalaian dan Kecelakaan Kerja, sedangkan aspek Ketidak-pastian dalam Pekerjaan merupakan aspek yang paling kecil pengaruhnya. Klasifikasi resiko berdasarkan ranking adalah high risk dan significant risk, dan strategi yang diterapkan untuk aspek-aspek tersebut adalah Strategi Menanggulangi Resiko dan Mengurangi Kemungkinan Resiko; Strategi Menanggulangi Resiko; Strategi Mengurangi Kemungkinan; Strategi Mengalihkan Resiko; Strategi Mengurangi Resiko dan Strategi Mengalihkan Resiko.Kata kunci: analisis kejadian, analisis konsekuensi, dermaga, jasa konstruksi, klasifikasi resiko, manajemen resiko, strategi
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS DARI TINJAUAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PERUSAHAAN KONTRAKTOR Moniaga, Fenny; Sompie, Bonny F.; Timboeleng, James A.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan produktivitas menjadi perhatian utama industri konstruksi yang dapat menentukan keuntungan perusahaan, sehingga berbagai indikator dan faktor yang dapat dipertimbangkan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas itu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas, dan menganalisa pengaruh indikator lingkungan kerja dari segi fisik dan lingkungan kerja dari segi psikologi dan sosial terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta produktivitas kerja di perusahaan kontraktor.Penelitian dilakukan pada enam perusahaan kontraktor yang sudah menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan berklasifikasi besar, Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan 120 orang sampel, yang merupakan karyawan di divisi operasional dan perencanaan dari setiap perusahaan. Berdasarkan kerangka pemikiran yang dirumuskan dalam tiga model persamaan digunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis tabulasi silang (crosstab), untuk menentukan data indikator per variable. Penentuan hubungan dan pengaruh antara variabel digunakan analisis korelasi dan analisis regresi. Selanjutnya setelah data sudah valid dan reliable, pengolahan data menggunakan pendekatan metode Structural Equation Modeling yang merupakan metode final.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor variabel keselamatan kerja berpengaruh langsung terhadap produktivitas kerja, tetapi faktor kesehatan kerja sebaliknya tidak berpengaruh langsung. Indikator lingkungan kerja (perusahaan kontraktor) dari segi fisik berpengaruh langsung terhadap kesehatan, namun tidak berpengaruh pada keselamatan kerja, dan berpengaruh tidak langsung terhadap produktivitas melalui keselamatan kerja. Indikator lingkungan kerja dari segi psikologi dan sosial, berpengaruh langsung terhadap keselamatan kerja, namun tidak berpengaruh terhadap kesehatan kerja, dan berpengaruh tidak langsung terhadap produktivitas melalui kesehatan kerja.Kata kunci: produktivitas, K3, indikator lingkungan kerja, analisis deskriptif, regresi, metode Structural Equation Modeling
ANALISIS KEPUASAN PENGHUNI PERUMAHAN GRIYA PANIKI INDAH MANADO Jocom, Joice; Dundu, A. K. T.; Sompie, Bonny F.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 5, No 1 (2015): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan Griya Paniki Indah merupakan salah satu  perumahan besar yang ada di Kota Manado.Pengembang perumahan Griya Paniki Indah harus mampu memenuhi kebutuhan penghuni sehingga kepuasan dapat dirasakan oleh penghuni.Pengukuran tingkat kepuasan penghuni perumahan Griya Paniki Indah perlu dilakukan agar dapat diketahui bagaimana  tingkat kepuasan penghuni dan strategi apa yang harus dilakukan pengembang dalam meningkatkan kepuasan penghuni jika penghuni merasa tidak puas terhadap perumahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan penghuni perumahan Griya Paniki Indah dan mengidentifikasi atribut yang harus mendapat prioritas perbaikan untuk meningkatkan kepuasan penghuni perumahan Griya Paniki Indah.Metode yang digunakan adalah importance-performance analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) Dari hasil analisa dapat disimpulkan penghuni perumahan Griya Paniki Indah telah merasa puas terhadap  kualitas perumahan Griya Paniki Indah dengan nilai indeks kepuasan sebesar 72,14 persen.Ada beberapa atribut yang dianggap penting oleh penghuni tapi dalam pelaksanaannya belum sesuai dengan harapan dan  harus mendapat prioritas perbaikan/peningkatan kualitas oleh pengembang  perumahan Griya Paniki Indah.Untuk kategori  lama tinggal di bawah 5 tahun yaitu  (1) kualitas kusen, pintu dan jendela;  (2) sistem drainase;  (3) pelayanan keamanan lingkungan perumahan;  (4) penyediaan jaringan air bersih;  (5) jarak rumah ke rumah sakit. Sedangkan untuk lama tinggal di di atas 5 tahun didapat 3 atribut, yaitu   (1) kualitas kusen, pintu dan jendela;  (2) sistem drainase;  (3) jarak rumah ke sekolah. Kata kunci : Kepuasan Penghuni, Importance-Performance Analysis (IPA), CSI
