Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pusat Literasi Gorontalo Dengan Pendekatan Arsitektur Monumentalism Yusuf, Mohamad; Haisah, S; Tamrin, Moh. Muhrim
Venustas Vol 3 No 1 (2023): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v3i1.404

Abstract

Literasi merupakan suatu kemampuan untuk memahami sebuah informasi baik dengan membaca, menulis maupun berkomunikasi. Literasi sudah menjadi gerakan yang lama dalam rangka meningkatkan minat masyarakat dalam membaca dan menulis. Gorontalo merupakan salah satu provinsi dengan tingkat membaca yang masih rendah yakni berada pada angka 30%. Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat di Gorontalo maka perlu sebuah perencanaan pembangunan Pusat Literasi yang nantinya akan mengakomodasi segala aktivitas untuk meningkatkan minat baca masyarakat Gorontalo. Sehingga Literasi tidak hanya sebagai sebuah gerakan semata, tetapi mempunyai bangunan sendiri dalam rangka peningkatan minat baca. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan ini adalah bangunan dengan konsep Monumentalis. Tujuannya dalah untuk memberikan tanda kepada masyarakat bahwa ini merupakan bangunan yang bersifat pendidikan
Gorontalo Creative Hub Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular Kamarullah, Shafira; Siola, Amru; Tamrin, Moh. Muhrim
Venustas Vol 3 No 1 (2023): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v3i1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) lokasi atau site sesuai dengan perancangan Gorontalo Creative Hub, (2) konsep arsitektur Neo-Vernakular yang sesuai dengan perancangan bangunan Gorontalo Creative Hub, dan (3) bentuk bangunan yang memiliki citra sebagai bangunan Gorontalo Creative Hub. Metode yang digunakan yaitu pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular. Arsitektur Neo-Vernakular adalah gabungan dari Arsitektur Tradisional dan Arsitektur Modern. Pengaplikasiannya tetap memakai konsep yang ada di area lokal kemudian menjadi karya yang lebih modern tanpa melupakan budaya setempat. Berdasarkan hasil penelitian dari nilai pembobotan, site yang terpilih untuk lokasi perancangan Gorontalo Creative Hub adalah alternatif 3 yaitu terletak di Jl. Manggis, Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Prinsip Arsitektur Neo-Vernakular pada konsep bangunan yaitu bangunan dapat menunjukkan karakteristik lokal dari daerahnya dengan menggabungkan unsur modern tetapi tidak melupakan budaya yang ada sehingga bangunan tidak terkesan monoton. Bentuk bangunan yang memiliki citra sebagai sarana yang dapat mengembangkan industri kreatif di Kota Gorontalo. Selain itu, dengan adanya perancangan Gorontalo Creative Hub dapat membuka lapangan pekerjaan dan menambah ilmu bagi masyarakat Kota Gorontalo.
PERANCANGAN GORONTLO CHILDREN CENTRE DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI Masry, Nurmala; Siola, Amru; Tamrin, Moh. Muhrim
Venustas Vol 3 No 1 (2023): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v3i1.537

Abstract

NURMALA MASRY. T1118064. GORONTALO CHILDREN CENTREDENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa, merencanakan dan merancang konsep dan rancangan Gorontalo Children Centre Pendekatan Konsep Arsitektur Ekologi yang terletak pada kawasan peruntukannya dengan fungsi utama sebagai sarana rekreatif sekaligus edukasi untuk anak usia dini di Kota Gorontalo. Perancangan ini dilakukan di Provinsi Gorontalo khususnya di ibukota yaitu Kota Gorontalo dengan mengumpulkan data-data terkait yaitu tinjauan terhadap jumlah anak-anak usia dini, fasilitas untuk proses bermain sambil mengembangkan bakat dan kreativitas anak-anak, serta observasi langsung lokasi perancangan Children Centre di Kota Gorontalo untuk di jadikan bahan analisa dalam perancangan Gorontalo Children Centre Pendekatan Arsitektur Ekologi. Bentuk tampilan bangunan dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain yaitu analisa site yang memunculkan penzoningan pada site kemudian disesuaikan dengan kondisi dan konsep yang mengacu pada keselarasan bangunan dan kawasan alam disekitarnya dan pendekatan perencanaan bangunan yang bertujuan untuk melestarikan sumber daya alam dengan memahami perilaku alam yang kemudian diterapkan pada rancangan.Kata kunci : anak, belajar dan bermain, arsitektur ekologi, alam, Gorontalo
PERANCANGAN HULONDALO RACE SIRKUIT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Rahim, Rizal; Mannan, Abdul; Tamrin, Moh. Muhrim
Venustas Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v2i2.549

