Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of History Teachers’ Strategies in Adapting Deep Learning Approach: A Qualitative Study at SMA Muhammadiyah 1 Semarang Sampurna, Basyaarah; Suryadi, Andy
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 14, No 1 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v14i1.12865

Abstract

This study analyzes the strategies employed by history teachers in adapting the deep learning approach at SMA Muhammadiyah 1 Semarang. A qualitative method was applied through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal: (1) The history teacher utilized project-based learning, contextual issue discussions, and reflective questioning to enhance students' deep understanding; (2) Major challenges include the limited contextual relevance of historical content and the diversity of student learning characteristics that affect the effectiveness of deep learning implementation; (3) Curriculum coordinator provided structural support through routine training and adaptive instructional design. This approach positively influences students' active engagement and fosters reflective and critical thinking in history education. The study highlights the importance of collaboration between teachers and curriculum developers in reinforcing deep learning practices in history classrooms. These findings are significant in the context of 21st-century education, which prioritizes meaningful learning, conceptual depth, and student-centered engagement as key drivers of educational quality and relevance.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk Peserta Didik Kelas 11 di SMA Negeri 12 Semarang Firdayanah, Rahayu Dwi; Suryadi, Andy
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v9i2.11334

Abstract

This study investigates the implementation of differentiated learning in the history topic Events Around the Proclamation of Indonesian Independence for Grade XI students at SMA Negeri 12 Semarang. The central issue addressed is how teachers accommodate students' diverse learning styles, interests, and readiness levels within the historical learning process. Employing a descriptive qualitative method, the data were collected through observation, interviews, and document analysis. Findings reveal that differentiation is primarily applied in the learning product aspect, guided by students’ learning style assessments using the Aku Pintar application. Students are offered various final assignment formats—such as infographics, podcasts, or videos—aligned with their learning profiles. Despite facing technical challenges and limited instructional time, the differentiated approach successfully enhances students' motivation and comprehension. The study concludes that differentiated learning holds significant promise for fostering an inclusive and adaptive educational environment, particularly within the framework of the Merdeka Curriculum.‎
Peningkatan Semangat Menghargai Perbedaan Melalui Sosialisasi Produksi Konten Positif Bernuansa Kebhinekaan di Desa Kunden Aprilia, Riana; Suryadi, Andy; Syafira, Eva; Asya, Qovita Ruanjali; Nugraha, I’zaz Artnandya; Cahyono, Ismed Basuki
Jurnal Bina Desa Vol 6, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v6i1.47239

Abstract

Abstrak.  Isu diskriminasi masih menjadi topik hangat di laman berita Indonesia. Hal tersebut tentu berlawanan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila terutama sila ke-tiga yang berbunyi : “Persatuan Indonesia”. Karena itu, perlu adanya refleksi diri pada setiap rakyat Indonesia terutama generasi muda dalam memaknai perbedaan sebab generasi muda berperan sebagai Agent of Change yang memiliki arti penting dalam kehidupan bermasyarakat. Adanya degradasi moral tersebut mejadikan alasan bagi kami sebagai Tim UNNES Giat 5 Desa Kunden, Kecamatan Karanganom untuk melakukan sebuah gerakan dalam memproduksi konten positif bertemakan perbedaan. Sosialisasi ini dibagi menjadi 2 sesi utama yaitu, sesi pembuatan poster dan sesi pembuatan video Pembuatan poster menggunakan media canva. Adapun pembuatan video melibatkan 2 tokoh masyarakat yang berpengaruh di Desa Kunden Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan semangat menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa yang beragam. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya poster-poster bernuansa pancasila dan satu video bertema toleransi.Abstract. The issue of discrimination is still a hot topic on Indonesian news websites. This is certainly contrary to the values contained in Pancasila, especially the third precept which reads: "Indonesian Unity". Therefore, there is a need for self-reflection for every Indonesian people, especially the younger generation, in making sense of differences because the younger generation acts as an agent of change which has an important meaning in social life. The existence of this moral degradation is the reason for us as the UNNES Active 5 Team in Kunden Village, Karanganom District to carry out a movement in producing positive content with the theme of difference. This socialization was divided into 2 main sessions, a poster making session and a video making session. Making posters using Canva media. The making of the video involved 2 influential community leaders in Kunden Village, Karanganom District, Klaten Regency. This socialization activity aims to instill the spirit of maintaining the harmony and integrity of diverse nations. The result of this activity was the creation of Pancasila-themed posters and a video on toleranceKeywords: Diversity; Pancasila; Posters; Videography 
Pengaruh Tata Kelola dan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Peningkatan Penjualan Getah Pinus dan Hasil Olahannya pada PT. Inhutani I Umhhbk Kabupaten Tana Toraja Suryadi, Andy; Tangkeallo, Dian Intan; Marchelin, Marchelin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) terhadap peningkatan penjualan getah pinus dan hasil olahannya di PT. Inhutani I UMHHBK Kabupaten Tana Toraja. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tata kelola perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap peningkatan penjualan getah pinus dan hasil olahannya, (2) prinsip-prinsip Good Corporate Governance juga berpengaruh signifikan secara parsial terhadap peningkatan penjualan tersebut, dan (3) secara simultan, tata kelola dan prinsip-prinsip GCG berkontribusi positif terhadap peningkatan penjualan getah pinus dan produk turunannya. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi tata kelola yang baik dan penerapan prinsip GCG dapat meningkatkan kinerja penjualan perusahaan, khususnya dalam industri getah pinus. Penelitian ini menekankan pentingnya perusahaan dalam terus memperkuat tata kelola yang baik dan GCG untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Analisis Kesiapan Guru Dalam Menerapkan Pendekatan Deep Learning Pada Pembelajaran Sejarah Kelas X SMA Sint Louis Nurjanah, Siti; Suryadi, Andy
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i3.1497

