Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Journal

Lesson Learn Pengelolaan Sektor Infrastruktur Perumahan di Kawasan Perbatasan Indonesia dan Malaysia Mendra Wijaya; Muslimin Wallang; Panca Setyo Prihatin
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3485

Abstract

Pemerintah memiliki tanggungjawab dalam menyediakan perumahan layak bagi warganya. Malaysia sebagai negara berkembang berperan dalam menyediakan perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Begitu juga Indonesia, Pemerintah berupaya maksimal dalam penyediaan perumahan bagi warga negara. Perguruan tinggi berkontribusi dalam pembangunan suatu negara. Salah satunya dalam pengelolaan kawasan perbatasan sektor infrastruktur perumahan. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui  diskusi dengan pendekatan lesson learn dari kontributor, komparasi  pengalaman perguruan tinggi yang dilibatkan pemerintah dalam pengelolaan kawasan perbatasan sektor infrastruktur perumahan. Hasil kegiatan ini  menunjukkan peran penting perguruan tinggi dalam pengelolaan wilayah perbatasan sektor infrastruktur perumahan memberikan kontribusi besar dalam perencanaan pembangunan suatu Negara. Hal tersebut dilihat dari keterlibatan perguruan tinggi di Malaysia yang tidak hanya sebagai thinktank dalam arsitektur Pembangunan, namun mencakup berbagai kajian kebijakan pembangunan. Sehingga, beberapa hal dapat diadopsi dalam keterlibatan perguruan tinggi di Indonesia khususnya di Provinsi Riau dalam perencanaan pengelolaan wilayah perbatasan di sektor infrastruktur perumahan.
Perbandingan Kebijakan dan Implementasi Pembangunan Perumahan dan Permukiman Perdesaan di Indonesia dan Malaysia Mendra Wijaya; Noorjima Binti Abd Wahab; Panca Setyo Prihatin
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6629

Abstract

The management of housing and rural settlement areas stands as a pivotal pillar of sustainable development, especially in developing nations like Malaysia and Indonesia. Each country adopts distinct strategies reflecting its unique context: Malaysia leans toward a structured top-down model, while Indonesia embraces a participatory approach that empowers local communities. At the heart of these efforts is a collaborative initiative between universities, specifically the Islamic University of Riau and University Sultan Zainal Abidin (UNiSZA), aimed at sharing vital knowledge. This partnership seeks to amplify the role of universities in shaping effective housing and settlement policies for rural areas. Through interactive discussions, the community service team provided a platform for comparing the diverse experiences of participating universities in government-led planning processes. Findings from these discussions reveal that Indonesia and Malaysia share common ground in their rural development strategies, particularly regarding land use and functionality. However, Malaysia excels in fostering and empowering rural communities, ensuring that its villages thrive and develop. Conversely, Indonesia's focus on sustainable development often places urban initiatives at the forefront, leaving many rural areas under-resourced and isolated. Importantly, universities in both countries are not merely participants; they are vital contributors to the advancement of housing and settlement planning. By delivering innovative solutions to economic challenges and championing sustainable practices in housing construction, these institutions play a crucial role in transforming the landscape of rural development. Together, they can spearhead a brighter future for rural communities, ensuring that no village is left behind in the march toward progress.