Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Bio-Lectura

THE RELATIONSHIP BETWEEN ANXIETY AND RETENTION TOWARDS LEARNING ACHIEVEMENT REMEDIAL ON MATERI SKELETON SYSTEM IN CLASS VIII SMP NEGERI 30 PEKANBARU ACADEMIC YEAR 2018/2019 Rikizaputra Rikizaputra; Kumala Sari
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dan retensi terhadap hasil belajar remedial di kelas VIII SMP Negeri 30 Pekanbaru Tahun Ajaran 2018/2019.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dan populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII. Sampel yang diambil sebanyak 69 siswa dengan teknik Perposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan soal yang terdiri dari 30 pernyataan kecemasan dan 30 soal retensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan dan retensi terhadap hasil belajar remedial dengan korelasi Uji nilai signifikan koefisien korelasi ganda Fhitung = 15,76 dan Ftabel = 3,14, maka Fh (15,76) > Ft (3,14) maka tolak H0 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dan retensi terhadap hasil belajar remedial di kelas VIII SMP Negeri 30 Pekanbaru Tahun Ajaran 2018/2019.
ANALISIS HABITS OF MIND MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI Rikizaputra Rikizaputra; Arlian Firda
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i1.4006

Abstract

Dalam menjalankan proses perkuliahan bagi mahasiswa perlu menerapkan berbagai strategi dan upaya agar apa yang ditargetkan dapat tercapai secara maksimal. Strategi dan upaya tersebut harus dilatih agar menjadi sebuah kebiasaan yang positif. Setiap orang memiliki berbagai kebiasaan, salah satunya adalah kebiasaan berpikir. Kebiasaan berpikir yang diharapkan dimiliki oleh setiap orang adalah kebiasaan berpikir cerdas. Kebiasaan berpikir cerdas setiap individu disebut dengan habits of mind (HOM). HOM sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran agar mahasiswa mampu mengatasi masalah yang dihadapinya. Penelitian yang berjudul “Analisis Habits Of Mind Calon Guru Biologi” ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Lancang Kuning yang berada pada tingkat I, II, III dan IV Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan teknik pengambilan sampel secara acak kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil HOM. Penelitian dilaksanakan pada bulan maret dengan menggunakan 40 butir angket sebagai isntrumen pengumpul data. Angket tersebut terdiri dari pernyataan positif dan negatif dengan 5 skala likert yang memiliki rentang dari sangat tidak setuju (STS) sampai sangat setuju (SS). Hasil penelitian menunjukkan HOM mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Unilak berada pada kategori sedang yaitu 3,59. Rerata HOM mahasiswa semster 6 lebih tinggi dari pada HOM mahasiswa semester 4 dan 2 dengan masing masing 3,78, 3,51 dan 3,48. Dan 68,25% mahasiswa memiliki HOM sedang, 30,15 % rendah dan 1,59 % mahasiswa memiliki HOM tinggi.
PERBANDINGAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR DAN PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Loviana Rekha; Arlian Firda; Rikizaputra Rikizaputra; Rahmat Ramadansur
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5306

Abstract

Mata kuliah bioteknologi khususnya pada materi kultur jaringan tumbuhan merupakan materi yang komplek sehingga mahasiswa kesusahan untuk memahami materi tersebut, sehingga mereka menjadi bosan, pasif dan malas untuk berpikir aktif dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Kelas Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP). Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa reguler semester VI Pendidikan Biologi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru bulan Mei 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain pretest-posttest non-equivalent group design. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester VI1 dan VI2 dengan teknik pengambilan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa uji N-Gain, Normalitas, Homogenitas dan uji-t. Rerata N-Gain pada kelas SPPKB 0.28 (kategori rendah), sedangkan kelas PBMP 0.46 (kategori sedang). Hasil uji-t terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas PBMP dan kelas SPPKB. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Kelas Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP).
KEMANDIRIAN DAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rikizaputra Rikizaputra; Al Khudri Sembiring; Marta Dinata; Minda Azhar; Yohandri Yohandri
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v8i2.7943

