Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Model Penyelesaian Kasus Maqashid Syariah Kasus Fertilisasi Buatan Asmi, Asmi; Muliani, Muliani; Taliki, Verawaty; Iriantono, Galuh; Amelina, Suzanna; Suprapto, Rohmat; Chanif, Chanif
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23530

Abstract

ABSTRACT Infertility is agrowing health problem that has a major impact on the biological, psychological, and spiritual aspects of married couples, making artificial fertilization(IVF) one of the most widely used medical solutions. However, it stillraises ethical issues and Sharia considerations that must be carefully examined. This study aims to analyze the practice of artificial fertilizationthrough the maqasid asy-Syari'ah approach, identify forms ofIVF that are in line with Islamic law, and formulate a case resolution modelthat can be applied in holistic Islamic nursing services.The research uses a qualitative method with a literature study approachthrough the analysis of various fiqh literature, contemporary literature, fatwas from Islamic institutions, reproductive medicine journals, and nursing practice guidelines related toreproductive bioethics. The results of the study show that artificial fertilization ispermissible according to Sharia law, provided that the entire fertilization processuses sperm and eggs from a legally married couple, is carried outwhile the marriage bond is still valid, and does not involve gamete donors,surrogate wombs, or other processes that could lead to the mixing of masab andviolate the principle of hifz an- nasl. The study also confirms that IVF that complies with Islamic law can support the protection of life, honor, reason, and emotional stability of couples when carried out with comprehensive nursing assistance, both in terms of clinical education, anxiety management, and spiritual guidance. Based on these findings, it is concluded that artificial fertilization can be a medically and sharia-compliant solution if carried out within the limits set by Islam, while nursing staff need to integrate the values of maqasid asy-syariah to ensure a safe, ethical process that provides spiritual peace for patients. Keywords: Artificial Fertilization, IVF, Maqasid Asy-Syariah, Islamic Nursing, Reproductive Bioethics.  ABSTRAK Infertilitas merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan berdampak besar terhadap aspek biologis, psikologis, dan spiritual pasangan suami istri, sehingga fertilisasi buatan (IVF) menjadi salah satu solusi medis yang banyak digunakan, namun tetap memunculkan persoalan etilka serta pertimbangan syariah yang harus dikaji dengan seksama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik fertilisasi buatan melalui pendekatan maqasid asy- Syari’ah, menidentifikasi bentuk bentuk IVF yang sejalan dengan hukum islam, serta merumuskan model penyelesaian kasus yang dapat diterapkan dalam pelayanan keperawatan islam secara holistic. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis berbagai literature fikih, kontemporer, fatwa lembaga keislaman, jurnal medis reproduksi, dan pedoman praktik keperawatan terkait bioetika reproduksi. Hasil kajian menunjukan bahwa fertilisasi buatan termasuk tindakan yang dibolehkan secara syar’I dengan syarat seluruh proses pembuhan menggunakan sperma dan ovum dari pasangan suami istri yang sah, dilakukan selama ikatan pernikahan masih berlangsung, serta tidak melibatkan donor gamet, rahim pengganti, atau proses lain yang dapat menimbulkan pencampuran masab dan melanggar prinsip hifz an- nasl. Kajian juga menegaskan bahwa IVF yang sesuai syariat dapat mendukung perlindungan jiwa, kehormatan, akal serta stabilitas emosional pasangan apabila dilakukan dengan pendampingan keperawatan yang komperhensif, baik dari aspek edukasi klinis, manajemen kecemasan, maupun bimbingan spiritual. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa fertilisasi buatan dapat menjadi solusi yang sah secara medis dan syariah apabila dilaksanakan dalam batas yang diterapkan islam, sementara tenaga keperawatan perlu mengintegrasikan nilai nilai maqasid asy-syari’ah untuk memastikan proses yang aman, etis, dan memberikan ketenangan spiritual bagi pasien.  Kata Kunci: Fertilisasi Buatan, IVF, Maqasid Asy- Syariah, Keperawatan Islam, Bioetika Reproduksi.
Perspektif Maqāṣid Al-Syarī‘ah dalam Penyelesaian Dilema Euthanasia: Literatur Review : Penelitian Adriani, Vita; Safwan, Sudarwati; Masbait, Ermayati; Winarni, Dyah; Karlistiyaningsih, Beta; Chanif, Chanif; Suprapto, Rohmat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5444

