Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Olimpiade Matematika Kepada Perwakilan Peserta Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Iltavia, Iltavia; Fitri, Haida; Rahmi Safitri, Yolanda; Muhammad Yusuf; Desi Rahmadani
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i1.8384

Abstract

This training activity aims to provide enthusiasm and motivation to pupils, students, teachers and other school environments to face the National Science Olympiad, especially mathematics subjects at SMP Negeri 3 Bukittinggi. This training activity was carried out continuously over 3 meetings on 03 June 2023, 05 June 2023 and 09 June 2023. This training activity was carried out using lecture methods, group discussions, games involving 5 mathematics education students. The material presented includes algebra, number theory, geometry and combinatorics. The conclusion is that this activity is able to develop students' learning abilities in solving National Science Olympiad (OSN) questions. This can be seen from the average pretest score which increased from 35.5 to 76.5 when the posttest was held. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada mahasiswa, siswa, guru dan lingkungan sekolah lainnya guna menghadapi Olimpiade Sains Nasional khususnya mata pelajaran matematika di SMP Negeri 3 Bukittinggi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara kontinyu selama 3 kali pertemuan pada tanggal 03 Juni 2023, 05 Juni 2023 dan 09 Juni 2023. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi kelompok, permainan yang melibatkan 5 orang mahasiswa pendidikan matematika. Materi yang disampaikan meliputi materi aljabar, teori bilangan, geometri dan kombinatorika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII MTsN PADANGPANJANG -, Iltavia
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.79

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran siswa sering menganggap matematika sangat sulit sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, jarang untuk bertanya dan mengerjakan latihan soal-soal. Untuk mengatasi hal tersebut guru telah berupaya meningkatkan cara belajar matematika secara bertahap, terstruktur, kelompok. Namun, usaha ini belum sepenuhnya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Buktinya masih banyak hasil belajar siswa belum memenuhi KKM yang diterapkan sekolah. Salah satu solusinya adalah dengan melibatkan siswa untuk ikut berpatisipasi dalam proses pembelajaran yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing yang dapat melibatkan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, apakah aktivitas siswa meningkat dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada kelas VIII MTsN Padangpanjang Tahun Pelajaran 2014/ 2015?. Apakah hasil belajar matematika siswa pada ranah kognitif, yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa tanpa penerapan model kooperatif tipe snowball throwing dalam pembelajaran matematika di kelas VIII MTsN Padangpanjang Tahun Pelajaran 2014/ 2015?. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Hasil belajar matematika siswa pada ranah kognitif yang menggunakan model pembelajaran snowball throwing lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran snowball throwing di kelas VIII MTsN Padangpanjang Tahun Pelajaran 2014/ 2015”. Kata kunci : Kooperatif, Snowball Throwing
Sumber belajar matematika melalui eksplorasi etnomatematika pada kue mangkuak basayak Rahmi, Fathur; Iltavia
Jurnal Pendidik Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Karoteh Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61291/jpi.v6i2.136

Abstract

This study is an exploratory research aimed at uncovering the relationship between mathematical concepts and the traditional Mangkuak Basayak cake, a distinctive delicacy from West Sumatra. The primary focus of this research is to explore ethnomathematical elements in community activities, particularly in the process of making and shaping the cake, which has the potential to become a contextual source for mathematics learning. Using ethnographic methods, data collection involved direct observation, in-depth interviews with cultural practitioners, documentation, and field notes adhering to the principles of authentic ethnographic description. The findings indicate that the process of making Mangkuak Basayak involves various mathematical concepts, such as proportional comparisons of ingredients, measurements, and geometric shapes visible in the cake's structure. These findings affirm that local culture can be integrated into mathematics education to enhance students' understanding through contextual approaches relevant to daily life.
ANALISIS PENDAHULUAN PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) BERBASIS PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING Iltavia, Iltavia; Mulyati, Asrina
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i4.25662

