Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TITER ANTIBODI AVIAN INFLUENZA (AI) DAN NEWCASTLE DISEASE (ND) PADA AYAM KAMPUNG Agastia, Praspati; Santosa, Purnama Edy; Suharyati, Sri; siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.446-452

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan bawang putih (Allium sativum) sebagai imunomodulator terhadap titer antibodi Avian Influenza dan Newcastle Disease pada Ayam Kampung.. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2023– Oktober 2023 di Kandang Open House, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis darah dilakukan di PT. Medion Farma Jaya, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu air minum tanpa bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oleifera) (P0), air minum dengan 2,5 mg (Allium sativum) dan 5 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) /hari (P1), air minum dengan 5 mg (Allium sativum) dan 10 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) /hari. (P2), air minum dengan 7,5 mg (Allium sativum) dan 15 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) / hari (P3), dan air minum dengan 10 mg (Allium sativum) dan 20 mg (Moringa oliefera) / kg Berat Badan (BB) / hari (P4) Nigella sativa (P2), pakan dengan 144 mg/kg BB/hari Nigella sativa (P3). Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah rata rata titer antibodi AI (Avian Influenza) yang tertinggi yaitu pada P1 sebesar log 14 dengan dengan kandungan dosis air minum 2,5 mg (Allium sativum) dan 5 mg (Moringa oliefera) /kg BB/ hari, dan titer antibodi ND (Newcastle Disease) yang tertinggi yaitu pada P4 sebesar log 149,3 dengan kandungan dosis air minum 10 mg (Allium sativum) dan 20 mg (Moringa oliefera) / kg/ BB/ hari.
PENGARUH PENAMBAHAN L-CARNITINE DENGAN DOSIS YANG BERBEDA DALAM BAHAN PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR DOMBA EKOR TIPIS Saputra, Mahmud Yoga; Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.531-537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan L-carnitine dalam bahan pengencer Sitrat Kuning Telur pada semen cair Domba Ekor Tipis. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023 di Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, P0: tanpa penambahan L-carnitine (kontrol); P1: penambahan L-carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer; P2: penambahan L-carnitine 1,2 mg/100 ml pengencer; dan P3: penambahan L-carnitine 2,4 mg/100 ml pengencer. Data yang diperoleh dianalisis ragam dengan taraf 5% dan 1% kemudian diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil untuk peubah yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan L-carnitine dalam bahan pengencer sitrat kuning telur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan viabilitas pasca pengenceran, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa pasca pengenceran. Penambahan L-carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer menunjukkan kualitas terbaik dibandingkan perlakuan lainnya dengan nilai motilitas 71,75±2,22%, viabilitas 72,38±1,96% dan abnormalitas 1,50±0,78% pasca pengenceran. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan L-carnitine dengan dosis 0,6 mg/100 ml pengencer sitrat kuning telur memberikan pengaruh terbaik terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa Domba Ekor Tipis pasca pengenceran.
ANALISIS KUALITAS SEMEN BEKU SAPI BRAHMAN DENGAN PERBEDAAN JENIS KUNING TELUR PADA PENGENCER SITRAT: Analysis of the Quality of Frozen Brahman Bull Semen with Different Types of Egg Yolk in Citrate Extender Siswanto, Siswanto; Hartono, Madi; Suharyati, Sri; Rivai, Mahfud; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1606

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pelayanan Teknis Daerah Balai Inseminasi Buatan Daerah Lampung, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung pada 25–30 Januari 2023. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis kuning telur ayam dan mengetahui jenis kuning telur yang memberikan pengaruh terbaik pada pengencer sitrat terhadap kualitas semen beku sapi Brahman. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan yaitu P1 : pengencer sitrat + kuning telur ayam ras biasa, P2 : pengencer sitrat + kuning telur ayam ras omega 3. P3 : pengencer sitrat + kuning telur ayam ras herbal, setiap perlakuan dilakukan 6 pengulangan.  Data yang diperoleh dianalisis ragam pada taraf nyata 5 % dan atau 1% kemudian dilanjutkan uji Duncan.  Pemberian berbagai jenis kuning telur pada pengencer sitrat berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase motilitas spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa pada saat pasca pembekuan, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas spermatozoa. Kesimpulan penelitian ini bahwa jenis kuning telur ayam ras biasa pada pengencer sitrat (P1) memberikan pengaruh paling baik dibandingkan jenis kuning telur ayam ras omega 3 dan jenis kuning telur ayam ras herbal.   Kata kunci: Kuning telur, Ayam, Pengencer sitrat, Kualitas semen, Sapi Brahman.
PENGARUH NAUNGAN TERHADAP RESPONS TERMOREGULASI DAN PRODUKTIVITAS KAMBING PERANAKAN ETTAWA Qisthon, Arif; Suharyati, Sri
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 10 No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.131 KB)