Abstract

Euthanasia merupakan persoalan bioetika paling kompleks dalam praktik medis modern karena melibatkan pertentangan antara nilai kemanusiaan, hukum, dan agama. Dalam konteks Islam, isu ini menimbulkan dilema etis yang memerlukan pendekatan komprehensif berbasis Maqāṣid al-Syarī‘ah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam penyelesaian dilema euthanasia. Metode penelitian literature review menggunakan studi kepustakaan dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2021–2026 yang relevan dengan tema euthanasia, bioetika Islam, dan Maqāṣid al-Syarī‘ah. Sebanyak 11 artikel terpilih dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi tema utama dan pola argumentasi. Hasil kajian menunjukkan adanya konsensus kuat bahwa euthanasia aktif, baik sukarela maupun non-sukarela, bertentangan dengan Maqāṣid al-Syarī‘ah, khususnya prinsip perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs). Sementara itu, euthanasia pasif dalam bentuk penghentian terapi medis yang tidak lagi bermanfaat masih membuka ruang ijtihad dengan syarat ketat dan tidak dimaksudkan untuk mempercepat kematian. Pendekatan Maqāṣid al-Syarī‘ah juga sejalan dengan prinsip hak asasi manusia, terutama hak untuk hidup, serta mendorong penguatan perawatan paliatif sebagai solusi etis dalam perawatan akhir hayat.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENERAPAN TARL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA Mawarsari, Venissa Dian; Rosada, Aprilia Intan; Suprapto, Rohmat
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ghwrvt80

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika di berbagai jenjang pendidikan menunjukkan bahwa pembelajaran belum sepenuhnya memperhatikan perbedaan kemampuan siswa dalam satu kelas. Kondisi ini menuntut strategi pembelajaran yang adaptif terhadap capaian belajar aktual siswa. Pendekatan yang dianggap efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Teaching at the Right Level (TaRL), yakni metode pembelajaran yang menyesuaikan strategi serta materi dengan tingkat kemampuan aktual siswa. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan mengkaji penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap kemampuan matematis siswa. Sebanyak 10 artikel terbitan 2024–2025 dianalisis menggunakan protokol PRISMA, melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Data diekstraksi dan dianalisis secara tematik untuk menelusuri pola implementasi TaRL, model pembelajaran pendukung, serta jenis kemampuan matematis yang ditingkatkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TaRL banyak diintegrasikan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan asesmen diagnostik untuk mengelompokkan siswa sesuai level kemampuan. Temuan utama memperlihatkan peningkatan konsisten pada berbagai aspek kemampuan matematis, meliputi pemecahan masalah, berpikir kritis, pemahaman konsep, dan representasi matematis, dengan rata-rata peningkatan ketuntasan belajar berada pada kisaran 25%–45%. Kajian ini menegaskan bahwa TaRL merupakan pendekatan adaptif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika serta kemampuan matematis siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PBL BERBANTUAN GAME EDUKASI TERHADAP KAMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN HABITS OF MIND SISWA SMP MATERI SPLDV Fahirah, Eka Candra Zuhrotul; Mawarsari, Venissa Dian; Suprapto, Rohmat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42356

