Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KESESUAIAN LAHAN PEMUKIMAN PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI Zebyan, Denny; Sunarko, Sunarko; Suroso, Suroso
Geo-Image Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v5i2.13553

Abstract

Selection of an appropriate location for the settlement of significant importance in the spatial aspect, because mentukan durability of the building, economic value, and the impact of settlements on the surrounding environment (Sutikno, 1982). issues to be examined is whether the wetland is converted to residential land in the District of Pati regency Juwana according to land suitability settlement. Of these problems, this study aims to determine the suitability of residential land on the former wetland in District JuwanaPati regency. The area that became the object of research is the District JuwanaPati regency, which includes 27 villages that will be used as a study area, a source of research data kemiringinan slope and depth of the groundwater, such as data collection methods: observation and documentation, data analysis technique by describing. Based on the data obtained to determine the suitability class residential land in District Juwana. The results obtained, discussions were held on the following results in the District Land Condition Juwana only has one class of slope, and two classes depth of the groundwater. For land suitability classes based on research data can be seen that the District Juwana has one class of residential land suitability ie S1 (very appropriate).
PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SMA NEGERI 1 DORO PEKALONGAN TAHUN 2016 Setiyaji, Arif; Sunarko, Sunarko; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan Sekolah Siaga Bencana, merupakan salah satu upaya pengurangan risiko bencana dalam sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan kendala Program Sekolah Siaga Bencana di SMA Negeri 1 Doro.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) SMA N 1 Doro sudah mampu melaksanakan dari segi struktur bangunan, (2) sudah dilaksanakan MoU dengan BPBD Pekalongan dan Rescue sebagai pembina SSB, (3) perencanaan tanggap darurat di SMA N 1 Doro sudah masuk ke dalam kebijakan, (4) sudah ada tim KSBS dan pelatihan, tetapi belum ada pelatihan untuk organisasi, (5) prosedur tetapnya berupa penyelamatan diri, P3K dan Evakuasi, (6) sumber daya dan sarana perlu ditingkatkan, (7) pembinaan dan pelatihan intensif dilakukan BPBD Pekalongan.Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Perlunya evaluasi, monitoring dan bimbingan yang ketat saat diadakan pelatihan dan pembinaan kesiapsigaan yang serius terhadap seluruh warga SMA N 1 Doro, 2) Perlu diadakan pelatihan khusus PPGD/ P3K sehingga dapat menjadi pendukung kerja tim siaga bencana. Formation of Disaster Preparedness School, is one of disaster risk reduction in schools. The purpose of this study was to knowing how the implementation of the Disaster Preparedness in School Programme SMA Negeri 1 Doro. This research is a descriptive study using quantitative data analysis. The results showed that, (1) SMA N 1 Doro has been able to implement in terms of structure, (2) has been executed MoU with BPBD Pekalongan and Rescue as a builder SSB, (3) emergency response planning in SMA N 1 Doro has entered into policy, (4) the existing team KSBS and training, but there is no training for organizations (5) the procedure fixed in the form of escape, P3K and Evacuation, (6) the resources and infrastructure needs to be improved, (7) coaching and intensive training conducted for 6 months by BPBD Pekalongan and Rescue. Proposed in this study are as follows: 1) the need for evaluation, monitoring and strict guidance already during the training and coaching preparedness is serious on all citizens of SMA N 1 Doro, 2) the need for the holding of special training PPGD / P3K.