Abstract

Tuntutan pendidikan abad ke-21 mengharuskan guru menerapkan pendekatan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berpusat pada siswa. Pendekatan deep learning merupakan strategi pedagogis yang menekankan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, pemahaman kontekstual, dan keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru sejarah dalam menerapkan pendekatan deep learning pada pembelajaran sejarah kelas X di SMA Sint Louis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan angket dengan melibatkan guru sejarah dan siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru memiliki pemahaman konseptual dan kesiapan yang cukup dalam menerapkan deep learning melalui strategi seperti diskusi, studi kasus, dan penugasan reflektif. Faktor pendukung meliputi fleksibilitas kurikulum dan dukungan institusi, sementara hambatannya adalah keterbatasan waktu belajar, keberagaman kesiapan, dan belum adanya instrumen evaluasi berbasis proses. Respons siswa menunjukan bahwa pembelajaran terasa lebih menarik dan menantang secara intelektual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan guru menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi pembelajaran sejarah berbasis deep learning, yang perlu didukung dengan pelatihan sistematis dan infrastruktur pembelajaran yang memadai.
What Role Do Legal and Policy Frameworks Play in Integrating Local Heroes’ Wisdom into National Education? Suryadi, Andy; Utomo, Cahyo Budi; Andriyanto; Purwono, Heni; Arifin, Ridwan
Jurnal Suara Hukum Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Suara Hukum
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the role of legal and policy frameworks in integrating local heroes' wisdom into national education systems, particularly in the context of Indonesia’s efforts to reinforce national identity through local cultural values. In response to the challenges posed by globalization and transnational cultural flows, this paper advocates for a strategic approach that incorporates local heroes’ wisdom into educational curricula, with a particular focus on regions like Central Java, which are rich in historical narratives of local resistance. Despite the cultural and historical significance of local heroes, their wisdom remains fragmented and underutilized within the national education framework. This research examines the interplay between legal structures and educational policies in facilitating the inclusion of local wisdom in national curricula, highlighting relevant Indonesian laws such as Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (National Education System Law), which emphasizes the need for education to reflect national culture, and Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan (Cultural Advancement Law), which promotes the preservation and integration of local cultural heritage. By applying legal theory, such as the concept of lex cultura—the legal recognition and protection of cultural rights—this study examines how legal and policy frameworks can ensure the documentation, protection, and integration of local heroes' narratives into educational curricula. Using a multi-method approach over two years, the research maps the values upheld by local heroes in Central Java, and in its second phase, investigates the pedagogical strategies employed by teachers to integrate these values into national education practice. This paper contributes to legal scholarship by discussing the role of law in preserving local knowledge while addressing the challenges and effectiveness of its integration in building national identity among students.