Abstract

ABSTRACT The ability of junior high school students to solve mathematical problems related to Two-Variable Linear Equation Systems (SPLDV) remains quite low, primarily due to a focus on teacher-led instruction and the limited participation of students. This research aims to evaluate how effective the Problem Based Learning (PBL) approach, supported by the Wayground educational game, is on enhancing students’ skills in solving math problems, as well as to assess how Habits of Mind (HoM) affect those skills. A quantitative method was applied, utilizing a nonequivalent control group layout, with the study participants drawn from three classes sharing similar variance; specifically, class VIII A served as the experimental group, class VIII C acted as the control class, while class VIIID was designated for the instrument trial. The tools for this research included a test to measure mathematical problem-solving capabilities and a questionnaire on HoM. Analysis of the data was conducted using nonparametric techniques, such as the Wilcoxon Signed Rank test, the Mann–Whitney U test, and the Spearman correlation test. Findings from the research revealed that the PBL approach, when paired with the Wayground educational game, significantly improved students’ math problem-solving abilities, achieving a classical completeness rate of 80. 77%. Moreover, there was a notable distinction in math problem-solving skills between the experimental and control classes, although HoM did not show a significant impact on students’ mathematical problem-solving abilities.
PENGEMBANGAN E-LKPD PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL  PADA KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Rosada, Aprilia Intan; Mawarsari, Venissa Dian; Suprapto, Rohmat
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/k0qwne98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD berbasis digital dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada materi Teorema Pythagoras sebagai upaya mendukung kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, satu guru matematika kelas VIII, serta 32 siswa kelas VIII SMP sebagai responden uji kepraktisan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi dan angket respons guru serta siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan skala persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD berbasis TaRL memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi, dengan persentase penilaian ahli media sebesar 88% dan ahli materi sebesar 92%. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa e-LKPD berada pada kategori sangat praktis, ditunjukkan oleh respons guru sebesar 91% dan respons siswa sebesar 86%. E-LKPD dirancang dengan diferensiasi level pembelajaran, meliputi level perlu pendampingan (zona 3R), level cakap (zona 2S), dan level mahir (zona 1T), sehingga mampu menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan siswa serta memfasilitasi pengembangan komunikasi matematis secara bertahap. Berdasarkan hasil tersebut, e-LKPD berbasis TaRL dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar digital pendukung pembelajaran matematika pada materi Teorema Pythagoras.
PROBASOLVE: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PELUANG Aina Nabila; Abdul Aziz; Rohmat Suprapto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6391

Abstract

Pembelajaran matematika khususnya pada materi peluang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti anggapan bahwa materi tersebut sulit dan penyampaian yang masih bersifat konvensional. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman peserta didik terhadap konsep peluang. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) bernama PROBASOLVE. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE, yang dibatasi sampai pada tahap development. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMA. Instrumen yang digunakan adalah angket validasi ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan media yang dikembangkan. Proses pengembangan terdiri dari tiga tahapan awal yaitu: (1) Analyze, yang mencakup analisis kebutuhan, kurikulum, dan karakteristik peserta didik; (2) Design, meliputi penyusunan materi, kisi-kisi instrumen, dan desain media berbasis PBL; serta (3) Development, yang meliputi validasi produk oleh ahli dan revisi berdasarkan masukan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media PROBASOLVE memperoleh skor rata-rata 88,96% dari ahli materi dan 87,56% dari ahli media, keduanya masuk dalam kategori “sangat valid” dengan skor rata-rata sebesar 88,26%. Media ini terbukti dapat menyajikan materi peluang secara kontekstual dan interaktif, sehingga mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, PROBASOLVE dinilai layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di era digital.
A DESAIN E-MODUL BERTEMA SRAWUNG PASAR TAMBAK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Kalista Devi Kumalasari; Martyana Prihaswati; Rohmat Suprapto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7793

Abstract

Mathematics teaching materials used by teachers in learning are still in the form ofprinted books, namely LKS (Student Worksheets) and textbooks. As a result,students feel that the learning process is boring and monotonous. Therefore, it isimportant to have innovative forms of teaching materials integrated with technologyto make learning more interactive and increasingly accessible. This study aims todesign an e-module with the theme of Srawung Pasar Tambak using a GuidedInquiry Learning Model on valid Social Arithmetic material. This study uses theResearch and Development (RnD) research method with the ADDIE developmentmodel limited to the development stage. Data analysis techniques used includeneeds analysis, validation analysis of material experts and media experts. Thisstudy produced an e-module design along with e-module validation results frommedia experts with an average score of 3.9, categorized as very valid, and materialexperts with an average score of 3.9, categorized as very valid. The averagecombined e-module assessment from media experts and material experts obtaineda score of 3.9, categorized as very valid. This indicates that the e-module design issuitable for testing with students during the learning process.