TINGKAT PENGETAHUAN WARGA KAMPUS DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH Sari, Ika Yunita; Sunarko, Sunarko; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pengelolaan sampah di lingkungan Universitas Negeri Semarang masih belum optimal karena hanya sebagian kecil dari sampah organik yang dikelola sedangkan sisa dari sampah organik lain dan anorganik dibuang ke TPS banaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tentang pengelolan sampah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (description research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial sebanyak 2.027 orang yang terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 137 warga kampus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi dan observasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan warga kampus di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang tentang pengelolaan sampah termasuk dalam kategori sedang dengan rincian pengetahuan tentang reduce dan reuse yaitu dalam kategori sedang sedangkan tingkat pengetahuan tentang recycle termasuk dalam kriteria tinggi. The phenomenon of environmental waste management in Semarang State University is still not optimal because only a fraction of the organic waste managed while the rest from other organic and inorganic garbage dumped into the TPS Banaran. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of campus citizens at the Faculty of Social Sciences, State University of Semarang on the management of garbage. This research is descriptive (description research). The population in this study are all citizens of the campus at the Faculty of Social Sciences as many as 2.027 people consisting of faculty, staff and students with a total sample of 137 residents of the campus. Data collection techniques using the test, documentation and observation. Data analysis using descriptive techniques percentage. Data analysis using descriptive techniques percentage. The results showed that the level of knowledge of citizens of the campus at the Faculty of Social Sciences, State University of Semarang on waste management in medium category with details of the reduce and reuse of knowledge that is in the medium category, while the level of knowledge about recycle included in the high criteria.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HOREY (CRH) PADA MATERI KERAGAMAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MTs NEGERI KAWUNGANTEN KABUPATEN CILACAP TAHUN 2016/2017 Vidiawati, Ira; Sunarko, Sunarko; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat efektivitas penggunaan model pembelajaran koopertatif tipe course review horey (CRH) pada materi keragaman flora dan fauna di Indonesia mata pelajaran IPS kelas VII. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimen one group pretest posttest. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran CRH dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tidak ada kaitan antara aktivitas belajar siswa dengan hasil belajar siswa. Model pembelajaran CRH efektif digunakan untuk pembelajaran IPS kelas VII Mts Negeri Kawunganten. Saran peneliti adalah penelitian menggunakan model course review horey sebaiknya dikembangkan lagi agar berjalan lebih efektif sesuai dengan materi yang ada baik oleh guru maupun peneliti lain. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this research was to measure the effectiveness of the use of the learning cooperative model type course review horey (CRH) on the material diversity of flora and fauna in Indonesia social studies class VII. This study uses a pre-experimental research design one group pretest and posttest. Data collection method used is the method of observation, documentation and testing. The result showed CRH learning model can improve the activity and student learning outcomes. There was no association between student’s learning activities with learning outcomes of student. CRH learning model effective used for learning social studies in class VII MTs State Kawunganten. The researcher suggest is research using the CRH learning model should be developed further in order to work more effectively in accordance with the existing material both by teacher and other researches for learning social studies class VII MTs State Kawunganten
TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 GEBOG KABUPATEN KUDUS TENTANG MATERI SOSIALISASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DILIHAT DARI JENIS PEKERJAAN ORANG TUA Munawwaroh, Siti; Sunarko, Sunarko; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di kalangan remaja dipengaruhi oleh orang tua. Kenyataan masih banyak orang tua yang sibuk dengan pekerjannya sehingga tidak terlalu memperhatikan masalah kesehatan reproduksi anaknya. Akibatnya kebanyakan remaja masih menganggap tabu untuk membicarakan masalah kesehatan reproduksinya dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa tentang materi sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dilihat dari jenis pekerjaan orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskripsitif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gebog memiliki rata-rata tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja sebesar 78%. Jumlah responden yang tuntas 31 orang. Nilai rata-rata melebihi KKM yaitu >65. Maka dapat dikatakan bahwa BPMPKB telah berhasil dalam melaksanakan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja di SMA Negeri 1 Gebog. Orang tua yang bekerja sebagai karyawan swasta memiliki anak dengan pengetahuan sangat tinggi terhadap kesehatan reproduksi remaja. Abstract___________________________________________________________________The knowledge degree in terms of the teenage reproduction heath in the youngsters are influenced by the parents. In reality, there are so many people that are so busy with their work which makes them unaware of what happened in their children’s reproduction health. The consequence of this problem is that most teenagers think that talking about their reproduction health with their parents is considered to be taboo. This study aims to know the degree of students’ knowledge in terms of the material on socialiszation of teenage reproduction health seen from the kind of job owned by the parents. The technique of collecting the data used tests and documentation. The technique of analyzing the data used percentage descriptive. The results showed that the students of the twelfth graders of SMA Negeri 1 Gebog had the average of 78% knowledge in terms of teenage reproduction health. The number of respondents that got more than the minimum score of 65 was 31 people. It could be said that BPMPKB had succeeded in doing socialization in teenage reproduction health done in SMA Negeri 1 Gebog. Parents that work as a private employees have children that own high degree of knowledge in teenage reproduction health.