ANALISIS KONSTRUKSI BAWAH DERMAGA LAUT DENGAN METODE REKAYASA NILAI (RN) Dunggio, Suharto Dj.; Sompie, Bonny F.; Mandagi, Robert J. M.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 2, No 3 (2012): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pelaksanaan pemancangan yang paling ekonomis dari empat jenis alat pancang pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi bawah dermaga laut serta menghitung penghematan biaya pelaksanaan pemancangan terhadap tiga alternatif yang terpilih dengan tetap memenuhi ketentuan kekuatan yang disyaratkan.Metode yang digunakan adalah Metode Rekayasa Nilai dengan proses berpikir dan memecahkan masalah, mulai dari penelitian pendahuluan, penemuan masalah, pengamatan, pengumpulan data baik dari referensi tertulis maupun observasi langsung di lapangan, serta melakukan pengolahan data sampai penarikan kesimpulan atas permasalahan yang diteliti.Empat alternatif yang diusulkan untuk memperoleh tinggi potensi penghematan yang paling baik pada pelaksanaan pemancangan disaring melalui empat tahapan penilaian yaitu kriteria penilaian, menganalisis keuntungan dan kerugian, menganalisis tingkat kelayakan dan analisis matriks. Pengambilan keputusan dilakukan menggunakan proses hirarki analisis (PHA), dan terpilih 3 (tiga) jenis pelaksanaan pemancangan pada struktur bawah dermaga laut yang dapat digunakan untuk pembangunan dermaga laut di Tagulandang yaitu pelaksanaan pemancangan dengan menggunakan alat pancang jenis pancang darat (sistem rel), pelaksanaan pemancangan dengan menggunakan alat pancang jenis pancang dengan ponton (rakit) dan wings dan pelaksanaan pemancangan dengan menggunakan alat pancang ponton (tongkang) dengan crane.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pekerjaan pemancangan struktur bawah dermaga laut yang paling ekonomis adalah pelaksanaan pemancangan dengan menggunakan alat pancang darat (sistem rel), dengan selisih biaya sebesar 2,66 % terhadap pelaksanaan pemancangan dengan menggunakan alat pancang ponton (rakit) dengan wings dan sebesar 34,79% terhadap pelaksanaan pemancangan dengan menggunakan alat pancang ponton (tongkang) dengan crane.Kata kunci: pemancangan, metode rekayasa nilai, PHA
MANAJEMEN RISIKO PADA PERUSAHAAN JASA PELAKSANA KONSTRUKSI DI PROPINSI PAPUA (Study Kasus di Kabupaten Sarmi) Lokobal, Arif; Sumajouw, Marthin D. J.; Sompie, Bonny F.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 4, No 2 (2014): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko usaha perusahaan kontraktor telah banyak teridentifikasi, dan bahkan ada risiko yang dialami juga telah banyak yang diatasi. Namun belum pernah dilakukan suatu penelitian yang mendalam tentang segala jenis risiko usaha yang mungkin terjadi, dan bagaimana merespons yang paling tepat terhadap risiko-risiko tersebut. Risiko usaha konstruksi yang dihadapi kontraktor yang ada di kabupaten Sarmi, propinsi Papua sangat besar. Hal ini disebabkan karena kondisi alam yang bergunung-gunung, rawa, hutan lebat dan sungai besar sehingga membuat kontraktor susah untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi. oleh karena itu, perlu adanya kajian khusus untuk menilai setiap risiko yang dihadapi perusahaan jasa pelaksana konstruksi yang ada di kabupaten Sarmi, propinsi Papua. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi setiap risiko yang dihadapi oleh kontraktor. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan data yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada 30 kontraktor yang melaksanakan pekerjaan konstruksi di kabuapten Sarmi, propinsi Papua. Hasil akhir analisis faktor-faktor risiko dengan menggunakan Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis) berdasarkan kejadian didapatkan aspek-aspek risiko, yaitu; aspek manajemen pengendalian dan produksi, aspek manajemen sumber daya manusia dan sosial budaya, aspek material dan peralatan, aspek pendidikan dan keuangan, aspek perencanaan, aspek cuaca dan pengawasan, aspek harga dan anggaran biaya, dan aspek Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3). Berdasarkan konsekuensi diperoleh aspek risiko, yaitu; aspek material, peralatan dan waktu, aspek lokasi, sumber daya manusia dan mutu, aspek sosial budaya, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), aspek pengawasan, aspek anggaran biaya, aspek perencanaan, aspek cuaca, dan aspek harga. Tingkatan risiko yang paling berpengaruh berdasarkan kejadian, yaitu; High Risk, terdiri dari aspek harga dan anggaran biaya. Significant Risk, yang terdiri dari aspek material dan peralatan, aspek pendidikan dan keuangan, aspek perencanaan, aspek cuaca dan pengawasan. Medium Risk, teridiri dari aspek manajemen pengendalian dan produksi, aspek manajemen sumber daya manusia dan sosial budaya, aspek Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3). Tingkatan risiko berdasarkan konsekuensi, yaitu; High Risk, aspek pengawasan. Significant Risk, aspek lokasi, sumber daya manusia dan mutu, aspek sosial budaya dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), aspek perencanaan, aspek cuaca, dan aspek harga. Medium Risk, aspek material, peralatan dan waktu, aspek anggaran biaya. Kata kunci: kontraktor, konstruksi, high risk, significant risk, medium risk.