Abstract

Kemandirian dan motivasi belajar siswa melalui google classroom menjadi penting dalam situasi pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak google classroom terhadap kemandirian dan motivasi belajar siswa pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 52 siswa dengan sampel penelitian 52 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik total sempling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 30 pernyataan dengan skala likert dan wawancara terhadap siswa. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan deskriptif perentase yang mengacu pada skala likert 1-4 maka diperoleh rata-rata kemandirian belajar 2,19 dan rerata motivasi belajar siswa diperoleh 2,46. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengunaan google classroom dalam pembelajaran pada masa pendemi covid 19 memberikan dampak yang sedang terhadap kemandirian dan berdampak kuat terhadap motivasi. Penggunaan google classroom pada masa pandemi covid-19 perlu ditingkatkan kualitas penggunannya dalam pembelajaran.
ANALISIS ETNOSAINS TRADISI RANTAU LARANGAN KAMPUNG TANDIKAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Rikizaputra Rikizaputra; Lufri Lufri; Syamsurizal Syamsurizal; Fitri Arsih; Mega Elvianasti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v9i1.9592

Abstract

Keberadaan lingungan sekitar merupakan sumber belajar yang tidak bisa dipisahkan dari pembelajaran IPA khususnya Biologi. Tardisi rantau larangan Tandikat merupakan wujud kearifan masyarakat setempat mengelola keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan merekonstruksi pengetahuan ilmiah (scientific knowledge) dar tradisi rantau larangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan yakni tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat setempat yang dipilih secara purposive. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi rantau larangan masyarakat merupakan bagian dalam sistem pengelolaan sumber daya perairan sungai di kampung Tandikat. Adanya larangan kepada masyarakat untuk tidak menagmbil ikan dan biota sungai lainnya pada rentang waktu tertentu atau 1 tahun. Dilarang menebang pohon pohon besar yang tumbuh di bantaran sungai. Dilarang menyentrum dan meracun ikan pada saat membuka larangan. Penerapan aturan ini memiliki nilai konservasi lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Terdapat potensi sumber belajar IPA Biologi pada tradisi rantau larangan, yaitu pada konsep pelestarian ekosistem dan pencemaran lingkungan.
KAJIAN ETNOSAINS TAPAI KETAN HIJAU MAKANAN KHAS INDRAGIRI HILIR SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Rikizaputra Rikizaputra; Arlian Firda; Mega Elvianasti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v9i2.11563

Abstract

ABSTRAK. Keberadaan lingkungan sekitar merupakan sumber belajar yang tidak bisa diisahkan dari pembelajaran IPA khususnya biologi. Tardisi pembuatan tapai ketan hijau di Indragiri Hilir merupakan wujud kearifan masyarakat setempat mengelola dan melestarikan makanan khas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan merekonstruksi pengetahuan ilmiah (scientific knowledge) dari kearifan lokal bidang makanan khas tapai ketan hijau. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dan studi literature atau dokumen. Sumber data yang digunakan yakni masyarakat setempat yang biasa membuat tapai ketan hijau. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan asli masyarakat dalam proses pem buatan tapai ketan hijau dapat dikonstruksi menjadi pengetahuan ilmiah dan terdapat keterkaiatan dengan komptensi dasar dalam pembejaran biologi sehingga sesuai untuk dijadikan sumber belajar IPA.
PENGARUH MODEL SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY (SETS) BERMUATAN ETNOSAINS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI LINGKUNGAN Rikizaputra Rikizaputra; Arlian Firda; Safira Safira; Mega Elvianasti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v10i1.13586