Persepsi Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Hadi, Miftakhul; Sunarko, Sunarko; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to determine the perception of adolescents in Banyukuning Village about early marriage. In analyzing this adolescent perception, the perception variables divided into two sub variables, namely, the understanding and assessment of adolescents about the phenomenon of early marriage. The population in this research were adolescents aged 9 to under 16 years for women and 11 to under 19 years old for men. The method used is quantitative descriptive. Data collection techniques used were interviews, tests, observations, questionnaires and documentation. While data analysis using descriptive statistical percentages. Based on the results of the study showed that 61% of adolescent males and 56.6% of women have a great level of understanding. While as many as 69.5% boys and 73.6% of women have an excellent level of assessment. Based on the results from the aspect of perception, it can be concluded if the main causes of early marriage in the village numbers Banyukuning is not because of the perception. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi remaja Desa Banyukuning tentang pernikahan dini. Dalam menganalisis persepsi remaja ini, variabel persepsi terbagi menjadi dua sub variabel yakni, pemahaman dan penilaian remaja dalam menyikapi fenomena pernikahan dini. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja berusia 9 hingga dibawah 16 tahun untuk perempuan dan 11 hingga dibawah 19 tahun untuk laki-laki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes, observasi, angket dan dokumentasi. Sementara analisis data mengunakan statistika deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 61% remaja lakilaki dan 56,6% perempuan memiliki tingkat pemahaman yang tergolong sangat baik. Sementara sebanyak 69,5% remaja laki-laki dan 73,6% perempuan memiliki tingkat penilaian yang tergolong sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dari aspek persepsi maka dapat dikaji jika penyebab utama angka pernikahan dini di Desa Banyukuning bukan karena faktor persepsi.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Rth (Ruang Terbuka Hijau) Ibu Rumah Tangga Terhadap Tingkat Penyediaan Rth Pekarangan di Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Tahun 2017 Safitri, Elvita; Sunarko, Sunarko; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quantity of the green open space that decreases more and is accompanied by the low quality causes the balance of ecological carrying capacity of the urban environment is not maintained well, it causes damage to the environment of the city center, such as tidal flood, flood, and pollution. The purpose of this study is to know the influence of the knowledge level of housewives about RTH (Ruang Terbuka Hijau/ Green Open Space) toward the supplying level of RTH at the yard. The type of this research is quantitative despcriptive using the method of collecting data, test, observation, questionnaire, and documentation. The method of the data analysis used in this research is regression analysis. The result of the research shows that there is an influence of the knowledge level of housewives about RTH (Ruang Terbka Hijau/Green Open Space) toward the supplying level of RTH at the yard. Kuantitas ruang terbuka hijau yang semakin berkurang diiringi dengan kualitas yang rendah menyebabkan keseimbangan daya dukung ekologis lingkungan kota tidak terjaga pada akhirnya dapat menimbukan kerusakan lingkungan pusat kota berupa rob, banjir, dan polusi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai RTH (Ruang Terbuka Hijau) terhadap tingkat penyediaan RTH Pekarangan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data tes, observasi, angket, dan dokumentasi.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi.Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh tingkat pengetahuan ibu rumah tangga mengenai RTH (Ruang Terbuka Hijau) terhadap tingkat penyediaan RTH Pekarangan.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Pendapatan Bersih Orang Tua terhadap Usia Pernikahan di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Tahun 2018 Sari, Ruhaniah Atma; Sunarko, Sunarko; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research are (1) to know the influence of education level to child marriage, (2) toknow the influence of net income level of parent to marriage age, (3) to determine the effect ofeducation level, and the level of net income of parents, to the age of marriage in the village MuktiharjoKidul, Pedurungan District, Semarang City.This type of research is a correlation research withdata collection techniques using questionnaires, interviews, and documentation. Data analysistechnique used is multiple regression analysis. The number of respondents as many as 64 people, allmembers of the population in the village muktiharjo kidul in use as respondents. Based on the resultsof research, the last education parents in the village muktiharjo kidul low, and the net income ofparents is also low. While the average age of marriage is a marriage age of less than 18 years is calledchild marriage. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadapusia pernikahan, (2) mengetahui pengaruh tingkat pendapatan bersih orang tua terhadapusia pernikahan, (3) mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatanbersih orang tua, terhadap usia pernikahan di kelurahan Muktiharjo Kidul, KecamatanPedurungan, Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi denganteknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Jumlah respondensebanyak 64 orang, seluruh anggota populasi di kelurahan muktiharjo kidul di gunakansebagai responden. Berdasarkan hasil penelitian, pendidikan terakhir orang tua di desamuktiharjo kidul rendah, dan pendapatan bersih orang tua juga rendah. Sedangkan rataratausia pernikahan adalah usia pernikahan kurang dari 18 tahun disebut pernikahananak-anak.