Abstract

RINGKASAN Penelitian dilakukan untuk mempelajari pengaruh penggunaan naungan terhadap respons termoregulasi dan pertumbuhan kambing Peranakan Ettawa (PE) di lingkungan panas. Penelitian menggunakan delapan ekor kambing PE, dengan rancangan cross over design. Empat ekor kambing dipelihara di kandang beratap rumbia sebagai naungan dan empat ekor lainnya dipeliharan di kandang tanpa atap dari pukul 09.00-14.30 selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan naungan atau atap dapat menciptakan kondisi yang lebih nyaman yang ditunjukkan dengan lebih rendahnya suhu rektal, frekuensi denyut jantung dan frekuensi pernafasan (P<0,01). Selain itu, penggunaan naungan dapat meningkatkan pertambahan bobot tubuh kambing PE (P<0,01).
The Effect of Different Types of Egg Yolk in Tris Diluent on the Quality of Frozen Semen of Brahman Cattle Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto; Febriyansar, Eri; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i2.p122-141

Abstract

This study was conducted at the Regional Technical Service Unit for Artificial Insemination, Lampung District, Terbanggi Besar Subdistrict, Central Lampung Regency, Lampung Province, from January 25 to 30, 2023. The objective of this research was to determine the effect of different types of egg yolk and to identify the best type of egg yolk in tris diluent on the quality of frozen semen of Brahman cattle. The experimental design used was a Completely Randomized Design with three treatments: standard egg yolk, herbal egg yolk, and omega-3 enriched egg yolk, each with six replications. The data obtained were analyzed using ANOVA at the 5% and 1% significance levels, and if significant, further analyzed with Duncan’s Multiple Range Test. The results showed that the different types of egg yolk in tris diluent had no significant effect (P>0.05) on post-thaw spermatozoa abnormalities, had a significant effect (P<0.05) on post-thaw spermatozoa motility, and had a highly significant effect (P<0.01) on the percentage of live spermatozoa post-thawing. The conclusion of this study was that the addition of standard egg yolk and omega-3 enriched egg yolk in tris diluent has a better effect on the motility and percentage of live spermatozoa of Brahman cattle compared to the addition of herbal egg yolk.
Pengaruh Penambahan L-Carnitine dengan Dosis yang Berbeda dalam Bahan Pengencer Tris Kuning Telur terhadap Motilitas dan Viabilitas Semen Cair Domba Ekor Tipis Saturdayana, Made; Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.14-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan LCarnitine terhadap motilitas dan viabilitas semen cair Domba Ekor Tipisdalam pengencer tris kuning telur. Penelitian ini dilaksanakan padatanggal 7-8 Desember 2023 di Jurusan Peternakan, UniversitasLampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan AcakLengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah P0:kontrol, P1: penambahan L-Carnitine sebanyak 0,6 mg/100 mlpengencer, P2: penambahan L-Carnitine sebanyak 1,2 mg/100 mlpengencer dan P3: penambahan L-Carnitine sebanyak 2,4 mg/100 mlpengencer. Data motilitas dan viabilitas dianalisis ragam dengan taraf5% dan diuji lanjut polinomial ortogonal. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa penambahan L-Carnitine pada pengencer triskuning telur tidak berpengaruh nyata terhadap motilitas dan viabilitasspermatozoa. Hasil polinomial ortogonal motilitas pascapengenceranmenunjukkan persamaan Y= 64,752–2,2519 X–0,8996 X², X (dosisoptimal) sebesar 1,25 mg dan Y (persentase tertinggi) sebesar 62,35%.Viabilitas pascapengenceran menunjukkan persamaan Y=63,056+0,0818 X-0,6752 X², X (dosis optimal) sebesar 0,6mg dan Y(persentase tertinggi) sebesar 63,3%. Motilitas penyimpanan 3 jammenunjukkan persamaan Y= 15,623+4,4394 X–2,399 X², X (dosisoptimal) sebesar 0,92mg dan Y (persentase tertinggi) sebesar 17,68%.Viabilitas 3 jam penyimpanan menunjukkan persamaan Y= 59,479–4,8043 X+1,6989 X², X (dosis optimal) sebesar 1,41mg dan Y(persentase tertinggi) sebesar 56,1%. Hasil penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa penambahan L-Carnitine yang optimal untukmotilitas pascapengenceran: 1,25mg/100ml, viabilitaspascapengenceran: 0,6mg/100ml, motilitas setelah 3 jam penyimpanan:0,92mg/100ml, dan viabilitas setelah 3 jam penyimpanan:1,41mg/100ml
