Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECTIVENESS OF VITAMIN C AND E ADDITION IN VARIOUS DILUENTS OF BRAHMAN CATTLE SPERMATOZOA AFTER FREEZING Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto; Nur Wahid, Agus; Rangga Saputra, Hanip; Nilam Sari, Fatma
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 18, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v18i3.37128

Abstract

This research aimed to determine the quality of Brahman cattle spermatozoa after freezing in various diluent ingredients (Egg Yolk Citrate, Egg Yolk Tris, Skim Milk) which added vitamin C and vitamin E. The research was carried out using 4 treatments with 3 different diluent ingredients, each of which was Vitamins C and E are added to each diluent ingredient at a dose adjusted to the type of diluent agent. The treatment given is P0: Diluent without Vitamin C and E; P1: Diluent + Vitamin C; P2: Diluent + Vitamin E; and P3: Diluent + Vitamin C and Vitamin E. Research data were analyzed using analysis of variance and followed by Duncan's test at the 5% and/or 1% level for different variables. The results showed that the addition of vitamin C and vitamin E had a significant effect (P0.05) on motility and viability in the egg yolk tris diluent and egg yolk citrate but had no significant effect (P0.05) in the skim milk diluent. The use of different diluents had no significant effect (P0.05) on motility, viability, and abnormalities. This research concludes that Vitamin C added to the diluent tris egg yolk, egg yolk citrate, and skim milk showed higher average motility, percentage of live spermatozoa, and abnormalities of post-freezing Brahman cow spermatozoa.
PENINGKATAN KUALITAS SEMEN KAMBING BOER DENGAN PEMBERIAN VITAMIN E DAN MINERAL Zn Suharyati, Sri; Hartono, Madi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 7, No 2 (2013): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i2.897

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan vitamin E dan mineral Zn terhadap kualitas semen kambing Boer. Rancanganyang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yakni P0= tanpa penambahan vitamin E maupun mineral Zn; P1= pemberian vitamin E 50 IU/ekor/hari; P2= pemberian mineral Zn 25 mg/ekor/hari; P3= pemberian vitamin E 50 IU/ekor/hari dan mineral Zn 25 mg/ekor/hari. Penelitian menggunakan 12 ekor kambing berumur 3 tahun, masing-masing perlakuan menggunakan 3 ekor kambing. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vitamin E dan mineral Zn serta kombinasi keduanya tidak memengaruhi volume semen kambing Boer, tetapi berpengaruh terhadap motilitas dan persentase spermatozoa abnormal (P0,05) dan terhadap persentase spermatozoa hidup (P0,01). Pemberian mineral Zn dan campurannya dengan vitamin E mampu meningkatkan kualitas spermatozoa kambing Boer.
PRESERVASI DAN KRIOPRESERVASI SEMEN SAPI LIMOUSIN DALAM BERBAGAI BAHAN PENGENCER Suharyati, Sri; Hartono, Madi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 5, No 2 (2011): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v5i2.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis bahan pengencer yang paling baik untuk mempertahankan kualitassperma sapi Limousin selama penyimpanan dan pembekuan. Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 penggunaan bahan pengencer yaitu P =Andromed ; P =triskuning telur; P =susu skim, dan 4 kelompok 1 2 3waktu koleksi sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pengencer Andromed memberikan pengaruh terbaik terhadap kualitas spermatozoa. Motilitas spermatozoa dengan pengencer Andromed selama penyimpanan 18 jam, setelah ekuilibrasi, dan setelah thawing masing-masing adalah 61,45; 73,13; dan 48,13%. Persentase spermatozoa hidup dengan pengencer Andromed selama penyimpanan 18 jam, setelah ekuilibrasi, dan setelah thawing masing-masing adalah 83,25; 81,88; dan 55,53%. Persentase spermatozoa abnormal dengan pengencer Andromed selama penyimpanan 18 jam, setelah ekuilibrasi, dan setelah thawing masing-masing adalah 4,60; 10,73; dan 11,70%.
PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF) DALAM RANSUM TERHADAP TOTAL LEUKOSIT DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT DARAH AYAM JOPER Nabila, Amara; Suharyati, Sri; Fathul, Farida; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.641-651