Abstract

Environmental learning that contains ethnoscience or local wisdom really needs to be implemented in the classroom in terms of culture and science that students can understand, for learning it is necessary to use appropriate learning models, one of which is the SETS model. This study aims to determine the effect of the SETS model on students' mastery of concepts in biology material. This research was conducted at SMAN 13 Pekanbaru in the 2021/2022 Academic Year. The population in this study were students of class X with a sample of class X4 as the experimental class (using the SETS model) and X5 as the control class (conventional learning) taken by simple random sampling technique. Quasi-experimental research, with the matching only pretest posttest control group design. Data collection through pretest, posttest and observation. In the research results, it was found that the average N-Gain in the control class was 0.25 (low), while in the experimental class it was 0.51 (medium). The results of the N-Gain t-test showed a significant difference between control and experimental class mastery of concepts. Thus it can be concluded that learning the SETS model.
MODEL SETS BERMUATAN ETNOSAINS: PENGARUHNYA TERHADAP LITERASI SAINS SISWA Rikizaputra Rikizaputra; Arlian Firda; Fani Rahma Sari
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v10i2.16278

Abstract

This research aims to determine the influence of the SETS (Science Environment Technology Society) learning model containing ethnoscience on students' scientific literacy. Conducted in class X SMA Negeri 2 Pekanbaru for the 2022/2023 academic year. Using experimental research with a randomized pretest posttest control group design. The population in this study was class X with a research sample of students in classes X1 and X2 with a total of 36 students in each class. Samples were taken using simple random sampling technique. Data collection was carried out through pretest, posttest and observation sheets. The research results showed that the average N-Gain in the control class was 0.39 (medium) and the experimental class was 0.59 (medium). The results of the N-Gain t-test showed a significant difference between the experimental class and the control class. Thus, it can be concluded that the use of the SETS learning model containing ethnoscience has a significant effect on students' scientific literacy on ecosystem cocept.
STUDI PEMBELAJARAN BIOLOGI BILINGUAL DI KELAS XII SMA N PLUS PROVINSI RIAU Sari, Martala; Awal, Raudhah; Rikizaputra, Rikizaputra
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v1i2.305

Abstract

ABSTRAK: Penyelenggaraan pembelajaran biologi secara bilingual penting diterapkan di sekolah untuk menyongsong perkembangan dunia global, hal ini semua akan memberikan out put yang baik jika persiapan sekolah, guru, kurikulum dan minat siswa dalam berbahasa Inggris memadai . Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran persiapan guru biologi dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan bilingual, tanggapan dalam pelaksananaan serta minat siswa terhadap penggunaan buku ajar biologi berbahasa inggris. Jenis penelitian ini field study dengan metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif, Sampel penelitian adalah siswa kelas XII pada SMA N Plus Propinsi Riau yang terdiri dari 83 siswa, dengan teknik pengumpulan data wawancara guru, wawancara siswa dan angket untuk siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi di sekolah ini berlangsung baik dan efektif. Kendala yang dirasakan guru masih kurangnya kemampuan dalam berbahasa inggris. sedangkan minat siswa terhadap penggunaan buku biologi berbahasa inggris 77,25 % kategori baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUT SIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA Rikizaputra, Rikizaputra; Ariyani, Neneng
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v2i2.326

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap penguasaan konsep siswa pada materi sistem ekskresi manusia. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA SMAN 1 Bunga Raya pada bulan Maret 2014. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen nonequivalent Groups Pretest Posttest Design. Sampel penelitian siswa kelas XI IPA1 dan XI IPA2 dengan teknik pengambilan Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa t-test. Rerata N-gain kelas eksperimen 0.56 (sedang) sedangkan kelas kontrol 0.31 (sedang). Dari hasil uji-t terdapat perbedaan yang singnifikan antara kelas kontrol dan eksperimen. Rerata aktifitas siswa kelas eksperimen pertemuan I 91,53%, II 96,92% dan kelas kontrol pertemuan I 65,38%, II 80%. Rerata aktifitas guru kelas eksperimen dan kontrol pertemuan I 100%, II 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe IOC berpengaruh terhadap penguasaan konsep siswa pada materi sistem ekskresi manusia dikelas XI IPA SMAN 1 Bunga Raya Kabupaten Siak tahun ajaran 2013/2014.