Abstract

Balap liar merupakan salah satu kegiatan yang di pandang negatif oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Balap liar identik dengan ugal-ugalan serta perjudian. Di sisi lain hobi ini memiliki peminat yang cukup tinggi. Kenakalan remaja sendiri banyak di sebabkan karena tidak terfasilitasi. Perancangan Hulondalo Race Sirkuit ini memiliki tujuan untuk memfasilitasi agar dapat menyalurkan hobi dan mendukung kemajuan olahraga balap di Kabupaten Gorontalo. Tugas Akhir Hulondalo Race Sirkuit ini menerapkan Pendekatan Arsitektur Modern di mana bangunan dalam sirkuit karena teknologi-teknologi yang diterapkan dalam kendaraan tiap tahun terus berkembang terutama dalam dunia balap, sehingga penerapan arsitektur Modern sangat cocok untuk sebuah sirkuit balap. Selain itu, dalam membangun sebuah sirkuit harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Federasi Balap Motor Internasional. atau IMI (Ikatan Motor Indonesia
LEMBAGA PERMASYARAKATAN KELAS IIA DENGAN PENEKANAN PANOPTICON ARCHITECTURE DI GORONTALO S. Puluhulawa, Faisal; Mannan, Abd; Tamrin, Moh. Muhrim
Venustas Vol 3 No 1 (2023): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v3i1.582

Abstract

This research aims to: 1) find the right place and site for the Class IIA Correctional Institution in Gorontalo close to other supporting facilities so that prisoners can reach it easily, 2) create a building form that has characteristics, including building functions, 3) determine the pattern of space relations so that it can be controlled from all directions. This research is design research in realizing the design of the Class IIA Correctional Institution in Gorontalo. The data in this research are obtained by direct observation, documentation method, literature study, internet study, and the comparative method. Based on the data obtained, this research results in the design of the desired penitentiary design. The stage carried out after data collection is the strengthening of the design concept based on the concept of the approach applied. Lastly, this research produces the design drawings of the Correctional Institution
PERANCANGAN LEISURE AND CULTURE GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOMIMETIK Husain, Sofyan; Tamrin, Moh. Muhrim; Arifuddin, Ariffuddin
Venustas Vol 3 No 2 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v3i2.759

Abstract

Abstract: Sektor pariwisata merupakan sektor yang berkembang sangat pesat. Hal ini didasari oleh adanya kebutuhan tersier masyarakat, tidak hanya sebagai sarana rekreasi keluarga, namun juga sebagai sarana pelepas penat dalam kegiatan sehari-hari. Sektor pariwisata dan kebudayaan merupakan salah satu bidang yang sedang terus dikembangkan untuk meningkatkan citra kota dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat. Hal ini tentunya akan memberikan dampak yang beragam, antara lain peningkatan pendapatan daerah dan jumlah wisatawan, serta merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Memadukan unsur pariwisata dan budaya dalam sebuah wadah bernama taman rekreasi dapat memberikan dua keuntungan sekaligus yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat akan rekreasi dan wawasan mengenai budaya yang dapat tersampaikan sehingga tetap terjaga dan terus dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan lokasi dan site yang strategis untuk perancangan dan pengembangan kedepannya (2) mengelola kawasan dan fasilitas pada perancangan Liesure and Culture Gorontalo dengan Pendekatan Arsitektur Biomimetik (3) mengelola tata masa, sirkulasi, dan utilitas yang sesuai dengan perancangan Liesure and Culture Gorontalo dengan Pendekatan Arsitektur Biomimetik. pendekatan yang digunakan pada perancangan ini adalah arsitektur Biomimetik. adapun metode pengumpulan data yang diambil dalam penelitian ini adalah observasi langsung, dokumentasi dan studi internet. sesuai dengan hasil survei, desa Bongo Kecamatan Batudaa ini diharapkan dapat memanfaatkan potensi alam dan budaya yang dimiliki desa Bongo agar menjadi pusat pemasaran untuk mempromosikan kawasan wisata dan budaya Gorontalo, sehingga dapat menarik wisatawan lokal maupun manca negara. Keyword:Gorontalo, Leisure, Culture, Arsitektur Biomimetik, perancangan.
PUSAT KESEHATAN MENTAL DI KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HEALING ENVIRONMENT Lumagio, Taufik; Tamrin, Moh. Muhrim; Eka, Rahmawati
Venustas Vol 3 No 2 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v3i2.763

