Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Meningkatkan Kapasitas Ibu Menyusui Melalui Penyuluhan Kesehatan Mengenai Pemberian ASI Eksklusif Selama Masa Pandemi COVID-19 Rochmawati Rochmawati; Arini Kusmintarti; Veronica Fary; Liana Elfaristo; Estu Lovita Pembayun; Sri Hayuningsih; Kasyafiya Jayanti; Gracea Petricka; Sisilia Prima Y
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 3 No. 2: June 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v3i2.427

Abstract

Tujuan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapsitas ibu menyusui melalui penyuluhan kesehatan mengenai pemberian asi eksklusif selama masa pandemi COVID-19. Mitra dalam kegitan ini adalah ibu-ibu menyusui diwilayah kerja Praktik Bidan Bersama Citra Lestari. Kegitan ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Hasil terjadi peningkatan pengetahuan dengan harapan peningkatan pengetahuan tersebut dapat merubah watak ibu pada saat memberikan ASI eksklusif serta memberikan dampak yang signifikan terhadap kesuksesan pemberian ASI Eksklusif serta selalu mengutamakan aturan kesehatan pada ibu dan bayi  dimasa COVID-19 melanda Increasing the Capacity of Breastfeeding Mothers Through Health Counseling Regarding Exclusive Breastfeeding During the COVID-19 Pandemic The purpose of this service is to increase the capacity of breastfeeding mothers through health education regarding exclusive breastfeeding during the COVID-19 pandemic. Partners in this activity are breastfeeding mothers in the work area of the Citra Lestari Joint Midwife Practice. This activity is carried out using the outreach method. The result is an increase in knowledge with the hope that this increase in knowledge can change the character of the mother when giving exclusive breastfeeding and have a significant impact on the success of exclusive breastfeeding and always prioritize health rules for mothers and babies during the COVID-19 hit.
Pelayanan Kepada Wanita Usia Subur Melalui Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (Iva Test) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks Rochmawati Rochmawati; Sri Hayuningsih; Estu Lovita Pembayun; Veronica Fary
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.765

Abstract

Kanker serviks ditandai dengan tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim. Diperkirakan 90 persen kanker leher rahim disebabkan human papillomavirus (HPV). Di Indonesia, tiap tahun diperkirakan terdapat 100 penderita baru per 100.000 penduduk. Ini berarti dari jumlah 237 juta penduduk, ada sekitar 237.000 penderita kanker baru setiap tahunnya. Sejalan dengan itu, data empiris juga menunjukkan bahwa kematian akibat kanker dari tahun ke tahun terus meningkat. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018 kematian akibat kanker sampai dengan tahun 2018 sebesar 18,1 juta kasus dan 9,6 juta kematian di tahun 2018. Kematian akibat kanker diperkirakan akan terus meningkat hingga lebih dari 13,1 juta pada tahun 2030. Saat ini cakupan skrining kanker serviks di Indonesia melalui pap smear dan IVA masih sangat rendah (sekitar 5 %), padahal cakupan skrining yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena kanker serviks adalah 85 %. Oleh karena itu Prodi Kebidanan Universitas Gunadarma yang terdiri dari sepuluh orang dosen dan dua orang mahasiswa merasa perlu melakukan skrining kanker serviks melalui IVA test sehingga jika ditemukan kasus atau hasil pemeriksaan positif dapat terdeteksi dini dan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian.  Pemeriksaan IVA test pada wanita usia subur dilakukan tanpa adanya biaya sebagai wujud pelaksanaan pengabdian masyarakat (Abdimas) dari tim dosen Program Studi Kebidanan Universitas Gunadarma,  bekerjasama dengan praktek mandiri Bidan Dian Dwi Anggraeni, SST, Desa Pabuaran, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor Kegiatan pemeriksaan IVA test dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2022 dengan peserta sebanyak 16 orang yang berdomisili di wilayah sekitar tempat praktek mandiri Bidan Dian Dwi Anggraeni, SST, Desa Pabuaran, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pada wanita usia subur hasilnya yaitu negatif. Services To Reproductive Women Through Acetic Acid Visual Inspection Examination (Iva Test) As An Effort For Early Detection Of Cervical Cancer Cervical cancer is characterized by the growth of abnormal cells in the cervix. It is estimated that 90 percent of cervical cancers are caused by the human papillomavirus (HPV). In Indonesia, it is estimated that every year there are 100 new patients per 100,000 population. This means that from a total of 237 million people, there are about 237,000 new cancer patients every year. In line with that, empirical data also shows that cancer deaths from year to year continue to increase. Based on the results of Riskesdas in 2018, cancer deaths until 2018 were 18.1 million cases and 9.6 million deaths in 2018. Cancer deaths are expected to continue to increase to more than 13.1 million in 2030. Currently, the coverage of cervical cancer screening in Indonesia through Pap smears and IVA is still very low (around 5%), even though the effective screening coverage in reducing morbidity and mortality due to cervical cancer is 85%. Therefore, the Midwifery Study Program at Gunadarma University which consists of ten lecturers and two students feels the need to screen for cervical cancer through the IVA test so that if a case or positive test result is found, it can be detected early and can reduce morbidity and mortality. The IVA test examination for WUS was carried out free of charge as a form of community service implementation (Abdimas) by a team of lecturers from the Gunadarma University Midwifery Study Program, in collaboration with BPKM of Midwife Dian Dwi Anggraeni, SST, Pabuaran Village, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor The IVA test was carried out on June 20, 2022, with 16 participants living in the area around the BPM of Midwife Dian Dwi Anggraeni, SST, Pabuaran Village, Kec. Bojonggeede, Kab. Bogor. Based on the examination carried out by WUS the results were negative
Edukasi Pencegahan Anemia dan Pemberian Tablet Tambah Darah ( TTD) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Remaja Putri Di Kampung Tematik Budaya Depok Gracea Petricka; Kasyafiya Jayanti; Retno Ekawaty; Sri Hayuningsih; Estu Lovita Pembayun; Heti Mulyati; Rochmawati; Arini Kusmintarti; Veronica Fary; Liana Elfaristo; Sisilia Prima
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i1.1054