Abstract

Adanya wabah Covid-19 saat ini yang terjadi di dunia, merubah pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran online. Selain itu, kemampuan memahami materi perkuliahan harus didapatkan mahasiswa dengan mandiri, tidak didapatkan hanya dari dosen saja. Untuk itu, perlu dikembangkan suatu bahan ajar yang mumpuni agar kegiatan perkuliahan tetap berjalan dengan baik salah satunya dalam bentuk Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis penemuan terbimbing. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan dari mahasiswa terhadap bahan ajar yang digunakan selama ini. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Mc Kenny. Kegiatan analisis kebutuhan terdiri dari analisis kurikulum, analisis konsep dan analisis kebutuhan mahasiswa. Data kualitatif yang sudah diperoleh kemudian dilanjutkan dengan mereduksi data, penyajian data dan dilanjutkan dengan menarik kesimpulan. Hasil dari analisis kurikulum, akan dibentuk suatu Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) pada materi parabola mata kuliah Geometri Analitik Bidang dan Ruang. Hasil dari analisis konsep akan dibahas  2 buah bahan kajian yakni persamaan parabola dan Garis singgung parabola. Hasil dari analisis pendahuluan diperlukan adanya Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis penemuan terbimbing. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa mahasiswa memerlukan sebuah bahan ajar dalam bentuk Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis penemuan terbimbing
PERBANDINGAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA ANTARA METODE INDIVIDUAL LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING iltavia iltavia; Asrina Mulyati; fathur Rahmi
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang: 1. Bagaimana kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Olimpiade Matematika menggunakan model Individual learning? (2) Bagaimana kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Olimpiade Matematika menggunakan model Cooperative learning? (3) Apakah terdapat perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Olimpiade Matematika menggunakan model Individual learning dan Cooperative Learning?. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian quasi experimental design (eksperimen semu). Penelitian melibatkan dua kelompok eksperimen, yakni kelompok eksperimen I yang diberikan perlakuan individual learning dan kelompok eksperimen II yang diberikan perlakuan cooperative learning. Desain penelitian yang dilaksanakan yaitu posttest-only control design. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Bukittinggi dan SMP Padang Gelugur. Populasi dalam kegiatan penelitian ini adalah seluruh peserta yang mengikuti ekstrakurikuler tahun pembelajaran 2022/2023. Subjek yang akan diteliti diambil dari seluruh populasi dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan soal olimpiade. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal olimpiade matematika dengan metode individual learning tergolong kategori cukup dengan rata-rata sebesar 67,13, (2) Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal olimpiade matematika dengan metode cooperative learning tergolong kategori cukup dengan rata-rata sebesar 52,60, (3) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa antara model Individual learning dengan metode Cooperative Learning. Apabila dilihat dari rata-rata kelas, didapatkan hasil belajar individual learning lebih baik dari pada cooperative learning
Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (Pmri) dalam Membangun Karakter Peserta Didik Febrian, Dwi Mila; Iltavia, Iltavia; ergusni, Ergusni
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/lattice.v3i1.6560

Abstract

In the world of education, the cognitive, psychomotor, and affective  realms are three interrelated domains. Therefore, efforts to educate students in the realities of daily life must be balanced with character education. The formulation of the problem in this study is how to describe PMRI in building student character? The purpose of this study is to describe PMRI in building student character.This type of research is library research, namely critically reviewing arguments or findings regarding PMRI in building student character in a literature. The data collection technique in this research is documentation. The author uses two literatures as the main source of research data and three literatures as sources of supporting research data. The data that has been collected is then analyzed so that conclusions can be drawn to solve the topic of the problem in this study.Based on the research results show that PMRI can build students' character. PMRI can build student character through a philosophical foundation (strong interest, appreciation, and humanity), PMRI principles (motivation, high curiosity, hard work, honesty, confidence, courage to defend opinions, be responsible, accept friends' opinions, independence and creative thinking), PMRI characteristics (curiosity, independence, creative thinking, honesty, independence, persistence, and hard work), and PMRI steps (independent, friendly/communicative, honest, working hard in solving problems), creative, democratic, and high curiosity) ensure that PMRI has the potential to grow and build these characters. Dalam dunia pendidikan, ranah kognitif, ranah psikomotor, ranah efektif adalah tiga bidang terkait. Jadi upaya pendidikan siswa di dalam realita kehidupan sehari – harinya yang harus diseimbangkan dengan pendidikan yang mengutamakan karakter. Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana mendeskripsikan PMRI dalam membangun karakter siswa?. Adapun tujuan didalam penelitian ini adalah untuk dapat  mendeskripsikan PMRI dalam membangun karakter peserta didik.Jenis penelitian dalam kegiatan  ini adalah penelitian kepustakaan (library research) adalah mampu meninjau secara kritis argumen atau temuan mengenai PMRI dalam membangun karakter peserta didik dalam sebuah literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Penulis memakai dua buah dokumen sebagai sumber data penelitian utama dan tiga buah dokumen sebagai sumber data pendukung penelitian. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis agar dapat dibuat kesimpulan untuk menjawab topik masalah dalam penelitian.Hasil penelitian adalah  menunjukan bahwa PMRI dapat membangun karakter siswa. PMRI yang dapat membangun karakter siswa melalui landasan filosofis (minat yang kuat, apresiasi, dan humanis), prinsip – prinsip PMRI (motivasi, rasa ingin tahu yang tinggi, berkerja keras, jujur, keyakinan, keberanian mempertahankan pendapat, bertanggungjwab, menerima pendapat teman, mandiri dan berpikir yang kreatif), karakteristik PMRI (rasa ingin tahu, mandiri, berpikir yang kreatif, kejujuran, kemandirian, kegigihan, dan kerja keras), dan langkah – langkah PMRI (mandiri, bersahabat/komunikatif, jujur, bekerja keras dalam kegiatan penyelesaian masalah, kreatif, demokratis, dan rasa ingin tahu yang tinggi) menjamin bahwa PMRI sangatlah potensial dalam menumbuhkan dan membangun karakter siswa di sekolah
Kompetensi Memesona Bagi Calon Guru Pendidikan Agama Islam Pada Abad 21 Guna Merangkul Generasi Z Yusnem, Fetriade; Iltavia, Iltavia; Rahmi, Fathur
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/.v1i1.6889

