Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penilaian Wisatawan pada Aksesibilitas dan Fasilitas Desa wisata serta Pengaruhnya terhadap Kepuasan Ramadhanti, Aulia; Sugiama, Aceng Gima
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v7i3.21675

Abstract

Desa Wisata Pasirnanjung, Karedok dan Cibubuan memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun belum diketahui ketersediaan dan kondisi yang dimiliki. Tingkat kepuasan wisatawan dapat dinilai berdasarkan parameter aksesibilitas dan fasilitas desa wisata yang tersedia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepuasan wisatawan terhadap ketersediaan dan kondisi aset fisik desa wisata yang terdiri dari aksesibilitas dan fasilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketersediaan aset fisik belum sepenuhnya sesuai dengan standar. Meskipun Sebagian indikator sudah sesuai dengan standar, namun masih perlu dilakukan pengembangan pada Desa Wisata Pasirnanjung karena belum memenuhi standar yang ditetapkan. Sehingga solusi yang diberikan yaitu perencanaan pengembangan kebutuhan aset fisik Desa Wisata Pasirnanjung untuk pengoptimalan pemanfaatan desa sebagai wisata yang berkelanjutan.
Pengukuran Potensi Wisata Petualangan Berdasarkan Triple Bottom Line di Kawasan Wisata Gunung Sangar Sugiama, Aceng Gima; Mahran, Nisa Auliya
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6639

Abstract

Kajian mengenai pengukuran potensi wisata petualangan untuk kawasan pegunungan masih sangat langka termasuk untuk kajian di Indonesia, padahal Indonesia memiliki banyak pegunungan yang sangat cocok untuk dijadikan kawasan wisata petualangan. Gunung Sangar adalah satu di antara pegunungan yang memiiki beragam objek yang potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata, namun hingga saat ini, belum tersedia paket wisata petualangan yang dirancang secara terstruktur dan berbasis keberlanjutan. Kajian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui keragaman objek alami yang potensial dijadikan atraksi wisata alam di Gunung Sangar, dan kedua bagaimana merancang potensi pariwisata petualangan tersebut menjadi sebuah paket wisata yang dapat ditawarkan untuk pasar wisatawan petualangan berdasarkan Triple Bottom Line (TBL) yang mencakup aspek lingkungan (planet), sosial (people), dan ekonomi (profit). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan, terdapat tiga macam paket wisata yang potensial untuk ditawarkan yakni one day Sangar rush package, expedition X package, dan Sangar intimate escape package. Pengembangan ketiga paket tersebut sangat tepat dan dapat menjadi solusi bagi pelestarian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Strategi Pengelolaan Bisnis Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) dalam Akselerasi Program Kampus Zero Waste: Studi Kasus Politeknik Negeri Bandung Dewi Amalia; Aceng Gima Sugiama; Yackob Astor; Harita Nurwahyu Chamidy; Keryanti; Ira Puspitasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7478

Abstract

Institusi pendidikan tinggi menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola limbah organik. Studi ini mengevaluasi proyek percontohan budidaya larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi ekonomi sirkular di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN). Menggunakan pendekatan metode campuran konvergen paralel, penelitian ini menggabungkan data operasional kuantitatif dengan analisis pemangku kepentingan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa sistem mencapai indeks pengurangan limbah sebesar 90,07%, dengan pemrosesan limbah organik hingga 1,57 ton per bulan secara konsisten. Efisiensi produksi meningkat secara signifikan, dengan Rasio Konversi Pakan (FCR) turun dari 19,9:1 menjadi 2,7:1 dalam tiga bulan. Secara finansial, proyek ini mencapai kemandirian dalam pembibitan, dan menghilangkan biaya benih. Penelitian ini menyediakan peta jalan strategis untuk mengintegrasikan teknologi biokonversi ke dalam kebijakan pengelolaan limbah institusional.
Park Facilities Evaluation Based on Neighborhood Quality and Differences in Gender Perception in Cimahi Apartment Permatasari, Gladya Putri; Sugiama, Aceng Gima
Jurnal Kajian Ruang Vol 6, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v6i1.46969

Abstract

 The physical facilities of apartment parks are crucial, yet studies on this subject are scarce. This study aims to evaluate apartment park facilities based on neighborhood quality (accessibility, attractiveness, functionality, safety) and investigate differences in gender perception. Using a quantitative approach, the data is analyzed using descriptive statistics and the Mann-Whitney U test. Using data from 133 respondents, the study results found, descriptively,  accessibility is in good condition but the pedestrian path is slightly damaged and has not been equipped with information boards; attractiveness is still lacking to improve aesthetics and ensure the cleanliness of the park; functionality for sports facilities is not yet available, and seating and children's play areas are uncomfortable; and safety has been met, but lighting at night is inadequate. The results also showed, generally, no significant difference between the assessments of the park's physical facilities by the two genders. However, specifically, there were significant differences in perceptions of proximity, vegetation availability, and trash receptacle availability. This study is expected to serve as a reference in creating apartment parks by integrating quality neighborhood parks and designing park facilities that function inclusively for both males and females. Keywords: physical asset facility, low-cost apartment, neighborhood park quality.
Aksesibilitas dan FasilitasPengaruhnya pada Kepuasan Pengunjung Taman Kota Flora Maria Renalda; A. Gima Sugiama
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v7i3.21667