Abstract

Remaja putri sangat rentan mengalami anemia. Anemia pada remaja putri membawa dampak buruk bagi performa keseharian bahkan bagi masa depan generasi bangsa. Dari wawancara singkat pada 10 orang remaja putri diketahui bahwa semua mereka belum memiliki pengetahuan yang mumpuni terkait anemia, pola nutrisi dan makan yang benar dan tablet tambah darah (TTD). Hal ini dipandang sebagai sebuah urgensi untuk melakukan edukasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang anemia pada remaja putri, pola nutrisi dan cara mengonsumsi TTD yang benar untuk mencegah maupun menangani anemia.   Kegiatan penyuluhan diadakan di Kampung Tematik Budaya Depok dan diikuti oleh 32 orang remaja putri. Materi mengenai anemia, dampak anemia pada remaja putri serta cara pencegahan anemia melalui pengaturan pola nutrisi dan minum TTD secara rutin dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Sesi berbagi pengalaman singkat seputar pola makan dan anemia oleh perwakilan mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Gunadarma dan peserta yang terpilih juga dilakukan sebagai penguatan materi. Pada akhir kegiatan setiap peserta diberikan 1 strip TTD dan ringkasan materi dalam bentuk leafleat. Remaja putri yang sudah mengikuti kegiatan edukasi diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi diri sendiri serta menjadi duta remaja putri yang turut mensukseskan kampanye “Sehat, Cantik dan Cerdas tanpa Anemia” kepada banyak remaja putri lain yang mereka temui. Anemia Preventive Education and Iron Folic Acid Suplement Distribution to Adolescent Girl in Kampung Tematik Budaya Depok  Adolescent female is a group that is prone to anemia. Anemia in adolescent female harms daily performance and even the future generation of the nation. From brief interviews with 10 young women, it found that all of them did not have adequate knowledge regarding anemia, proper nutrition, and eating patterns, and iron folic acid supplement (IFAS). This is seen as an urgency to conduct education about anemia and provide iron supplements. The preventive education activity was held in the Depok Cultural Thematic Village and attended by 32 young women. Materials regarding anemia, the impact of anemia on young women, and how to prevent anemia through regular regulation of nutritional patterns and regularly taking iron supplements were well understood by the participants. A brief experience-sharing session on diet and anemia by student representatives of the Midwifery Study Program at Gunadarma University and selected participants was also carried out as material reinforcement. By the end of this preventive education program, each participant received one strip of IFAS and a leaflet. After this project, we hope that adolescent girls who have participated will be the agents of change and contribute to the success of the “Healthy, Beautiful and Smart without Anemia” campaign for the many other young women they meet.
Pemeriksaan Kadar Gula Darah Dan Asam Urat Lansia Pos Pengungsi Cipugur, Desa Cileuksa, Kabupaten Bogor Setyawati, Dyah Mieta; Hayuningsih, Sri; Fary, Veronica; Supadmini, Sri
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.192 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v2i1.3109

