Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM GURU MENULIS: UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEJARAH DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH DI KABUPATEN SEMARANG Sodiq, Ibnu; Suryadi, Andy; Ahmad, Tsabit Azinar
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 1 (2014): Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i1.5586

Abstract

The purpose of this activity is (1) Adding insight and understanding of the history teacher to many types of scientific kara; (2) Stimulate the spirit of the teacher to develop competence particularly in the field of scientific writing; (3) Stimulating new ideas and teachers in scientific writing for the purposes of education and professional development; (4) Introduce and help teachers publish scientific papers in journals ilmiah.Kegiatan training was conducted by the method of seminars and workshops. Implementation of detailed training is divided into several activities, namely: (1) Presentation on the various themes that can be developed in the writing of scientific papers; (2) Presentation of the systematic writing scientific papers and procedures writing in scientific journals; (3) A discussion of various issues related to the material presented; (4) Assignment yan manufacture of scientific work was accompanied by a team of devotion; (5) Assistance and evaluation by both parties or by the PPM Team History MGMPs Semarang.Setelah District conducted a series of training, participants know the significance kmpetensi professional development through the development of a scientific article.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU-GURU SEJARAH SMA DI KOTA SEMARANG DALAM KEMAMPUAN PEMANFAATAN MEDIA MELALUI PELATIHAN APLIKASI TEKNOLOGI GOOGLE EARTH DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Suryadi, Andy; Bain, Bain
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i2.10314

Abstract

Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari proses perubahan dan keberlanjutan dalam dimensi ruang dan waktu, maka pengajaran sejarah perlu dilaksanakan untuk membangun pemahaman keilmuan berprespektif ruang dan waktu. Akan tetapi dalam pembelajaran sejarah selama ini, siswa yang mengikuti seringkali mengalami berbagai kesulitan terkait dengan pemahaman perspektif ruang dalam konteks sejarah. Oleh karena itu secara teoritis keberadaan media mutlak diperlukan untuk membantu mengatasi problem tersebut. Salah satu program yang dapat dimanfaatkan dalam mempelajari sejarah adalah dengan pemanfaatan program Google Earth. Tujuan kegiatan pengabdian dengan judul Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru-Guru Sejarah SMA di Semarang dalam Kemampuan Pemanfaatan Media Melalui Pelatihan Aplikasi Teknologi Google Earth dalam Pembelajaran Sejarah, adalah: 1). Terciptanya proses belajar mengajar sejarah yang menyenangkan bagi peserta didik sesuai dengan perkembangan dan kematangan jiwanya. 2). Memberi motivasi kepada guru-guru sejarah SMA di Semarang akan pentingnya meningkatkan kompetensi Pedagogik terutama dalam hal pemanfaatan media terutama aplikasi teknologi Google Earth. 3). Meningkatnya kompetensi dan kreatifitas guru untuk menggunakan media berbasis internet dalam pembelajaran sejarah sesuai dengan karakter dan situasi lingkungan silabus yang telah disusun. 4) Meningkatnya pemahaman spasial peserta didik sehingga prestasi belajar semakin baik yang dapat meningkatkan mutu pendidikan.
Perkembangan Konveksi Jilbab Wafda Collection Di Desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak Tahun 1991-2016 Anis, Anis Nurul Chabibah; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 10 No 1 (2021): Journal Of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v10i1.46913

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dengan adanya peraturan diperbolehkkannya penggunaan jilbab di Indonesia salah satunya dengan berkembangnya konveksi jilbab di Indonesia khususnya di Desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Pengguna jilbab yang semakin hari semakin banyak membuat konveksi jilbab memiliki inovasi baru untuk terus mengikuti tren yang sedang terjadi di masyarakat. Berbagai macam jilbab yang diproduksi oleh Wafda Collection yang tetap mengikuti tren yang ada di masyarakat. Konveksi jilbab Wafda Collection hanya memproduksi jilbab saja yang sudah berdiri sejak tahun 1991. Perkembangan konveksi jilbab Wafda Collection dari tahun 1991 hingga 2016 tentu saja mengalami pasang surut, selain itu perjalanannya setiap tahun yang tetap memiliki peningkatan dan juga naik turun baik dalam produksi maupun penghasilan. Meskipun kompetitor diluar sana banyak, Wafda Collection tetap bisa bersaing dan tetap bisa mengembangkan produksi jilbab setiap tahunnya. Ketika menghadapi krisis moneter konveksi jilbab Wafda Collection mengalami masa kejayaan, produksi jilbab yang meningkat dan penghasilan yang meningkat juga. Kata kunci: Konveksi jilbab, Wafda Collection, Demak
Pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Siswa SMA Negeri Di Kota Semarang Astuti, Anggita Dwi; Suryadi, Andy
widiyanto Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i1.24097

