Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Hexagro

PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA Dona Setia Umbara
Hexagro Journal Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v1i1.124

Abstract

Singkong adalah salah satu tumbuhan yang menghasilkan panen dalam bentuk akar.Berdasarkan beberapa penelitian mengungkap bahwa tamanam singkong sebenarnya tidak hanyaproduktif dan menghasilkan panen dalam bentuk akar saja melainkan dari kulit, sampai daunsingkong pun dapat dijadikan sebagai hasil panen. Beberapa inovasi yang telah dilakukan olehmasyarakat dan ditemukan manfaat dari tumbuhan singkong, antara lain pembuatan papanpartikel dari batang singkong, pembuatan tempe daun singkong sebagai pengganti tempe kedelai,rengginang singkong, gula cair dari kulit singkong, kantong plastik dari singkong sebagai penggantikantong plastik konvensional, kulit singkong dapat digunakan untuk memadampan api, singkongdapat mengobati penyakit kanker, dan wajah lebih halus dengan masker singkong. Industrisingkong saat ini telah menemukan bioetanol singkong yakni bahan bakar nabati yang potensialsebagai pengganti bahan bakar minyak bumi. Namun, sangat disayangkan hanya sebagian kecildari sekian banyak masyarakat Indonesia yang mengetahui potensi tanaman sngkong tersebut.Langkah penting yang harus bertindak secara cepat adalah pemerintah dan para pemerhatitanaman singkong di Indonesia untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensitanaman singkong yang sebenarnya. Jika potensi tanaman singkong yang sebenarnya diketahuioleh masyarakat, mungkin dalam hal ini penanaman singkong itu dapat dilakukan pengembangansecara serius di Indonesia.Kata Kunci : Paradigma Masyarakat, Tanaman Singkong, Tanaman Produktif
SALURAN PEMASARAN PEPAYA CALIFORNIA DI KELURAHAN URUG, KECAMATAN KAWALU, KOTA TASIKMALAYA Asya Utari Rahmawati; Dona Setia Umbara; Budhi Wahyu Fitriadi
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.660

Abstract

California papaya is one of the leading commodities with good potential to be developed. Urug Village, Kawalu District, Tasikmalaya City is one of the centers papaya California fruit production. The purpose of this study is to identify the marketing channels for California papayas in Urug Village and to analyze the efficiency of marketing of California papayas in Urug Village. The analytical tool in this study uses the analysis of the marketing margin approach, farmer's share analysis, and profit and cost ratio analysis. The results showed that there were four marketing channels. A relatively efficient marketing channel is marketing channel III (farmer - retailer - consumer) because it has the smallest marketing margin, the largest farmer's share, and the ratio of profit to cost has a value of more than one.Keywords: marketing channel, california papayaABSTRAKPepaya California merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi yang cukup baik untuk terus dikembangkan. Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya merupakan salah satu sentra produksi buah pepaya california. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi saluran pemasaran pepaya California di Kelurahan Urug dan menganalisis efisiensi pemasaran pepaya California di Kelurahan Urug. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis pendekatan marjin pemasaran, analisis farmer’s share, dan analisis rasio keuntungan dan biaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat saluran pemasaran. Saluran pemasaran yang relatif efisien adalah saluran pemasaran III (petani – pedagang pengecer – konsumen) karena memiliki marjin pemasaran terkecil, farmer’s share paling besar, dan rasio keuntungan terhadap biaya memiliki nilai lebih dari satu.Kata kunci:  saluran pemasaran, pepaya california