Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Salam, Agus; Kaharuddin, Kaharuddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 2 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i2.1153

Abstract

Abtrak: Usaha terencana dalam memanipuli berbagai sumber belajar merupakan tugas mulia pendidik untuk mengarahkan peserta didik melibatkan potensi jiwa (emotional dan mental) sehingga mengarahkannya untuk memiliki konsep yang tepat tentang diri, tuhan serta lingkunganya dalam bereksistensi menuju titik cerdas dalam berihlas, cerdas dalam berbuat serta cerdas dalam bersabar. Analisis dan identifikasi kebutuhan pembelajaran merupakan kompetensi utama sebagai langkah awal tugas mulia sang pendidik, karena dengan demikian bisa pembelajaran yang mengarah pada titik kelemahan dapat teratasi. Pembelajaran bukan kegiatan asal jadi tapi merupakan kegiatan keilmuan yang memiliki landasan sebagai daya inovasi, juga telah melewati uji kelayakan sebagai standar keyakinan valid, praktis dan evektif. Tulisan ini memaparkan hasil identifikasi dan analisis kebutuhan, teori pendukung model, kerangka pemikiran, tahapan pengembangan, sintak, pripsip reaksi system sosial serta produk perangkat pembelajaran model pembelajaran berbasis kooperatif group Invetigation.
IMPLIKASI HUKUM DAN KEBIJAKAN ATAS PENGUASAAN LAHAN TANPA HAK BEKAS HAK GUNA USAHA PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS DI ASAHAN Bahmid; Mangaraja Manurung; Irda Pratiwi; Agus Salam; Salam, Agus
Citra Justicia : Majalah Hukum dan Dinamika Masyarakat Vol. 27 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/1554d716

Abstract

Kepemilikan lahan yang sebelumnya berstatus Hak Guna Usaha (HGU) oleh PT. Bakrie Sumatera Plantations (BSP) sekarang tanpa status yang jelas tentang HGU nya menghadirkan isu hukum yang rumit. Dari sudut pandang hukum, tindakan tersebut melanggar Pasal 31 Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960, yang menetapkan kewajiban untuk mengembalikan lahan setelah berakhirnya HGU. Pelanggaran ini dapat berpotensi berujung pada sanksi administratif bahkan kriminal, serta dapat menimbulkan konflik dengan masyarakat atau pemilik hak adat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Implikasi Hukum dari penguasaan lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) tanpa hak oleh PT. Bakrie Sumatera Plantations (BSP) di Asahan, termasuk identifikasi pelanggaran terhadap UUPA No. 5 Tahun 1960 serta potensi sanksi hukum yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian empiris, yakni kajian langsung terhadap implementasi hukum di masyarakat.