Abstract

This study is aimed to determine the effect of maggot flour on total leukocytes and differential leukocytes of joper chickens. This research was conducted in January–March 2022 at the Joper Daffa Chicken Farm, Labuhan Dalam, Tanjung Senang District, Bandar Lampung City. Examination of total leukocytes and differential leukocytes was carried out at the Pathology Laboratory, Lampung Veterinary Center, and Animal Reproduction Physiology Laboratory, Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture, Lampung University. The experimental design used was 4 treatments and 5 replications. The treatments were ration without supplementation of maggot flour (P0), ration with 5% maggot flour supplementation (P1), ration with 10% maggot flour supplementation (P2), and ration with 15% maggot flour supplementation (P3). The data obtained were arranged in the form of simple tabulations and displayed in the form of histograms for descriptive analysis. The results showed that the treatment with suplementation of maggot flour was able to maintain an average of total leukocytes and an average of differential leukocytes in the normal range. The value of total leukocytes obtained was 22.59–25.07 x 103/mm3; heterophils was 27–29%; eosinophils was 4–6.75%; basophils was 1.25–2%; lymphocytes was 53.5–57%; and monocytes was 9.6–11.4%.
PERFORMA KUANTITATIF KAMBING SABURAI BETINA DI KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS Lusiana, Ayu Nita; Suharyati, Sri; Adhianto, Kusuma; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.663-671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Performa Kuantitatif Kambing Saburai Betina di Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni sampai dengan Juli 2022 di lokasi pengembangan kambing Saburai Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei di lokasi peternakan. Data diambil dengan cara purposive sampling dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot badan, panjang badan, lingkar dada,tinggi pundak, dalam dada, lebar dada, tinggi pinggul, dan lebar pinggul. Data yang diperoleh di hitung dan dianalisisi dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian yang telah di hitung dan di analisis dengan menggunakan uji-t secara keseluruhan berbeda nyata. Rataan bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lebar dada, dalam dada, tinggi pundak, tinggi pinggul kambing saburai betina umur 1 dan dua tahun di Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus secara berturut-turut adalah (39,40±1,36 kg; 54,13±1,90; 57,70±1,75; 18,36±0,67; 26,66±1,46; 57,84±1,63; 62,10±1,41; 14,72±0,88cm) dan (41,43±2,77 kg; 58,51±3,46; 62,09±1,83; 20,01±1,18; 28,90±1,25; 60,78±1,54; 64,59±1,96; 16,16±1,02 cm). Simpulan bahwa performa kuantitatif (bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lebar dada, dalam dada, tinggi pundak, tinggi pinggul dan lebar pinggul) kambing Saburai betina umur 2 tahun lebih tinggi dari pada kambing Saburai umur 1 tahun.
PENGARUH PEMBERIAN TONGKOL JAGUNG TERAMOIASI TERHADAP RESPON FISIOLOGIS PADA SAPI BRAHMAN CROSS Maria, Maria; Muhtarudin, Muhtarudin; Adhianto, Kusuma; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.563-570

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dan dosis urea terbaik dalam pemberian tongkol jagung teramoniasi terhadap respon fisiologis sapi Brahman Cross. Penelitian ini telah dilaksanakan pada September—Desember 2021 yang bertempat di KPT Maju Sejahtera, Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kelompok sebagai ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: 80% pakan basal + 20% tongkol jagung tanpa teramoniasi (0% urea), P1: 80% pakan basal + 20% tongkol jagung teramoniasi (2,5% urea), dan P2: 80% pakan basal + 20% tongkol jagung teramoniasi (5% urea). Jumlah sapi pada penelitian ini sebanyak sembilan ekor Brahman Cross. Variabel yang diamati meliputi frekuensi pernapasan, denyut jantung dan suhu rektal pada sapi Brahman Cross. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, agar data yang diperoleh mudah di jumlah, dan mempermudah penataan data. Selanjutnya data yang dihasilkan akan dideskripsikan untuk mengetahui hasil perolehan data yang didapat dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplementasi amoniasi tongkol jagung dengan dosis urea yang berbeda menghasilkan respons fisiologis yang relatif sama terhadap respons fisiologis (frekuensi respirasi, frekuensi denyut jantung, dan suhu rektal) sapi Brahman Cross.
PENGARUH IMBANGAN PAKAN HIJAUAN (DAUN SINGKONG) DAN KONSENTRAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN TOTAL PROTEIN PLASMA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) Silvia, Desma; Suharyati, Sri; Liman, Liman; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.578-584