Tanggungjawab Pemerintah Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Pornografi Melalui Media Internet Di Kota Palembang Sunarko, Sunarko; Utoyo, Marsudi
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum Vol 8, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/lljih.v8i2.632

Abstract

Abstrak Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan berbagai dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif, karena di satu sisi memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan dan peradaban manusia, namun di sisi lain menjadi sarana efektif perbuatan melanggar hukum. Teknologi informasi dan komunikasi juga telah mengubah perilaku dan pola hidup masyarakat secara global, dan menyebabkan dunia menjadi tanpa batas (borderless), serta menimbulkan perubahan di berbagai bidang kehidupan. Metode penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian lapangan (field Research) yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini merupakan prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Hasil Penelitian Kebijakan hukum pengaturan sanksi pidana dalam tindak pidana pornografi didasarkan pada peraturan-peraturan Undang-undang Dasar Pasal 28 A-J tahun 1945 tentang HAM dan juga Pasal 19 Kovenan Hak Sipil dan Politik, Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang ponografi, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE), Undang-undang Nomor 28 Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif, dan Peran masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi pornografi di Indonesia adalah, berdasarkan Pasal 20 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 Undang-undang tentang Pornografi dapat dilakukan dengan cara: melaporkan pelanggaran Undang-undang ini, melakukan gugatan perwakilan ke pengadilan, melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang mengatur pornografi, dan melakukan pembinaan kepada masyarakat terhadap bahaya dan dampak pornografi. Simpulan, Kebijakan hukum pengaturan sanksi pidana dalam tindak pidana pornografi berdasarkan pada keadilan dan kepastian hukum adalah, didasarkan pada peraturan-peraturan, Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang ponografi, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-undang Nomor 28 Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif. Dan peran masyarakat adalah melaporkan pelanggaran ini kepada pihak yang berwenang. Rekomendasi, Agar pemerintah lebih giat lagi mensosialiasikan Undang-undang Pornografi kepada kalangan gerasi. Agar ada kepedulian dari masyarakat diharapakan adanya penghargaan atau reward dari pemerintah atas peran serta masyarakat dalam perannya mengurangi pengaruh pornografi dikalangan remaja. Kata Kunci : Masyarakat, Pornografi, Tindak Pidana ABSTRACT The progress of information and communication technology has given birth to various impacts, both positive and negative impacts, because on the one hand it contributes to the improvement of human welfare, progress and civilization, but on theother hand becomes an effective means of breaking the law. Information and communication technology has also changed the behavior and lifestyle of people globally, and caused the world to be borderless, and cause changes in various fields of life. The research method in this paper is field research that uses qualitative descriptive methods. This method is a research procedure that uses descriptive data in the form of written or oral words from people and observed behavior. Research Results The legal policy regulating criminal sanctions in the crime of pornography is based on the provisions of the Constitution Article 28 AJ of 1945 concerning Human Rights and also Article 19 of the Covenant on Civil and Political Rights, Law Number 28 of 2014 concerning Copyright, Law law Number 44 of 2008 concerning ponography, Act Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transaction (ITE), Act Number 28 Ministerial Regulation Number 19 of 2014 concerning Handling of Negative Loaded Internet Sites, and the Role of the community and government in overcoming pornography in Indonesia, based on Article 20 of Law Number 44 Year 2008 the Law on Pornography can be carried out by: reporting violations of this Law, filing a lawsuit for representation to the court, socializing the laws and regulations governing pornography, and conducting coaching to the public against the dangers and effects of pornography. Conclusions, the legal policy regulating criminal sanctions in pornographic crimes based on justice and legal certainty is, based on regulations, Law Number 44 of 2008 concerning ponography, Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions (ITE) , Law Number 28 Minister Regulation Number 19 of 2014 concerning Handling of Negative Loaded Internet Sites. And the role of the community is to report these violations to the authorities. Recommendations, So that the government is more active in socializing the Pornography Law to the Gerasi circles. So that there is concern from the community, it is hoped that there will be an award or reward from the government for community participation in its role in reducing the influence of pornography among adolescents.
Pengembangan Model Dinamis pada Sistem Pembinaan Karier TNI: Strategi Manajemen SDM untuk Menghindari Hambatan Struktural Susilo, Tarsisius; Ali, Yusuf; Priyanto, Priyanto; Sunarko, Sunarko
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i1.4375

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan model dinamis pada sistem pembinaan karier di TNI, dengan fokus pada strategi manajemen SDM untuk mengatasi hambatan struktural. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan riset perpustakaan, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan peluang utama dalam sistem pembinaan karier yang ada di TNI. Penelitian ini menganalisis kerangka kemajuan karier yang ada, kebijakan manajemen SDM, dan struktur organisasi, yang menyoroti perlunya fleksibilitas dan adaptasi untuk meningkatkan peluang pengembangan karier bagi personel. Dengan mempelajari praktik terbaik dari organisasi militer dan non-militer, penelitian ini mengusulkan model dinamis yang mengintegrasikan manajemen SDM strategis dengan program pengembangan karier yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus anggota TNI. Model ini bertujuan untuk mengurangi hambatan struktural yang ada, meningkatkan retensi personel, dan menciptakan sistem pembinaan karier yang lebih efisien, responsif, dan berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman bagaimana TNI dapat mengoptimalkan manajemen SDM untuk mengatasi tantangan struktural sekaligus memastikan pengembangan profesional yang berkelanjutan bagi personelnya.