Abstract

Abstract The transformation of the world of education which is rapidly changing with the times requires an educator who has outstanding competencies to be able to embrace generation Z in the 21st century. This research discusses the analysis of teacher competencies that are attractive for the 21st century for prospective educators at UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. This research aims to measure the competence of teachers in the 21st century as a preparation for educators to teach in schools for the future. The type of research used is qualitative research with descriptive analysis research methods. The data collection technique in this research uses a charming competency test using Google Form. The research subjects were 104 FTIK students of the Islamic Religious Education Study Program at UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. The results of this research are as follows: the score for the sub-topic of nationalism, authoritative attitude is 37 in the poor category; the score for the sub-topic of patriotism and discipline was 52.9 in the quite good category; the score for the sub-topic appreciates a difference of 58.7 in the quite good category; the score for the sub-topic of prioritizing common interests, maintaining Indonesia's natural wealth and community attitudes was 93.3 in the very good category; the score for the sub-topic of appreciating the cultural riches of other nations was 27.9 in the poor category; the score for the assertive attitude sub-topic was 32.7 in the poor category; the score for the sub-topic attitude of full soul calling was 64.4 in the good category; the score for the wholehearted attitude sub-topic was 67.35 in the good category; The score for the sub-topic of generosity was 57.36 in the quite good category. The conclusion of this research is that the average competence of prospective educators is only 59.08%. If this is left unchecked, it will not only have an impact on educators but will also make it difficult for teachers to accommodate students at school.AbstrakTransformasi dunia pendidikan yang cepat berubah mengikuti zaman memerlukan seorang pendidik yang memiliki kompetensi memesona agar dapat merangkul generasi Z di abad 21. Penelitian ini membahas tentang analisis kompetensi guru yang memesona abad 21 bagi calon pendidik UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kompetensi guru yang memesona abad 21 sebagai persiapan calon pendidik mengajar di sekolah untuk masa yang akan datang. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan metode peneitian deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kompetensi memesona menggunakan google form. Subjek penelitian adalah 104 mahasiswa FTIK Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: skor untuk sub topik nasionalisme, sikap berwibawa sebesar 37 pada kategori kurang baik; skor untuk sub topik patriotisme, sikap disiplin sebesar 52,9 pada kategori cukup baik; skor untuk sub topik menghargai perbedaan sebesar 58,7 pada kategori cukup baik; skor untuk sub topik mengutamakan kepentingan bersama, mempertahankan kekayaan alam Indonesia serta sikap samapta sebesar 93,3 pada kategori sangat baik; skor untuk sub topik mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain sebesar 27,9 pada kategori kurang baik; skor untuk sub topik sikap tegas sebesar 32,7 pada kategori kurang baik; skor untuk sub topik sikap penuh panggilan jiwa sebesar 64,4 pada kategori baik; skor untuk sub topik sikap kesepenuhhatian sebesar 67,35 pada kategori baik; skor untuk sub topik kemurahhatian sebesar 57,36 pada kategori cukup baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata kompetensi memesona yang dimiliki calon pendidik hanya sebesar 59,08 %. Apabila hal ini dibiarkan, tidak hanya berdampak kepada pendidik saja tetapi juga berdampak kepada sulitnya guru untuk membersamai siswa di sekolah.
Pelatihan Olimpiade Matematika Kepada Perwakilan Peserta Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Iltavia, Iltavia; Fitri, Haida; Rahmi Safitri, Yolanda; Muhammad Yusuf; Desi Rahmadani
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i1.8384