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan Museum Ranggawarsita dan kendala-kendala yang dihadapi guru maupun siswa serta cara guru menghadapi kendala-kendala yang ada dalam kegiatan pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, penelitian ini berfokus pada pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai sumber dan media belajar sejarah bagi siswa SMA Negeri di Kota Semarang tahun ajaran 2017/2018. Sumber data yang digunakan yaitu data primer narasumber, dokumen dan peristiwa serta data sekunder berupa buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik triangulasi sumber dan metode peneliti gunakan untuk menguji keabsahan data. Analisis data dapat dilakukan dengan cara interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa SMA Negeri di Kota Semarang telah banyak dilakukan dari berbagai kalangan terutama siswa-siswi SMA Negeri di Kota Semarang, banyak juga kendala yang dihadapi dari kedua sekolah yang telah memanfaatkan Museum Ranggawarsita sebagai sumber belajar sejarah baik berupa kendala ektern maupun kendala intern, dan guru sejarah mengoptimalkan masalah yang telah muncul untuk dijadikan bahan koreksi agar lebih baik dari kegiatan sebelumnya.The study aims to find out the use of Ranggawarsita Museum as a historical learning source and media for SMA Negeri Semarang, to find out the obstacles which were faced by the teachers and students and the teacher’s way to overcome that obstacles in learning history. This research used a qualitative, this research focused on the use of Ranggawarsitra Museum as a historical learning source and media for SMA Negeri Semarang, academic year 2017/2018. Primary and secondary data were used as adata source. Data collection technique and method, the researcher used to examine the data validity. Data analysis cloud be done interactively. The result of this research the use og the Ranggawarsita Museum as a source of historical learning has been carried out of various circles, especially high school student in the City of Semarang, there are many obstacles faced by two schools that have used Ranggawarsita Museum as a source of historical learning in the form of external and internal constraints, history teachers optimize from the findings of problems that seem to be made in to corrective material to be better than previous activities.
Perkembangan Sosial Budaya Masyarakat Pemukiman Sompok Semarang Tahun 1906–1930 Dewi, Kurnia; Muntholib, Abdul; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 6 No 1 (2017): Journal of Indonesian History (JIH)
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemukiman Sompok di pilih oleh gemeente Semarang untuk mengatasi wabah penyakit menular yang menyebar di Semarang. Sompok dipilih karena wilayahnya bebas dari wabah penyakit menular. Pembangunan di Sompok dimulai dari pembebasan lahan, kemudian dibangun rumah percontohan. Karena warga semarang berminat menyewa rumah di Sompok, perencanaan pembangunan kembali dilakukan pada tahun 1916. Pembangunan di Sompok dilakukan pada tahun 1920. Kampung/gang dibelakang kawasan Sompok dibangun rumah yang lebih kecil bagi pejabat kelas rendah. Perkembangan sosial budaya masyarakatnya terlihat dari pola hidup yang awalnya tidak sehat menjadi hidup bersih dan sehat. Dahulunya warga mandi dan buang air di sembarang tempat, ketika tinggal di Sompok harus lebih rapi. Fasilitas mandi, cucui, kakus yang dibangun harus dijaga kebersihannya oleh penghuni Sompok. Pembangunan Sompok mengakibatkan perubahan dalam berbagai hal, mulai dari kebiasaan penghuninya hingga pengaruhnya kepada masyarakat Semarang.
POSTER DAN UPAYA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA DI YOGYAKARTA TAHUN 1945-1949 Limah, Hutri; Utomo, Cahyo Budi; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 7 No 1 (2018): Journal of Indonesian History (JIH)
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Memaparkan gambaran umum Yogyakarta pada masa revolusi tahun 1945-1949. (2) Menjelaskan perkembangan poster di Yogyakarta tahun 1945-1949. (3) Menganalisis fungsi dan dampak poster bagi masyarakat Yogyakarta pada tahun 1945-1949. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster pada masa revolusi dibuat oleh seniman sanggar seni PTPI, SIM dan Pelukis Rakyat atau kerja sama sanggar dengan pemerintah atau badan pemerintah tertentu yang memiliki bagian pembuat poster sendiri. Fungsi poster sebelum Agresi Militer Belanda II ialah provokasi kepada musuh dan penerangan masyarakat umum, sedangkan fungsinya ketika Agresi Militer Belanda II adalah pembinaan kalangan pejuang, pembinaan masyarakat umum dan jawaban provokasi musuh. Karena poster pada masa revolusi sangat efektif di lapangan, maka dampak poster mengikuti fungsinya. Semangat tempur para pejuang tinggi, bangkitnya kesadaran masyarakat umum untuk mengakomodasi para pejuang di garis depan, dan motivasi positif para pejuang maupun rakyat untuk berjuang bersama-sama sampai akhir.
PERKEMBANGAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PULAU NUSAKAMBANGAN KABUPATEN CILACAP Sulton, Muchamad; Sodiq, Ibnu; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 7 No 1 (2018): Journal of Indonesian History (JIH)
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Lembaga Pemasyarakatan Pulau Nusakambangan dimulai dari tahun 1908 sejak Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan ketetapan untuk mempergunakan Pulau Nusakambangan sebagai tempat untuk menghukum mereka yang terkena hukuman. Perkembangan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan selanjutnya pada tahun 1935 dikeluarkannya surat keputusan Direktur Justisi tentang napi yang dapat diterima di Nusakambangan dengan sisa hukuman satu tahun. Pada tahun 1965 dikeluarkannya surat keputusan Kepala Djawatan Kependjaraan yang mengatur bahwa napi yang dikirim ke Nusakambangan harus diseleksi terlebih dahulu. Selanjutnya pada tahun 1983 Menteri Ismail Saleh menginstruksikan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan dijadikan sebagai tempat untuk membina napi yang sulit dibina di Lapas lain. Pembinaan di Lapas Nusakambangan bersifat kemandirian seperti pertanian, perikanan, perkebunan, perbengkelan, dan pertukangan. Adanya Lapas Nusakambangan ini memberikan dampak bagi kehidupan sekitar Pulau Nusakambangan yakni dalam bidang politik, pariwisata, sosial, dan lingkungan.
Dinamika Integrasi dan Pemisah POLRI dari ABRI Tahun 1961-2002 Aini, Aulia Nur Wihdlatil; Muntholib, Abdul; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 8 No 2 (2019): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v8i2.36973