Abstract

Puskesmas Curug menjadi pusat pelayanan terdekat dengan Pos pengungsi Cipugur merupakan mitra kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini. Rekam data menyebutkan bahwa terdapat 95 orang pengungsi berusia lanjut. Identifikasi permasalahan ditemukan bahwa Puskesmas Curug memiliki sumber daya terbatas tenaga pelayanan medis untuk kegiatan deteksi dini kesehatan pengungsi berusia lanjut pasca bencana alam yang terjadi pada bulan Januari 2020. Penyuluhan dan pelayanan kesehatan menjadi metode kegiatan ini. Pemeriksaan kadar gula darah dan asam urat melalui tes darah dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit degeneratif yang muncul seiring bertambahnya usia akibat dari penurunan fungsi organ tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan 56 orang lansia memiliki hasil pemeriksaan gula darah sewaktu dan asam urat yang lebih tinggi. Hasil kegiatan dapat digunakan sebagai dasar bagi Puskesmas Curug menyediakan obat untuk penyakit degeneratif yang tepat kepada lansia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA WANITA USIA SUBUR DI PRODI KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA 2025 Anindita, Anisa; Kusmintarti, Arini; Fary, Veronica
Jurnal Bidan Srikandi Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2025.v3i2.14586

Abstract

Wanita usia subur merupakan kelompok yang rentan mengalami dismenore karena gejala ini dapat dialami setiap wanita yang masih menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada wanita usia subur di Program Studi Kebidanan Universitas Gunadarma tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 91 responden. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga (p=0,009) dan status perkawinan (p=0,003) dengan kejadian dismenore. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan bermakna antara aktivitas olahraga (p=0,379) maupun kualitas tidur (p=0,193) dengan kejadian dismenore. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa riwayat keluarga dan status perkawinan memiliki hubungan signifikan terhadap dismenore pada wanita usia subur.
ADVANCED BLOOD SUGAR EXAMINATION FOR ELDERLY GROUPS AT THE CITRA LESTARI MIDWIFE PRACTICE, BOJONGGEDE DISTRICT, BOGOR REGENCY Pembayun, Estu Lovita; Kusmintarti, Arini; Hayuningsih, Sri; Fary, Veronica; Elfaristo Ariani, Liana; ., Rochmawati; Jayanti, Kasyafiya; Petricka, Gracea; Prima Y.Buka, Sisilia
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.798 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v5i3.885

Abstract

Usia merupakan faktor risiko Diabetes yang tidak dapat dihindari, usia yang lebih tua memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena Diabetes. Dampak Diabetes tidak hanya memengaruhi kualitas hidup lansia secara umum, namun juga keluarga dan negara secara ekonomi. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan sebelumnya di Praktik Bidan Citra Lestari Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, rata-rata kadar glukosa dalam darah peserta lansia masuk dalam katagori Prediabetes. Artinya sudah melebihi rata-rata normal namun belum memenuhi kriteria Diabetes. Pada masa pandemi Covid-19 ini tantangan terbesar yang dihadapi oleh lansia adalah berkurangnya aktifitas fisik yang meningkatkan risiko berkembangnya Prediabetes menjadi Diabetes, serta terbatasnya akses ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan kadar gula darahnya secara berkala. Prodi Kebidanan Universitas Gunadarma bekerja sama dengan Praktik Bidan Citra Lestari membantu lansia disekitarnya untuk dapat tetap memeriksakan kadar gula darahnya secara berkala. Hasil pemeriksaan menunjukkan penurunan kadar glukosa darah dari pemeriksaan sebelumnya 144 mg/dl menjadi 119 mg/dl pada pemeriksaan ini. Pemberian informasi kesehatan mengenai pengaturan pola makan yang seimbang, memperhatikan asupan gula, serta mempertahankan aktifitas fisik dan melakukan senam kesehatan untuk Diabetes, terbukti mampu mengendalikan kadar glukosa pada kelompok lansia.
Riwayat Neonatal Sebagai Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Neonatorum Kasyafiya Jayanti; Qonita Salima; Arini Kusmintarti; Rini Damayanti; Retno Ekawaty; Veronica Fary
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/zh864t43