Abstract

This training activity aims to provide enthusiasm and motivation to pupils, students, teachers and other school environments to face the National Science Olympiad, especially mathematics subjects at SMP Negeri 3 Bukittinggi. This training activity was carried out continuously over 3 meetings on 03 June 2023, 05 June 2023 and 09 June 2023. This training activity was carried out using lecture methods, group discussions, games involving 5 mathematics education students. The material presented includes algebra, number theory, geometry and combinatorics. The conclusion is that this activity is able to develop students' learning abilities in solving National Science Olympiad (OSN) questions. This can be seen from the average pretest score which increased from 35.5 to 76.5 when the posttest was held. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada mahasiswa, siswa, guru dan lingkungan sekolah lainnya guna menghadapi Olimpiade Sains Nasional khususnya mata pelajaran matematika di SMP Negeri 3 Bukittinggi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara kontinyu selama 3 kali pertemuan pada tanggal 03 Juni 2023, 05 Juni 2023 dan 09 Juni 2023. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi kelompok, permainan yang melibatkan 5 orang mahasiswa pendidikan matematika. Materi yang disampaikan meliputi materi aljabar, teori bilangan, geometri dan kombinatorika
Kompetensi Memesona Bagi Calon Guru Pendidikan Agama Islam Pada Abad 21 Guna Merangkul Generasi Z Yusnem, Fetriade; Iltavia, Iltavia; Rahmi, Fathur
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/.v1i1.6889

Abstract

Abstract The transformation of the world of education which is rapidly changing with the times requires an educator who has outstanding competencies to be able to embrace generation Z in the 21st century. This research discusses the analysis of teacher competencies that are attractive for the 21st century for prospective educators at UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. This research aims to measure the competence of teachers in the 21st century as a preparation for educators to teach in schools for the future. The type of research used is qualitative research with descriptive analysis research methods. The data collection technique in this research uses a charming competency test using Google Form. The research subjects were 104 FTIK students of the Islamic Religious Education Study Program at UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. The results of this research are as follows: the score for the sub-topic of nationalism, authoritative attitude is 37 in the poor category; the score for the sub-topic of patriotism and discipline was 52.9 in the quite good category; the score for the sub-topic appreciates a difference of 58.7 in the quite good category; the score for the sub-topic of prioritizing common interests, maintaining Indonesia's natural wealth and community attitudes was 93.3 in the very good category; the score for the sub-topic of appreciating the cultural riches of other nations was 27.9 in the poor category; the score for the assertive attitude sub-topic was 32.7 in the poor category; the score for the sub-topic attitude of full soul calling was 64.4 in the good category; the score for the wholehearted attitude sub-topic was 67.35 in the good category; The score for the sub-topic of generosity was 57.36 in the quite good category. The conclusion of this research is that the average competence of prospective educators is only 59.08%. If this is left unchecked, it will not only have an impact on educators but will also make it difficult for teachers to accommodate students at school.AbstrakTransformasi dunia pendidikan yang cepat berubah mengikuti zaman memerlukan seorang pendidik yang memiliki kompetensi memesona agar dapat merangkul generasi Z di abad 21. Penelitian ini membahas tentang analisis kompetensi guru yang memesona abad 21 bagi calon pendidik UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kompetensi guru yang memesona abad 21 sebagai persiapan calon pendidik mengajar di sekolah untuk masa yang akan datang. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif dengan metode peneitian deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kompetensi memesona menggunakan google form. Subjek penelitian adalah 104 mahasiswa FTIK Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: skor untuk sub topik nasionalisme, sikap berwibawa sebesar 37 pada kategori kurang baik; skor untuk sub topik patriotisme, sikap disiplin sebesar 52,9 pada kategori cukup baik; skor untuk sub topik menghargai perbedaan sebesar 58,7 pada kategori cukup baik; skor untuk sub topik mengutamakan kepentingan bersama, mempertahankan kekayaan alam Indonesia serta sikap samapta sebesar 93,3 pada kategori sangat baik; skor untuk sub topik mengapresiasi kekayaan budaya bangsa lain sebesar 27,9 pada kategori kurang baik; skor untuk sub topik sikap tegas sebesar 32,7 pada kategori kurang baik; skor untuk sub topik sikap penuh panggilan jiwa sebesar 64,4 pada kategori baik; skor untuk sub topik sikap kesepenuhhatian sebesar 67,35 pada kategori baik; skor untuk sub topik kemurahhatian sebesar 57,36 pada kategori cukup baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata kompetensi memesona yang dimiliki calon pendidik hanya sebesar 59,08 %. Apabila hal ini dibiarkan, tidak hanya berdampak kepada pendidik saja tetapi juga berdampak kepada sulitnya guru untuk membersamai siswa di sekolah.
Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (Pmri) dalam Membangun Karakter Peserta Didik Febrian, Dwi Mila; Iltavia, Iltavia; ergusni, Ergusni
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/lattice.v3i1.6560