Abstract

The purpose of this research are: (1) to reveal how the process of Indonesian National Police integration into ABRI in 1961-1998, (2) to reveal how the separated process of Indonesian National Police from ABRI in 1998-2002. This research uses historical research methods that contain four steps, those are: heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The results of this research show that the Indonesian National Police have an important role in the revolutionary period along with other armed forces, so that become a main reason Indonesian National Police join into ABRI . The integration of Indonesian National Police into ABRI has caused many pros and cons. The impact of the integration made the performance of the Indonesian National Police very deteriorating in the operational and guidance section. With the existence of various obstacles after the integration of Indonesian National Police into the Armed Forces finally in 1999 the National Police separated from ABRI. Keywords: Integration, Separation, Polri, ABRI
Sejarah Pengeboman Candi Borobudur Tahun 1985: Tinjauan Sejarah Sosial Politik di Indonesia Pratama, Angga Novian; Sodiq, Ibnu; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 8 No 2 (2019): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v8i2.37051

Abstract

The history of politics in Indonesia, especially Orde Baru is indeed inseparable from the conflict between Islam and the state, especially the problem of ideology. This was seen when the Orde Baru applied a non-aspirational political strategy to Islam, one of them is asas tunggal Pancasila. The inequality of political views with the government caused various reactions and resistance from radical Islamists. One of the incidents is the Borobudur Temple bombing in 1985. The methods used in this study were historical research methods, this is: (1) Heuristics, (2) Source Criticism, (3) Interpretation, and (4) Historiography. The results of this study indicate that there are factors underlying the occurrence of the Borobudur Temple bombing, this is: (1) Political factors, the reactions of various Orde Baru policies which were considered to marginalize Islam, (2) Social factors, the emergence of a sense of injustice conducted by the government in the Tanjung Priok tragedy 1984, (3) Religious and ideological emotional factors, the desire to carry out a revolution like in Iran by revenge for bombing. The handling of the government in this case took two months, until the incident of Pemudi Express Bus exploded which resulted in the arrest of the perpetrators. This bombing resulted in the destruction of nine Borobudur Temple stupas which led to the restoration and improvement of the temple area security system. This incident also had an impact on the tourism, social and political economy in Indonesia. Keywords: Bombing, Borobudur Temple, Social History
Perkembangan Konveksi Jilbab Wafda Collection Di Desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak Tahun 1991-2016 Anis, Anis Nurul Chabibah; Suryadi, Andy
Journal of Indonesian History Vol 10 No 1 (2021): Journal Of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v10i1.46913

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dengan adanya peraturan diperbolehkkannya penggunaan jilbab di Indonesia salah satunya dengan berkembangnya konveksi jilbab di Indonesia khususnya di Desa Pasir Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Pengguna jilbab yang semakin hari semakin banyak membuat konveksi jilbab memiliki inovasi baru untuk terus mengikuti tren yang sedang terjadi di masyarakat. Berbagai macam jilbab yang diproduksi oleh Wafda Collection yang tetap mengikuti tren yang ada di masyarakat. Konveksi jilbab Wafda Collection hanya memproduksi jilbab saja yang sudah berdiri sejak tahun 1991. Perkembangan konveksi jilbab Wafda Collection dari tahun 1991 hingga 2016 tentu saja mengalami pasang surut, selain itu perjalanannya setiap tahun yang tetap memiliki peningkatan dan juga naik turun baik dalam produksi maupun penghasilan. Meskipun kompetitor diluar sana banyak, Wafda Collection tetap bisa bersaing dan tetap bisa mengembangkan produksi jilbab setiap tahunnya. Ketika menghadapi krisis moneter konveksi jilbab Wafda Collection mengalami masa kejayaan, produksi jilbab yang meningkat dan penghasilan yang meningkat juga. Kata kunci: Konveksi jilbab, Wafda Collection, Demak