Abstract

Taman kota di Tangerang Selatan sudah banyak dikunjungi pengunjung untuk berolahraga maupun rekreasi. Namun, terdapat beberapa keluhan pengunjung terkait penyediaan aksesibilitas dan fasilitas yang disediakan taman kota. Landasan teori yang digunakan mencakup variabel aksesibilitas dan fasilitas serta pengaruhnya terhadap kepuasan pengunjung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan dengan populasi pengunjung Taman Kota 1 BSD, Taman Kota 2 BSD, dan Taman Menteng Bintaro, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis melalui model regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas dan fasilitas memengaruhi kepuasan pengunjung, sehingga perlu mempertimbangkan penyediaan aksesibilitas dan fasilitas yang memadai di taman kota agar pengunjung merasa puas.
Ketersediaan Aksesibilitas dan Fasilitas serta Pengaruhnya pada Kepuasan Pengguna Taman Anisa Aria Pratiwi; Aceng Gima Sugiama
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v7i3.21765

Abstract

Taman di Kota Bandung banyak dikunjungi pengunjung dan mereka memanfaatkan aksesibilitas dan fasilitas yang ada. Namun terdapat beberapa keluhan pengunjung adalah fasilitas taman kurang memadai dan kurangnya pemeliharaan pada taman. Selain itu, masih terdapat pemanfaatan belum sesuai dengan fungsi taman. Tingkat kepuasan dengan taman kota yang ada bisa dinilai berdasarkan parameter seperti aksesibilitas dan fasilitas taman yang tersedia. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis pengaruh kepuasan pengguna terhadap ketersediaan dan kondisi fisik aset taman yang terdiri dari aksesibilitas dan fasilitas taman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pengunjung yang pernah mengunjungi Taman Maluku, Pet Park dan Taman Foto. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara dan dianalisis melalui model regresi.. Hail penelitian bahwa aksesibilitas dan fasilitas memengaruhi kepuasan pengunjung, sehingga perlu mempertimbangkan penyediaan aksesibilitas dan fasilitas yang memadai di taman kota agar pengunjung merasa puas.
Penilaian Wisatawan pada Aksesibilitas dan FasilitasDesawisataserta Pengaruhnya terhadap Kepuasan Aulia Ramadhanti; Aceng Gima Sugiama
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v7i3.21675

Abstract

Desa Wisata Pasirnanjung, Karedok dan Cibubuan memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun belum diketahui ketersediaan dan kondisi yang dimiliki. Tingkat kepuasan wisatawan dapat dinilai berdasarkan parameter aksesibilitas dan fasilitas desa wisata yang tersedia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepuasan wisatawan terhadap ketersediaan dan kondisi aset fisik desa wisata yang terdiri dari aksesibilitas dan fasilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketersediaan aset fisik belum sepenuhnya sesuai dengan standar. Meskipun Sebagian indikator sudah sesuai dengan standar, namun masih perlu dilakukan pengembangan pada Desa Wisata Pasirnanjung karena belum memenuhi standar yang ditetapkan. Sehingga solusi yang diberikan yaitu perencanaan pengembangan kebutuhan aset fisik Desa Wisata Pasirnanjung untuk pengoptimalan pemanfaatan desa sebagai wisata yang berkelanjutan.
Evaluation of Urban Green Open Space Asset Utilisation : (Study of Tourism Perception and Preference in Bandung City Parks) Tomy Andrianto; Tiafahmi Angestiwi; Aceng Gima Sugiama
Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Vol. 10 No. 02 (2023): December
Publisher : Unit Bahasa, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/barista.v10i02.1357

Abstract

Urban Green Open Space/Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP) is an essential part of the urban population ecosystem, one of which is the City of Bandung. One of the uses of RTHKP is as a city park, an alternative for tourist activities. This study aims to evaluate the use of City Parks as one of the RTHKP assets by understanding the perceptions and activity preferences of residents of Greater Bandung (Bandung City, Bandung Regency, West Bandung Regency, Cimahi) related to city parks in Bandung City. This research uses quantitative methods with descriptive analysis to understand perceptions and preferences as well as regression and correlation analysis to understand the relationship between the two variables. Two hundred sixty-five resident respondents who have visited one of the eleven city parks in Bandung City have completed the questionnaire. The result is that the City Park aspect in Bandung City can be a place for recreation and a children's playground that gets the highest score for perceptions and willingness to use public transportation, and the safety aspect still needs to be considered. Meanwhile, for activity preferences in city parks in Bandung City, the highest position is a place for refreshing, recreation and sports, and the lowest is for socialising and inviting children to play. There is a significant relationship between the perceptions and preferences of residents of Greater Bandung, especially for recreational and refreshing activities.
The Investigate of Green Open Space Recreation Facilities Based on Homo Urbanicus Theory Aceng Gima Sugiama; Khairina Hafsa Firdanti; Sinta Rusmalinda Rusmalinda
Journal of Tourism Sustainability Vol. 4 No. 3 (2024): Volume 4 Number 3 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v4i3.139

Abstract

This study aims to evaluate visitors' assessments of urban green open spaces based on the Homo Urbanicus theory, encompassing the dimensions of people, opportunity, event, and space. Using data from 178 respondents visiting green open spaces (GOS) in Bandung, the analysis was conducted using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that both male and female visitors generally perceive the provision of primary and supporting facilities in GOS similarly. They equally recognize these facilities as essential without distinguishing between genders. However, concerning comfort, perceptions of primary and supporting facilities differ based on gender. Therefore, park management should design primary and supporting facilities to function generically for both men and women while differentiating comfort elements based on gender-specific preferences.