Abstract

In the world of education, the cognitive, psychomotor, and affective  realms are three interrelated domains. Therefore, efforts to educate students in the realities of daily life must be balanced with character education. The formulation of the problem in this study is how to describe PMRI in building student character? The purpose of this study is to describe PMRI in building student character.This type of research is library research, namely critically reviewing arguments or findings regarding PMRI in building student character in a literature. The data collection technique in this research is documentation. The author uses two literatures as the main source of research data and three literatures as sources of supporting research data. The data that has been collected is then analyzed so that conclusions can be drawn to solve the topic of the problem in this study.Based on the research results show that PMRI can build students' character. PMRI can build student character through a philosophical foundation (strong interest, appreciation, and humanity), PMRI principles (motivation, high curiosity, hard work, honesty, confidence, courage to defend opinions, be responsible, accept friends' opinions, independence and creative thinking), PMRI characteristics (curiosity, independence, creative thinking, honesty, independence, persistence, and hard work), and PMRI steps (independent, friendly/communicative, honest, working hard in solving problems), creative, democratic, and high curiosity) ensure that PMRI has the potential to grow and build these characters. Dalam dunia pendidikan, ranah kognitif, ranah psikomotor, ranah efektif adalah tiga bidang terkait. Jadi upaya pendidikan siswa di dalam realita kehidupan sehari – harinya yang harus diseimbangkan dengan pendidikan yang mengutamakan karakter. Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana mendeskripsikan PMRI dalam membangun karakter siswa?. Adapun tujuan didalam penelitian ini adalah untuk dapat  mendeskripsikan PMRI dalam membangun karakter peserta didik.Jenis penelitian dalam kegiatan  ini adalah penelitian kepustakaan (library research) adalah mampu meninjau secara kritis argumen atau temuan mengenai PMRI dalam membangun karakter peserta didik dalam sebuah literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Penulis memakai dua buah dokumen sebagai sumber data penelitian utama dan tiga buah dokumen sebagai sumber data pendukung penelitian. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis agar dapat dibuat kesimpulan untuk menjawab topik masalah dalam penelitian.Hasil penelitian adalah  menunjukan bahwa PMRI dapat membangun karakter siswa. PMRI yang dapat membangun karakter siswa melalui landasan filosofis (minat yang kuat, apresiasi, dan humanis), prinsip – prinsip PMRI (motivasi, rasa ingin tahu yang tinggi, berkerja keras, jujur, keyakinan, keberanian mempertahankan pendapat, bertanggungjwab, menerima pendapat teman, mandiri dan berpikir yang kreatif), karakteristik PMRI (rasa ingin tahu, mandiri, berpikir yang kreatif, kejujuran, kemandirian, kegigihan, dan kerja keras), dan langkah – langkah PMRI (mandiri, bersahabat/komunikatif, jujur, bekerja keras dalam kegiatan penyelesaian masalah, kreatif, demokratis, dan rasa ingin tahu yang tinggi) menjamin bahwa PMRI sangatlah potensial dalam menumbuhkan dan membangun karakter siswa di sekolah