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Asfiksia neonatorum masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor perinatal termasuk berat badan lahir dan kondisi air ketuban saat persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dan warna air ketuban dengan kejadian asfiksia neonatorum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan retrospektif. Subjek penelitian adalah bayi baru lahir yang tercatat dalam rekam medis sebanyak 194. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan kejadian asfiksia neonatorum (p value=0,000), di mana bayi dengan berat badan lahir rendah lebih banyak mengalami asfiksia. Selain itu, warna air ketuban juga berhubungan signifikan dengan kejadian asfiksia neonatorum (p value =0,000), dengan kejadian asfiksia lebih tinggi pada persalinan dengan air ketuban tidak jernih dibandingkan air ketuban jernih. Kesimpulan: Berat badan lahir dan warna air ketuban berhubungan secara signifikan dengan kejadian asfiksia neonatorum. Oleh karena itu, pemantauan berat badan lahir serta kondisi air ketuban selama kehamilan dan persalinan sangat penting untuk deteksi dini dan pencegahan asfiksia neonatorum.  
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecerdasan Kognitif Anak di SDN Pasireurih 01 Kabupaten Bogor Tahun 2025 Arini Kusmintarti; Deti Nurtika; Veronica Fary; Retno Ekawaty
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9n0rs955

Abstract

Cognitive development in elementary school children is a fundamental foundation for their ability to think, learn, and achieve academic success in the future. Various factors such as nutritional status, gender, and participation in private tutoring are suspected to be associated with children’s cognitive intelligence levels. Objective: This study aims to determine the factors associated with the cognitive intelligence level of students at SDN Pasireurih 01 in 2025. Methods: This research employed a cross-sectional design with a quantitative approach. The study sample consisted of grade 3–4 students at SDN Pasireurih 01, selected using purposive sampling. Primary data were obtained through anthropometric measurements (nutritional status), respondent identity (gender, participation in private tutoring), and secondary data from the latest report card scores as indicators of cognitive intelligence. Data analysis was conducted using univariate and bivariate tests with a significance level of p<0.05. Results: The findings revealed that nutritional status was significantly associated with cognitive intelligence (p=0.002). Gender also showed a significant association (p=0.047), indicating differences in cognitive intelligence between male and female students. In addition, participation in private tutoring was significantly associated (p=0.017) with students’ cognitive intelligence levels. Conclusion: Nutritional status, gender, and participation in private tutoring were proven to be significantly associated with the cognitive intelligence level of students at SDN Pasireurih 01. Efforts to improve children’s nutritional status, attention to gender differences, and evaluation of the effectiveness of private tutoring are necessary to support cognitive development in elementary school children.
KORELASI KADAR GULA DARAH DAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI JAKARTA Veronica Fary; Arini Kusmintarti; Gracea Petricka
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i1.2252

Abstract

The number of elderly people in Indonesia continues to increase, presenting significant challenges, particularly in the health sector. This includes a rising prevalence of degenerative diseases such as type 2 diabetes mellitus and cardiovascular disease. Older adults are highly vulnerable to imbalances in blood sugar levels, and elevated cholesterol is a major risk factor for cardiovascular disease, which remains a leading cause of death among the elderly. According to Pergemi (2022), the prevalence of diabetes, high cholesterol, and cardiovascular disease is notably high among this age group. This study aimed to examine the relationship between random blood sugar levels and cholesterol levels in elderly individuals. This was a descriptive correlational study using a cross-sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling, with a total of 48 elderly respondents undergoing health checks in Jakarta. Data were collected from the results of blood sugar levels and cholesterol level tests. The data were analyzed using the Chi-Square test. The test result showed a p-value of 0.277, indicating no significant correlation between random blood sugar levels and cholesterol levels in the elderly. It is recommended that older adults regularly monitor their health, maintain a healthy lifestyle, and stay physically active.