Abstract

Abstract: Perancangan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) lokasi atau site yang sesuai dengan Perancangan Pusat Kesehatan Mental, (2) Konsep aristektur healing environment yang sesuai dengan Perancangan Bangunan Pusat Kesehatan Mental, (3) bentuk bangunan yangf memiliki citra sebagai bangunan Pusat Kesehatan Mental di Kota Gorontalo. Konsep arsitektur healing environment digunakan pada perancangan pusat kesehatan mental yang dimana menciptakan lingkungan yang dapat membantu proses penyembuhan penderita gangguan kesehatan mental, mulai dari penggunaaan material alami pada bangunan, penambahan tanaman aroma terapi, penggunaan warna serta penataan sirkulasi pada kawasan. Berdasarkan hasil penelitian dari nilai pemmbobotan, site yang terpilih untuk lokasi perancangan Pusat Kesehatan Mental di Kota Gorntalo adalah alternatif 1 yang terletak di Jl. Kh. Adam Zakaria, Kelurahan Wongkaditi, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Selain itu pusat kesehatan mental ini dapat mewadahi masyarakat Kota Gorontalo yang mengalami gangguan kesehatan mental, berdasarkan data yang diperoleh kota gorontalo sendiri belum memiki satu fasilitas untuk menangani gangguan kesehatan mental maupun fasilitas rumah sakit jiwa yang selama ini hanya mendapatkan pelayanan di puskesmas terdekat. Keyword:pusat, kesehatan mental, arsitektur, healing environment, Gorontalo.
Pusat Kajian Al-Qur’an Di Kota Gorontalo Dengan Pendekatan Arsitektur Moderen Umar, Farhan S R; Tamrin, Moh. Muhrim; Eka, Rahmawati
Venustas Vol 4 No 1 (2024): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v4i1.1241

Abstract

Perancangan Pusat Kajian Al-Qur’an yang berlokasi di Kota Gorontalo ini bertujuan untuk menciptakan wadah yang dapat memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan,menciptakan berbagai forum untuk mengkaji Al-Qur’an secara mendalam, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Quran, adapun perancangan ini menggunakan pendekatan Arsitektur Modern. Pendekatan Arsitektur Modern sendiri merupakan konstruksi yang berevolusi dari Arsitektur Klasik, Arsitektur Modern berupaya menghilangkan dekorasi yang ada dari struktur yang di anggap tidak berfungsi dan lebih menekankan pada fungsi. Proses pengumpulan data untuk perancangan ini dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, studi internet dan studi kepustakaan. Sebelum melakukan perencangan maka tahap yang dilakukan pertama kali adalah membuat konsep yang sesuai dengan pendekatan Arsitektur Modern sehingga menghasilkan rancangan Pusat Kajian Al-Qur’an. Pada penerapan bentuk bangunan ini di ambil bentuk bidang yang dinamis dan penggunaan material yang modern. Selain itu, pengaplikasian bentuk dan tampilan bangunan yang sesuai fungsi yang diwadahi dengan pertimbangan dan penerapan prinsip-prinsip arsitektur. Bentuk kaku yang terinspirasi dari kubus kemudian di ubah lagi dengan menambahkan sedikit lengkungan pada bangunan sehingga mengurangi efek kaku pada bangunan.
Perancangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dengan Pendekatan Arsitektur Ramah Lingkungan Di Kabupaten Pulau Taliabu Salam, Riki; Tamrin, Moh. Muhrim; Rauf, Suleman
Venustas Vol 5 No 1 (2025): November
Publisher : Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik - Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/venustashome.v5i1.1694

Abstract

Perancangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Pulau Taliabu bertujuan mendukung aktivitas nelayan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Dengan pendekatan arsitektur ramah lingkungan, desain TPI dirancang menggunakan material lokal, optimalisasi pencahayaan dan ventilasi alami, serta pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Metode penelitian meliputi survei lapangan, wawancara, dan kajian literatur. Hasilnya berupa desain TPI yang fungsional, nyaman, dan mendukung ekonomi lokal tanpa merusak ekosistem. Perancangan ini diharapkan menjadi solusi bagi pengembangan fasilitas perikanan yang berkelanjutan di Pulau Taliabu.