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat serta imbangan yang terbaik pada ransum terhadap kadar glukosa darah dan total protein plasma Kambing PE. Penelitian ini dilaksanakan pada November-Desember 2023 di Peternakan Morgan Farm, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan menggunakan 9 ekor kambing PE yang dikelompokkan berdasarkan produksi susu harian. Perlakuan yang digunakan yaitu P1: Hijauan 25% + Konsentrat 75%, P2: Hijauan 50% + Konsentrat 50%, P3: Hijauan 75% + Konsentrat 25%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Peubah yang diamati yaitu kadar glukosa dalam darah dan total protein plasma Kambing PE. Imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar glukosa darah dan total protein plasma Kambing PE. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat yang diberikan sebagai ransum tidak berpengaruh pada kadar glukosa darah dan total protein plasma pada Kambing PE.
PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C, VITAMIN E DAN L CARNITINE DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR PADA DOMBA EKOR TIPIS Sakila, Fanya Putri; Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.601-608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L carnitine terhadap kualitas semen cair (motilitas, viabilitas, dan abnormalitas) dalam pengencer sitrat kuning telur pada semen Domba Ekor Tipis. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023—Januari 2024 bertempat di Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah P0: tanpa penambahan Vitaimin C, Vitamin E dan L carnitine (control), P1: penambahan Vitamin C 500 mg/100 ml pengencer, P2: penambahan Vitamin E 500 mg/100 ml pengencer, P3: penambahan L carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer. Data yang diperoleh dianalisis ragam dengan taraf 5% kemudian dilanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk peubah yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L carnitine dalam bahan pengencer sitrat kuning telur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas pasca pengenceran, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas dan viabilitas pasca pengenceran. Penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L carnitine dalam bahan pengencer sitrat kuning telur tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap motilitas, abnormalitas, dan viabilitas pada penyimpanan selama 3 jam penyimpanan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan L carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer sitrat kuning telur (P3) memberikan pengaruh terbaik terhadap motilitas spermatozoa Domba Ekor Tipis pasca pengenceran.
PENGARUH PENAMBAHAN MILK REPLACER DALAM RANSUM TERHADAP KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTTEIN DAN LOW DENSITY LIPOPROTEIN KAMBING CROSS BOER JANTAN mulya, arif eka; Santosa, Purnama Edy; Ermawati, Ratna; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.632-640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar High Density Lipoprotein dan Low Density Lipoprotein dalam darah kambing Cross Boer yang diberi penambahan susu pengganti dalam ransum. Penelitian dilakukan pada bulan Maret – April 2024 di kandang Kahfi Farm, di Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Analisis kadar High Density Lipoprotein dan Low Density Lipoprotein dilakukan di Pramitra Biolab Indonesia Lampung. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 12 sampel yaitu 1 sampel per perlakuan dan ulangannya. Penelitian ini menggunakan 12 ekor kambing Cross Boer jantan. Perlakuan yang diberikan adalah ransum basal tanpa milk replacer (P0), ransum basal dengan penambahan milk replacer 2,5 kg (P1), ransum basal dengan penambahan milk replacer 5 kg (P2) dan ransum basal dengan penambahan milk replacer 7,5 kg (P3). Data yang diperoleh dibuat dalam bentuk tabulasi dan histogram untuk kemudian dibandingkan dengan standar dan dianalisis secara deskriptif. Rata-rata High Density Lipoprotein dan Low Density Lipoprotein dalam penelitian ini pada tiap perlakuan berurutan adalah High Density Lipoprotein dengan kadar 60,90 mg/dL; 55,63 mg/dL; 62,63 mg/dL; dan 69,75 mg/dL, dan Low Density Lipoprotein dengan kadar 38,54 mg/dL; 32,06 mg/dL; 34,80 mg/dL; dan; 36,37 mg/dL. Penambahan milk replacer dengan dosis 7,5 kg dalam ransum menghasilkan kadar High Density Lipoprotein tertinggi yaitu 69,75 mg/dL, sedangkan penambahan milk replacer dengan dosis 2,5 kg dalam ransum menghasilkan kadar Low Density Lipoprotein terendah yaitu 32,06 mg/dl. Penambahan milk replacer dengan dosis 5 kg dalam ransum merupakan dosis terbaik dalam penelitian ini.
The Effect of Different Types of Egg Yolk in Tris Diluent on the Quality of Frozen Semen of Brahman Cattle Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto; Febriyansar, Eri; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v12i2.p122-141

Abstract

This study was conducted at the Regional Technical Service Unit for Artificial Insemination, Lampung District, Terbanggi Besar Subdistrict, Central Lampung Regency, Lampung Province, from January 25 to 30, 2023. The objective of this research was to determine the effect of different types of egg yolk and to identify the best type of egg yolk in tris diluent on the quality of frozen semen of Brahman cattle. The experimental design used was a Completely Randomized Design with three treatments: standard egg yolk, herbal egg yolk, and omega-3 enriched egg yolk, each with six replications. The data obtained were analyzed using ANOVA at the 5% and 1% significance levels, and if significant, further analyzed with Duncan’s Multiple Range Test. The results showed that the different types of egg yolk in tris diluent had no significant effect (P>0.05) on post-thaw spermatozoa abnormalities, had a significant effect (P<0.05) on post-thaw spermatozoa motility, and had a highly significant effect (P<0.01) on the percentage of live spermatozoa post-thawing. The conclusion of this study was that the addition of standard egg yolk and omega-3 enriched egg yolk in tris diluent has a better effect on the motility and percentage of live spermatozoa of Brahman cattle compared to the addition of herbal egg yolk.