Pengaruh Imbangan Hijauan (Daun Singkong) dan Konsentrat terhadap Kadar HDL Dan LDL Kambing Peranakan Etawa (PE) Hanawati, Nadia Dwi; Suharyati, Sri; Liman, Liman; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.41-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar HDL (High Density Lipoprotein) dan LDL (Low Density Lipoprotein) pada darah kambing peranakan etawa yang diberikan pakan imbangan hijauan (daun singkong) dan konsentrat. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2023 di Peternakan Morgan Farm, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. dan pengujian dilakukan di Laboratorium Pramitra Biolab Indonesia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan pada Kambing PE betina dalam produksi susu yang berbeda. Perlakuan pakan terdiri dari 3 imbangan: P1 (25% hijauan + 75% konsentrat), P2 (50% hijauan + 50% konsentrat), dan P3 (75% hijauan +25% konsentrat). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf 5% dan uji lanjut DUNCAN untuk peubah yang berbeda nyata Rataan HDL dan Rataan LDL pada penelitian ini berturut-turut dari P1, P2, dan P3 yaitu HDL (78,09 mg/dL; 60,42 mg/dL; dan 49,53 mg/dL), LDL (50,33 mg/dL; 44,33 mg/dL; dan 31,67 mg/dL). Data yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pemberian imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar HDL dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap LDL kambing PE. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini perlakuan terbaik yang didapatkan yaitu pada P3 (75% hijauan +25% konsentrat).
Pengaruh Penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L-Carnitine dalam Pengencer Tris Kuning Telur terhadap Kualitas Semen Cair Domba Ekor Tipis Septianisa, Septianisa; Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.195-212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan vitamin C, vitamin E, dan L-carnitine dalam pengencer tris kuning telur terhadap kualitas semen cair Domba Ekor Tipis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 bertempat di Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya yaitu P0; kontrol, P1; penambahan Vitamin C 500 mg/100 ml pengencer, P2; penambahan Vitamin E 500 mg/100 ml pengencer, P3; penambahan L- carnitine 0,60 mg/100 ml pengencer. Data yang diperoleh dianalisis ragam dengan taraf 5% dan diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L-Carnitine dalam pengencer tris kuning telur pada semen Domba Ekor Tipis berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas spermatozoa setelah 3 jam penyimpanan, akan tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap motilitas pascapengenceran, viabilitas pascapengenceran dan abnormalitas pascapengenceran maupun setelah 3 jam penyimpanan. Pengenceran semen Domba Ekor Tipis dengan tris kuning telur tanpa penambahan vitamin C, Vitamin E, dan L-Carnitine menghasilkan motilitas paling tinggi pada 3 jam penyimpanan.
Pengaruh Penambahan Milk Replacer pada Pakan terhadap Respons Fisiologis pada Kambing Cross Boer Jantan Nainggolan, Mighuel Ariel Sharon; Qisthon, Arif; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.90-101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level pemberian milk replacer yang terbaik dalam ransum terhadap respons fisiologis kambing cross boer jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2024 sampai April 2024, bertempat di Peternakan Kambing Kahfi Farm. Jalan Terusan Raba Asyid, Gang Walet, Desa Fajar Baru, Kecamatan. Jati Agung, Kabupaten. Lampung Selatan. Kambing cross boer yang digunakan sebanyak 12 ekor dengan bobot awal 20,5 sampai 38,5 kg. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Data respons fisiologis yang diperoleh dianalisis dengan analysis of varian (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian milk replacer tidak berpengaruh nyata terhadap frekuensi respirasi (P>0,05), denyut jantung (P>0,05), dan suhu rektal kambing cross boer jantan. Dengan demikian penambahan milk replacer dapat dilakukan hingga 7,5 kg dalam ransum.
Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Pada Ransum terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit Kambing Peranakan Boer Wicaksono, Owen Arif; Siswanto, Siswanto; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.213-232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun kelor terhadap total leukosit dan diferensial leukosit kambing peranakan boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023-Januari 2024 yang berlokasi di Peternakan Perkasa, Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Pemeriksaan total leukosit dan diferensial leukosit dilaksanakan di Balai Veteriner Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan bobot badan terdiri dari tiga perlakuan dan lima ulangan sehingga terdapat 15 sampel kambing. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: Ransum basal (silase daun singkong 60 % BK + konsentrat 40 % BK); P1: Ransum basal 95% + 5% tepung daun kelor; P2: Ransum basal 90% + 10% tepung daun kelor. Data gambaran masing-masing perlakuan dan kontrol disusun dalam bentuk tabulasi dan histogram sehingga akan tersedia data untuk diolah dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini rata-rata total leukosit berkisar antara 17,73--17,84 x10/ µL3. rata-rata neutrofil darah berkisar antara 39,4--59%, rata-rata eosinofil pada darah berkisar antara 0--2,6%, rata-rata basofil pada darah berkisar antara 0,6--2,6%, rata-rata limfosit sel darah putih berkisar antara 4,4--21.8%, rata-rata monosit pada darah berkisar antara 21--49,8%. Kesimpulan dari penelitian ini tidak memberikan pengaruh terhadap total leukosit dan diferensial leukosit kambing peranakan Boer.