Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Strategi Pemasaran Dalam Perspektif Manajemen pada Koperasi Desa Merah Putih Nashihuddin Sahil Alfikri; Hendra Riofita
MANAJEMEN Vol. 6 No. 1 (2026): Mei : MANAJEMEN (Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan)
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/tzxtmm17

Abstract

The development of digital technology has significantly transformed marketing practices across various organizations, including community-based economic institutions such as cooperatives. Village-level cooperatives still face several limitations in developing adaptive marketing strategies to respond to the increasingly competitive business environment. This study aims to analyze marketing strategies from a management perspective in the Merah Putih Village Cooperative, particularly in relation to digital marketing development, changes in consumer behavior, and the utilization of digital payment systems. This research employs a qualitative approach using a literature review method based on various scientific journals and relevant academic references. The data analysis technique uses descriptive qualitative analysis through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that cooperative marketing strategies are still largely dominated by conventional approaches that rely on direct interaction and community social networks. However, the utilization of digital marketing through social media and digital platforms has significant potential to expand market reach and improve marketing communication effectiveness. In addition, perceived value and the convenience of transactions through digital payment systems also influence consumer purchasing decisions. From a management perspective, the success of cooperative marketing strategies is strongly influenced by managerial capabilities in planning, organizing, implementing, and evaluating marketing strategies in an integrated manner. Therefore, cooperatives need to optimize the use of digital technology and improve human resource competencies in order to enhance competitiveness in the era of digital transformation.
Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Partisipasi dalam Koperasi Merah Putih Fahri Azizi; Hendra Riofita
MANAJEMEN Vol. 6 No. 1 (2026): Mei : MANAJEMEN (Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan)
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/htmakz88

Abstract

This study aims to analyze the influence of member motivation on participation in the Merah Putih Cooperative. The method used in this research is a literature study by reviewing various sources such as scientific journals, books, and other relevant references. The results of the study indicate that member motivation has a significant influence on the level of member participation in cooperatives. This motivation consists of intrinsic motivation, such as awareness, sense of belonging, and responsibility, as well as extrinsic motivation, such as economic benefits, service quality, and incentives provided by the cooperative. The findings show that intrinsic motivation has a more dominant influence in encouraging member participation compared to extrinsic motivation. In addition, supporting factors such as cooperative education, management transparency, and effective communication also strengthen member motivation. Therefore, increasing member motivation is a key factor in improving member participation and ensuring the sustainable success of cooperatives. This study is expected to contribute to the development of cooperative economics and serve as a reference for cooperative managers in formulating strategies to enhance member participation
Peran Pajak Progresif dalam Mewujudkan Keadilan Distribusi Pendapatan: Penelitian Siti Istikomah; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6271

Abstract

Ketimpangan distribusi pendapatan masih menjadi salah satu permasalahan utama dalam perekonomian modern karena dapat menimbulkan ketidakseimbangan sosial dan ekonomi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan instrumen kebijakan yang tepat, salah satunya adalah pajak progresif sebagai bagian dari kebijakan fiskal. Pajak progresif dirancang dengan mengenakan tarif pajak yang lebih tinggi kepada individu dengan tingkat pendapatan yang lebih besar, sehingga dapat menciptakan mekanisme redistribusi pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pajak progresif dalam mewujudkan keadilan distribusi pendapatan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu dalam bidang Ekonomi Publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pajak progresif mampu mendorong pemerataan pendapatan melalui mekanisme distribusi kembali dari kelompok berpenghasilan tinggi kepada kelompok berpenghasilan rendah. Selain itu, pajak progresif juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan pendapatan serta meningkatkan keadilan sosial di masyarakat. Dengan demikian, pajak progresif memiliki peranan penting dalam mendukung terciptanya keadilan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong terciptanya sistem perekonomian yang lebih seimbang dan inklusif.
Peran Pendapatan Nasional dalam Menentukan Prioritas Pembangunan Ekonomi Publik: Penelitian Amanda Maryuri; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendapatan nasional dalam menentukan prioritas pembangunan ekonomi publik. Pendapatan nasional merupakan indikator utama yang mencerminkan tingkat aktivitas ekonomi dan kapasitas fiskal suatu negara, sehingga menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nasional memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan, khususnya dalam sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan. Semakin tinggi pendapatan nasional, semakin besar kemampuan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran pembangunan. Namun, efektivitas pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan nasional, tetapi juga oleh distribusi pendapatan yang merata dan pengelolaan anggaran yang efisien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendapatan nasional berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi publik, tetapi perlu diimbangi dengan kebijakan yang tepat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Analisis Efektivitas Kebijakan Moneter (BI Rate) dan Kebijakan Fiskal (Belanja Pemerintah) dalam Menjaga Stabilitas Inflasi dan Pengangguran di Indonesia: Penelitian Suaibatul Aslamiah; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan moneter (BI Rate) dan kebijakan fiskal (belanja pemerintah) terhadap stabilitas ekonomi makro, khususnya inflasi dan pengangguran di Indonesia. Berdasarkan teori Keynesian, kebijakan fiskal berperan dalam meningkatkan permintaan agregat dan penyerapan tenaga kerja, sedangkan teori monetarisme menekankan peran suku bunga dalam mengendalikan inflasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter lebih efektif dalam mengendalikan inflasi, sementara kebijakan fiskal lebih berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kedua kebijakan untuk mencapai stabilitas ekonomi makro.
Peran Koperasi Merah Putih Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Diana Dwi Putri; Hendra Riofita
Jurnal of Management and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): April : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jmsc.v4i2.845

Abstract

This study aims to examine the role of the Merah Putih Village Cooperative (KDMP) in strengthening the village economy, using the lens of good governance and social capital. This study uses a qualitative method with a library research approach, referring to academic journals, books, and government policy documents as sources of information. The research shows that KDMP plays a significant role in improving the welfare of village communities by strengthening productive businesses, expanding access to capital, creating job opportunities, and developing local economic potential. The application of good governance principles such as transparency, accountability, and community participation is a crucial factor in the successful management of the cooperative. In addition, social capital such as mutual assistance, trust, and community collaboration also contribute to the sustainability of the village cooperative. However, the implementation of KDMP still has a number of challenges, including a shortage of human resources, limited cooperative management, and low digital literacy. Therefore, government support and capacity building of cooperative managers are crucial for KDMP to function as a tool for sustainable village economic development